Sering Diserang, Ade Armando Akhirnya Mundur dari PSI
Ade Armando resmi mengundurkan diri dari Partai Solidaritas Indonesia pada Selasa, 05/05/2026. Foto : Istimewa
Jakarta, SABANGMERAUKE NEWS - Ade Armando resmi mengundurkan diri dari Partai Solidaritas Indonesia pada Selasa, 05/05/2026.
Pengumuman disampaikan langsung melalui konferensi pers di kantor DPP PSI Jakarta Pusat hari ini.
Keputusan tersebut disebut sebagai langkah menjaga stabilitas partai dari dampak dinamika eksternal politik.
Ade menegaskan tidak terdapat konflik internal antara dirinya dengan jajaran pimpinan PSI saat ini.
Ia menyebut pengunduran diri dilakukan semata demi kepentingan bersama serta menjaga keberlangsungan organisasi partai.
“Tidak ada konflik dengan PSI, saya mundur demi kebaikan bersama,” ujar Ade dalam pernyataan resmi.
Ade mengakui selama ini sering menjadi sasaran kritik dan serangan akibat pernyataan publiknya.
Komentar serta pandangan yang disampaikan kerap memicu polemik dan respons keras berbagai pihak luar.
“Selama ini saya terlalu sering jadi sasaran tembak akibat ucapan dan kritik saya,” kata Ade.
Ia menilai tekanan terhadap dirinya berpotensi meluas dan berdampak terhadap citra serta stabilitas partai.
Serangan tidak hanya menyasar dirinya secara pribadi namun mulai mengarah kepada tokoh lain dalam partai.
Kondisi tersebut mendorongnya mengambil keputusan mundur untuk meredam dampak yang lebih luas.
Ade menyebut pimpinan PSI sebenarnya tetap memberikan dukungan dan ingin dirinya tetap bertahan.
Namun ia merasa tidak adil jika konsekuensi pernyataan pribadi turut dibebankan kepada seluruh jajaran partai.
“Tidak adil jika pimpinan dan kader lain harus menanggung dampak dari pernyataan saya,” tegas Ade.
Ia juga menyinggung nama Grace Natalie yang ikut terdampak serangan publik belakangan ini.
Menurutnya perlu langkah tegas untuk menghentikan eskalasi tekanan terhadap individu maupun struktur partai.
Keputusan mundur diharapkan mampu meredakan situasi serta menjaga fokus organisasi menghadapi agenda politik ke depan.
PSI dipimpin Kaesang Pangarep yang belakangan aktif memperkuat konsolidasi internal partai.
Langkah Ade dinilai sebagai bentuk tanggung jawab pribadi dalam menjaga soliditas serta citra politik partai.
Dinamika ini menjadi perhatian publik mengingat posisi PSI dalam peta politik nasional yang terus berkembang.
Pengunduran diri ini menandai fase baru perjalanan Ade Armando dalam dunia politik Indonesia.
Ke depan arah langkah politiknya masih menjadi perhatian publik serta pengamat politik nasional saat ini.
PSI diharapkan tetap fokus menjalankan agenda organisasi tanpa terganggu dinamika yang terjadi sebelumnya.(R-03)

