DPR Siapkan Safari Politik, Partai Nonparlemen Akan Diajak Bahas RUU Pemilu
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Aria Bima mengungkap rencana safari politik partainya. Foto : Istimewa
JAKARTA, SabangMerauke News - Wakil Ketua Komisi II DPR RI Aria Bima mengungkap rencana safari politik partainya. Agenda tersebut bertujuan menyerap pandangan partai nonparlemen terkait revisi RUU Pemilu. Kegiatan dijadwalkan berlangsung sebelum masa reses DPR RI dimulai.
Aria menjelaskan safari politik akan dipimpin Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Pimpinan Komisi II serta perwakilan fraksi juga akan ikut dalam agenda tersebut. “Safari langsung dipimpin Pak Dasco bersama pimpinan Komisi II dan perwakilan fraksi,” ujar Aria.
Menurut Aria, pembahasan akan menyentuh sejumlah isu penting dalam sistem pemilu nasional. Topik utama meliputi parliamentary threshold, presidential threshold, serta pengaturan daerah pemilihan. DPR menilai masukan seluruh pihak diperlukan sebelum rancangan undang-undang difinalkan.
Aria menegaskan isu ambang batas parlemen menjadi salah satu perhatian utama pembahasan. Selain itu, batas jumlah kursi dalam setiap daerah pemilihan turut dievaluasi. “Kita harus dengarkan masalah krusial terkait threshold dan Dapil,” kata Aria.
Komisi II menargetkan agenda kunjungan dapat terlaksana dalam waktu dekat. Persiapan jadwal sedang disusun bersama pimpinan DPR dan unsur fraksi. “Sebelum masa reses akan ada kunjungan, insyaallah minggu depan teragendakan,” ujarnya.
Meski demikian, format safari politik masih dalam tahap pembahasan internal. DPR mempertimbangkan mendatangi partai satu per satu atau menggelar forum bersama. Keputusan akhir akan ditentukan pimpinan DPR setelah pembahasan selesai.
Aria menyebut seluruh aspirasi akan menjadi bahan penting penyusunan revisi RUU Pemilu. Pendekatan tersebut dilakukan agar proses legislasi lebih inklusif dan representatif. Hasil safari politik nantinya dibahas kembali dalam tahapan penyusunan draf berikutnya.(R-04)

