Belgia Bangkit Dramatis, Penalti Menit 118 Hancurkan Mimpi Senegal di Piala Dunia 2026
Belgia memastikan langkah menuju babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Senegal 3-2 melalui babak tambahan. Foto : Istimewa
SEATTLE, SabangMerauke News - Belgia memastikan langkah menuju babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Senegal 3-2 melalui babak tambahan. Duel sengit di Lumen Field, Seattle, berakhir dramatis lewat penalti menit ke-118. VAR menjadi penentu kemenangan Setan Merah setelah laga berlangsung ketat selama 120 menit.
Belgia langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal berbunyi. Senegal memilih bertahan rapat sambil menunggu kesempatan melancarkan serangan balik cepat. Strategi tersebut menghasilkan keunggulan lebih dahulu bagi wakil Afrika.
Habib Diarra membawa Senegal unggul pada menit ke-25 melalui penyelesaian tenang. Serangan cepat berawal dari pergerakan Sadio Mane memecah konsentrasi pertahanan Belgia. Thibaut Courtois gagal menghentikan bola menuju gawangnya.
Belgia berusaha membalas melalui Kevin De Bruyne dan Charles De Ketelaere. Sejumlah peluang berhasil diciptakan namun penyelesaian akhir belum membuahkan gol. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Pelatih Belgia Rudi Garcia langsung memasukkan Romelu Lukaku memasuki babak kedua. Perubahan tersebut diharapkan meningkatkan efektivitas serangan menuju pertahanan Senegal. Harapan itu belum langsung menghasilkan perubahan berarti.
Senegal justru memperbesar keunggulan pada menit ke-51 melalui Ismaila Sarr. Penyerang cepat itu memanfaatkan umpan lambung terukur sebelum melepaskan tembakan keras. Belgia tertinggal dua gol dalam situasi sulit.
Tekanan mulai meningkat setelah Belgia melakukan sejumlah pergantian pemain berikutnya. Kevin De Bruyne ditarik keluar demi memberikan energi baru di lini tengah. Serangan Belgia akhirnya mulai menemukan ritme permainan.
Romelu Lukaku memperkecil ketertinggalan pada menit ke-86 melalui penyelesaian jarak dekat. Gol tersebut membangkitkan kepercayaan diri seluruh pemain Belgia menjelang akhir pertandingan. Senegal mulai kehilangan kontrol permainan.
Hanya berselang tiga menit, Youri Tielemans menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Stadion bergemuruh menyaksikan kebangkitan luar biasa Belgia menjelang peluit panjang. Laga kemudian berlanjut menuju babak tambahan.
Memasuki extra time, Senegal melakukan tiga pergantian pemain sekaligus. Sadio Mane ditarik keluar dan digantikan Nicolas Jackson demi menjaga intensitas permainan. Kedua tim tetap berhati-hati mencari peluang terbaik.
Peluang emas muncul pada menit ke-118 melalui Dodi Lukebakio. Sepakannya membentur tiang setelah menerima umpan tarik dari sisi kanan. Wasit kemudian menghentikan pertandingan setelah menerima rekomendasi pemeriksaan VAR.
Tayangan ulang memperlihatkan pelanggaran terhadap Youri Tielemans di dalam kotak penalti. Wasit Said Martinez akhirnya menunjuk titik putih setelah menyelesaikan pemeriksaan monitor. Keputusan tersebut mengubah jalannya pertandingan.
Youri Tielemans maju sebagai eksekutor dengan penuh ketenangan menghadapi tekanan besar. Tendangan kerasnya berhasil mengecoh kiper Mory Diaw sekaligus mengubah skor menjadi 3-2. Belgia memastikan tiket menuju babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Seusai pertandingan, Tielemans menegaskan kemenangan lahir melalui semangat pantang menyerah seluruh pemain. “Kami terus percaya hingga detik terakhir dan akhirnya mendapatkan hasil terbaik,” ujar Tielemans. Ucapan tersebut menggambarkan mental kuat Belgia sepanjang pertandingan.
Pelatih Rudi Garcia juga memuji karakter tim setelah berhasil bangkit dari ketertinggalan dua gol. “Para pemain menunjukkan keberanian luar biasa ketika situasi sangat sulit,” kata Garcia. Kemenangan dramatis tersebut menjadi modal penting menghadapi tantangan berikutnya pada babak 16 besar.(R-04)

