Korupsi Kuansing
KPK Bongkar Barang Bukti Mobil Mewah Suap Suhardiman Amby, Toyota Land Cruiser Ditemukan di Gudang Pematang Siantar
Mobil mewah Toyota Land Cruiser 300 tahun 2023 yang menjadi materi suap Bupati Kuansing disita KPK dari sebuah gudang di Pematang Siantar. (sumber: istimewa)
JAKARTA, SabangMerauke News - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan mobil Toyota Land Cruiser 300 tahun 2023 di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara. Kendaraan mewah itu diduga menjadi alat suap dalam perkara pengisian jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Kuantan Singingi, Riau.
Mobil senilai sekitar Rp2,05 miliar tersebut ditemukan di gudang penitipan kendaraan pada Sabtu, 4 Juli 2026. Kondisinya sudah berganti pelat nomor. Penyidik menduga pergantian identitas kendaraan dilakukan untuk mengaburkan jejak.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan mobil langsung diamankan. Kendaraan kemudian dikirim menuju Jakarta memakai truk derek. Langkah itu dilakukan untuk kepentingan penyidikan.
"Penyidik menemukan Toyota Land Cruiser LC 300 tahun 2023 dengan pelat nomor yang telah diganti. Kendaraan itu diduga merupakan barang bukti pemberian suap," kata Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK, Selasa, 7 Juli 2026.
Penemuan tersebut menjadi bagian pengembangan penyidikan. Tim KPK melakukan penggeledahan sejak Sabtu, 4 Juli 2026, hingga Senin, 6 Juli 2026. Lokasi penggeledahan berada di Kabupaten Kuantan Singingi dan Kota Pekanbaru.
Selain mobil, penyidik menyita dokumen. Barang bukti elektronik juga diamankan. Seluruh temuan akan dianalisis untuk memperkuat konstruksi perkara.
Kasus ini menjerat tiga tersangka. Mereka yakni Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby, Sekretaris Daerah Kuansing Zulkarnain, serta Direktur PT Mitra Ideal Consultant, Ardiles.
Penyidik menduga mobil mewah tersebut menjadi syarat untuk meloloskan jabatan Sekda Kuansing. Dugaan itu bermula saat proses seleksi jabatan berlangsung pada 2025. Zulkarnain kemudian diduga membeli kendaraan memakai identitas Ardiles.
Mobil premium itu sempat berpindah jauh dari Riau. Jarak Kuansing menuju Pematangsiantar mencapai sekitar 778 kilometer. Perjalanan lintas provinsi itu diduga menjadi upaya menjauhkan barang bukti.
KPK juga mengungkap dugaan lain. Mobil sempat ditawarkan kepada showroom swasta sebelum ditemukan penyidik. Dugaan itu muncul setelah Suhardiman merasa sedang dipantau.
Plt Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, menjelaskan penyidik menerima informasi mengenai upaya menghilangkan jejak kendaraan tersebut. Informasi itu kemudian ditelusuri hingga kendaraan berhasil ditemukan.
"Ada upaya menyembunyikan barang bukti dengan cara menjual kendaraan kepada showroom swasta," ujar Achmad Taufik Husein, Plt Direktur Penyidikan KPK.
Perjalanan kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan KPK pada Senin, 29 Juni 2026. Saat operasi berlangsung, Suhardiman Amby dan Zulkarnain tidak berada di lokasi. Keduanya kemudian datang ke Gedung Merah Putih KPK pada Selasa malam, 30 Juni 2026.
Penyidik terus mengembangkan perkara. Penggeledahan dilakukan di Kantor Bupati Kuansing, Kantor DPRD, Dinas Perkebunan, rumah para tersangka, serta beberapa lokasi lain. Satu kantor ekspedisi di Pekanbaru juga ikut diperiksa.
KPK menilai seluruh lokasi tersebut memiliki keterkaitan dengan perkara. Setiap dokumen dan perangkat elektronik diperiksa secara menyeluruh. Penyidik masih menelusuri kemungkinan adanya aset lain.
Budi Prasetyo mengingatkan seluruh orang yang berkaitan dengan perkara agar bersikap kooperatif. Upaya menyembunyikan atau memindahkan barang bukti dapat memperberat proses hukum.
"Jangan menyembunyikan, memindahkan, atau merusak barang bukti karena tindakan itu berdampak pada proses hukum," tegas Budi Prasetyo.
Selain dugaan suap jabatan, penyidik juga mendalami perkara gratifikasi. Dugaan itu berkaitan dengan penerbitan rekomendasi pelepasan kawasan Hutan Produksi Terbatas di Kuantan Singingi.
KPK memastikan penyidikan belum berhenti pada penemuan satu kendaraan mewah. Seluruh aset yang diduga berkaitan dengan perkara akan ditelusuri. Penyidik juga terus memeriksa aliran dana dalam dugaan praktik jual beli jabatan tersebut.
Penemuan Land Cruiser di Pematangsiantar menjadi bukti penting dalam penyidikan. Mobil yang sempat berganti identitas akhirnya kembali terlacak. Perjalanan ratusan kilometer lintas provinsi tidak mampu menghapus jejak yang sedang diburu penyidik. R-02

