QRIS Go Global! China dan India Jadi Target Berikutnya, Kapan Resmi?
Ilustrasi Qris. Foto : Istimewa
China, SABANGMERAUKE NEWS - Ekspansi QRIS kian agresif. Setelah sukses terhubung dengan Jepang dan Korea Selatan, sistem pembayaran digital kebanggaan Indonesia ini bersiap menembus pasar raksasa Asia, China, dalam waktu dekat.
Ketua Umum Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia, Santoso, mengungkapkan bahwa konektivitas QRIS lintas negara dengan China secara teknis telah siap. Saat ini, implementasi tinggal menunggu proses konsolidasi kebijakan dari bank sentral China.
Menurut Santoso, pengembangan sistem pembayaran berbasis QR di China sebenarnya sudah berjalan, namun masih dalam tahap penyatuan (unified QR system) agar seluruh platform pembayaran di negara tersebut dapat terintegrasi dalam satu standar nasional.
Ia menegaskan, setelah sistem tersebut rampung dan diterapkan secara luas, integrasi dengan QRIS Indonesia dipastikan akan berjalan lancar tanpa hambatan teknis.
Santoso bahkan optimistis kerja sama dengan China bisa terealisasi dalam waktu dekat. “Harapannya sebelum Juni tahun ini sudah bisa berjalan,” ujarnya usai peresmian implementasi QRIS antarnegara Indonesia-Korea Selatan di kantor Bank Indonesia di Jakarta.
Tak berhenti di China, ekspansi QRIS juga membidik India sebagai pasar berikutnya. Namun, Santoso mengakui proses integrasi dengan India masih membutuhkan waktu dan dukungan dari berbagai pihak.
Sementara itu, peluang kerja sama dengan Arab Saudi juga terus dijajaki, meski menghadapi tantangan berbeda. Di negara tersebut, masyarakat masih lebih dominan menggunakan kartu dan sistem pembayaran contactless dibandingkan QR code.
Langkah ekspansi QRIS ke berbagai negara menunjukkan ambisi besar Indonesia dalam memperluas pengaruh sistem pembayaran digitalnya di kancah global. Jika terealisasi, integrasi dengan negara-negara besar seperti China dan India akan menjadi lompatan signifikan dalam memperkuat ekosistem ekonomi digital nasional.(R-04)

