Emas Antam Rontok Hari Ini, Selisih Harga Jual Bikin Jantungan!
Ilustrasi harga emas hari ini. (ist)
SABANGMERAUKE NEWS, Jakarta - Harga emas batangan Antam pada perdagangan hari ini, Selasa, 31 Maret 2026, terjun bebas sebesar Rp 10.000 per gram. Penurunan tajam ini memaksa level harga parkir manis pada angka Rp 2.827.000 per gram saja. Kejadian menyakitkan ini berbarengan dengan anjloknya harga beli kembali yang turun Rp 11.000 hari ini.
Kesenjangan antara harga jual dan harga beli kini melebar hingga angka Rp 350.000 per gram. Jurang pemisah setebal itu membuat para kolektor emas harus berpikir ulang untuk menjual simpanannya. Investor pemula kemungkinan besar akan terkejut melihat angka saldo yang tidak sesuai dengan ekspektasi awal.
Jangan kaget jika emas batangan cuma dihargai Rp 2.477.000 ketika dijual kembali ke gerai. Selisih tersebut merupakan biaya nyata yang harus dibayar demi keamanan aset jangka panjang Anda. Strategi beli pagi, jual sore sangat tidak disarankan karena pasti akan mendatangkan kerugian besar.
"Ketidakadilan harga jual dan beli ini memang sangat mencolok bagi investor harian," ujar Sariman. Ia menilai selisih harga atau spread yang tinggi sangat tidak cocok untuk perdagangan kilat. Secara jangka panjang, harapannya kenaikan harga masa depan mampu menutup selisih harga beli kembali.
Kalkulasi potensi rugi terlihat nyata jika membeli emas pada tanggal 3 Maret 2026 lalu. Pembeli pada periode tersebut terpaksa menelan pil pahit rugi sebesar 20,66 persen saat ini. Sebaliknya, pemegang emas dari Oktober 2024 justru masih tersenyum lebar dengan keuntungan 70,59 persen.
Harga emas dunia sebenarnya sempat melejit 1,13 persen menuju level US$ 4.563 per ons troi. Penguatan sesaat dipicu oleh harapan meredanya konflik panas yang terjadi di wilayah Timur Tengah. Namun, tren bulanan tetap menunjukkan penurunan terdalam dalam kurun waktu 17 tahun terakhir ini.
Kinerja bulanan logam mulia tercatat merosot lebih dari 13 persen sepanjang bulan Maret 2026. Penurunan horor dipicu oleh penguatan dolar Amerika Serikat yang menekan daya beli investor global. Harapan pemangkasan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat juga perlahan mulai memudar.
Ilya Spivak menyebutkan kenaikan harian didorong oleh sentimen positif pasar setelah pernyataan Donald Trump. Presiden Amerika Serikat mengisyaratkan kemungkinan mengakhiri operasi militer besar terhadap negara Iran di sana. Pernyataan tersebut memicu respons positif meski kondisi fundamental ekonomi masih terlihat sangat rapuh.
Ketua Bank Sentral Amerika Serikat, Jerome Powell, menyatakan tetap mencermati dampak perang terhadap inflasi. Kebijakan moneter ketat membuat emas kurang menarik karena tidak memberikan imbal hasil secara rutin. Suku bunga tinggi tetap menjadi musuh utama bagi pergerakan harga emas di pasar global.
Logam mulia lainnya seperti perak spot justru melonjak tinggi sebesar 2,72 persen hari ini. Platinum juga ikut naik tipis menuju level US$ 1.915 per ons troi pada perdagangan. Kondisi global yang penuh ketidakpastian membuat pergerakan harga komoditas menjadi sangat liar dan fluktuatif.
Masyarakat yang memiliki emas sejak tahun 2022 sebenarnya masih memegang keuntungan sangat besar sekali. Harga emas pada November 2022 hanya berada pada level Rp 936.000 per gram. Investasi emas tetap menjadi pilihan terbaik jika disimpan dalam jangka waktu lima tahun ke atas.
Bagi pemilik emas batangan ukuran kecil, tetap harus memperhatikan rincian pajak sesuai aturan pemerintah. Harga dasar emas ukuran 0,5 gram dibanderol Rp 1.463.500 di butik Logam Mulia terdekat. Pastikan selalu memantau pergerakan harga harian agar tidak salah dalam mengambil keputusan investasi penting.R-02

