Resmi! PLN Ganti Komisaris, Nama Pejabat ESDM Ini Jadi Sorotan
PT PLN Persero mengumumkan perubahan struktur Dewan Komisaris melalui keterbukaan informasi resmi perusahaan nasional. Foto : Istimewa
Jakarta, SABANGMERAUKE NEWS - PT PLN Persero mengumumkan perubahan struktur Dewan Komisaris melalui keterbukaan informasi resmi perusahaan nasional.
Keputusan tersebut menetapkan pengangkatan Ahmad Erani Yustika sebagai komisaris menggantikan Dadan Kusdiana sebelumnya.
Langkah ini tertuang dalam keputusan pemegang saham bernomor 243 Tahun 2026 terkait perubahan susunan pengawas.
Manajemen PLN menyampaikan keputusan tersebut melalui dokumen resmi yang dipublikasikan kepada publik luas.
“Memberhentikan dengan hormat Sdr. Dadan Kusdiana sebagai Komisaris Perseroan,” tulis manajemen dalam keterangan resmi.
“Mengangkat Sdr. Ahmad Erani Yustika sebagai Komisaris Perseroan,” lanjut pernyataan tertulis yang sama tersebut.
Perusahaan menegaskan pergantian ini tidak memberikan dampak material terhadap kinerja operasional perusahaan saat ini.
Kegiatan bisnis tetap berjalan normal sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik berkelanjutan.
Kepatuhan terhadap regulasi nasional tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan strategis perusahaan.
Ahmad Erani Yustika diketahui menjabat Sekretaris Jenderal Kementerian Energi sejak September tahun 2025 lalu.
Selain itu, ia juga menjalankan tugas sebagai Sekretaris Satgas percepatan hilirisasi energi nasional strategis.
Pengalaman tersebut memperkuat kapasitasnya dalam mendukung kebijakan sektor energi dalam lingkup nasional.
Sementara itu, Dadan Kusdiana diberhentikan secara hormat dari jabatannya sebagai komisaris perusahaan energi tersebut.
Pergantian ini dinilai sebagai bagian penyegaran struktur organisasi guna meningkatkan efektivitas pengawasan perusahaan.
Perubahan jajaran komisaris lazim terjadi sebagai respons dinamika bisnis dan kebutuhan strategis perusahaan nasional.
Susunan Dewan Komisaris PLN kini dipimpin Burhanuddin Abdullah sebagai Komisaris Utama merangkap independen.
Wakil Komisaris Utama dijabat Suahasil Nazara bersama sejumlah komisaris dan komisaris independen lainnya.
Nama lain dalam struktur termasuk Aminuddin Ma’ruf, Jisman Hutajulu, hingga Andi Arief sebagai pengawas independen.
PLN memastikan seluruh jajaran komisaris baru akan menjalankan fungsi pengawasan sesuai mandat perusahaan negara.
Perusahaan menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam menjaga stabilitas sektor ketenagalistrikan nasional.
Langkah ini diharapkan memperkuat peran PLN dalam menghadapi tantangan transisi energi ke depan.(R-03)

