La Liga Spanyol
Wasit Batalkan Penalti Menit Akhir, Osasuna Meradang Ditekuk Atletico Madrid
Atletico Madrid menang 2-1 di markas Osasuna dalam lanjutan Liga Spanyol. (Getty Images)
SPANYOL, SabangMerauke News - Atletico Madrid kembali menyalakan bara Liga Champions setelah menumbangkan Osasuna pada Rabu, 13 Mei 2026, dini hari WIB. Los Colchoneros menang dramatis 2-1 di Stadion El Sadar meski bermain dengan sepuluh pemain menjelang laga usai. Hasil panas tersebut langsung memperkokoh posisi pasukan Diego Simeone dalam empat besar klasemen sementara La Liga.
Kemenangan ini terasa seperti obat luka setelah Atletico Madrid dihantam kegagalan pahit beberapa pekan terakhir musim berjalan. Sebelum datang ke markas Osasuna, Atletico Madrid tersingkir dari semifinal Liga Champions setelah menghadapi Arsenal dengan menyakitkan. Kekalahan melawan Celta Vigo juga sempat membuat suasana ruang ganti Los Colchoneros terasa mendung sepanjang pekan.
Diego Simeone akhirnya melihat senyum muncul kembali setelah timnya tampil efektif dalam pertandingan keras penuh tekanan tersebut. Atletico Madrid mengoleksi 66 poin dari 36 pertandingan sambil menjaga jarak aman dari kejaran pesaing di bawah klasemen. Villarreal masih membayangi posisi Atletico Madrid, namun tekanan malam itu sukses dijawab dengan kemenangan penting.
Osasuna sebenarnya tampil penuh keberanian sejak awal pertandingan sambil memanfaatkan dukungan suporter tuan rumah yang bergemuruh keras. Stadion El Sadar berubah seperti kawah panas ketika duel berjalan ketat sejak menit pertama pertandingan dimulai malam itu. Namun, ketenangan Atletico Madrid membuat tekanan suporter tuan rumah perlahan kehilangan tenaga sepanjang babak pertama.
Petaka pertama Osasuna muncul pada menit ke-15 setelah Javi Galan melakukan handball di area terlarang pertahanan sendiri. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih sambil membuat pemain Osasuna langsung memprotes keputusan tersebut secara emosional. Ademola Lookman maju sebagai algojo dan melepaskan tembakan mendatar keras menuju sudut bawah gawang Osasuna.
Kiper Aitor Fernández bergerak menuju arah berbeda sehingga bola bersarang mulus tanpa mampu disentuh tangannya malam itu. Gol tersebut membuat Atlético Madrid semakin nyaman memainkan tempo sambil menunggu celah serangan balik mematikan sepanjang pertandingan. Lookman kembali menunjukkan kualitas penting sebagai pembeda ketika tekanan pertandingan mulai terasa semakin berat.
Osasuna mencoba bangkit melalui kombinasi permainan cepat dari sisi sayap lapangan sepanjang babak pertama berlangsung sengit malam itu. Ante Budimir beberapa kali merepotkan lini belakang Atletico Madrid melalui duel udara dan pergerakan tanpa bola berbahaya. Namun, pertahanan rapat Los Colchoneros membuat peluang Osasuna sulit berubah menjadi gol penyama kedudukan.
Pelatih Osasuna, Alessio Lisci, terlihat frustrasi ketika Raul Moro mengalami cedera dan harus meninggalkan pertandingan lebih cepat. Kiko Barja masuk menggantikan Raul Moro pada menit ke-37 sambil membawa energi baru menuju lini serang Osasuna. Pergantian tersebut sempat meningkatkan tekanan tuan rumah menjelang akhir babak pertama, yang berjalan panas.
Memasuki babak kedua, Diego Simeone melakukan perubahan penting dengan memasukkan Alexander Sorloth menggantikan Thiago Almada di lapangan. Pergantian tersebut ternyata berubah menjadi senjata tajam yang langsung menghukum pertahanan Osasuna beberapa menit kemudian malam itu. Atletico Madrid tampil lebih berani menyerang sambil memanfaatkan ruang kosong pertahanan lawan secara efektif.
Gol kedua Atletico Madrid akhirnya lahir pada menit ke-71 melalui tandukan keras Alexander Sorloth di depan gawang. Umpan silang Marcos Llorente meluncur akurat sebelum disambar Sorloth tanpa ampun menuju gawang Osasuna malam itu. Stadion El Sadar mendadak sunyi setelah skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan tim tamu dalam pertandingan tersebut.
Alexander Sorloth langsung merayakan gol sambil memukul udara seperti petinju yang memenangkan duel kelas berat bergengsi malam itu. Penyerang asal Norwegia tersebut kembali menunjukkan insting predator saat dibutuhkan dalam pertandingan penting musim berjalan sengit. Gol tersebut juga menjadi bukti ketajaman bangku cadangan Atletico Madrid menghadapi tekanan perebutan tiket Eropa.
Drama pertandingan semakin liar setelah Marcos Llorente menerima kartu kuning kedua pada menit ke-79 pertandingan berjalan keras. Pelanggaran terhadap Aimar Oroz membuat wasit langsung mengusir Llorente keluar lapangan tanpa memberi ampun sedikit pun. Atletico Madrid terpaksa bermain dengan sepuluh pemain menghadapi tekanan penuh Osasuna sepanjang sisa pertandingan yang menegangkan.
Osasuna langsung menyerbu pertahanan Atlético Madrid seperti ombak besar menghantam kapal rapuh menjelang tengah malam pertandingan berlangsung. Tekanan demi tekanan terus datang sambil memaksa Juan Musso bekerja ekstra menjaga keunggulan tim tamu tetap aman. Diego Simeone terlihat terus berteriak dari pinggir lapangan sambil mengatur posisi pertahanan pemainnya secara agresif.
Gol balasan Osasuna akhirnya tercipta pada menit 90+1 melalui sepakan keras Kiko Barja di dalam kotak penalti. Serangan cepat dari sisi kanan menghasilkan umpan tarik sebelum bola disambar menuju sudut atas gawang Atletico Madrid. Gol tersebut membuat stadion kembali hidup sambil membakar harapan suporter tuan rumah mengejar hasil imbang dramatis.
Drama belum selesai ketika wasit sempat menunjuk titik penalti bagi Osasuna pada masa injury time pertandingan berlangsung panas. Juan Musso dianggap melanggar Ante Budimir dalam duel perebutan bola di area kotak penalti Atletico Madrid malam itu. Suporter Osasuna langsung bersorak liar sebelum keputusan tersebut diperiksa melalui tayangan ulang VAR beberapa menit.
Setelah menonton monitor VAR, wasit akhirnya membatalkan hadiah penalti sehingga pemain Osasuna terlihat langsung kehilangan semangat. Keputusan tersebut memicu protes keras dari bangku cadangan tuan rumah sepanjang akhir pertandingan berjalan emosional sekali. Namun, skor 2-1 tetap bertahan hingga peluit panjang menutup laga penuh drama di El Sadar.
Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, memuji mental pemainnya setelah melewati tekanan besar sepanjang pertandingan melawan Osasuna malam itu. “Tim menunjukkan keberanian besar meski kehilangan satu pemain menjelang akhir pertandingan berjalan sulit,” ujar Diego Simeone selepas laga. Simeone juga menilai kemenangan tersebut sangat penting untuk menjaga posisi empat besar klasemen La Liga musim ini.
Pelatih Osasuna, Alessio Lisci, merasa kecewa setelah timnya gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain pada menit akhir pertandingan. “Peluang datang terlambat dan pertandingan berubah sulit setelah gol kedua Atletico Madrid tercipta,” ujar Alessio Lisci usai laga. Kekalahan tersebut membuat Osasuna tertahan di posisi sebelas klasemen sementara La Liga musim berjalan.
Osasuna kini mengoleksi 42 poin sambil menjaga asa tipis menuju zona kompetisi Eropa musim depan. Namun, tiga kekalahan beruntun membuat langkah Los Rojillos terasa semakin berat memasuki akhir musim kompetisi yang berjalan ketat. Atletico Madrid justru terlihat semakin dekat mengamankan tiket Liga Champions setelah kemenangan penting tengah pekan tersebut. R-02

