Terungkap! Pembunuhan Lansia Pekanbaru Diduga Direncanakan Menantu Sendiri
Penyelidikan kasus pembunuhan Dumaris Deniwati Boru Sitio memasuki tahap penting dengan temuan baru. Foto : Istimewa
Pekanbaru, SABANGMERAUKE NEWS - Penyelidikan kasus pembunuhan Dumaris Deniwati Boru Sitio memasuki tahap penting dengan temuan baru. Aparat dari Polda Riau mengantongi identitas terduga pelaku utama berdasarkan analisis rekaman CCTV. Dugaan mengarah pada sosok menantu korban yang kini dalam pengejaran intensif petugas.
Kabid Humas Polda Riau Zahwani Pandra Arsyad menyampaikan perkembangan terbaru kepada publik melalui keterangan resmi. “Penyidik sudah mengarah pada satu orang yang patut diduga sebagai pelaku,” ujarnya. “Namun masih dibutuhkan alat bukti kuat sebelum penetapan tersangka resmi dilakukan penyidik,” lanjutnya.
Tim penyidik kembali melakukan olah tempat kejadian perkara lanjutan untuk memperjelas kronologi kejadian tragis. Olah TKP kedua digelar guna mengurai detail peristiwa kematian korban secara menyeluruh. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap bukti mendukung konstruksi perkara secara akurat dan kuat.
Sejauh ini, empat saksi telah dimintai keterangan guna memperkuat rangkaian bukti penyidikan kasus tersebut. Pemeriksaan saksi dilakukan bersamaan dengan pendalaman rekaman kamera pengawas yang terpasang dalam rumah korban. CCTV mulai aktif sejak awal April setelah adanya dugaan percobaan pembobolan kamar sebelumnya.
Polisi menemukan indikasi kuat hubungan keluarga antara korban dengan terduga pelaku utama berinisial AF. AF diketahui merupakan menantu korban dari anak pertama bernama Arnold Meha menurut keterangan polisi. Saat ini, aparat masih melakukan pengejaran intensif terhadap AF yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa.
Selain AF, penyidik juga mengidentifikasi keberadaan pria lain yang diduga melakukan kekerasan terhadap korban. Pria tersebut terlihat dalam rekaman CCTV membawa balok kayu dan menyerang korban secara brutal. Identitas pria itu masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh aparat kepolisian setempat.
Rekaman CCTV memperlihatkan kronologi awal kedatangan para pelaku sebelum aksi kejahatan terjadi di rumah korban. Sebuah mobil berwarna hitam terlihat parkir di depan rumah sebelum beberapa orang memasuki lokasi. Seorang perempuan berbaju hitam masuk lebih dahulu diikuti wanita berjaket hoodie serta dua pria.
Korban kemudian keluar dari kamar dan membuka pintu untuk menyambut tamu yang datang. Perempuan berbaju hitam menyalami korban sebelum keduanya duduk dan terlibat percakapan singkat. Situasi tampak normal hingga pelaku pria tiba-tiba melakukan serangan menggunakan balok kayu.
Serangan dilakukan secara mendadak dengan menghantam kepala korban berulang kali hingga korban terkulai. Para pelaku sempat menoleh ke arah kamera pengawas sebelum merusak perangkat tersebut secara sengaja. Aksi perusakan dilakukan guna menghilangkan jejak visual yang dapat mengungkap identitas pelaku.
Selain melakukan kekerasan, pelaku juga membawa kabur sejumlah barang berharga milik korban setelah kejadian. Barang yang hilang meliputi perhiasan serta uang tunai dalam berbagai mata uang asing milik korban. Polisi masih mendata kerugian total sambil terus memburu pelaku utama dalam kasus tersebut.(R-03)

