Bupati Ini Lantik Putranya Jadi Kadis Lingkungan Hidup, Jalur Koneksi atau Kompetensi?
Bupati Malang M Sanusi melantik 447 pejabat Pemkab Malang dalam agenda besar reformasi birokrasi daerah. Foto : Istimewa
Malang, SABANGMERAUKE NEWS - Bupati Malang M Sanusi melantik 447 pejabat Pemkab Malang dalam agenda besar reformasi birokrasi daerah.
Pelantikan berlangsung khidmat di Pendopo Agung Kabupaten Malang pada Senin 13 April 2026 tahun ini.
Putra bupati Ahmad Dzulfikar Nurrahman ikut dilantik sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup menjadi sorotan publik.
Sanusi menegaskan mutasi jabatan bagian strategi memperkuat tata kelola pemerintahan profesional akuntabel dan transparan berkelanjutan.
Seluruh pejabat diminta menjaga integritas serta mematuhi pakta integritas sebagai fondasi pelayanan publik berkualitas nasional.
“Ini merupakan komitmen Pemkab Malang menjalankan manajemen kepegawaian sesuai prinsip tata kelola baik,” kata Sanusi.
Ia memastikan pengawasan kinerja ASN dilakukan ketat untuk menjaga profesionalisme serta meningkatkan akuntabilitas pelayanan publik.
Pengawasan disebut bukan mencari kesalahan melainkan memastikan standar kerja terpenuhi sesuai aturan yang berlaku ketat.
“Jual beli jabatan tidak ada yang dilantik tidak dimintai uang laporkan segera kepada tegas Sanusi.
Sanusi juga mengingatkan larangan menerima atau memberi gratifikasi dalam bentuk apapun selama menjalankan tugas jabatan.
Pelanggaran terhadap pakta integritas akan berujung sanksi tegas sesuai ketentuan disiplin aparatur sipil negara berlaku.
“Pakta Integritas tidak boleh dilanggar jika melanggar akan ada sanksi tegas,” ujar Sanusi menutup arahan.
Pelantikan mencakup pejabat eselon dua seperti Kepala Satpol PP Kepala Dinas PMD serta Kepala Disperindag.
Nama yang dilantik termasuk Nurrahman Sujarwo Ady Wijayanto serta Astri Lutfiatunnisa dalam posisi strategis pemerintahan.
Langkah ini disebut sebagai penyegaran organisasi sekaligus mengisi kekosongan jabatan pada sejumlah perangkat daerah penting.
Kepala BKPSDM Kabupaten Malang Nurman Ramdansyah menjelaskan pelantikan melibatkan berbagai lini jabatan struktural serta fungsional.
Selain pejabat tinggi enam camat dua lurah dua kepala bagian serta ratusan kepala sekolah dilantik.
Sebanyak tiga ratus empat puluh satu kepala SD dan puluhan tenaga fungsional kesehatan ikut dilantik.
Nurman menyebut momentum pelantikan ini sebagai bagian penting pembenahan organisasi dan peningkatan kualitas layanan publik.
Ia menambahkan pengisian jabatan melalui proses sesuai aturan serta rekomendasi yang sudah lama diterbitkan sebelumnya.
“Rekomendasi tiga JPTP sudah lama kemudian diarahkan digabung pelantikan bersama jabatan lain jelas Nurman hari.
Isu nepotisme mencuat seiring pengangkatan putra bupati namun pemerintah menegaskan proses berjalan sesuai regulasi berlaku.
Sanusi meminta publik tidak berspekulasi dan menilai kinerja pejabat berdasarkan capaian kerja nyata terukur transparan.
Ia menekankan integritas menjadi syarat utama dalam menjalankan amanah jabatan serta pelayanan kepada masyarakat luas.
Pelantikan massal ini diharapkan mempercepat reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Malang.
Pemerintah daerah berkomitmen menjaga transparansi serta akuntabilitas dalam setiap proses manajemen kepegawaian yang dijalankan konsisten.
Sorotan publik pelantikan menjadi ujian bagi pejabat baru menunjukkan kinerja profesional bersih dan berintegritas tinggi.(R-04)

