Aksi Nekat Pagi Hari, Pencuri Komponen Truk Diciduk di Halaman Polisi
Polisi memeriksa komponen truk yang dicuri oleh tersangka di Polres Pelalawan. (ist)
RIAU, SabangMerauke News - Pencurian komponen truk Colt Diesel terjadi nekat di depan pos polisi. Pelaku berinisial ASH, 39 tahun, ditangkap saat masih sibuk memasukkan barang curian ke tas. Peristiwa mengejutkan ini berlangsung di Jalan Lintas Timur KM 28, Desa Simpang Beringin, Kamis pagi, 16 April 2026.
Aksi tersebut seperti panggung terbuka tanpa tirai, berlangsung tepat di halaman pos lalu lintas. Pelaku terlihat santai membongkar komponen mesin seolah lokasi itu jauh dari pengawasan aparat. Namun, gerak mencurigakan itu justru menjadi awal petaka yang mengakhiri langkah pelaku seketika.
Kapolsek Bandar Sei Kijang, AKP Abdul Halim, menjelaskan kronologi penangkapan pelaku. Ia menyebut pelaku diamankan setelah seorang pengendara curiga melihat aktivitas tidak biasa. “Pelaku sudah diamankan dan kini menjalani pemeriksaan lanjutan di Polsek,” ujar AKP Abdul Halim, Minggu, 19 April 2026.
Kecurigaan muncul saat pelapor melihat pelaku memasukkan barang ke dalam karung goni besar. Tanpa banyak berpikir, pelapor langsung menghentikan kendaraan dan mengamankan pelaku di lokasi. Langkah cepat itu membuat pelaku gagal kabur meski situasi sempat terlihat sepi dari keramaian.
Setelah diamankan, pelapor segera menghubungi petugas lalu lintas serta unit reskrim terdekat. Petugas datang dan langsung melakukan pemeriksaan terhadap barang yang dibawa pelaku saat itu. Hasilnya cukup mencengangkan karena ditemukan berbagai komponen mesin dalam kondisi siap dibawa.
Barang bukti meliputi dinamo starter, kabel central, hingga filter solar dari kendaraan tersebut. Komponen itu diketahui berasal dari mobil Mitsubishi Colt Diesel bernopol BM 9927 BU terparkir. Kendaraan itu merupakan barang bukti kecelakaan lalu lintas yang berada di area pos polisi.
Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui mengambil komponen dari kendaraan yang tidak terjaga ketat. Pengakuan itu membuka fakta jika aksi tersebut dilakukan dengan motif ekonomi mendesak pelaku. “Pelaku mengaku sudah pernah melakukan aksi serupa sebelumnya di beberapa lokasi,” kata Halim.
Tidak berhenti di lokasi kejadian, polisi melanjutkan pengembangan menuju kediaman pelaku di Pekanbaru. Di sana ditemukan alat-alat kunci serta komponen tambahan yang diduga berasal dari hasil pencurian. Temuan tersebut memperkuat dugaan pelaku bukan pemain baru dalam aksi pencurian komponen kendaraan.
Aksi nekat ini menjadi ironi tersendiri karena dilakukan tepat di depan fasilitas aparat keamanan. Lokasi yang seharusnya aman justru dimanfaatkan pelaku sebagai tempat beraksi tanpa rasa takut. Situasi ini memicu perhatian serius aparat untuk meningkatkan pengawasan di titik rawan serupa.
Saat ini pelaku telah diamankan di Polsek Bandar Sei Kijang untuk menjalani proses hukum. Polisi menjerat pelaku dengan pasal pencurian dengan pemberatan sesuai aturan hukum berlaku. Barang bukti turut disita guna mendukung proses penyidikan yang masih terus berjalan hingga kini.
Kapolsek kembali mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap aktivitas mencurigakan di sekitar lingkungan. Peran warga dalam melaporkan kejadian dinilai sangat membantu mempercepat pengungkapan kasus seperti ini. “Kerja sama masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan dari tindakan kriminal,” tegas Abdul Halim.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras jika kejahatan bisa muncul di tempat tak terduga. Keberanian pelaku justru berujung pada penangkapan cepat berkat kepekaan warga sekitar lokasi. Cerita ini berakhir singkat, namun meninggalkan pesan panjang tentang kewaspadaan di ruang publik. R-02

