Konflik Panas di Militer AS, John Phelan Dicopot Setelah Langgar Rantai Komando
Menteri Angkatan Laut Amerika Serikat John Phelan mundur mendadak di tengah konflik internal serius. Foto : Istimewa
Washington, SABANGMERAUKE NEWS - Menteri Angkatan Laut Amerika Serikat John Phelan mundur mendadak di tengah konflik internal serius.
Pengunduran diri Phelan diumumkan Pentagon dan langsung berlaku efektif sejak Kamis waktu setempat.
Langkah ini terjadi setelah pemecatan sejumlah perwira tinggi militer di tengah ketegangan konflik Iran.
Situasi memperlihatkan retakan serius dalam kepemimpinan pertahanan Amerika Serikat saat ini berlangsung.
Juru bicara Pentagon Sean Parnell memastikan keputusan tersebut melalui pernyataan resmi di media sosial.
“Phelan meninggalkan pemerintahan, berlaku segera,” ujar Sean Parnell dalam pernyataan resmi tersebut.
Posisi itu sementara diisi Wakil Menteri Hung Cao guna menjaga stabilitas organisasi militer.
Laporan media Amerika menyebut Menteri Pertahanan Pete Hegseth memecat langsung Phelan dari jabatannya.
Sumber internal menyebut konflik keduanya dipicu perbedaan sikap terhadap rantai komando militer.
“Dia tidak mengerti posisinya, tugasnya mengikuti perintah, bukan menentukan arah kebijakan,” kata sumber.
Ketegangan semakin meningkat karena Phelan disebut sering berkomunikasi langsung dengan Presiden Trump.
Langkah itu dianggap melanggar struktur komando dan memicu ketidakpercayaan dari Menteri Pertahanan.
Sumber lain menyebut hubungan keduanya tidak harmonis sejak awal masa kerja berlangsung intens.
Isu proyek pembangunan kapal perang juga disebut menjadi pemicu utama konflik internal tersebut berkembang.
Program ambisius armada baru dinilai berjalan lambat dan memicu tekanan dari lingkar kekuasaan presiden.
Ketidaksepakatan strategi memperbesar konflik hingga berujung pencopotan dari jabatan strategis penting tersebut.
“Terima kasih atas pengabdian Phelan bagi Departemen dan Angkatan Laut,” ujar Sean Parnell dalam pernyataan.
Ia menambahkan harapan terbaik bagi masa depan Phelan setelah meninggalkan jabatan penting tersebut.
Pernyataan itu menutup spekulasi awal terkait status pengunduran diri yang sebelumnya simpang siur berkembang.
John Phelan dikenal sebagai pengusaha sipil tanpa latar belakang militer sebelum menjabat posisi strategis.
Ia dilantik Maret 2025 setelah mendapat dukungan penuh Presiden Trump sejak masa kampanye sebelumnya.
Kedekatan itu terlihat saat keduanya mempromosikan proyek armada kapal perang bernama Golden Fleet bersama.
Analis menyebut pencopotan ini juga terkait dinamika politik internal basis pendukung presiden Amerika Serikat.
“Seseorang akan disalahkan atas lambatnya program, itu bagian dari dinamika kekuasaan,” kata Andrew Peek.
Ia menilai pergantian ini memperkuat posisi figur yang lebih dipercaya lingkar pendukung inti presiden.(R-03)

