Pemkab Kepulauan Meranti Lepas 112 Kafilah MTQ ke-44 Provinsi Riau, 64 Peserta Siap Berlaga di Kuansing
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti resmi melepas kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) untuk mengikuti MTQ ke-44 Tahun 2026 Tingkat Provinsi Riau yang dipusatkan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Foto : Istimewa
SELATPANJANG, SabangMerauke News - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti resmi melepas kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) untuk mengikuti MTQ ke-44 Tahun 2026 Tingkat Provinsi Riau yang dipusatkan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Pelepasan berlangsung di Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang, Rabu (24/6/2026), dan dihadiri unsur Forkopimda, pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), para pelatih, official, serta peserta kafilah.
Sebanyak 112 orang diberangkatkan untuk mewakili Kabupaten Kepulauan Meranti pada ajang tahunan tingkat Provinsi Riau tersebut. Rombongan terdiri dari peserta, official, pelatih, pembina, serta para pendamping. Dari jumlah tersebut, sebanyak 64 orang merupakan peserta yang akan bertanding pada sembilan cabang perlombaan yang dipertandingkan dalam MTQ ke-44 Provinsi Riau.
Kafilah Kabupaten Kepulauan Meranti berangkat menuju Kota Pekanbaru menggunakan Kapal Jelatik dari Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang. Selanjutnya, rombongan akan melanjutkan perjalanan darat menggunakan bus menuju Kabupaten Kuantan Singingi pada Kamis pagi, 25 Juni 2026.
Pelepasan kafilah dilakukan oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, H. Suardi.
Dalam sambutannya, Suardi berharap seluruh peserta mampu memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Kabupaten Kepulauan Meranti di tingkat Provinsi Riau. Menurutnya, MTQ bukan hanya sekadar ajang perlombaan untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana untuk memperluas ilmu pengetahuan, wawasan, serta pengalaman para peserta dalam mengembangkan kemampuan pada cabang-cabang yang diperlombakan.
“Kafilah MTQ Kabupaten Kepulauan Meranti tidak hanya sekadar ikut memeriahkan kegiatan, tetapi juga diharapkan mampu mengembangkan ilmu pengetahuan dan wawasan yang diperoleh selama proses pembinaan maupun dari pengalaman selama mengikuti perlombaan,” kata Suardi.
Ia menambahkan, seluruh peserta yang dipercaya membawa nama Kabupaten Kepulauan Meranti hendaknya menjadikan kesempatan tersebut sebagai ajang untuk menunjukkan kemampuan terbaik, sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah dengan peserta dari kabupaten dan kota lainnya di Provinsi Riau.
Selain itu, Suardi juga berpesan agar seluruh anggota kafilah senantiasa menjaga etika, akhlakul karimah, serta nama baik daerah selama berada di Kabupaten Kuantan Singingi. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan kekompakan agar seluruh rangkaian perlombaan dapat diikuti dengan maksimal.
“Jaga nama baik Kabupaten Kepulauan Meranti, tunjukkan akhlak yang baik, tetap menjaga kekompakan dan kesehatan selama mengikuti MTQ. Semoga seluruh peserta dapat tampil maksimal dan meraih hasil terbaik untuk daerah yang kita cintai ini,” pesannya.
Dengan semangat dan persiapan yang telah dilakukan selama ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap para peserta mampu memberikan prestasi terbaik sekaligus membawa harum nama daerah pada MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi.
Sebelumnya, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Kepulauan Meranti, Aljufri, mengungkapkan bahwa pembinaan terhadap para peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau telah dilakukan secara mandiri selama kurang lebih delapan bulan.
Menurutnya, selain menjalani latihan rutin, LPTQ juga secara berkala melaksanakan evaluasi dan simulasi guna mengukur perkembangan kemampuan para peserta pada masing-masing cabang yang akan diperlombakan.
“Persiapan dan pembinaan kafilah sudah dilakukan sejak Oktober 2025 lalu. Setelah itu, kita evaluasi melalui program simulasi secara berkala agar kemampuan anak-anak terus meningkat,” ujar Aljufri.
Ia menjelaskan, sebagai tahapan akhir persiapan sebelum keberangkatan ke Kabupaten Kuantan Singingi, pihaknya juga menggelar Training Center (TC) selama empat hari di Gedung LPTQ Kabupaten Kepulauan Meranti pada 18 hingga 21 Juni 2026.
Namun demikian, tidak seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan pemusatan latihan tersebut secara penuh. Hal itu disebabkan keterbatasan waktu serta kesibukan sejumlah narasumber dan pelatih yang didatangkan dari Pekanbaru.
Aljufri mengatakan, Kabupaten Kepulauan Meranti mengikuti seluruh cabang MTQ yang diperlombakan pada MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau. Meski demikian, terdapat beberapa golongan yang belum dapat diikuti karena belum tersedia peserta yang memenuhi persyaratan maupun belum mendapatkan pembinaan secara khusus.
“Yang belum kita miliki yaitu golongan tunanetra putri, 30 juz putra dan putri, serta cabang tafsir bahasa Inggris. Karena memang untuk cabang-cabang itu kita belum memiliki peserta,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti yang terus memberikan dukungan terhadap proses pembinaan hingga keberangkatan kafilah, meskipun kondisi keuangan daerah saat ini menghadapi berbagai keterbatasan.
“Kalau kurang dan lebih itu sifatnya fluktuatif, kami tetap menyesuaikan dengan kondisi keuangan yang ada. Namun alhamdulillah semuanya berjalan cukup lancar,” katanya.
Lebih lanjut, Aljufri menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin membebani para peserta dengan target yang berlebihan. Menurutnya, yang terpenting adalah para peserta dapat tampil maksimal dan menunjukkan kemampuan terbaik yang telah ditempa selama masa pembinaan.
“Anak-anak tidak perlu terlalu memikirkan hasil. Yang penting tampil maksimal dan menunjukkan kemampuan terbaik. Kalau kita bersungguh-sungguh, insyaallah hasilnya tidak akan jauh dari yang diharapkan,” ujarnya.
Karena itu, ia berharap dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti agar para peserta diberikan kemudahan dan kelancaran dalam mengikuti seluruh rangkaian perlombaan di Kabupaten Kuantan Singingi.
“Doa dan dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti sangat kami harapkan. Semoga usaha dan kerja keras anak-anak kita selama ini membuahkan hasil yang terbaik dan mampu mengharumkan nama daerah,” harapnya.
Sebagai informasi, pada pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Riau tahun 2025 lalu, Kabupaten Kepulauan Meranti menempati peringkat ke-10 dari 12 kabupaten/kota se-Provinsi Riau. Dengan pola pembinaan yang lebih panjang, terstruktur, dan berkesinambungan tahun ini, Aljufri optimistis prestasi Kabupaten Kepulauan Meranti pada MTQ ke-44 Tahun 2026 dapat meningkat lebih baik dari tahun sebelumnya. (R-01)

