SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Kepala DLH Rohil Datangi Dapur MBG, Ka SPPG Yayasan Harapan Raya Mandiri "Menghilang"

      Kepala DLH Rohil Datangi Dapur MBG, Ka SPPG Yayasan Harapan Raya Mandiri "Menghilang"

      10/06/2026  ❘  19:59 WIB
    • Daftar 18 Pejabat Pemko Pekanbaru yang Dilantik Hari Ini, 3 Orang Kepala Dinas

      Daftar 18 Pejabat Pemko Pekanbaru yang Dilantik Hari Ini, 3 Orang Kepala Dinas

      10/06/2026  ❘  12:46 WIB
    • Kejar PAD dan Cegah Kebocoran, Pemkab Kepulauan Meranti dan BRK Syariah Perkuat Digitalisasi Transaksi Daerah

      Kejar PAD dan Cegah Kebocoran, Pemkab Kepulauan Meranti dan BRK Syariah Perkuat Digitalisasi Transaksi Daerah

      10/06/2026  ❘  12:00 WIB
    • Honda Revo Tergilas Truk Fuso, Tiga Pelajar SMA Panti Tewas Seketika

      Honda Revo Tergilas Truk Fuso, Tiga Pelajar SMA Panti Tewas Seketika

      10/06/2026  ❘  10:57 WIB
  • Nasional
    • Anggota DPD RI Penrad Siagian Nilai DPR Kembali Khianati Semangat Reformasi Lewat UU Polri

      Anggota DPD RI Penrad Siagian Nilai DPR Kembali Khianati Semangat Reformasi Lewat UU Polri

      10/06/2026  ❘  18:40 WIB
    • Anggaran Dinilai Tak Cukup, Amran Usulkan Tambahan Rp22 Triliun untuk Pertanian

      Anggaran Dinilai Tak Cukup, Amran Usulkan Tambahan Rp22 Triliun untuk Pertanian

      10/06/2026  ❘  16:16 WIB
    • AHY Tersengat Isu Dapur MBG, Demokrat Langsung Membantah

      AHY Tersengat Isu Dapur MBG, Demokrat Langsung Membantah

      10/06/2026  ❘  16:13 WIB
    • Motor Listrik MBG Rp1 Triliun yang Diduga Dimark-up Dadan Sudah Dirakit, Kini Mau Dipakai Buat Apa?

      Motor Listrik MBG Rp1 Triliun yang Diduga Dimark-up Dadan Sudah Dirakit, Kini Mau Dipakai Buat Apa?

      10/06/2026  ❘  16:10 WIB
  • Ekonomi
    • Rupiah Menguat ke Rp17.944 per Dolar AS Setelah Langkah Agresif BI

      Rupiah Menguat ke Rp17.944 per Dolar AS Setelah Langkah Agresif BI

      10/06/2026  ❘  20:15 WIB
    • Saat Asia Berdarah, IHSG Justru Mengamuk dan Bikin Bursa Saham Kaget

      Saat Asia Berdarah, IHSG Justru Mengamuk dan Bikin Bursa Saham Kaget

      10/06/2026  ❘  20:02 WIB
    • Pantau Ketersediaan Pangan, Pemko Pekanbaru Dapati Sejumlah Harga Komoditi Turun

      Pantau Ketersediaan Pangan, Pemko Pekanbaru Dapati Sejumlah Harga Komoditi Turun

      10/06/2026  ❘  19:41 WIB
    • Tawarkan Beragam Menu Menarik Dengan Harga Terjangkau,  Kedai Kopi K Tiga Kini Hadir di Pekanbaru

      Tawarkan Beragam Menu Menarik Dengan Harga Terjangkau,  Kedai Kopi K Tiga Kini Hadir di Pekanbaru

      10/06/2026  ❘  12:44 WIB
  • Politik
    • Datang ke Istana Bersama Luhut, Chatib Basri Akhirnya Buka Suara Soal Jabatan Menkeu

      Datang ke Istana Bersama Luhut, Chatib Basri Akhirnya Buka Suara Soal Jabatan Menkeu

      09/06/2026  ❘  19:17 WIB
    • Dari Demo Jalanan ke Lingkar Kekuasaan, Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo

      Dari Demo Jalanan ke Lingkar Kekuasaan, Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo

      08/06/2026  ❘  11:49 WIB
    • Pigai Bikin Geger! Usul Sipil Duduki Jabatan Polri Picu Gelombang Perdebatan Nasional

      Pigai Bikin Geger! Usul Sipil Duduki Jabatan Polri Picu Gelombang Perdebatan Nasional

      06/06/2026  ❘  19:35 WIB
    • Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      03/06/2026  ❘  15:16 WIB
  • Hukrim
    • Jaksa KPK: Kesaksian Dani dan Arief Bikin Dakwaan Makin Tajam, Jalur Setoran Terbuka

      Jaksa KPK: Kesaksian Dani dan Arief Bikin Dakwaan Makin Tajam, Jalur Setoran Terbuka

      10/06/2026  ❘  21:11 WIB
    • Dani Bongkar Aliran Dana Rp1 Miliar Berkode Volcom dan Kembali Sebut Nama Abdul Wahid

      Dani Bongkar Aliran Dana Rp1 Miliar Berkode Volcom dan Kembali Sebut Nama Abdul Wahid

      10/06/2026  ❘  20:37 WIB
    • Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

      Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

      10/06/2026  ❘  16:53 WIB
    • Anak Riza Chalid Tak Lolos Banding, Hukuman Tetap 15 Tahun dengan Beban Rp13,4 Triliun

      Anak Riza Chalid Tak Lolos Banding, Hukuman Tetap 15 Tahun dengan Beban Rp13,4 Triliun

      10/06/2026  ❘  16:22 WIB
  • Umum
    • Terkuak! Ini Daftar SMA-SMK Negeri di Pekanbaru yang Rekrut 953 Siswa di Luar Sistem SPMB 2025

      Terkuak! Ini Daftar SMA-SMK Negeri di Pekanbaru yang Rekrut 953 Siswa di Luar Sistem SPMB 2025

      09/06/2026  ❘  15:04 WIB
    • Hari Ini Penerimaan Murid Baru SMA-SMK Negeri di Riau Dimulai, Ini Jadwal dan Tahapannya

      Hari Ini Penerimaan Murid Baru SMA-SMK Negeri di Riau Dimulai, Ini Jadwal dan Tahapannya

      08/06/2026  ❘  08:32 WIB
    • BPOM Bongkar Kopi Lokal Berbahaya, Bisa Picu Gagal Ginjal hingga Kematian

      BPOM Bongkar Kopi Lokal Berbahaya, Bisa Picu Gagal Ginjal hingga Kematian

      07/06/2026  ❘  18:09 WIB
    • Duduk Terlalu Lama dan Stres Kerja Bisa Bikin Gemuk, Ini Temuan Mengejutkan Peneliti Dunia

      Duduk Terlalu Lama dan Stres Kerja Bisa Bikin Gemuk, Ini Temuan Mengejutkan Peneliti Dunia

      07/06/2026  ❘  08:08 WIB
  • Riau
    • Ibu dan Anak Tabrak ATM BNI di Selatpanjang, Kaca Pecah, Korban Alami Luka Ringan

      Ibu dan Anak Tabrak ATM BNI di Selatpanjang, Kaca Pecah, Korban Alami Luka Ringan

      10/06/2026  ❘  20:03 WIB
    • Plt Gubernur Riau Instruksikan Kadis PUPR dan Kepala UPT Tingkatkan Pengawasan Infrastruktur di Lapangan

      Plt Gubernur Riau Instruksikan Kadis PUPR dan Kepala UPT Tingkatkan Pengawasan Infrastruktur di Lapangan

      10/06/2026  ❘  19:47 WIB
    • Tak Hadir Ujian CAT, Dua Calon Anggota KPID Riau Dipastikan Langsung Gugur

      Tak Hadir Ujian CAT, Dua Calon Anggota KPID Riau Dipastikan Langsung Gugur

      10/06/2026  ❘  15:33 WIB
    • Alami Gangguan Kesehatan, Enam Jemaah Haji Riau Masih Menjalani Perawatan di Batam

      Alami Gangguan Kesehatan, Enam Jemaah Haji Riau Masih Menjalani Perawatan di Batam

      10/06/2026  ❘  15:29 WIB
  • Sport
    • Saat 88 Ribu Orang Memanggil Messi, Argentina Menutup Laga Ujicoba Dengan Pesta

      Saat 88 Ribu Orang Memanggil Messi, Argentina Menutup Laga Ujicoba Dengan Pesta

      10/06/2026  ❘  14:08 WIB
    • Ole Romeny Menggila, Indonesia Bungkam Mozambik dan Bikin Ranking FIFA Merangkak Naik

      Ole Romeny Menggila, Indonesia Bungkam Mozambik dan Bikin Ranking FIFA Merangkak Naik

      10/06/2026  ❘  08:11 WIB
    • John Herdman Pasang Target Gila! Timnas Indonesia Tak Cuma Menang, Mozambik Harus Dibungkam

      John Herdman Pasang Target Gila! Timnas Indonesia Tak Cuma Menang, Mozambik Harus Dibungkam

      09/06/2026  ❘  10:24 WIB
    • Jhon Arias Menggila! Kolombia Hajar Yordania, Alarm Bahaya Piala Dunia 2026 Mulai Berbunyi

      Jhon Arias Menggila! Kolombia Hajar Yordania, Alarm Bahaya Piala Dunia 2026 Mulai Berbunyi

      08/06/2026  ❘  11:20 WIB
  • Opini
    • Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      10/06/2026  ❘  19:27 WIB
    • PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      05/06/2026  ❘  12:26 WIB
    • Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      01/06/2026  ❘  15:34 WIB
    • Magnifica Humanitas sebagai Seruan Moral di Tengah Revolusi AI

      Magnifica Humanitas sebagai Seruan Moral di Tengah Revolusi AI

      29/05/2026  ❘  07:00 WIB
  • Internasional
    • New York Mendadak “Lockdown”, Kedatangan Donald Trump Bikin Manhattan Lumpuh Total

      New York Mendadak “Lockdown”, Kedatangan Donald Trump Bikin Manhattan Lumpuh Total

      09/06/2026  ❘  12:42 WIB
    • Sah! Belgia Resmikan PSK Jadi Pekerja Formal, Kini Bisa Dapat Pesangon dan Asuransi

      Sah! Belgia Resmikan PSK Jadi Pekerja Formal, Kini Bisa Dapat Pesangon dan Asuransi

      08/06/2026  ❘  07:50 WIB
    • Konflik Iran Memanas, Paus Leo XIV Tolak Pembenaran Perang AS

      Konflik Iran Memanas, Paus Leo XIV Tolak Pembenaran Perang AS

      07/06/2026  ❘  13:52 WIB
    • Gila! Pemuda Ini Nginap di Hotel Mewah Rp19 Juta Semalam Cuma Bayar Rp160 Doang

      Gila! Pemuda Ini Nginap di Hotel Mewah Rp19 Juta Semalam Cuma Bayar Rp160 Doang

      05/06/2026  ❘  11:14 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Skandal "Jatah Preman"

Daripada Kursi Melayang Mending Utang Segudang: Jurus 'Setor atau Mundur' ala Pejabat Dinas PUPR Riau

23/04/2026  ❘  14:42 WIB • Hukrim
Bagikan :
Daripada Kursi Melayang Mending Utang Segudang: Jurus

Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid, meninggalkan memasuki ruang sidang di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Rabu, 22 April 2026. (ist)

RIAU, SabangMerauke News - Sidang korupsi dengan terdakwa Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid, kembali mengungkap fakta mengejutkan soal setoran '7 batang'. Kepala UPT Khairil Anwar mengaku terpaksa setor ratusan juta rupiah demi mengamankan kursi jabatannya. Nyali saksi ciut akibat ancaman mutasi pimpinan jika tidak segera memberikan uang haram tersebut.

Agenda sidang berlangsung di Pengadilan Tipikor Pekanbaru pada Kamis, 23 April 2026. Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) menghadirkan empat saksi guna membongkar praktik pemerasan anggaran. Khairil Anwar selaku Kepala UPT Wilayah Satu membeberkan kronologi aliran dana haram secara rinci.

Pergeseran anggaran tahun 2025 menjadi pintu masuk utama aksi lancung ini. Pagu dana awal sebesar Rp15 miliar melompat drastis hingga angka Rp33 miliar. Perubahan fantastis tersebut terjadi hanya dalam tiga kali pergeseran anggaran proyek pembangunan infrastruktur jalan.

Awal Mei menjadi saksi dimulainya permintaan kontribusi wajib dari para kepala unit pelayanan teknis. Pembahasan berkembang dari potongan 2,5 persen, merangkak naik hingga menyentuh 5 persen. Besaran setoran tersebut menjadi syarat mutlak agar operasional proyek berjalan tanpa hambatan dari atasan.

"Saat itu disampaikan ada kebutuhan untuk Pak Gubernur lewat perintah Kepala Dinas Muhammad Arief," ujar Khairil. Saksi membeberkan keterangan tersebut di depan majelis hakim pimpinan Delta Tamtama. Informasi mengenai jatah uang pelicin datang melalui sosok orang kepercayaan bernama Feri di dinas.

Beberapa kepala unit sempat mendiskusikan keberatan atas besaran jatah haram yang diminta pimpinan tersebut. Banyak pejabat merasa jumlah permintaan dana terlalu tinggi bagi kemampuan kantong pribadi masing-masing mereka. Permintaan pengurangan persentase sempat diajukan, namun instruksi pimpinan pusat tetap tidak berubah sama sekali.

Muncul istilah nyeleneh "7 batang" yang menjadi kode rahasia uang pelicin sebesar Rp7 miliar. Khairil Anwar menyebut para sejawat akhirnya menyanggupi permintaan gila tersebut meskipun batin merasa tersiksa. Kekompakan dalam kesesatan ini terjadi karena adanya sistem komando yang sangat kaku di birokrasi.

"Kalau menyanggupi langsung, semua merasa satu komando dan terpaksa mengikuti perintah," tambahnya. Kesaksian ini menunjukkan betapa kuatnya tekanan struktural dalam lingkaran setan korupsi di bumi Riau. Para pejabat tingkat bawah tidak memiliki pilihan selain patuh demi menjaga keberlangsungan karier masa depan.

Drama penyerahan uang panas berlangsung sebanyak 4 kali di berbagai lokasi yang sangat tidak lazim. Penyerahan pertama senilai Rp300 juta berpindah tangan langsung di ruang kerja sang perantara pada Juni 2025. 

Lalu, sebanyak Rp100 juta dititipkan melalui tangan dingin sopir kepala dinas. Lokasi transaksi berpindah ke area parkir kedai kopi kawasan Jalan Sudirman yang sangat ramai orang. Bau amis korupsi tersamarkan oleh aroma kopi saat uang tersebut masuk ke dalam mobil jemputan sopir.

 

Khairil Anwar kembali menyetor dana tunai lagi sebesar Rp300 juta di kediaman pribadi Feri. Uang tersebut terdiri atas titipan rekan sejawat dan simpanan pribadi saksi guna menambal jatah. Suasana rumah tinggal menjadi tempat paling aman bagi mereka untuk menyembunyikan jejak aliran uang panas.

Penyerahan terakhir senilai Rp100 juta terjadi di ruang basement kantor dinas. Saksi menyerahkan bungkusan dana melalui Eri Ikhsan sebagai orang suruhan Kepala Dinas, Muhammad Arief. Kegelapan di lantai bawah gedung pemerintahan menyimpan rahasia besar tentang bagaimana anggaran proyek rakyat ini dirampok.

Total uang tunai yang mengalir dari kantong pribadi Khairil Anwar mencapai angka Rp800 juta. Saksi mengaku sangat kesulitan mengumpulkan dana sebanyak itu hanya dari hasil kegiatan resmi kedinasan. Cara-cara nekat akhirnya ditempuh demi memenuhi kewajiban setoran yang terus ditagih oleh oknum dinas.

Khairil Anwar terpaksa meminjam uang kepada anggota keluarga serta teman dekat demi menutupi jatah tersebut. Pinjaman dana dilakukan secara bertahap hingga menyentuh angka ratusan juta rupiah tanpa jaminan harta benda. Sampai detik ini beban utang tersebut masih menumpuk dan belum sanggup membayar kembali sama sekali.

"Saya berusaha mengumpulkan dari kegiatan, tapi tidak cukup hingga akhirnya pinjam sana-sini sekarang," ungkapnya. Kebutuhan mendesak gubernur menjadi beban berat yang harus ditanggung oleh para pejabat rendahan di daerah. Saksi nampak sangat menyesali keputusan tersebut, namun tidak berdaya melawan sistem yang sudah sangat rusak.

Ketakutan akan kehilangan jabatan menjadi motivasi utama saksi tetap mengikuti perintah sesat sang kepala dinas. Ancaman mutasi posisi kerja menjadi senjata ampuh untuk membungkam nurani para pejabat unit pelayanan teknis. Integritas aparatur sipil negara hancur berkeping-keping di bawah tekanan kekuasaan sang gubernur yang sedang berkuasa.

"Kami satu komando mengikuti perintah kepala dinas, juga ada rasa takut jika nanti diganti posisinya," tutupnya. Pernyataan tegas ini menjadi bukti nyata adanya praktik pemerasan yang terorganisir rapi dalam dinas terkait. Pola pengumpulan dana ilegal ini diduga sudah berlangsung lama tanpa terendus aparat penegak hukum sebelumnya.

JPU KPK menilai kesaksian Khairil Anwar sangat krusial guna menjerat para aktor intelektual korupsi anggaran. Fakta persidangan memperlihatkan betapa rapuhnya sistem pengawasan internal di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau saat ini. Masyarakat Riau menuntut keadilan segera ditegakkan atas kerugian besar dana pembangunan jalan yang telah dikorupsi.

Sidang akan terus berlanjut pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangan dari saksi kunci lainnya nanti. Nama-nama pejabat teras diperkirakan akan ikut terseret dalam pusaran skandal memalukan tujuh batang di Riau. Transformasi birokrasi yang bersih harus menjadi harga mati pasca terbongkarnya kasus yang sangat menjijikkan ini.

Ruang sidang penuh sesak dengan pengunjung yang ingin melihat wajah para perampok uang rakyat tersebut. Gubernur Abdul Wahid nampak tenang mendengarkan setiap butir kesaksian dari mantan anak buah setianya tersebut. Hukum harus bicara keras agar tidak ada lagi pejabat yang berani mempermainkan anggaran pembangunan infrastruktur.

 

Skandal DPA Riau menjadi pelajaran pahit tentang bagaimana kekuasaan absolut bisa merusak segalanya tanpa sisa. Rakyat Riau berharap pembangunan jalan tidak lagi menjadi lahan basah bagi oknum pejabat pemburu rupiah. Keadilan bagi pembayar pajak harus diperjuangkan lewat vonis majelis hakim yang adil serta sangat tegas.

Saksi Khairil Anwar kini tinggal menunggu nasib hukum atas keterlibatannya dalam pusaran dana haram pimpinan. Meskipun mengaku terpaksa tetapi aturan undang-undang tetap menuntut tanggung jawab penuh atas setiap aliran dana ilegal. Bumi Lancang Kuning butuh pembersihan total dari mentalitas pejabat yang gemar memeras bawahan demi keuntungan pribadi. R-02

Editor: Krisman
Tags :Korupsi PUPR RiauAbdul WahidTipikor PekanbaruBerita RiauKPK

BERITA TERKAIT :

  • Dompet Kering Jabatan Terancam, Kepala UPT Riau Nekat Pinjam Bank Buat
    Skandal "Jatah Preman"

    Dompet Kering Jabatan Terancam, Kepala UPT Riau Nekat Pinjam Bank Buat 'Sogok' Bos!

    Hukrim •
    23/04/2026 ❘ 14:27 WIB
  • Sungai Kuantan Tercemar Merkuri, Polisi Gempur Tambang Emas Ilegal Tanpa Ampun

    Sungai Kuantan Tercemar Merkuri, Polisi Gempur Tambang Emas Ilegal Tanpa Ampun

    Hukrim •
    23/04/2026 ❘ 13:35 WIB
  • KPK Usul Ketum Partai Cukup 2 Periode, Parpol Bereaksi Menolak Keras

    KPK Usul Ketum Partai Cukup 2 Periode, Parpol Bereaksi Menolak Keras

    Nasional •
    23/04/2026 ❘ 08:41 WIB
  • DPMPTSP Riau Kasih Deadline! Pengusaha Tambang Galian C Tak Berizin Wajib Segera Urus NIB

    DPMPTSP Riau Kasih Deadline! Pengusaha Tambang Galian C Tak Berizin Wajib Segera Urus NIB

    Riau •
    22/04/2026 ❘ 18:00 WIB
  • Sidang Korupsi

    Sidang Korupsi 'Jatah Preman' Dinas PUPR Riau Terdakwa Gubri Abdul Wahid Dkk, Kepala UPT Rio Andriandi Setor Rp 700 Juta

    Hukrim •
    22/04/2026 ❘ 16:01 WIB
Idul adha lindawati HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    31/05/2026  ❘  15:10 WIB
  • Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    03/06/2026  ❘  10:05 WIB
  • Kejari Kepulauan Meranti Terus Dalami Kasus Dugaan Korupsi BUMD PT Bumi Meranti, Kerugian Negara Masih Dihitung 

    Kejari Kepulauan Meranti Terus Dalami Kasus Dugaan Korupsi BUMD PT Bumi Meranti, Kerugian Negara Masih Dihitung 

    29/05/2026  ❘  19:14 WIB
  • Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    03/06/2026  ❘  17:47 WIB
  • Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    10/06/2026  ❘  16:53 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan