Ini Daftar Fitur WhatsApp Plus Berbayar, Harga Mencapai Rp 50 Ribu per Bulan
Ilustrasi WhatsApp Plus. Foto: Dok SM News
JAKARTA, SabangMerauke News - WhatsApp mulai menguji layanan berbayar terbarunya, WhatsApp Plus, yang menghadirkan sejumlah fitur premium bagi pengguna. Eropa menjadi wilayah pertama yang kebagian layanan ini. Layanan ini dilaporkan telah muncul di sejumlah akun pengguna, termasuk konsultan media sosial Matt Navarra.
Langkah ini menandai babak baru dalam pengembangan layanan WhatsApp yang selama ini dikenal sebagai aplikasi perpesanan gratis. Dengan hadirnya WhatsApp Plus, pengguna kini memiliki opsi tambahan untuk meningkatkan pengalaman penggunaan melalui fitur-fitur eksklusif yang tidak tersedia pada versi standar.
Dalam pernyataan resmi kepada media teknologi TechCrunch, juru bicara Meta mengonfirmasi bahwa perusahaan memang tengah menguji model langganan opsional tersebut. Menurutnya, layanan ini dirancang khusus bagi pengguna yang menginginkan lebih banyak fleksibilitas dalam mengatur tampilan dan pengalaman penggunaan aplikasi.
“WhatsApp sedang menguji langganan opsional baru bernama WhatsApp Plus, yang dirancang untuk pengguna yang ingin lebih banyak cara dalam mengatur dan mempersonalisasi pengalaman mereka,” ujar perwakilan Meta.
Dalam tahap uji coba ini, WhatsApp Plus menghadirkan berbagai fitur premium yang berfokus pada personalisasi. Beberapa di antaranya termasuk peningkatan jumlah chat yang dapat disematkan (pin), pilihan tema baru, serta pengaturan notifikasi yang lebih fleksibel.
Meta juga menegaskan bahwa pengujian ini dilakukan secara terbatas dengan tujuan mengumpulkan masukan dari pengguna. Hal tersebut penting untuk memastikan bahwa fitur-fitur yang dikembangkan benar-benar memberikan nilai tambah sebelum dirilis secara luas.
Biaya Langganan WhatsApp Plus
Hingga saat ini, Meta belum mengumumkan harga resmi untuk layanan tersebut. Namun, laporan dari situs pembocor fitur WhatsApp, WABetaInfo, menyebutkan bahwa biaya langganan WhatsApp Plus diperkirakan sekitar 2,49 euro atau setara Rp50 ribuan per bulan untuk wilayah Eropa.
Harga tersebut dinilai masih dapat berubah, terutama karena faktor pajak dan kebijakan regional. Sebagai perbandingan, di Pakistan biaya langganan disebut mencapai 229 PKR atau sekitar Rp14 ribuan per bulan.
Menariknya, WhatsApp juga dikabarkan akan menyediakan masa uji coba gratis selama satu bulan bagi sebagian pengguna. Sistem pembayarannya sendiri menggunakan skema langganan bulanan dengan perpanjangan otomatis. Pengguna tetap memiliki kendali penuh untuk membatalkan langganan kapan saja melalui platform seperti Google Play, dengan syarat dilakukan setidaknya 24 jam sebelum periode penagihan berikutnya.
Fokus pada Personalisasi Tampilan
Berdasarkan laporan WABetaInfo, WhatsApp Plus tidak mengubah fungsi inti aplikasi, melainkan menambahkan fitur pelengkap yang berfokus pada estetika dan kenyamanan penggunaan. Artinya, fitur utama seperti berkirim pesan, panggilan suara, hingga berbagi status tetap dapat digunakan secara gratis oleh seluruh pengguna.
Selain itu, aspek keamanan juga tidak mengalami perubahan. WhatsApp tetap mempertahankan sistem enkripsi end-to-end untuk memastikan privasi percakapan pengguna tetap terjaga.
Salah satu fitur unggulan dalam paket ini adalah peningkatan jumlah chat yang dapat disematkan. Jika pada versi gratis pengguna hanya bisa menyematkan hingga tiga chat, pada WhatsApp Plus jumlah tersebut meningkat drastis hingga 20 chat sekaligus. Fitur ini tentu akan sangat membantu pengguna dalam mengakses percakapan penting tanpa harus menggulir layar.
Tak hanya itu, pengguna juga dapat mengatur tema aplikasi dengan lebih luas. WhatsApp Plus menyediakan 18 pilihan warna baru yang mencakup berbagai gaya, mulai dari warna cerah hingga nuansa gelap elegan seperti Vibrant Blue, Royal Purple, hingga Charcoal Grey.
Setelah memilih tema, seluruh tampilan antarmuka aplikasi akan menyesuaikan warna tersebut, menggantikan warna hijau khas WhatsApp yang selama ini menjadi identitas utama aplikasi.
Pengalaman personalisasi juga diperluas melalui pengaturan nada dering dan notifikasi. Dalam versi premium ini, pengguna bisa mengatur nada untuk beberapa chat sekaligus dalam satu daftar. Selain itu, tersedia pula 10 nada dering eksklusif tambahan yang tidak tersedia di versi gratis.
WhatsApp Plus juga menghadirkan fitur penggantian ikon aplikasi. Paket ini disebut menyediakan hingga 14 pilihan ikon berbeda, mulai dari desain klasik hingga tema kreatif seperti efek cahaya, kosmik, hingga tampilan minimalis.
Fitur menarik lainnya adalah akses ke stiker premium dengan efek animasi khusus. Stiker ini dilengkapi overlay visual yang dapat muncul di layar chat dan bahkan bisa dilihat oleh penerima pesan, meskipun mereka tidak berlangganan layanan WhatsApp Plus.
Masih Tahap Uji Coba Terbatas
Saat ini, WhatsApp Plus masih berada dalam tahap uji coba terbatas dan baru tersedia bagi sebagian kecil pengguna, terutama mereka yang menggunakan versi beta Android. Peluncuran fitur ini dilakukan secara bertahap dan diperkirakan akan menjangkau lebih banyak pengguna dalam beberapa minggu ke depan.
Meski demikian, belum ada kepastian kapan layanan ini akan dirilis secara global, termasuk ke wilayah di luar Eropa. Meta tampaknya masih ingin memastikan bahwa model langganan ini diterima dengan baik oleh pengguna sebelum memperluas jangkauannya.
Kehadiran WhatsApp Plus menjadi sinyal bahwa Meta mulai mengeksplorasi sumber pendapatan baru dari aplikasi perpesanan yang selama ini bebas biaya. Namun, dengan tetap mempertahankan fitur inti secara gratis, perusahaan berupaya menjaga keseimbangan antara monetisasi dan kenyamanan pengguna.
Jika uji coba ini berhasil, bukan tidak mungkin WhatsApp Plus akan menjadi bagian permanen dari ekosistem WhatsApp di masa mendatang, menghadirkan pengalaman yang lebih personal tanpa mengorbankan fungsi utama aplikasi. (R-03)

