Qantas Siapkan Penerbangan Nonstop 22 Jam, Sydney-London Tanpa Transit
Peluncuran rute baru menjadi bagian penting dari program Project Sunrise milik Qantas. Foto : Istimewa
RIAU, SabangMerauke News - Peluncuran rute baru menjadi bagian penting dari program Project Sunrise milik Qantas. Program tersebut dirancang menghubungkan pantai timur Australia dengan kota-kota utama dunia. Sydney dan London menjadi rute pertama dalam pengembangan layanan ultra jarak jauh.
Qantas telah memperkenalkan armada perdana Airbus A350-1000ULR di Toulouse, Prancis. Pesawat tersebut memperoleh modifikasi khusus untuk penerbangan nonstop berjarak sangat jauh. Tangki tambahan berkapasitas 20.000 liter memungkinkan jangkauan lebih dari 16.000 kilometer.
Rute Sydney-London menjadi layanan langsung pertama antara pantai timur Australia dan Inggris. Waktu perjalanan dipangkas hingga empat jam dibandingkan layanan dengan satu transit. Langkah tersebut memperkuat posisi Qantas dalam pasar penerbangan jarak jauh global.
CEO Qantas Group, Vanessa Hudson, menilai inovasi pesawat terus mengubah perjalanan internasional. Menurutnya, setiap generasi pesawat berhasil mengurangi kebutuhan transit menuju London. “Sejak pertama kali menerbangi Kangaroo Route pada 1947, setiap generasi pesawat selalu memangkas satu titik transit,” kata Hudson.
Project Sunrise pertama kali diperkenalkan Qantas pada 2017 untuk menembus batas penerbangan komersial. Airbus A350-1000ULR akan mengangkut 238 penumpang dalam empat kelas kabin berbeda. Maskapai berencana menerima pengiriman sebanyak 12 unit pesawat jenis tersebut.
Penjualan tiket rute Sydney-London dijadwalkan dimulai pada Februari 2027 mendatang. Operasional resmi layanan tersebut ditargetkan berlangsung menjelang akhir tahun 2027. Qantas optimistis minat penumpang tetap tinggi meski durasi penerbangan sangat panjang.
Survei terbaru menunjukkan 70 persen warga Australia mempertimbangkan penerbangan nonstop tersebut. Minat penumpang kelas premium bahkan mencapai angka 80 persen dalam survei. Data itu memperkuat keyakinan Qantas terhadap prospek layanan baru tersebut.
Rute Sydney-London diperkirakan melampaui layanan jarak jauh milik Singapore Airlines saat ini. Setelah London, Qantas menyiapkan penerbangan langsung Sydney menuju New York. Pilot, kru kabin, serta teknisi mulai menjalani pelatihan menjelang operasional resmi.(R-04)

