Sepatu Burberry dan Ikat Pinggang LV Milik Eks Sekdako Pekanbaru Indra Pomi Dilelang KPK, Ada yang Minat?
Komisi Pemberantasan Korupsi melelang sejumlah aset rampasan dari perkara tindak pidana korupsi. Foto : Istimewa
JAKARTA, SabangMerauke News - Komisi Pemberantasan Korupsi melelang sejumlah aset rampasan dari perkara tindak pidana korupsi. Barang mewah milik mantan Sekda Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution turut masuk daftar. Lelang berlangsung serentak melalui sejumlah kantor pelayanan kekayaan negara.
Tiga pasang sepatu bermerek koleksi Indra Pomi menjadi barang yang menarik perhatian peserta lelang. Salah satunya sepatu Gucci Rhyton Sneaker berwarna putih dengan harga limit Rp6,46 juta. Peserta wajib menyetor uang jaminan sebesar Rp3 juta sebelum mengikuti lelang.
KPK juga menawarkan sepatu Burberry Espadrilles Canvas Beige dengan harga limit Rp4,959 juta. Sepatu tersebut memiliki desain krem berpadu garis hitam, putih, dan merah. Uang jaminan untuk barang tersebut ditetapkan sebesar Rp2 juta.
Sepatu Valentino Ballerina berwarna cokelat milik Indra Pomi turut masuk daftar aset yang dilelang. Barang tersebut memiliki harga limit Rp3,456 juta dengan jaminan Rp1,5 juta. KPK juga melelang sabuk kulit Louis Vuitton berwarna cokelat berciri logo khas.
KPK juga melelang sabuk atau ikat pinggang merek Louis Vuitton milik Indra Pomi dibuka dengan harga limit Rp3,468 juta. Peserta lelang diwajibkan menyetor uang jaminan sebesar Rp1,5 juta. Seluruh barang berasal dari aset yang telah dirampas negara melalui putusan hukum.
Indra Pomi Nasution merupakan terpidana korupsi pemotongan anggaran penggantian uang di Pekanbaru. Ia telah menjalani eksekusi hukuman enam tahun penjara di Rutan Kelas I Pekanbaru. Perkara tersebut juga menyeret mantan Penjabat Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa.
Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi KPK Mungki Hadipratikno memaparkan rincian lelang. Sebanyak 106 lot aset dari 26 perkara akan dijual serentak.
“Total nilai keseluruhan aset yang dilelang mencapai Rp311 miliar,” ujar Mungki.
Mungki menjelaskan barang lelang mencakup kendaraan, alat berat, perhiasan, perangkat elektronik, dan barang mewah. Beberapa aset ditempatkan di berbagai KPKNL sesuai lokasi penyimpanan. Proses lelang digelar serentak pada 11 kantor KPKNL seluruh Indonesia.
Peserta dapat mengikuti proses aanwijzing atau penjelasan lelang pada 11 Juni 2026. Informasi lengkap mengenai mekanisme dan jadwal tersedia melalui situs resmi lelang pemerintah. KPK berharap hasil lelang memperkuat pemulihan kerugian keuangan negara. (R-03)

