Digerebek Siang Bolong! Dua Pria Diciduk di Rumah Bandar Sabu Buron
APES usia 35 tahun dan AG usia 40 tahun ditangkap polisi karena diduga terlibat pada peredaran narkoba. (ist)
SABANGMERAUKE NEWS, Duri - Penggerebekan siang bolong di Mandau bikin geger. Dua pria ditangkap dari rumah yang diduga milik bandar sabu buronan. Sosok J hilang tanpa jejak. Polisi kini memburu bayangan yang belum terlihat.
Operasi berlangsung cepat dan senyap. Lokasi berada di Jalan Anggur Merah Gang Kelapa. Kawasan Air Jamban mendadak ramai. Warga sempat kaget melihat pergerakan aparat.
Penindakan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, Kamis, 19 Maret 2026. Tim Opsnal Reskrim Polsek Mandau langsung bergerak. Target utama sebenarnya satu orang. Namun yang ditemukan justru dua pria di dalam rumah.
Kapolsek Mandau Kompol Primadona menjelaskan awal kasus ini. Penangkapan bermula dari pengembangan kasus sebelumnya. Nama J muncul dari hasil interogasi. “Sabu berasal dari J,” ucapnya singkat.
Dari informasi itu, polisi langsung bergerak. Rumah yang diduga milik J jadi sasaran. Penggeledahan dilakukan tanpa banyak suara. Situasi dijaga tetap terkendali.
Di dalam rumah, dua pria ditemukan. Mereka berinisial APES usia 35 tahun dan AG usia 40 tahun. Keduanya tidak berkutik saat diamankan. Tidak ada perlawanan berarti.
Jejak Bandar Menghilang
Petugas juga menemukan barang bukti. Satu set alat hisap sabu tergeletak di dalam rumah. Uang tunai Rp500 ribu ikut diamankan. Temuan ini memperkuat dugaan aktivitas narkotika.
Namun satu hal mencolok terjadi. Sosok J tidak ada di lokasi. Nama yang disebut sebagai pemasok justru menghilang. Ini membuat kasus terasa ganjil.
“Pelaku utama masih dalam pengejaran,” kata Kompol Primadona. Kalimat itu membuka ruang spekulasi. Apakah J sudah kabur lebih dulu atau mendapat informasi?
Rumah tersebut kini jadi titik penting. Polisi mendalami hubungan antara dua pria yang ditangkap dengan J. Jaringan ini diduga tidak berdiri sendiri.
Kapolsek menegaskan pengembangan akan terus berjalan. Fokus utama tetap pada J sebagai aktor kunci. “Kami terus memburu pelaku utama,” ujarnya.
Kasus ini seperti potongan puzzle. Dua orang sudah diamankan. Namun gambar besarnya belum utuh. Polisi masih merangkai semua petunjuk.
Mandau dan Bayang-bayang Narkotika
Wilayah Mandau bukan nama baru dalam peta narkotika. Kasus demi kasus muncul dalam beberapa waktu terakhir. Pola peredaran terlihat semakin rapi. Penangkapan ini membuka satu jalur baru. Dugaan jaringan terstruktur mulai terlihat. Peran setiap orang masih ditelusuri.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar ikut memberi imbauan. Peran masyarakat dinilai penting dalam kasus seperti ini. Informasi kecil bisa membuka jalur besar. “Masyarakat bisa melapor melalui Call Center 110,” ujarnya. Layanan pengaduan juga tersedia lewat WhatsApp. Identitas pelapor dijaga aman.
Dua pria yang diamankan kini berada di Polsek Mandau. Proses penyelidikan masih berjalan. Polisi mendalami peran masing-masing. Sementara itu, perburuan terhadap J terus berlangsung. Nama ini kini jadi fokus utama. Banyak pertanyaan mengarah ke satu sosok.
Kasus ini belum selesai. Bahkan baru saja dimulai. Di balik rumah sunyi itu, ada cerita yang belum terungkap. Jika J tertangkap, jaringan bisa terbuka lebih lebar. Jika tidak, bayang-bayang itu akan terus menghantui Mandau. R-02

