Prabowo Bongkar Ada Maling di Program MBG, Gubernur hingga Kades Diminta Bertindak
Presiden Prabowo Subianto mengungkap dugaan penyelewengan dalam Program Makan Bergizi Gratis saat menyampaikan pidato nasional. Foto : Istimewa
JAKARTA, SabangMerauke News - Presiden Prabowo Subianto mengungkap dugaan penyelewengan dalam Program Makan Bergizi Gratis saat menyampaikan pidato nasional. Ia menilai terdapat oknum yang memanfaatkan program prioritas tersebut demi kepentingan pribadi. Pernyataan itu disampaikan sebagai peringatan keras memperkuat pengawasan pelaksanaan MBG.
Prabowo meminta seluruh kepala daerah aktif mengawasi operasional Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG. Pengawasan dilakukan mulai tingkat gubernur hingga kepala desa tanpa menunggu laporan pelanggaran muncul. Langkah tersebut dinilai penting menjaga manfaat program tetap dirasakan masyarakat.
“Saya mengerti, banyak juga yang menyusup ke tubuh MBG untuk jadi maling di situ,” kata Prabowo. Presiden mempersilakan seluruh kepala daerah memeriksa langsung operasional dapur MBG di wilayah masing-masing. Hasil pemeriksaan diminta segera dilaporkan kepada Badan Gizi Nasional maupun langsung kepada Presiden.
“Kalau perlu lapor ke saya. Gampang, lapor di TikTok, langsung kirim tim untuk selesaikan,” ujarnya. Pernyataan tersebut menunjukkan pengawasan terbuka melibatkan masyarakat luas selama pelaksanaan program berlangsung. Pemerintah ingin setiap laporan cepat ditindaklanjuti tanpa prosedur berbelit.
Presiden juga mengajak aparat penegak hukum memperkuat pengawasan terhadap seluruh pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Dandim, Kapolres, serta Kapolsek dipersilakan melakukan pemeriksaan sesuai kewenangan masing-masing. Pengawasan dilakukan demi mencegah praktik penyimpangan anggaran maupun pelayanan.
Namun Prabowo memberi peringatan keras kepada aparat agar pengawasan berlangsung secara profesional dan bersih. Ia menolak praktik pemalakan maupun permintaan setoran berkedok pemeriksaan lapangan. Pengawasan harus menghadirkan rasa aman bagi seluruh pelaksana program.
“Dandim, Kapolres, Kapolsek silakan periksa. Jangan manggil-manggil mau ngerjain, jangan,” tegas Prabowo. Presiden mengingatkan masyarakat semakin kritis mengawasi jalannya pemerintahan di berbagai daerah. Transparansi menjadi fondasi utama menjaga kepercayaan publik terhadap program nasional.
Menurut Prabowo, keberhasilan MBG sangat menentukan kualitas sumber daya manusia Indonesia pada masa mendatang. Program tersebut dirancang membantu memenuhi kebutuhan gizi anak sejak usia sekolah secara merata. Manfaatnya diharapkan mendorong peningkatan kesehatan sekaligus prestasi generasi muda.
Presiden menegaskan tujuan utama MBG bukan sekadar membagikan makanan setiap hari kepada para pelajar. Program tersebut menjadi investasi jangka panjang membangun generasi sehat, produktif, serta mampu bersaing secara global. Penyimpangan anggaran dinilai mengancam cita-cita besar tersebut.
“Saya ingin Indonesia hebat. Saya ingin Indonesia rakyatnya makmur. Saya tidak ingin lihat anak-anak lapar. MBG teruskan,” ujar Prabowo. Pernyataan itu menegaskan komitmen pemerintah menjaga keberlanjutan program meski menghadapi berbagai tantangan pelaksanaan.
Pengawasan berlapis melibatkan pemerintah daerah, aparat, serta masyarakat diharapkan mempersempit ruang penyalahgunaan anggaran negara. Pemerintah juga membuka saluran pelaporan cepat agar setiap dugaan pelanggaran segera ditindak. Langkah tersebut menjadi bagian penting menjaga Program Makan Bergizi Gratis tetap tepat sasaran.(R-04)

