Sempat Dilarang Istri Keluar Rumah, Kakek Asal Kuansing Ditemukan Tak Bernyawa!
Sesosok mayat mengapung di Sungai Kuantan tepatnya di Desa Seberang Pulau Busuk, Kuansing, Kamis, 23 April 2026. (ist)
RIAU, SabangMerauke News - Warga Kabupaten Kuantan Singingi mendadak geger akibat penemuan sesosok mayat lelaki di sungai. Jasad mengapung tersebut terlihat di aliran Sungai Kuantan di wilayah Desa Seberang Pulau Busuk. Peristiwa yang mengejutkan masyarakat Inuman ini terjadi pada hari Kamis (23/4/2026) waktu pagi.
Awalnya, seorang warga sedang mencari ikan dan melihat benda mencurigakan hanyut terbawa arus air. Saksi lantas melaporkan temuan mengerikan itu kepada Anto selaku pemilik jasa kompang penyeberangan. Kabar duka tersebut seketika menyebar hingga membuat penduduk berbondong-bondong menuju ke tepian sungai.
Identitas jenazah lelaki malang ini akhirnya terungkap setelah melewati proses identifikasi di lapangan. Korban bernama Salim berusia tujuh puluh tahun merupakan penduduk asal Desa Banuaran Kuansing. Kakek malang tersebut ternyata sudah menghilang dari kediaman selama dua malam satu hari.
"Mayatnya sudah dievakuasi dan koordinasi dilakukan bersama petugas kepolisian guna penanganan lebih lanjut," kata Mahyudin. Kepala Desa Pulau Busuk tersebut memantau langsung proses pengangkatan jasad dari aliran sungai. Keluarga korban yang mendapat kabar duka segera meluncur menuju lokasi penemuan di Inuman.
Eman selaku keponakan korban merasa sangat terpukul melihat kondisi sang paman yang sudah tiada. Pihak keluarga sempat mencari keberadaan korban sejak korban meninggalkan rumah pada Selasa malam kemarin. Kondisi cuaca saat korban menghilang sedang turun hujan lebat usai waktu ibadah Magrib.
Terungkap fakta sedih bahwa almarhum Salim sedang menderita sakit pikun karena faktor usia. Istri korban sebenarnya sudah melarang sang suami pergi ke mana pun demi alasan keamanan. Namun, paman dari Eman tersebut diduga keluar rumah tanpa sepengetahuan anggota keluarga lainnya.
"Paman saya sudah pergi dari rumah sejak dua malam lalu," ungkap Eman. Keponakan korban memberikan keterangan tersebut saat ditemui di lokasi penemuan jasad sang paman. Keluarga memastikan bahwa sosok yang mengapung di air benar merupakan kerabat tercinta mereka sendiri.
Aparat kepolisian dari Polsek Cerenti segera mengamankan lokasi kejadian guna kepentingan penyelidikan awal. Petugas membantu menaikkan jenazah ke dalam mobil ambulans untuk dibawa pulang ke rumah. Isak tangis pecah saat jasad sang kakek tiba di kediaman duka Desa Banuaran.
Hingga saat ini polisi masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kematian warga lansia. Masyarakat diimbau selalu menjaga anggota keluarga yang sudah pikun agar kejadian tidak terulang. Proses evakuasi berjalan lancar berkat bantuan gotong royong warga desa di lokasi tersebut. R-02

