SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Tiket Dibayar Rp1 Miliar, Maskapai Bilang Belum Lunas, Ke Mana Aliran Dananya?

      Tiket Dibayar Rp1 Miliar, Maskapai Bilang Belum Lunas, Ke Mana Aliran Dananya?

      29/06/2026  ❘  15:08 WIB
    • Disdik Pekanbaru Tunda Pengumuman Hasil SPMB Tingkat SMP, Ini Alasannya

      Disdik Pekanbaru Tunda Pengumuman Hasil SPMB Tingkat SMP, Ini Alasannya

      29/06/2026  ❘  14:09 WIB
    • Pemprov Kepri Cairkan Hibah Rp 1,4 Miliar, Tapi Tim Pesparawi Gagal Terbang ke Manokwari

      Pemprov Kepri Cairkan Hibah Rp 1,4 Miliar, Tapi Tim Pesparawi Gagal Terbang ke Manokwari

      28/06/2026  ❘  19:46 WIB
    • Kejar-kejaran Berujung Baku Tembak, Satu Pencuri Baterai BTS Tewas di Jalan Tol

      Kejar-kejaran Berujung Baku Tembak, Satu Pencuri Baterai BTS Tewas di Jalan Tol

      28/06/2026  ❘  17:32 WIB
  • Nasional
    • Magang Nasional 2026 Dibuka 15 Juli, Lulusan Disabilitas Kini Bisa Ikut Daftar

      Magang Nasional 2026 Dibuka 15 Juli, Lulusan Disabilitas Kini Bisa Ikut Daftar

      29/06/2026  ❘  15:25 WIB
    • Kemenperin Ungkap Kawasan Industri Indonesia Tembus 179, Investasi Melonjak Rp6.744 Triliun

      Kemenperin Ungkap Kawasan Industri Indonesia Tembus 179, Investasi Melonjak Rp6.744 Triliun

      29/06/2026  ❘  15:23 WIB
    • Roy Suryo Ajukan Praperadilan atas Penggeledahan Rumah dan Penangkapan

      Roy Suryo Ajukan Praperadilan atas Penggeledahan Rumah dan Penangkapan

      29/06/2026  ❘  14:13 WIB
    • Sidang Praperadilan Roy Suryo Digelar Hari Ini, Nasib Kasus Penangkapan di Tangan Hakim

      Sidang Praperadilan Roy Suryo Digelar Hari Ini, Nasib Kasus Penangkapan di Tangan Hakim

      29/06/2026  ❘  09:18 WIB
  • Ekonomi
    • Wujudkan Pernikahan Impian dengan Paket Intimate Wedding Mulai Rp 36 Juta di BATIQA Hotel Pekanbaru

      Wujudkan Pernikahan Impian dengan Paket Intimate Wedding Mulai Rp 36 Juta di BATIQA Hotel Pekanbaru

      29/06/2026  ❘  16:07 WIB
    • Antusiasme Tamu Tinggi, Promo Pekan Rasa Nusantara di BATIQA Hotel Pekanbaru Kini Hadir Setiap Hari

      Antusiasme Tamu Tinggi, Promo Pekan Rasa Nusantara di BATIQA Hotel Pekanbaru Kini Hadir Setiap Hari

      29/06/2026  ❘  15:50 WIB
    • Bahlil Ambil Langkah Tegas! Harga LNG Industri Turun Jadi US$13/MMBTU, Industri Bisa Bernapas Lega

      Bahlil Ambil Langkah Tegas! Harga LNG Industri Turun Jadi US$13/MMBTU, Industri Bisa Bernapas Lega

      29/06/2026  ❘  12:43 WIB
    • Harga Emas Perhiasan Hari Ini Senin 29 Juni 2026 Stabil, Cek Rincian Lengkap Raja Emas, Hartadinata, dan Laku Emas

      Harga Emas Perhiasan Hari Ini Senin 29 Juni 2026 Stabil, Cek Rincian Lengkap Raja Emas, Hartadinata, dan Laku Emas

      29/06/2026  ❘  09:39 WIB
  • Politik
    • Ganjar Buka Suara usai Jokowi Pasang Target Besar untuk PSI di Pemilu 2029

      Ganjar Buka Suara usai Jokowi Pasang Target Besar untuk PSI di Pemilu 2029

      29/06/2026  ❘  10:06 WIB
    • Melawan Kutukan Partai Gurem, Jokowi Yakin PSI Lolos ke DPR di Pemilu 2029

      Melawan Kutukan Partai Gurem, Jokowi Yakin PSI Lolos ke DPR di Pemilu 2029

      27/06/2026  ❘  21:00 WIB
    • PDIP Nilai Safari Politik Jokowi Bersama PSI Berkaitan Pilpres 2029

      PDIP Nilai Safari Politik Jokowi Bersama PSI Berkaitan Pilpres 2029

      27/06/2026  ❘  14:47 WIB
    • Jokowi Sebut Kemeja dan Topi PSI Merupakan Pemberian Kaesang Pangarep

      Jokowi Sebut Kemeja dan Topi PSI Merupakan Pemberian Kaesang Pangarep

      26/06/2026  ❘  18:14 WIB
  • Hukrim
    • Teluk Kuantan Mendadak Sunyi! Pagar Ditutup, Isu OTT KPK Bikin Semua Membeku

      Teluk Kuantan Mendadak Sunyi! Pagar Ditutup, Isu OTT KPK Bikin Semua Membeku

      29/06/2026  ❘  14:39 WIB
    • Drama Berakhir, Terduga Penganiaya Maut di Depan SPBU Pekanbaru Datang Sendiri ke Polisi

      Drama Berakhir, Terduga Penganiaya Maut di Depan SPBU Pekanbaru Datang Sendiri ke Polisi

      29/06/2026  ❘  08:45 WIB
    • Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Mandau, Dua Pria Ditangkap dalam Satu Operasi

      Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Mandau, Dua Pria Ditangkap dalam Satu Operasi

      28/06/2026  ❘  15:46 WIB
    • Baru Turun di Pelabuhan Roro, Pria 49 Tahun Langsung Dibekuk Gegara Sabu

      Baru Turun di Pelabuhan Roro, Pria 49 Tahun Langsung Dibekuk Gegara Sabu

      28/06/2026  ❘  15:39 WIB
  • Umum
    • 5 Cara Mengontrol Ledakan Emosi Anak dengan ADHD agar Lebih Tenang, Orang Tua Wajib Tahu!

      5 Cara Mengontrol Ledakan Emosi Anak dengan ADHD agar Lebih Tenang, Orang Tua Wajib Tahu!

      29/06/2026  ❘  13:11 WIB
    • Dokter Ungkap Rahasia Pijat Perut 5 Menit Saat Bangun Tidur, Mood Bisa Lebih Baik dan Pencernaan Lancar

      Dokter Ungkap Rahasia Pijat Perut 5 Menit Saat Bangun Tidur, Mood Bisa Lebih Baik dan Pencernaan Lancar

      29/06/2026  ❘  08:58 WIB
    • Kentang vs Nasi, Mana yang Lebih Baik untuk Diet dan Gula Darah? Simak Penjelasan Ahli

      Kentang vs Nasi, Mana yang Lebih Baik untuk Diet dan Gula Darah? Simak Penjelasan Ahli

      29/06/2026  ❘  07:26 WIB
    • Viral Dokter Sebut Betis Adalah

      Viral Dokter Sebut Betis Adalah 'Jantung Kedua', Ini Penjelasan Medis yang Jarang Diketahui

      29/06/2026  ❘  07:24 WIB
  • Riau
    • Wako Agung Jemput Peluang PAD, Bertemu DJPb Riau Bahas Strategi Baru untuk Pekanbaru

      Wako Agung Jemput Peluang PAD, Bertemu DJPb Riau Bahas Strategi Baru untuk Pekanbaru

      29/06/2026  ❘  16:02 WIB
    • Indro Tumbang! Gajah Legendaris Penjaga Tesso Nilo Mati Setelah 22 Tahun Hadapi Konflik

      Indro Tumbang! Gajah Legendaris Penjaga Tesso Nilo Mati Setelah 22 Tahun Hadapi Konflik

      29/06/2026  ❘  14:53 WIB
    • Resmi Diumumkan! Hasil Seleksi Paskibraka Pekanbaru 2026 Keluar, Cek Daftar 40 Nama yang Lolos

      Resmi Diumumkan! Hasil Seleksi Paskibraka Pekanbaru 2026 Keluar, Cek Daftar 40 Nama yang Lolos

      29/06/2026  ❘  13:38 WIB
    • SPMB SMP Pekanbaru Belum Diumumkan, Disdik Fokus Verifikasi Data dan Tambah Peluang Siswa Tertampung

      SPMB SMP Pekanbaru Belum Diumumkan, Disdik Fokus Verifikasi Data dan Tambah Peluang Siswa Tertampung

      29/06/2026  ❘  12:36 WIB
  • Sport
    • Jajaran Pelatih Lengkap, PSPS Mulai Seleksi Pemain Pertengahan Juli

      Jajaran Pelatih Lengkap, PSPS Mulai Seleksi Pemain Pertengahan Juli

      29/06/2026  ❘  16:26 WIB
    • PSPS Pekanbaru Kunci Antonio Gamaroni, Striker Spesialis Gol Menit Akhir Resmi Lanjut Musim 2026/2027

      PSPS Pekanbaru Kunci Antonio Gamaroni, Striker Spesialis Gol Menit Akhir Resmi Lanjut Musim 2026/2027

      29/06/2026  ❘  13:28 WIB
    • Jelang Lawan Argentina, Kapten Cape Verde Ryan Mendes Terseret Dugaan Pemerkosaan

      Jelang Lawan Argentina, Kapten Cape Verde Ryan Mendes Terseret Dugaan Pemerkosaan

      29/06/2026  ❘  11:38 WIB
    • Drama Injury Time! Kanada Bungkam Afrika Selatan dan Lolos ke 16 Besar

      Drama Injury Time! Kanada Bungkam Afrika Selatan dan Lolos ke 16 Besar

      29/06/2026  ❘  11:35 WIB
  • Opini
    • Penilaian FSC Kenapa Berhenti di Tahun 2020, Sementara Deforestasi dan Konflik Sosial di Areal Konsesi APP Group dan APRIL Group Masih Terus Berlanjut

      Penilaian FSC Kenapa Berhenti di Tahun 2020, Sementara Deforestasi dan Konflik Sosial di Areal Konsesi APP Group dan APRIL Group Masih Terus Berlanjut

      29/06/2026  ❘  11:22 WIB
    • Koridor Satwa Menjadi Lorong Maut Kematian Tapir di Konsesi RAPP, Menguji Ketegasan FSC

      Koridor Satwa Menjadi Lorong Maut Kematian Tapir di Konsesi RAPP, Menguji Ketegasan FSC

      21/06/2026  ❘  15:12 WIB
    • Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      11/06/2026  ❘  08:29 WIB
    • Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      10/06/2026  ❘  19:27 WIB
  • Internasional
    • Serangan Ukraina Bikin Rusia Kekurangan Bahan Bakar, Putin Akhirnya Buka Suara

      Serangan Ukraina Bikin Rusia Kekurangan Bahan Bakar, Putin Akhirnya Buka Suara

      29/06/2026  ❘  08:53 WIB
    • Trump Ancam Iran Habis Jika Perang Berlanjut, Selat Hormuz Kembali Membara

      Trump Ancam Iran Habis Jika Perang Berlanjut, Selat Hormuz Kembali Membara

      28/06/2026  ❘  12:47 WIB
    • Dua Badai Tropis Kepung Jepang, 120 Penerbangan Dibatalkan dan Risiko Banjir Semakin Meluas

      Dua Badai Tropis Kepung Jepang, 120 Penerbangan Dibatalkan dan Risiko Banjir Semakin Meluas

      27/06/2026  ❘  13:14 WIB
    • Masjid Ibrahimi Hebron Kembali Jadi Sorotan, Israel Larang Azan dan Usir Pengurus Masjid

      Masjid Ibrahimi Hebron Kembali Jadi Sorotan, Israel Larang Azan dan Usir Pengurus Masjid

      27/06/2026  ❘  12:48 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Kiamat Truk ODOL Dimulai! Kemenhub Siapkan Razia Digital 24 Jam Nonstop Juni Mendatang

07/05/2026  ❘  09:58 WIB • Nasional
Bagikan :
Kiamat Truk ODOL Dimulai! Kemenhub Siapkan Razia Digital 24 Jam Nonstop Juni Mendatang

Aksi penolakan supir truk atas aturan penertiban truk ODOL. (ist)

JAKARTA, SabangMerauke News - Kementerian Perhubungan mulai memanaskan mesin perang melawan truk Over Dimension Over Loading atau ODOL secara nasional. Pemerintah menyiapkan langkah cepat sebelum larangan total kendaraan ODOL berlaku pada awal 2027 mendatang. Sistem digital, timbang online, hingga pengawasan otomatis disiapkan untuk memburu pelanggaran angkutan barang Indonesia.

Uji coba penertiban ODOL dijadwalkan dimulai pada Minggu, 1 Juni 2026 mendatang secara bertahap secara nasional. Program percepatan atau quick win tersebut memuat tiga fokus utama pengawasan angkutan barang di seluruh Indonesia. Fokus tersebut mencakup penguatan sistem digital, prasarana timbang, serta harmonisasi regulasi pengawasan.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan, mengakui pola pengawasan lama sudah mulai kehilangan taring. Sistem konvensional dinilai tidak lagi mampu mengejar praktik kelebihan dimensi dan muatan kendaraan barang nasional. Jalan raya berubah seperti arena bebas ketika pengawasan masih bergantung pada pemeriksaan manual petugas lapangan.

“Kami membuat quick win atau percepatan pengawasan dengan tiga variabel utama,” kata Aan Suhanan, Kamis, 7 Mei 2026. Aan menyebut sistem pengawasan baru akan berjalan lebih objektif, transparan, serta minim kontak langsung di lapangan. Pengawasan berbasis teknologi diproyeksikan aktif selama 24 jam penuh tanpa jeda pemeriksaan manual.

Pemerintah tampaknya mulai sadar praktik ODOL sudah menjelma monster lama penggerus infrastruktur nasional dalam bertahun-tahun terakhir. Jalan bergelombang, jembatan retak, hingga kecelakaan maut sering dikaitkan dengan truk kelebihan muatan. Namun praktik tersebut terus hidup seperti lingkaran setan sulit disentuh penegakan hukum konsisten.

Aan Suhanan menegaskan penguatan sistem digital juga diarahkan untuk menekan potensi praktik pungutan liar di lapangan. Selama ini, pengawasan ODOL sering dikritik rawan transaksi gelap antara pengemudi dan oknum tertentu. Sistem otomatis diharapkan mengurangi ruang kompromi pada proses pemeriksaan kendaraan angkutan barang nasional.

“Jika masih ditemukan pungli, masyarakat bisa langsung melaporkan,” ujar Aan Suhanan dalam keterangan resminya terbaru. Pernyataan tersebut seperti alarm keras bagi praktik permainan lama jalur logistik nasional yang telah berlangsung bertahun-tahun. Pengawasan digital mulai diposisikan sebagai senjata utama untuk membongkar celah pengawasan angkutan barang.

Variabel kedua dalam program percepatan tersebut menyasar penguatan sarana dan prasarana pengawasan nasional terbaru. Titik penimbangan kendaraan barang akan diperluas mulai UPPKB hingga ruas jalan tol strategis nasional. Pemerintah juga mulai mengoptimalkan teknologi Weight-in-Motion atau WIM pada sejumlah jalur logistik utama.

Teknologi WIM memungkinkan kendaraan ditimbang secara otomatis saat tetap bergerak melintasi jalur pengawasan digital nasional. Sistem tersebut dikombinasikan dengan Jembatan Timbang Online atau JTO berbasis pengawasan elektronik modern terbaru. Seluruh data nantinya langsung terhubung menuju sistem ETLE untuk proses penindakan pelanggaran otomatis.

“Pengawasan perlu dilakukan sejak titik awal pemuatan barang kawasan industri,” kata Aan Suhanan, Kamis, 7 Mei 2026. Kendaraan menuju jalan umum diharapkan sudah memenuhi standar dimensi dan kapasitas muatan resmi nasional. Pemerintah ingin pelanggaran dihentikan sebelum truk memasuki jalur publik dan merusak infrastruktur jalan.

 

Kondisi lapangan selama ini memperlihatkan praktik ODOL seperti rahasia umum yang sulit disembunyikan lagi di masyarakat. Banyak truk terlihat berjalan miring, ban nyaris pecah, hingga bak kendaraan menggelembung penuh muatan berat. Jalan nasional berubah seperti papan tambal-sulam akibat tekanan kendaraan melebihi kapasitas konstruksi sebenarnya.

Beberapa ruas jalan bahkan mengalami kerusakan lebih cepat dibandingkan dengan usia teknis pembangunan infrastruktur yang dirancang sebelumnya. Biaya perbaikan terus membengkak sementara praktik ODOL tetap tumbuh seperti bisnis bayangan jalur logistik nasional. Situasi tersebut membuat pemerintah mulai mengambil langkah lebih agresif dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Variabel ketiga dalam quick win Kemenhub menyasar harmonisasi regulasi serta standar operasional pengawasan nasional. Pemerintah ingin seluruh aparat lapangan memiliki persepsi yang sama terkait penanganan pelanggaran kendaraan ODOL terbaru. Mulai proses deteksi, validasi data, surat konfirmasi, hingga penilangan akan memakai standar seragam.

Aan Suhanan mengungkapkan bahwa revisi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 juga sedang berjalan saat ini. Revisi tersebut diarahkan untuk memperkuat penegakan hukum angkutan barang sesuai perkembangan ekosistem logistik terbaru nasional. Pemerintah ingin aturan baru lebih adil sekaligus tetap memberi kepastian hukum dunia transportasi barang.

“Regulasi dan SOP penting agar penanganan ODOL memiliki persepsi yang sama,” ujar Aan Suhanan. Sistem pengawasan juga dirancang agar tidak merugikan sektor logistik selama proses penyesuaian aturan berlangsung secara bertahap secara nasional. Pemerintah berusaha menyeimbangkan kepentingan ekonomi dengan keselamatan jalan raya Indonesia saat ini.

Penanganan ODOL sebenarnya bukan cerita baru dunia transportasi nasional selama lebih dari satu dekade terakhir berjalan. Razia demi razia pernah digelar di berbagai daerah, namun hasilnya sering menguap tanpa perubahan signifikan di lapangan. Truk kelebihan muatan tetap berkeliaran seperti raja jalanan tanpa rasa takut pada pengawasan.

Kini pemerintah mencoba jalur berbeda menggunakan kombinasi teknologi digital dan sistem pengawasan elektronik nasional modern. Kamera ETLE, timbang online, hingga aplikasi pengawasan real time dipasang membentuk pagar pengawasan baru nasional. Seluruh pergerakan kendaraan barang perlahan akan direkam oleh sistem tanpa banyak campur tangan manusia di lapangan.

Perubahan tersebut membuat banyak pengusaha logistik mulai menghitung ulang pola distribusi barang nasional mendatang. Selama ini sebagian pelaku usaha mengandalkan muatan berlebih demi menekan biaya operasional distribusi harian nasional. Namun, pola tersebut berpotensi sulit bertahan ketika sistem pengawasan otomatis mulai berjalan penuh.

Kebijakan baru tersebut juga diprediksi memicu penyesuaian besar sektor industri dan distribusi nasional dalam waktu dekat. Kawasan industri nantinya wajib memastikan kendaraan keluar sesuai aturan dimensi dan kapasitas muatan resmi nasional. Pemerintah ingin pengawasan tidak lagi berhenti pada jalan raya semata selama proses distribusi berlangsung.

Jalan raya Indonesia selama ini seperti panggung panjang pertarungan antara ekonomi dan keselamatan transportasi nasional modern. Di satu sisi, distribusi barang harus bergerak cepat mengejar kebutuhan pasar di seluruh wilayah Indonesia saat ini. Namun, kerusakan jalan, kecelakaan, hingga biaya infrastruktur terus membengkak akibat praktik ODOL berkepanjangan.

 

Program quick win Kemenhub menjadi sinyal keras era kompromi kendaraan ODOL mulai memasuki ujung cerita panjangnya. Pemerintah tampak ingin mengakhiri budaya kelebihan muatan menggunakan pendekatan teknologi pengawasan digital nasional modern. Jika berjalan konsisten, jalan raya Indonesia mungkin tidak lagi dikuasai truk raksasa bermuatan brutal. R-02

Editor: Krisman
Tags :Truk ODOLKemenhubTransportasi DaratInfo Lalu Lintas

BERITA TERKAIT :

  • Harga Avtur Naik per Mei 2026, Kemenhub Evaluasi Tarif Tiket Pesawat

    Harga Avtur Naik per Mei 2026, Kemenhub Evaluasi Tarif Tiket Pesawat

    Ekonomi •
    06/05/2026 ❘ 16:16 WIB
  • Kemenhub Audit Green SM Usai Tabrakan Maut Bekasi, Ancaman Sanksi Menguat

    Kemenhub Audit Green SM Usai Tabrakan Maut Bekasi, Ancaman Sanksi Menguat

    Nasional •
    29/04/2026 ❘ 16:04 WIB
  • Tak Hanya Razia, Polisi Cegat Pengendara di Tol Permai Karena Alasan Tak Terduga Ini
    Mudik 2026

    Tak Hanya Razia, Polisi Cegat Pengendara di Tol Permai Karena Alasan Tak Terduga Ini

    Riau •
    10/03/2026 ❘ 16:33 WIB
  • Daftar Lengkap Titik Rawan Kecelakaan Mudik Riau 2026: Hindari KM Ini!

    Daftar Lengkap Titik Rawan Kecelakaan Mudik Riau 2026: Hindari KM Ini!

    Riau •
    07/03/2026 ❘ 21:26 WIB
  • Truk ODOL Bisa Dipidana 18 Bulan Penjara dan Denda Rp 1,5 Miliar, Tapi Tak Pernah Diterapkan

    Truk ODOL Bisa Dipidana 18 Bulan Penjara dan Denda Rp 1,5 Miliar, Tapi Tak Pernah Diterapkan

    Hukrim •
    14/02/2026 ❘ 12:39 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • TPP Ribuan Guru PPPK Diduga Digelapkan, Kejari Rohil Tahan PPTK dan Bendahara Dinas Pendidikan

    TPP Ribuan Guru PPPK Diduga Digelapkan, Kejari Rohil Tahan PPTK dan Bendahara Dinas Pendidikan

    22/06/2026  ❘  21:50 WIB
  • Tragis, Pelajar SMP di Selatpanjang Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Saat Mengejar Layang-Layang Putus

    Tragis, Pelajar SMP di Selatpanjang Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Saat Mengejar Layang-Layang Putus

    22/06/2026  ❘  18:06 WIB
  • Resmi Dimutasi! Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi Geser ke Rohil, Sosok AKBP Gede Datang dengan Pengalaman Bongkar Kasus Korupsi

    Resmi Dimutasi! Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi Geser ke Rohil, Sosok AKBP Gede Datang dengan Pengalaman Bongkar Kasus Korupsi

    26/06/2026  ❘  11:40 WIB
  • Nahkoda Baru RSUD Kepulauan Meranti Tancap Gas, Romy Haris Bergerak Cepat Atasi Berbagai Persoalan 

    Nahkoda Baru RSUD Kepulauan Meranti Tancap Gas, Romy Haris Bergerak Cepat Atasi Berbagai Persoalan 

    21/06/2026  ❘  21:17 WIB
  • Tak Ada Ruang bagi Predator Anak, Polres Meranti Ringkus Dua Terduga Pelaku di Tebing Tinggi Timur

    Tak Ada Ruang bagi Predator Anak, Polres Meranti Ringkus Dua Terduga Pelaku di Tebing Tinggi Timur

    20/06/2026  ❘  15:43 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan