SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Truk Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Beruntun, Jalur Padang-Solok Lumpuh Total

      Truk Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Beruntun, Jalur Padang-Solok Lumpuh Total

      09/07/2026  ❘  07:04 WIB
    • Lansia di Pematangsiantar Tewas Bersimbah Darah, Anak Kandung Diduga Jadi Pelaku

      Lansia di Pematangsiantar Tewas Bersimbah Darah, Anak Kandung Diduga Jadi Pelaku

      09/07/2026  ❘  06:34 WIB
    • Baru Sehari Menjabat, AKP Jimmy Andre Langsung Bongkar Dugaan Transaksi Sabu di Selatpanjang 

      Baru Sehari Menjabat, AKP Jimmy Andre Langsung Bongkar Dugaan Transaksi Sabu di Selatpanjang 

      08/07/2026  ❘  09:13 WIB
    • Berusaha Cegah Truk Mundur, Ardan Malah Tewas Terjepit Kolong

      Berusaha Cegah Truk Mundur, Ardan Malah Tewas Terjepit Kolong

      07/07/2026  ❘  19:53 WIB
  • Nasional
    • TNI Akhirnya Buka Suara, Ini Alasan Rumah Jampidsus Dijaga Prajurit Bersenjata

      TNI Akhirnya Buka Suara, Ini Alasan Rumah Jampidsus Dijaga Prajurit Bersenjata

      09/07/2026  ❘  10:37 WIB
    • Blackout Sumatera Berujung Penyidikan, Saut Situmorang Desak Pelaku Korupsi Batu Bara Dihukum Berat

      Blackout Sumatera Berujung Penyidikan, Saut Situmorang Desak Pelaku Korupsi Batu Bara Dihukum Berat

      09/07/2026  ❘  10:07 WIB
    • Gubernur Minta Porsi DBH Kelapa Sawit untuk Daerah Penghasil Rp 100 per Kilogram

      Gubernur Minta Porsi DBH Kelapa Sawit untuk Daerah Penghasil Rp 100 per Kilogram

      09/07/2026  ❘  10:02 WIB
    • Subuh Mencekam! Puluhan Pria Berambut Cepak Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Besar

      Subuh Mencekam! Puluhan Pria Berambut Cepak Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Besar

      09/07/2026  ❘  09:45 WIB
  • Ekonomi
    • Jangan Buru-buru Beli! Harga Emas Antam 9 Juli Kembali Melemah, Simak Daftar Harga Terbaru

      Jangan Buru-buru Beli! Harga Emas Antam 9 Juli Kembali Melemah, Simak Daftar Harga Terbaru

      09/07/2026  ❘  09:54 WIB
    • Update Harga Emas Perhiasan 9 Juli 2026: Raja Emas Anjlok, Hartadinata Bertahan, Laku Emas Beragam

      Update Harga Emas Perhiasan 9 Juli 2026: Raja Emas Anjlok, Hartadinata Bertahan, Laku Emas Beragam

      09/07/2026  ❘  09:48 WIB
    • IHSG Tertekan Berlapis, Ancaman AS-Iran dan S&P Bikin Investor Deg-degan

      IHSG Tertekan Berlapis, Ancaman AS-Iran dan S&P Bikin Investor Deg-degan

      09/07/2026  ❘  09:27 WIB
    • Rupiah Jebol Lagi, Perang Timur Tengah Bikin Pasar Panik

      Rupiah Jebol Lagi, Perang Timur Tengah Bikin Pasar Panik

      09/07/2026  ❘  09:16 WIB
  • Politik
    • Adu Sindiran PDIP dan PSI Memanas, Guntur Romli Ungkit Gagalnya PSI Masuk Parlemen

      Adu Sindiran PDIP dan PSI Memanas, Guntur Romli Ungkit Gagalnya PSI Masuk Parlemen

      05/07/2026  ❘  10:22 WIB
    • Jokowi Segera Keliling Jawa Tengah, PSI Siap Buktikan Status Kandang Gajah

      Jokowi Segera Keliling Jawa Tengah, PSI Siap Buktikan Status Kandang Gajah

      04/07/2026  ❘  14:25 WIB
    • PDI Perjuangan Minta Jokowi Bawa Ijazah Saat Safari Politik

      PDI Perjuangan Minta Jokowi Bawa Ijazah Saat Safari Politik

      04/07/2026  ❘  09:16 WIB
    • Rekam Jejak Mukhlisin, Dari Kepala Desa dan Ketua Koperasi Sawit, Kini Jadi Orang Nomor 1 di Kuansing Usai OTT KPK

      Rekam Jejak Mukhlisin, Dari Kepala Desa dan Ketua Koperasi Sawit, Kini Jadi Orang Nomor 1 di Kuansing Usai OTT KPK

      03/07/2026  ❘  15:10 WIB
  • Hukrim
    • Dramatis! Polisi Geledah 12 Lokasi Sita Emas dan Uang Senilai Rp 476 Miliar, Siapa Pejabat Negara yang Dibidik? 

      Dramatis! Polisi Geledah 12 Lokasi Sita Emas dan Uang Senilai Rp 476 Miliar, Siapa Pejabat Negara yang Dibidik? 

      09/07/2026  ❘  08:25 WIB
    • Skandal Eks Kapolres Bima Kota: Uang Sabu Buat Umrah, Minta Alphard Rp1,8 Miliar

      Skandal Eks Kapolres Bima Kota: Uang Sabu Buat Umrah, Minta Alphard Rp1,8 Miliar

      09/07/2026  ❘  08:10 WIB
    • Kasus Kejahatan Lingkungan Tersangka PT Musim Mas Rugikan Negara Rp 187 Miliar, Polda Riau Kembali Limpahkan Berkas Perkara ke Kejati

      Kasus Kejahatan Lingkungan Tersangka PT Musim Mas Rugikan Negara Rp 187 Miliar, Polda Riau Kembali Limpahkan Berkas Perkara ke Kejati

      08/07/2026  ❘  19:40 WIB
    • Fitnah Berujung Petaka, Satu Keluarga Tinggalkan Kampung Usai Rumah Diserang Warga

      Fitnah Berujung Petaka, Satu Keluarga Tinggalkan Kampung Usai Rumah Diserang Warga

      08/07/2026  ❘  19:16 WIB
  • Umum
    • Ranking Mi Instan Terbaik Dunia 2026 Dirilis, Indomie Bikin Indonesia Makin Mendunia

      Ranking Mi Instan Terbaik Dunia 2026 Dirilis, Indomie Bikin Indonesia Makin Mendunia

      09/07/2026  ❘  09:55 WIB
    • Berpacaran di Usia 20-an Tak Semudah Dibayangkan, Ini 11 Masalah yang Paling Sering Muncul

      Berpacaran di Usia 20-an Tak Semudah Dibayangkan, Ini 11 Masalah yang Paling Sering Muncul

      08/07/2026  ❘  17:07 WIB
    • Senat Unri Tetapkan 3 Calon Rektor Periode 2026-2030, Mexsasai Indra Borong Suara Terbanyak

      Senat Unri Tetapkan 3 Calon Rektor Periode 2026-2030, Mexsasai Indra Borong Suara Terbanyak

      08/07/2026  ❘  16:37 WIB
    • Rutin Makan Cokelat Setiap Hari, Sehat atau Berbahaya? Ini Penjelasan Lengkap Ahli

      Rutin Makan Cokelat Setiap Hari, Sehat atau Berbahaya? Ini Penjelasan Lengkap Ahli

      08/07/2026  ❘  08:11 WIB
  • Riau
    • Hotspot Riau Naik Drastis, Rokan Hilir Kembali Jadi Wilayah Terbanyak

      Hotspot Riau Naik Drastis, Rokan Hilir Kembali Jadi Wilayah Terbanyak

      09/07/2026  ❘  10:16 WIB
    • Waspada! Hujan Guyur Riau Sepanjang Hari, BMKG Temukan 14 Titik Panas di Tengah Ancaman Karhutla   

      Waspada! Hujan Guyur Riau Sepanjang Hari, BMKG Temukan 14 Titik Panas di Tengah Ancaman Karhutla  

      09/07/2026  ❘  08:02 WIB
    • Terlilit Utang, Pria di Kepulauan Meranti Nekat Rekayasa Aksi Begal, Polisi Bongkar Cerita Bohong

      Terlilit Utang, Pria di Kepulauan Meranti Nekat Rekayasa Aksi Begal, Polisi Bongkar Cerita Bohong

      09/07/2026  ❘  08:00 WIB
    • Kabar Gembira! Tol Lingkar Pekanbaru Sudah 77 Persen Rampung, Ditargetkan Beroperasi Februari 2027

      Kabar Gembira! Tol Lingkar Pekanbaru Sudah 77 Persen Rampung, Ditargetkan Beroperasi Februari 2027

      09/07/2026  ❘  07:22 WIB
  • Sport
    • Wenger Bongkar Ancaman Terbesar Prancis, Ternyata Bukan Argentina Melainkan Spanyol

      Wenger Bongkar Ancaman Terbesar Prancis, Ternyata Bukan Argentina Melainkan Spanyol

      09/07/2026  ❘  09:59 WIB
    • Skandal Piala Dunia 2026 Mencuat, Anggota Parlemen Uni Eropa Minta Komite Etik Periksa Gianni Infantino

      Skandal Piala Dunia 2026 Mencuat, Anggota Parlemen Uni Eropa Minta Komite Etik Periksa Gianni Infantino

      09/07/2026  ❘  07:32 WIB
    • Mesir Gugat FIFA Usai Drama Lawan Argentina, Kontroversi VAR Memanas

      Mesir Gugat FIFA Usai Drama Lawan Argentina, Kontroversi VAR Memanas

      09/07/2026  ❘  05:15 WIB
    • Kisah Kelam Piala Dunia 1994, Andres Escobar Dibunuh Setelah Kolombia Kalah, Diduga Dipicu Taruhan Miliaran

      Kisah Kelam Piala Dunia 1994, Andres Escobar Dibunuh Setelah Kolombia Kalah, Diduga Dipicu Taruhan Miliaran

      08/07/2026  ❘  16:38 WIB
  • Opini
    • Luka Lama yang Kembali Terbuka

      Luka Lama yang Kembali Terbuka

      07/07/2026  ❘  12:25 WIB
    • Dinamika Perhutanan Sosial di Provinsi Riau

      Dinamika Perhutanan Sosial di Provinsi Riau

      07/07/2026  ❘  07:31 WIB
    • Penilaian FSC Kenapa Berhenti di Tahun 2020, Sementara Deforestasi dan Konflik Sosial di Areal Konsesi APP Group dan APRIL Group Masih Terus Berlanjut

      Penilaian FSC Kenapa Berhenti di Tahun 2020, Sementara Deforestasi dan Konflik Sosial di Areal Konsesi APP Group dan APRIL Group Masih Terus Berlanjut

      29/06/2026  ❘  11:22 WIB
    • Koridor Satwa Menjadi Lorong Maut Kematian Tapir di Konsesi RAPP, Menguji Ketegasan FSC

      Koridor Satwa Menjadi Lorong Maut Kematian Tapir di Konsesi RAPP, Menguji Ketegasan FSC

      21/06/2026  ❘  15:12 WIB
  • Internasional
    • Serangan Baru AS ke Iran Guncang Dunia, Harga Minyak Melonjak di Tengah Ancaman Perang

      Serangan Baru AS ke Iran Guncang Dunia, Harga Minyak Melonjak di Tengah Ancaman Perang

      09/07/2026  ❘  06:46 WIB
    • Ngeri! 900 Ular Termasuk Kobra Lepas Saat Banjir Terjang China, Tim Khusus Diterjunkan

      Ngeri! 900 Ular Termasuk Kobra Lepas Saat Banjir Terjang China, Tim Khusus Diterjunkan

      08/07/2026  ❘  17:33 WIB
    • Pilot Laporkan Gangguan Navigasi, Boeing 737 Mendadak Menukik Tajam Sebelum Hilang dari Radar

      Pilot Laporkan Gangguan Navigasi, Boeing 737 Mendadak Menukik Tajam Sebelum Hilang dari Radar

      08/07/2026  ❘  15:11 WIB
    • Konflik Selat Hormuz Pecah Lagi, Amerika Serikat Cabut Izin Ekspor Minyak Iran

      Konflik Selat Hormuz Pecah Lagi, Amerika Serikat Cabut Izin Ekspor Minyak Iran

      08/07/2026  ❘  09:17 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Rupiah Jebol Lagi, Perang Timur Tengah Bikin Pasar Panik

09/07/2026  ❘  09:16 WIB • Ekonomi
Bagikan :
Rupiah Jebol Lagi, Perang Timur Tengah Bikin Pasar Panik

Ilustrasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. (sumber: istimewa)

JAKARTA, SabangMerauke News – Rupiah kembali kehilangan tenaga pada awal perdagangan Kamis pagi. Mata uang nasional dibuka di Rp18.050 per dolar Amerika Serikat. Angka itu kembali melewati batas psikologis Rp18.000.

Pelemahan tersebut terjadi setelah penutupan perdagangan sebelumnya juga melemah. Tekanan datang dari kombinasi faktor global dan domestik. Pelaku pasar memilih aset yang dianggap lebih aman.

Indeks dolar Amerika Serikat bergerak menguat pada perdagangan pagi. Penguatan memang terbatas, tetapi tetap memberi tekanan. Rupiah kembali menjadi sasaran pelemahan.

Di pasar luar negeri, tekanan bahkan sempat lebih besar. Nilai tukar rupiah di pasar Non-Deliverable Forward mencapai Rp18.119 per dolar. Setelah itu, rupiah membaik tipis menuju Rp18.104 per dolar.

Pergerakan tersebut menunjukkan tekanan belum benar-benar berakhir. Pasar masih berhitung terhadap berbagai risiko. Sentimen negatif terus mendominasi perdagangan.

Konflik terbaru di Timur Tengah menjadi pemicu utama. Serangan lanjutan Amerika Serikat terhadap Iran meningkatkan ketidakpastian global. Investor segera memburu dolar sebagai aset aman.

Lonjakan harga minyak memperbesar kekhawatiran pasar internasional. Biaya energi diperkirakan kembali meningkat. Risiko inflasi global pun ikut membesar.

Pasar kemudian memperkirakan kebijakan moneter Amerika akan tetap ketat. Harapan penurunan suku bunga semakin berkurang. Dolar memperoleh tambahan tenaga dari ekspektasi tersebut.

Risalah rapat bank sentral Amerika juga memperkuat sentimen tersebut. Sejumlah pejabat masih mengkhawatirkan inflasi. Sikap itu dianggap mendukung kebijakan suku bunga tinggi.

Seorang pelaku pasar menilai tekanan masih sangat besar. "Investor memilih mengurangi risiko sambil menunggu kepastian global," ujarnya. Pernyataan itu menggambarkan suasana perdagangan saat ini.

Tekanan rupiah tidak hanya datang dari luar negeri. Faktor domestik juga ikut membebani pergerakan pasar. Investor mencermati perkembangan ekonomi Indonesia.

Salah satu perhatian datang dari evaluasi pasar modal Indonesia. S&P Dow Jones Indices membuka peluang perubahan klasifikasi. Isu tersebut menjadi perhatian investor global.

Pasar juga menyoroti perlambatan sejumlah indikator ekonomi nasional. Konsumsi rumah tangga mulai kehilangan tenaga. Aktivitas manufaktur juga belum sepenuhnya pulih.

Indeks Keyakinan Konsumen tercatat menurun beberapa bulan berturut-turut. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran baru. Konsumsi domestik diperkirakan melambat.

Tekanan inflasi ikut mengurangi daya beli masyarakat. Kondisi pasar tenaga kerja belum sepenuhnya membaik. Kombinasi itu memperbesar tantangan ekonomi nasional.

Seorang analis pasar menjelaskan situasi tersebut. "Pasar memerlukan katalis positif agar arus modal kembali masuk," katanya. Menurutnya, sentimen negatif masih lebih dominan.

Di sisi lain, beberapa mata uang Asia justru bergerak menguat. Yen Jepang dan won Korea Selatan mencatat penguatan. Ringgit Malaysia juga tampil lebih baik.

Namun, penguatan mata uang kawasan belum mampu mengangkat rupiah. Investor tetap berhati-hati terhadap Indonesia. Risiko domestik masih menjadi pertimbangan.

Harga minyak dunia kembali naik tajam. Kenaikan terjadi setelah konflik kawasan Teluk memanas. Pasokan energi global kembali dipertanyakan.

Minyak mentah diperdagangkan mendekati 79 dolar Amerika per barel. Posisi tersebut jauh lebih tinggi dibanding awal pekan. Pasar mengantisipasi gangguan distribusi energi.

Kenaikan minyak berpotensi memberi tekanan tambahan kepada Indonesia. Negara masih membutuhkan impor energi dalam jumlah besar. Biaya impor dapat meningkat.

Tekanan terhadap rupiah juga memengaruhi dunia usaha. Importir menghadapi biaya pembelian lebih mahal. Beban produksi ikut meningkat.

Pelaku industri diperkirakan mulai menghitung ulang biaya operasional. Perusahaan berbasis impor menjadi kelompok paling terdampak. Margin keuntungan berpotensi menyusut.

Sementara itu, eksportir memperoleh keuntungan nilai tukar. Pendapatan dalam dolar menjadi lebih besar. Namun manfaat tersebut belum cukup mengimbangi tekanan ekonomi.

Secara teknikal, rupiah masih berada dalam tren melemah. Peluang menuju Rp18.100 masih terbuka. Level tersebut menjadi batas pesimistis jangka pendek.

Sebaliknya, peluang penguatan juga tetap tersedia. Rupiah harus mampu kembali menembus Rp17.900. Level itu menjadi hambatan penting berikutnya.

Pelaku pasar kini menunggu perkembangan konflik internasional. Mereka juga mencermati arah kebijakan bank sentral Amerika. Kedua faktor akan menentukan arah berikutnya.

Pemerintah dan otoritas moneter diperkirakan terus mengawasi pasar. Stabilitas nilai tukar menjadi perhatian utama. Kepercayaan investor harus tetap dijaga.

Pergerakan rupiah dalam beberapa hari mendatang diperkirakan tetap fluktuatif. Ketidakpastian global belum mereda. Pasar masih bergerak mengikuti setiap perkembangan geopolitik.

Kini, angka Rp18.000 bukan sekadar batas psikologis. Angka itu menjadi simbol besarnya tekanan ekonomi global. Rupiah memasuki fase yang menuntut kewaspadaan lebih tinggi. R-02 

Editor: Krisman
Tags :RupiahDolar ASKurs Hari iniNilai tukarKonflik AS IranHarga minyak dunia

BERITA TERKAIT :

  • Serangan Baru AS ke Iran Guncang Dunia, Harga Minyak Melonjak di Tengah Ancaman Perang

    Serangan Baru AS ke Iran Guncang Dunia, Harga Minyak Melonjak di Tengah Ancaman Perang

    Internasional •
    09/07/2026 ❘ 06:46 WIB
  • Rupiah Terpeleset Lagi, Konflik Timur Tengah Ikut Mengguncang Pasar

    Rupiah Terpeleset Lagi, Konflik Timur Tengah Ikut Mengguncang Pasar

    Ekonomi •
    08/07/2026 ❘ 18:31 WIB
  • IHSG Rontok Brutal, Pasar Saham Indonesia Dihajar Tiga Pukulan Sekaligus

    IHSG Rontok Brutal, Pasar Saham Indonesia Dihajar Tiga Pukulan Sekaligus

    Ekonomi •
    08/07/2026 ❘ 18:18 WIB
  • Naik Tipis Hari Ini, Rupiah Belum Lolos dari Bayang-Bayang Dolar AS

    Naik Tipis Hari Ini, Rupiah Belum Lolos dari Bayang-Bayang Dolar AS

    Ekonomi •
    07/07/2026 ❘ 18:07 WIB
  • Rupiah Menguat Tipis, Pasar Menanti Cadangan Devisa dan Sinyal Baru The Fed

    Rupiah Menguat Tipis, Pasar Menanti Cadangan Devisa dan Sinyal Baru The Fed

    Ekonomi •
    07/07/2026 ❘ 09:38 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • Bos Besar RGE Sukanto Tanoto Jadi Orang Terkaya Indonesia, Kekayaannya 52 Kali APBD Riau

    Bos Besar RGE Sukanto Tanoto Jadi Orang Terkaya Indonesia, Kekayaannya 52 Kali APBD Riau

    30/06/2026  ❘  20:21 WIB
  • Meledak! Istri Dani Nursalam Mengaku Ditawari Rp 1 Miliar dan Uang Bulanan Rp 30 Juta oleh Pengacara Gubernur Abdul Wahid

    Meledak! Istri Dani Nursalam Mengaku Ditawari Rp 1 Miliar dan Uang Bulanan Rp 30 Juta oleh Pengacara Gubernur Abdul Wahid

    01/07/2026  ❘  12:49 WIB
  • Resmi Dimutasi! Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi Geser ke Rohil, Sosok AKBP Gede Datang dengan Pengalaman Bongkar Kasus Korupsi

    Resmi Dimutasi! Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi Geser ke Rohil, Sosok AKBP Gede Datang dengan Pengalaman Bongkar Kasus Korupsi

    26/06/2026  ❘  11:40 WIB
  • Reshuffle Pemkab Kepulauan Meranti, Bupati Asmar Rotasi 38 Pejabat Eselon III dan IV untuk Perkuat Kinerja OPD

    Reshuffle Pemkab Kepulauan Meranti, Bupati Asmar Rotasi 38 Pejabat Eselon III dan IV untuk Perkuat Kinerja OPD

    01/07/2026  ❘  11:26 WIB
  • Banggakan Kepulauan Meranti, Enam Kepala Desa Ikuti Program Kepala Desa Masuk Kampus di Universitas Indonesia

    Banggakan Kepulauan Meranti, Enam Kepala Desa Ikuti Program Kepala Desa Masuk Kampus di Universitas Indonesia

    01/07/2026  ❘  10:22 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan