SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Tiket Dibayar Rp1 Miliar, Maskapai Bilang Belum Lunas, Ke Mana Aliran Dananya?

      Tiket Dibayar Rp1 Miliar, Maskapai Bilang Belum Lunas, Ke Mana Aliran Dananya?

      29/06/2026  ❘  15:08 WIB
    • Disdik Pekanbaru Tunda Pengumuman Hasil SPMB Tingkat SMP, Ini Alasannya

      Disdik Pekanbaru Tunda Pengumuman Hasil SPMB Tingkat SMP, Ini Alasannya

      29/06/2026  ❘  14:09 WIB
    • Pemprov Kepri Cairkan Hibah Rp 1,4 Miliar, Tapi Tim Pesparawi Gagal Terbang ke Manokwari

      Pemprov Kepri Cairkan Hibah Rp 1,4 Miliar, Tapi Tim Pesparawi Gagal Terbang ke Manokwari

      28/06/2026  ❘  19:46 WIB
    • Kejar-kejaran Berujung Baku Tembak, Satu Pencuri Baterai BTS Tewas di Jalan Tol

      Kejar-kejaran Berujung Baku Tembak, Satu Pencuri Baterai BTS Tewas di Jalan Tol

      28/06/2026  ❘  17:32 WIB
  • Nasional
    • Magang Nasional 2026 Dibuka 15 Juli, Lulusan Disabilitas Kini Bisa Ikut Daftar

      Magang Nasional 2026 Dibuka 15 Juli, Lulusan Disabilitas Kini Bisa Ikut Daftar

      29/06/2026  ❘  15:25 WIB
    • Kemenperin Ungkap Kawasan Industri Indonesia Tembus 179, Investasi Melonjak Rp6.744 Triliun

      Kemenperin Ungkap Kawasan Industri Indonesia Tembus 179, Investasi Melonjak Rp6.744 Triliun

      29/06/2026  ❘  15:23 WIB
    • Roy Suryo Ajukan Praperadilan atas Penggeledahan Rumah dan Penangkapan

      Roy Suryo Ajukan Praperadilan atas Penggeledahan Rumah dan Penangkapan

      29/06/2026  ❘  14:13 WIB
    • Sidang Praperadilan Roy Suryo Digelar Hari Ini, Nasib Kasus Penangkapan di Tangan Hakim

      Sidang Praperadilan Roy Suryo Digelar Hari Ini, Nasib Kasus Penangkapan di Tangan Hakim

      29/06/2026  ❘  09:18 WIB
  • Ekonomi
    • Wujudkan Pernikahan Impian dengan Paket Intimate Wedding Mulai Rp 36 Juta di BATIQA Hotel Pekanbaru

      Wujudkan Pernikahan Impian dengan Paket Intimate Wedding Mulai Rp 36 Juta di BATIQA Hotel Pekanbaru

      29/06/2026  ❘  16:07 WIB
    • Antusiasme Tamu Tinggi, Promo Pekan Rasa Nusantara di BATIQA Hotel Pekanbaru Kini Hadir Setiap Hari

      Antusiasme Tamu Tinggi, Promo Pekan Rasa Nusantara di BATIQA Hotel Pekanbaru Kini Hadir Setiap Hari

      29/06/2026  ❘  15:50 WIB
    • Bahlil Ambil Langkah Tegas! Harga LNG Industri Turun Jadi US$13/MMBTU, Industri Bisa Bernapas Lega

      Bahlil Ambil Langkah Tegas! Harga LNG Industri Turun Jadi US$13/MMBTU, Industri Bisa Bernapas Lega

      29/06/2026  ❘  12:43 WIB
    • Harga Emas Perhiasan Hari Ini Senin 29 Juni 2026 Stabil, Cek Rincian Lengkap Raja Emas, Hartadinata, dan Laku Emas

      Harga Emas Perhiasan Hari Ini Senin 29 Juni 2026 Stabil, Cek Rincian Lengkap Raja Emas, Hartadinata, dan Laku Emas

      29/06/2026  ❘  09:39 WIB
  • Politik
    • Ganjar Buka Suara usai Jokowi Pasang Target Besar untuk PSI di Pemilu 2029

      Ganjar Buka Suara usai Jokowi Pasang Target Besar untuk PSI di Pemilu 2029

      29/06/2026  ❘  10:06 WIB
    • Melawan Kutukan Partai Gurem, Jokowi Yakin PSI Lolos ke DPR di Pemilu 2029

      Melawan Kutukan Partai Gurem, Jokowi Yakin PSI Lolos ke DPR di Pemilu 2029

      27/06/2026  ❘  21:00 WIB
    • PDIP Nilai Safari Politik Jokowi Bersama PSI Berkaitan Pilpres 2029

      PDIP Nilai Safari Politik Jokowi Bersama PSI Berkaitan Pilpres 2029

      27/06/2026  ❘  14:47 WIB
    • Jokowi Sebut Kemeja dan Topi PSI Merupakan Pemberian Kaesang Pangarep

      Jokowi Sebut Kemeja dan Topi PSI Merupakan Pemberian Kaesang Pangarep

      26/06/2026  ❘  18:14 WIB
  • Hukrim
    • Teluk Kuantan Mendadak Sunyi! Pagar Ditutup, Isu OTT KPK Bikin Semua Membeku

      Teluk Kuantan Mendadak Sunyi! Pagar Ditutup, Isu OTT KPK Bikin Semua Membeku

      29/06/2026  ❘  14:39 WIB
    • Drama Berakhir, Terduga Penganiaya Maut di Depan SPBU Pekanbaru Datang Sendiri ke Polisi

      Drama Berakhir, Terduga Penganiaya Maut di Depan SPBU Pekanbaru Datang Sendiri ke Polisi

      29/06/2026  ❘  08:45 WIB
    • Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Mandau, Dua Pria Ditangkap dalam Satu Operasi

      Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Mandau, Dua Pria Ditangkap dalam Satu Operasi

      28/06/2026  ❘  15:46 WIB
    • Baru Turun di Pelabuhan Roro, Pria 49 Tahun Langsung Dibekuk Gegara Sabu

      Baru Turun di Pelabuhan Roro, Pria 49 Tahun Langsung Dibekuk Gegara Sabu

      28/06/2026  ❘  15:39 WIB
  • Umum
    • 5 Cara Mengontrol Ledakan Emosi Anak dengan ADHD agar Lebih Tenang, Orang Tua Wajib Tahu!

      5 Cara Mengontrol Ledakan Emosi Anak dengan ADHD agar Lebih Tenang, Orang Tua Wajib Tahu!

      29/06/2026  ❘  13:11 WIB
    • Dokter Ungkap Rahasia Pijat Perut 5 Menit Saat Bangun Tidur, Mood Bisa Lebih Baik dan Pencernaan Lancar

      Dokter Ungkap Rahasia Pijat Perut 5 Menit Saat Bangun Tidur, Mood Bisa Lebih Baik dan Pencernaan Lancar

      29/06/2026  ❘  08:58 WIB
    • Kentang vs Nasi, Mana yang Lebih Baik untuk Diet dan Gula Darah? Simak Penjelasan Ahli

      Kentang vs Nasi, Mana yang Lebih Baik untuk Diet dan Gula Darah? Simak Penjelasan Ahli

      29/06/2026  ❘  07:26 WIB
    • Viral Dokter Sebut Betis Adalah

      Viral Dokter Sebut Betis Adalah 'Jantung Kedua', Ini Penjelasan Medis yang Jarang Diketahui

      29/06/2026  ❘  07:24 WIB
  • Riau
    • Wako Agung Jemput Peluang PAD, Bertemu DJPb Riau Bahas Strategi Baru untuk Pekanbaru

      Wako Agung Jemput Peluang PAD, Bertemu DJPb Riau Bahas Strategi Baru untuk Pekanbaru

      29/06/2026  ❘  16:02 WIB
    • Indro Tumbang! Gajah Legendaris Penjaga Tesso Nilo Mati Setelah 22 Tahun Hadapi Konflik

      Indro Tumbang! Gajah Legendaris Penjaga Tesso Nilo Mati Setelah 22 Tahun Hadapi Konflik

      29/06/2026  ❘  14:53 WIB
    • Resmi Diumumkan! Hasil Seleksi Paskibraka Pekanbaru 2026 Keluar, Cek Daftar 40 Nama yang Lolos

      Resmi Diumumkan! Hasil Seleksi Paskibraka Pekanbaru 2026 Keluar, Cek Daftar 40 Nama yang Lolos

      29/06/2026  ❘  13:38 WIB
    • SPMB SMP Pekanbaru Belum Diumumkan, Disdik Fokus Verifikasi Data dan Tambah Peluang Siswa Tertampung

      SPMB SMP Pekanbaru Belum Diumumkan, Disdik Fokus Verifikasi Data dan Tambah Peluang Siswa Tertampung

      29/06/2026  ❘  12:36 WIB
  • Sport
    • PSPS Pekanbaru Kunci Antonio Gamaroni, Striker Spesialis Gol Menit Akhir Resmi Lanjut Musim 2026/2027

      PSPS Pekanbaru Kunci Antonio Gamaroni, Striker Spesialis Gol Menit Akhir Resmi Lanjut Musim 2026/2027

      29/06/2026  ❘  13:28 WIB
    • Jelang Lawan Argentina, Kapten Cape Verde Ryan Mendes Terseret Dugaan Pemerkosaan

      Jelang Lawan Argentina, Kapten Cape Verde Ryan Mendes Terseret Dugaan Pemerkosaan

      29/06/2026  ❘  11:38 WIB
    • Drama Injury Time! Kanada Bungkam Afrika Selatan dan Lolos ke 16 Besar

      Drama Injury Time! Kanada Bungkam Afrika Selatan dan Lolos ke 16 Besar

      29/06/2026  ❘  11:35 WIB
    • Lengkap! Jadwal 32 Besar Piala Dunia 2026, Sejumlah Big Match Siap Mengguncang Fase Gugur

      Lengkap! Jadwal 32 Besar Piala Dunia 2026, Sejumlah Big Match Siap Mengguncang Fase Gugur

      28/06/2026  ❘  15:16 WIB
  • Opini
    • Penilaian FSC Kenapa Berhenti di Tahun 2020, Sementara Deforestasi dan Konflik Sosial di Areal Konsesi APP Group dan APRIL Group Masih Terus Berlanjut

      Penilaian FSC Kenapa Berhenti di Tahun 2020, Sementara Deforestasi dan Konflik Sosial di Areal Konsesi APP Group dan APRIL Group Masih Terus Berlanjut

      29/06/2026  ❘  11:22 WIB
    • Koridor Satwa Menjadi Lorong Maut Kematian Tapir di Konsesi RAPP, Menguji Ketegasan FSC

      Koridor Satwa Menjadi Lorong Maut Kematian Tapir di Konsesi RAPP, Menguji Ketegasan FSC

      21/06/2026  ❘  15:12 WIB
    • Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      11/06/2026  ❘  08:29 WIB
    • Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      10/06/2026  ❘  19:27 WIB
  • Internasional
    • Serangan Ukraina Bikin Rusia Kekurangan Bahan Bakar, Putin Akhirnya Buka Suara

      Serangan Ukraina Bikin Rusia Kekurangan Bahan Bakar, Putin Akhirnya Buka Suara

      29/06/2026  ❘  08:53 WIB
    • Trump Ancam Iran Habis Jika Perang Berlanjut, Selat Hormuz Kembali Membara

      Trump Ancam Iran Habis Jika Perang Berlanjut, Selat Hormuz Kembali Membara

      28/06/2026  ❘  12:47 WIB
    • Dua Badai Tropis Kepung Jepang, 120 Penerbangan Dibatalkan dan Risiko Banjir Semakin Meluas

      Dua Badai Tropis Kepung Jepang, 120 Penerbangan Dibatalkan dan Risiko Banjir Semakin Meluas

      27/06/2026  ❘  13:14 WIB
    • Masjid Ibrahimi Hebron Kembali Jadi Sorotan, Israel Larang Azan dan Usir Pengurus Masjid

      Masjid Ibrahimi Hebron Kembali Jadi Sorotan, Israel Larang Azan dan Usir Pengurus Masjid

      27/06/2026  ❘  12:48 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Hakim Militer Ngamuk Anggota BAIS Siram Air Keras Pakai Tumbler

06/05/2026  ❘  18:35 WIB • Nasional
Bagikan :
Hakim Militer Ngamuk Anggota BAIS Siram Air Keras Pakai Tumbler

Pengadilan Militer mulai sidang 4 anggota BAIS TNI yang siram air keras ke Andrie Yunus. (sumber: kompas.com)

JAKARTA, SabangMerauke News - Hakim militer mengecam aksi amatir empat anggota BAIS TNI saat menyerang Andrie Yunus. Insiden penyiraman air keras tersebut dianggap jauh dari standar kerja intelijen profesional. Ketua Majelis Hakim, Fredy Ferdian Isnartanto, menyebut cara kerja terdakwa sangat berantakan.

Fredy menyoroti penggunaan gelas tumbler sebagai wadah cairan kimia berbahaya milik Serda Edi. Bibir wadah yang lebar membuat kucuran air keras justru menyambar tubuh pelaku sendiri. Letnan Satu Budhi Hariyanto Widhi Cahyono turut terkena percikan maut saat kejadian berlangsung.

"Saya bilang goblok banget, masa pakai tumbler yang mulutnya besar gitu," ujar Fredy di engadilan Militer II-08 Jakarta, Rabu, 6 Mei 2026. Hakim menunjukkan gestur memencet botol plastik kecil saat memimpin sidang militer tersebut. Ruang sidang Pengadilan Militer Jakarta seketika hening mendengar sindiran pedas sang pengadil.

Fredy memberikan edukasi sederhana mengenai cara mengendalikan aliran cairan dalam sebuah botol. Mulut wadah berukuran kecil seharusnya menjadi pilihan utama untuk sasaran yang presisi. Namun, para terdakwa justru memilih peralatan minum harian untuk menjalankan aksi kriminal tersebut.

Terdakwa berkilah bahwa botol air mineral sulit ditemukan dalam lingkungan mess Denma BAIS. Peralatan yang tersedia saat itu hanyalah gelas tumbler milik pribadi untuk minum harian. Alasan ini terdengar sangat menggelikan bagi seorang perwira hukum militer senior seperti Fredy.

Fredy Ferdian Isnartanto terus meluapkan rasa gemas melihat perilaku anggota intelijen negara tersebut. Para prajurit ini bergerak mencari keberadaan target tanpa perencanaan yang matang sama sekali. Rekaman CCTV lalu lintas menangkap wajah mereka dengan sangat jelas tanpa penutup kepala.

Terdakwa bahkan nekat mengendarai sepeda motor tanpa mengenakan pelindung kepala alias helm. Mereka juga tidak memakai jaket atau masker untuk menyamarkan identitas asli di jalan. Aksi nekat ini memudahkan aparat hukum melacak jejak keberadaan mereka setelah serangan terjadi.

"Kok amatir banget itu lho, jadi gemes saya melihatnya," tegas Fredy Fredian. Hakim mengaku sangat malu melihat kualitas kerja anggota BAIS TNI yang sangat buruk. Institusi intelijen terhormat tersebut seolah tercoreng gara-gara tindakan gegabah para personel pelayanan ini.

Fredy menekankan bahwa dirinya bukan personel pasukan tempur melainkan hanya anggota bidang administrasi militer. Pengetahuan dasar mengenai penyamaran identitas seharusnya sudah menjadi makanan harian bagi anggota intelijen. Namun, fakta di lapangan menunjukkan para terdakwa bergerak seperti preman amatir tanpa strategi.

Penggunaan masker atau jaket biasa seharusnya bisa menutupi jati diri dari sorotan kamera. Aksi di tengah jalan tanpa helm adalah sebuah lelucon besar bagi dunia intelijen. Fredy menyebut rentetan kesalahan teknis ini sebagai sebuah lucu-lucuan yang sangat memalukan.

Persidangan mengungkap motif utama serangan ini murni didasari rasa dendam pribadi para terdakwa. Tidak ditemukan instruksi resmi atau sistem komando yang mengarahkan operasi gelap serangan tersebut. Dugaan keterlibatan atasan dalam struktur organisasi BAIS TNI juga nampak semakin memudar hari ini.

 

Identitas asli para terdakwa ternyata bukan berasal dari unit intelijen tempur yang terlatih. Keseharian mereka hanya bertugas memberikan pelayanan operasional pada lingkungan Denma BAIS TNI saja. Fakta ini menjelaskan mengapa eksekusi lapangan terhadap Andrie Yunus nampak sangat tidak terorganisir.

Kondisi fisik Serda Edi Sudarko saat ini sedang dalam keadaan sangat memprihatinkan sekali. Wajah serta mata kanannya mengalami luka bakar serius akibat paparan cairan air keras. Cairan panas tersebut memercik kembali saat Edi mencoba menyiram tubuh Andrie Yunus kemarin.

Mata kanan Edi terus mengeluarkan air mata serta terasa gatal sepanjang waktu persidangan. Luka pada tangan juga belum sembuh total meskipun sudah menjalani pengobatan salep secara rutin. Fredy Ferdian merasa perlu memberikan perhatian pada aspek kemanusiaan terhadap kondisi kesehatan sang terdakwa.

"Walaupun bersalah, tetap kita perhatikan kesehatannya demi rasa kemanusiaan," ujar Fredy Fredian. Ketua Majelis Hakim meminta Komandan Denma BAIS segera merujuk Edi ke RSPAD Gatot. Fasilitas medis milik TNI tersebut memiliki standar perawatan kulit terbaik bagi setiap prajurit.

Kolonel Harry Heriadi selaku Komandan Denma BAIS TNI mengonfirmasi arahan medis dari majelis. Permohonan pembantaran penahanan akan segera diajukan untuk proses penyembuhan total mata kanan Edi. Keadaan Andrie Yunus di RSCM juga menjadi pembanding serius atas dampak serangan mengerikan.

Andrie Yunus tidak dapat hadir memberikan kesaksian langsung pada persidangan Rabu ini tadi. Aktivis hak asasi manusia tersebut sedang menjalani prosedur operasi cangkok kulit pada bagian terbakar. Kerusakan jaringan kulit akibat air keras memerlukan penanganan medis yang sangat lama.

Hakim Fredy meminta Andrie memberikan kesaksian melalui sambungan daring pada pekan depan nanti. Kehadiran saksi korban sangat krusial untuk mengungkap kebenaran materiil dalam perkara pidana ini. Pengadilan tetap berupaya menjaga hak saksi tanpa mengabaikan kondisi kesehatan fisik yang menurun.

Fredy juga menitipkan pesan khusus mengenai nasib keluarga para terdakwa saat ini. Istri dan anak-anak Serda Edi Sudarko kemungkinan besar mengalami guncangan mental yang hebat. Kolonel Harry Heriadi diminta tetap memberikan dukungan moril kepada keluarga prajurit yang ditahan.

"Anggota keluarganya tetap menjadi tanggung jawab komandan sebagai bentuk jiwa korsa," kata Fredy. Pertanggungjawaban pidana tetap melekat pada diri terdakwa tanpa harus membebani nasib anak istri. Inilah esensi nilai kemanusiaan dalam sistem peradilan militer yang sedang ditegakkan di Jakarta.

Sidang Rabu, 6 Mei 2026, ini membongkar banyak kejanggalan. Kesepakatan empat anggota untuk melakukan serangan balas dendam dianggap sebagai tindakan yang sangat liar. Sistem pengawasan internal pada lingkungan BAIS TNI pun kini menjadi sorotan tajam publik.

Fredy Ferdian Isnartanto berharap kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh prajurit militer. Kekerasan terhadap warga sipil tidak pernah dibenarkan dalam aturan hukum negara mana pun. Apalagi, tindakan tersebut dilakukan dengan cara-cara yang merendahkan martabat institusi intelijen negara sendiri.

Masyarakat menanti vonis adil bagi para pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis Kontras. Keadilan bagi Andrie Yunus harus tegak meskipun pelakunya berasal dari kalangan militer aktif berkuasa. Persidangan akan terus berlanjut hingga seluruh fakta gelap dalam kasus ini terungkap terang.

Logika penggunaan tumbler air minum sebagai senjata kimia terus menjadi bahan pembicaraan hangat pengunjung. Kebodohan teknis ini justru menjadi bukti kuat bahwa rencana serangan dilakukan secara terburu-buru. Serda Edi Sudarko kini harus menanggung beban cacat fisik permanen akibat ulahnya sendiri tersebut.

Majelis hakim ingin memastikan tidak ada dalang intelektual lain di balik aksi keji ini. Sejauh ini bukti-bukti masih mengarah pada inisiatif pribadi tanpa campur tangan komando atas. Dunia hukum memantau ketat setiap jengkal proses persidangan militer yang sering dianggap tertutup.

Kisah tumbler maut ini akan menjadi catatan kelam dalam sejarah operasi intelijen di Indonesia. Sebuah pengingat bahwa kejahatan yang dilakukan secara amatir akan selalu meninggalkan jejak yang terang. Aparat hukum tidak akan mentoleransi setiap bentuk kekerasan terhadap warga sipil di muka bumi. R-02

Editor: Krisman
Tags :Sidang MiliterAndrie YunusBAIS TNIAir KerasKeadilan Untuk Andrie

BERITA TERKAIT :

  • Kasus Air Keras Andrie Yunus, Megawati Pertanyakan Arah Penegakan Hukum

    Kasus Air Keras Andrie Yunus, Megawati Pertanyakan Arah Penegakan Hukum

    Nasional •
    02/05/2026 ❘ 16:20 WIB
  • Kronologi Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras Andrie Yunus Versi Dakwaan Oditur Militer, Pelaku Nilai Korban Lecehkan TNI

    Kronologi Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras Andrie Yunus Versi Dakwaan Oditur Militer, Pelaku Nilai Korban Lecehkan TNI

    Hukrim •
    29/04/2026 ❘ 14:17 WIB
  • Aktivis Andrie Yunus Disiram Air Keras Cuma Motif Dendam Pribadi, Amnesty Internasional Nilai Aneh

    Aktivis Andrie Yunus Disiram Air Keras Cuma Motif Dendam Pribadi, Amnesty Internasional Nilai Aneh

    Hukrim •
    17/04/2026 ❘ 08:02 WIB
  • 4 Oknum TNI Penyiram Air Keras Aktivis KontraS Dijerat Pasal Berlapis, Ancaman Hukuman Berat Menanti

    4 Oknum TNI Penyiram Air Keras Aktivis KontraS Dijerat Pasal Berlapis, Ancaman Hukuman Berat Menanti

    Nasional •
    14/04/2026 ❘ 08:50 WIB
  • Komnas HAM Turun Tangan, Kasus Penyiraman Aktivis Masuk Babak Krusial

    Komnas HAM Turun Tangan, Kasus Penyiraman Aktivis Masuk Babak Krusial

    Nasional •
    03/04/2026 ❘ 16:51 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • TPP Ribuan Guru PPPK Diduga Digelapkan, Kejari Rohil Tahan PPTK dan Bendahara Dinas Pendidikan

    TPP Ribuan Guru PPPK Diduga Digelapkan, Kejari Rohil Tahan PPTK dan Bendahara Dinas Pendidikan

    22/06/2026  ❘  21:50 WIB
  • Tragis, Pelajar SMP di Selatpanjang Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Saat Mengejar Layang-Layang Putus

    Tragis, Pelajar SMP di Selatpanjang Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Saat Mengejar Layang-Layang Putus

    22/06/2026  ❘  18:06 WIB
  • Resmi Dimutasi! Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi Geser ke Rohil, Sosok AKBP Gede Datang dengan Pengalaman Bongkar Kasus Korupsi

    Resmi Dimutasi! Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi Geser ke Rohil, Sosok AKBP Gede Datang dengan Pengalaman Bongkar Kasus Korupsi

    26/06/2026  ❘  11:40 WIB
  • Nahkoda Baru RSUD Kepulauan Meranti Tancap Gas, Romy Haris Bergerak Cepat Atasi Berbagai Persoalan 

    Nahkoda Baru RSUD Kepulauan Meranti Tancap Gas, Romy Haris Bergerak Cepat Atasi Berbagai Persoalan 

    21/06/2026  ❘  21:17 WIB
  • Tak Ada Ruang bagi Predator Anak, Polres Meranti Ringkus Dua Terduga Pelaku di Tebing Tinggi Timur

    Tak Ada Ruang bagi Predator Anak, Polres Meranti Ringkus Dua Terduga Pelaku di Tebing Tinggi Timur

    20/06/2026  ❘  15:43 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan