Pengaruh Narkoba Picu Aksi Keji Anak Bakar Ayah di Medan
Ilustrasi kasus anak bakar ayah di Medan..Foto: SM News/Created by AI
SUMUT, SabangMerauke News – Peristiwa mengerikan terjadi di Jalan Wakaf II, Kelurahan Lalang, Medan Sunggal. Seorang pria berinisial ET (39) tega membakar ayah kandungnya YL (66). Kejadian berlangsung Jumat (17/7) sekitar pukul 22.00 WIB malam hari.
Sebelum ke rumah orang tua, pelaku sudah mengamuk di lokasi pengangkutan barang. Ia merusak dua unit kendaraan pengangkut barang di sana. Diduga karena tidak diberi uang keamanan atau uang pungutan liar.
Kepala Lingkungan VI Kelurahan Lalang Nanda Amri membenarkan urutan kejadian itu. "Awalnya dia buat keributan di Kampung Lalang, dua kendaraan dirusak," ujarnya. "Kemudian dia pulang ke rumah orang tuanya dan mulai ribut lagi," tambahnya.
Pertengkaran antara ayah dan anak semakin memanas hingga ke jalan raya. Warga yang lewat berusaha memisahkan keduanya agar tidak berlanjut. Namun emosi pelaku ternyata sudah tak terkendali lagi.
Tak lama usai dipisahkan, pelaku berlari ke bagian belakang rumah. Ia mengambil botol berisi bahan bakar Pertalite yang sudah disiapkan. Pelaku lalu mengejar ayahnya dan menyiramkan bensin itu ke tubuh korban.
"Pelaku nyalakan api, tubuh ayahnya langsung terbakar hebat," ungkap Nanda. "Warga berteriak panik dan segera berusaha memadamkan api itu," jelasnya.
Warga mengambil air dan barang seadanya untuk mematikan kobaran api. Butuh waktu hingga api di tubuh korban benar-benar padam. Tubuh korban menderita luka bakar di perut, selangkangan, dan bagian lain.
Melihat perbuatan keji itu, warga marah besar dan sempat memukuli pelaku. Namun warga lain segera mencegah agar tidak terjadi amuk massa. Pelaku kemudian diamankan dengan tangan terikat erat.
Nanda mengungkapkan dua fakta penting terkait pelaku. "ET diketahui residivis yang sering keluar masuk penjara," katanya. "Saat kejadian dia diduga berada di bawah pengaruh narkoba," imbuhnya.
Penyebab pertengkaran awal bermula dari masalah internal keluarga. Namun pengaruh zat terlarang membuat pelaku bertindak di luar nalar. Ia tak segan melukai orang yang telah merawatnya sejak kecil.
Korban yang sudah lanjut usia segera dibawa ke rumah sakit terdekat. Kondisinya kini dalam perawatan intensif untuk menangani luka bakar. Dokter berusaha semaksimal mungkin menyelamatkan nyawanya.
Sementara itu pelaku diserahkan secara resmi ke petugas kepolisian. Ia akan diproses sesuai undang-undang yang berlaku di negara ini. Polisi juga akan mendalami dugaan pengaruh narkoba saat kejadian.
Kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat sekitar. Konflik keluarga sebaiknya diselesaikan dengan kepala dingin dan musyawarah. Jika ada gangguan kesehatan mental atau ketergantungan, segera cari bantuan profesional. R-02

