Lawan Arus Berujung Maut: Motor Hantam Truk di Soekarno Hatta, Saliwar Tewas!
Ilustrasi kecelakaan maut antara motor dan truk. Foto: SM News/Created by AI
RIAU, SabangMerauke News - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Pekanbaru, Selasa siang, 5 Mei 2026. Insiden ini melibatkan sepeda motor dan truk box dengan dampak fatal di lokasi kejadian. Satu pengendara motor meninggal dunia setelah benturan keras di jalur padat tersebut.
Peristiwa berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB di jalur barat kawasan Tuah Madani. Titik kejadian berada dekat U-Turn Elang Auto yang dikenal ramai oleh kendaraan harian. Lokasi ini memiliki karakter jalan satu arah dengan putaran balik yang kerap memicu risiko.
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Satrio BW Wicaksana, menyebut korban meninggal di tempat. “Korban satu orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar Satrio BW Wicaksana. Ia memastikan evakuasi langsung dilakukan menuju rumah sakit terdekat.
Korban diketahui bernama Saliwar, berusia 53 tahun, dengan pekerjaan wiraswasta. Ia merupakan warga Jalan Mangga II, Kelurahan Perhentian Marpoyan. Kecamatan Marpoyan Damai. Luka berat terlihat pada bagian kepala serta dada akibat benturan keras.
Jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Arifin Ahmad untuk penanganan lebih lanjut. Proses evakuasi berlangsung cepat guna menghindari kemacetan panjang di lokasi. Arus lalu lintas sempat tersendat akibat insiden tersebut.
Kendaraan yang terlibat terdiri dari sepeda motor Suzuki Spin dan truk box Hino. Truk tersebut dikemudikan oleh Joni Saputra, berusia 46 tahun, sebagai sopir angkutan barang. Kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup serius pada bagian depan akibat benturan.
Hasil olah tempat kejadian menunjukkan motor bergerak dari arah utara menuju selatan. Jalur tersebut merupakan jalur barat dengan sistem satu arah yang cukup padat. Kondisi ini memperkecil ruang gerak kendaraan saat terjadi manuver mendadak.
Polisi menduga korban melaju melawan arus sebelum tabrakan terjadi di lokasi tersebut. “Diduga korban melawan arus lalu lintas hingga bertabrakan dengan truk dari arah berlawanan,” kata Satrio BW Wicaksana. Dugaan ini masih didalami melalui penyelidikan lanjutan.
Benturan keras membuat sepeda motor mengalami kerusakan pada bagian depan serta samping. Sementara truk mengalami kerusakan di bagian depan akibat hantaman langsung. Nilai kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp5 juta dari insiden ini.
Karakter jalan menjadi faktor penting dalam kecelakaan yang terjadi di lokasi tersebut. Jalur beraspal satu arah dengan keberadaan U-Turn menciptakan potensi konflik arus kendaraan. Situasi ini sering dimanfaatkan pengendara untuk memotong jalur secara berisiko.
Polisi masih mengumpulkan keterangan tambahan untuk memastikan penyebab utama kecelakaan maut ini. Beberapa saksi di lokasi juga telah dimintai informasi terkait detik-detik kejadian. Rekaman visual sekitar lokasi turut diperiksa untuk memperkuat kronologi.
“Penyelidikan masih berjalan untuk memastikan faktor penyebab pasti kecelakaan ini,” ujar Satrio BW Wicaksana. Ia menegaskan semua aspek akan diperiksa secara menyeluruh sebelum kesimpulan akhir diumumkan. Proses ini penting untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.
Kecelakaan ini kembali menyoroti kebiasaan melawan arus yang masih terjadi di jalan kota. Perilaku tersebut sering dianggap jalan pintas tanpa mempertimbangkan risiko keselamatan. Padahal dampaknya bisa berujung fatal seperti yang terjadi siang itu.
Jalan Soekarno-Hatta dikenal sebagai salah satu jalur utama dengan arus kendaraan tinggi. Kombinasi kendaraan besar dan kecil menuntut disiplin tinggi dari setiap pengendara. Sedikit kesalahan bisa berubah menjadi kecelakaan serius dalam hitungan detik.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas setiap saat. Keselamatan tidak hanya bergantung pada kondisi jalan, tetapi juga pada perilaku pengendara. Satu keputusan keliru di jalan bisa berujung pada kehilangan nyawa tanpa kesempatan kedua. R-02

