TNI AL Gagalkan Penyeludupan Narkoba Lewat Jalur Laut Batam
Komandan Koarmada IV Laksda TNI Berkat Widjanarko, memimpin konferensi pers terkait pengamanan narkoba jenis cartridge Vape. (sumber: istimewa)
KEPRI, SabangMerauke News – Komando Daerah Angkatan Laut IV berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika. Barang haram berupa 100 cartridge liquid vape tertangkap di perairan Batam. Pelaku selundupan sempat kabur menuju wilayah perbatasan.
Komandan Koarmada IV Laksda TNI Berkat Widjanarko menjelaskan rincian operasi. Keberhasilan ini buah kerja sama tim gabungan lintas instansi. Barang diketahui dikirim dari Malaysia menuju wilayah Indonesia.
"Kami terima informasi intelijen soal rencana masuk barang mencurigakan," kata Berkat. "Segera disiapkan patroli dan penyekatan di jalur perairan Batam," tambahnya.
Informasi masuk Rabu (15/7) sekitar pukul 10.00 WIB pagi hari. Tim segera bergerak dan memantau setiap pergerakan kapal lewat. Sekitar pukul 20.50 WIB petugas temukan speedboat melaju kencang.
Kapal itu tak mau berhenti saat diberi peringatan petugas. Tembakan peringatan ke udara pun dilepaskan untuk memaksanya berhenti. Namun pengemudi justru memacu mesin lebih cepat lagi.
Saat dikejar, pelaku melempar tas hijau ke tengah laut. Ia kemudian terus melaju menuju batas wilayah negara. Tim pengejar sempat terhambat kendala mesin kapal patroli.
Lima belas menit kemudian tas yang dibuang berhasil ditemukan. Pemeriksaan mendapati isi 100 cartridge liquid vape tersembunyi di sana. Sebagian bertuliskan Yakuza, sisanya bergambar beraneka buah.
Tim berkoordinasi dengan Polda Kepri, BNN, dan Balai POM Batam. Sampel cairan diuji di laboratorium untuk memastikan kandungannya. Hasilnya positif mengandung zat sintetis golongan narkotika.
Seluruh barang bukti kemudian dimusnahkan agar tak beredar. Tidak ada yang lolos dari jangkauan pengawasan ketat petugas. Ini bukti nyata kewaspadaan jalur laut yang terus ditingkatkan.
Berkat mengingatkan masyarakat soal modus yang makin cerdik. Kemasan vape yang tampak biasa ternyata menyimpan racun berbahaya. Zat yang diduga etomidate ini merusak saraf otak secara perlahan.
"Efeknya tak terasa seketika, tapi dampaknya permanen bagi kesehatan," tegasnya. "Jangan tergiur aroma enak dan tampilan produk yang menarik," imbuhnya.
Masyarakat diminta waspada jika menemukan barang mencurigakan serupa. Segera laporkan ke aparat berwenang tanpa harus menunda waktu. Peran serta warga sangat berharga memutus rantai peredaran narkoba.
Koarmada IV berjanji tak akan melonggarkan pengawasan laut. Setiap celah penyelundupan akan ditutup rapat sekuat tenaga. Jalur perairan tak boleh jadi gerbang masuk barang haram. R-02

