SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Tanggul Jebol Lagi, Air Bah Sapu Pemukiman di Pinggir Danau Maninjau

      Tanggul Jebol Lagi, Air Bah Sapu Pemukiman di Pinggir Danau Maninjau

      19/07/2026  ❘  08:57 WIB
    • Gempa Empat Kali Guncang Bukittinggi dalam Waktu Kurang dari Enam Jam

      Gempa Empat Kali Guncang Bukittinggi dalam Waktu Kurang dari Enam Jam

      18/07/2026  ❘  19:39 WIB
    • TNI AL Gagalkan Penyeludupan Narkoba Lewat Jalur Laut Batam

      TNI AL Gagalkan Penyeludupan Narkoba Lewat Jalur Laut Batam

      18/07/2026  ❘  17:28 WIB
    • Pengaruh Narkoba Picu Aksi Keji Anak Bakar Ayah di Medan

      Pengaruh Narkoba Picu Aksi Keji Anak Bakar Ayah di Medan

      18/07/2026  ❘  17:13 WIB
  • Nasional
    • Terungkap! Ini 5 Kereta Api dengan Rute Terpanjang di Indonesia, Nomor 1 Tempuh 1.030 Km

      Terungkap! Ini 5 Kereta Api dengan Rute Terpanjang di Indonesia, Nomor 1 Tempuh 1.030 Km

      19/07/2026  ❘  12:38 WIB
    • MPR RI Gelar Sarasehan Nasional Obligasi Daerah di Pekanbaru

      MPR RI Gelar Sarasehan Nasional Obligasi Daerah di Pekanbaru

      19/07/2026  ❘  11:16 WIB
    • Harga Batu Bara Melejit, China Borong Pasokan Global, Target US$137 Semakin Dekat

      Harga Batu Bara Melejit, China Borong Pasokan Global, Target US$137 Semakin Dekat

      19/07/2026  ❘  10:49 WIB
    • Komisi III DPR Tegaskan Penetapan Tersangka Jaksa Tidak Memerlukan Izin Presiden

      Komisi III DPR Tegaskan Penetapan Tersangka Jaksa Tidak Memerlukan Izin Presiden

      19/07/2026  ❘  10:20 WIB
  • Ekonomi
    • Harga Emas Perhiasan Hari Ini 19 Juli 2026 Stabil, Cek Daftar Lengkap 24 Karat hingga 6 Karat

      Harga Emas Perhiasan Hari Ini 19 Juli 2026 Stabil, Cek Daftar Lengkap 24 Karat hingga 6 Karat

      19/07/2026  ❘  13:56 WIB
    • Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini 19 Juli 2026, Galeri 24 dan UBS Masih Bertahan

      Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini 19 Juli 2026, Galeri 24 dan UBS Masih Bertahan

      19/07/2026  ❘  09:34 WIB
    • Perak Antam Menguat Lagi! Harga Hari Ini Tembus Rp37.900 per Gram

      Perak Antam Menguat Lagi! Harga Hari Ini Tembus Rp37.900 per Gram

      18/07/2026  ❘  13:17 WIB
    • Update Harga Emas Perhiasan 18 Juli 2026, Emas 24 Karat Masih Bertahan, Simak Rinciannya

      Update Harga Emas Perhiasan 18 Juli 2026, Emas 24 Karat Masih Bertahan, Simak Rinciannya

      18/07/2026  ❘  13:08 WIB
  • Politik
    • Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      17/07/2026  ❘  20:17 WIB
    • Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      17/07/2026  ❘  14:01 WIB
    • KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      12/07/2026  ❘  13:39 WIB
    • PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      10/07/2026  ❘  09:35 WIB
  • Hukrim
    • Aksi Penipuan Situs Pendaftaran Sumsel Bhayangkara Run 2026 Terbongkar! Dua Pelaku Dibekuk di Pekanbaru

      Aksi Penipuan Situs Pendaftaran Sumsel Bhayangkara Run 2026 Terbongkar! Dua Pelaku Dibekuk di Pekanbaru

      19/07/2026  ❘  09:47 WIB
    • CCTV Bongkar Kericuhan DPRD Riau, Polda Mulai Petakan Calon Tersangka

      CCTV Bongkar Kericuhan DPRD Riau, Polda Mulai Petakan Calon Tersangka

      19/07/2026  ❘  08:33 WIB
    • Pria di Teluk Meranti Terbongkar Cabuli Bocah Usai Kirim Foto Cabul

      Pria di Teluk Meranti Terbongkar Cabuli Bocah Usai Kirim Foto Cabul

      19/07/2026  ❘  07:49 WIB
    • Dua Pengedar Sabu Ditangkap di Mandau, Satu Pemasok Masih Kabur

      Dua Pengedar Sabu Ditangkap di Mandau, Satu Pemasok Masih Kabur

      18/07/2026  ❘  20:38 WIB
  • Umum
    • Mulut Terasa Pahit Saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Tanda Asam Lambung hingga Kurang Minum

      Mulut Terasa Pahit Saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Tanda Asam Lambung hingga Kurang Minum

      19/07/2026  ❘  12:29 WIB
    • Jangan Buang Sisa Nasi! Begini Cara Mengubahnya Jadi Kompos yang Bikin Tanaman Subur

      Jangan Buang Sisa Nasi! Begini Cara Mengubahnya Jadi Kompos yang Bikin Tanaman Subur

      19/07/2026  ❘  08:22 WIB
    • AI Mengubah Dunia Kerja, Anak Muda Wajib Kuasai Keterampilan Ini Sebelum Terlambat

      AI Mengubah Dunia Kerja, Anak Muda Wajib Kuasai Keterampilan Ini Sebelum Terlambat

      18/07/2026  ❘  13:30 WIB
    • Anak Tak Mau Ditinggal di Sekolah? Terapkan 7 Langkah Ini agar Proses Adaptasi Lebih Cepat

      Anak Tak Mau Ditinggal di Sekolah? Terapkan 7 Langkah Ini agar Proses Adaptasi Lebih Cepat

      18/07/2026  ❘  09:55 WIB
  • Riau
    • Korban Diterkam Buaya di Dumai Ditemukan Meninggal Dunia

      Korban Diterkam Buaya di Dumai Ditemukan Meninggal Dunia

      19/07/2026  ❘  13:45 WIB
    • Nekat Menyeberang Sungai, Pria 21 Tahun di Dumai Diterkam Buaya dan Hilang

      Nekat Menyeberang Sungai, Pria 21 Tahun di Dumai Diterkam Buaya dan Hilang

      19/07/2026  ❘  12:23 WIB
    • Riau Bhayangkara Run 2026 Diikuti Puluhan Ribu Peserta dari Berbagai Daerah dan Mancanegara 

      Riau Bhayangkara Run 2026 Diikuti Puluhan Ribu Peserta dari Berbagai Daerah dan Mancanegara 

      19/07/2026  ❘  11:05 WIB
    • Wali Kota Pekanbaru Murka! Satpol PP Diminta Segera Tertibkan Warung Remang-remang di Air Hitam

      Wali Kota Pekanbaru Murka! Satpol PP Diminta Segera Tertibkan Warung Remang-remang di Air Hitam

      19/07/2026  ❘  08:29 WIB
  • Sport
    • Final Terpanas! Pertahanan Sempurna Spanyol Lawan Mental Baja Argentina

      Final Terpanas! Pertahanan Sempurna Spanyol Lawan Mental Baja Argentina

      19/07/2026  ❘  08:14 WIB
    • Daftar Lengkap Besaran Hadiah Piala Dunia 2026, Lolos 32 Besar Terima Rp 197 Miliar

      Daftar Lengkap Besaran Hadiah Piala Dunia 2026, Lolos 32 Besar Terima Rp 197 Miliar

      19/07/2026  ❘  07:07 WIB
    • Inggris Menggila! Hancurkan Prancis 6-4, Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia

      Inggris Menggila! Hancurkan Prancis 6-4, Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia

      19/07/2026  ❘  06:16 WIB
    • Jadwal Semifinal Japan Open 2026: Putri KW dan Fajar/Fikri Buru Tiket Final

      Jadwal Semifinal Japan Open 2026: Putri KW dan Fajar/Fikri Buru Tiket Final

      18/07/2026  ❘  10:21 WIB
  • Opini
    • 2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      17/07/2026  ❘  10:49 WIB
    • Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      14/07/2026  ❘  13:51 WIB
    • Republik Amplop

      Republik Amplop

      13/07/2026  ❘  13:17 WIB
    • Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      13/07/2026  ❘  12:14 WIB
  • Internasional
    • Dua Tentara AS Tewas! Sasaran Serangan Melebar ke Infrastruktur Sipil Iran

      Dua Tentara AS Tewas! Sasaran Serangan Melebar ke Infrastruktur Sipil Iran

      19/07/2026  ❘  10:44 WIB
    • Migingo, Pulau Paling Padat di Dunia yang Diperebutkan Dua Negara karena Ikan Bernilai Fantastis

      Migingo, Pulau Paling Padat di Dunia yang Diperebutkan Dua Negara karena Ikan Bernilai Fantastis

      18/07/2026  ❘  10:43 WIB
    • AS dan Iran Sama-sama Tertekan, Gencatan Senjata Kini Jadi Kebutuhan Mendesak?

      AS dan Iran Sama-sama Tertekan, Gencatan Senjata Kini Jadi Kebutuhan Mendesak?

      17/07/2026  ❘  20:49 WIB
    • Malaysia Bertindak Keras, Anwar Ibrahim Perintahkan Deportasi Seluruh Warga Israel

      Malaysia Bertindak Keras, Anwar Ibrahim Perintahkan Deportasi Seluruh Warga Israel

      17/07/2026  ❘  17:56 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Ribuan Titik Panas Muncul di Riau, Ekosistem Gambut Dinilai Semakin Rentan Terbakar

13/03/2026  ❘  07:16 WIB • Riau
Bagikan :
Ribuan Titik Panas Muncul di Riau, Ekosistem Gambut Dinilai Semakin Rentan Terbakar

Ribuan titik panas terdeteksi di wilayah Riau meski musim kemarau belum tiba. Kondisi ini meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan di kawasan gambut yang rentan terbakar. Foto: Dok SM News

SABANGMERAUKE NEWS, Riau — Sebanyak 2.890 titik panas terdeteksi di wilayah Riau meski musim kemarau belum dimulai, memicu kekhawatiran akan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang bisa terjadi lebih awal pada tahun ini. Kemunculan ribuan hotspot tersebut menunjukkan bahwa ekosistem gambut di provinsi ini masih sangat rentan terbakar.

Data tersebut terungkap dalam rilis bersama Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Riau, Walhi Kalimantan Barat, dan organisasi pemantau lingkungan Pantau Gambut yang diterima redaksi pada Kamis (12/3/2026). Dalam laporan itu disebutkan bahwa Riau menjadi salah satu wilayah dengan jumlah titik panas cukup tinggi di Indonesia pada awal tahun ini.

Selain di Riau, hotspot juga terdeteksi di Kalimantan Barat dengan jumlah sekitar 1.316 titik panas. Namun, angka di Riau menjadi sorotan karena wilayah ini memiliki hamparan gambut yang luas dan sangat mudah terbakar apabila mengalami kekeringan.

Kemunculan ribuan titik panas ini bahkan terjadi saat sebagian wilayah masih mengalami curah hujan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kebakaran lahan gambut tidak lagi sepenuhnya bergantung pada musim kemarau.

Pantau Gambut mencatat bahwa pada Januari 2026 terdapat sedikitnya 5.490 titik panas yang terdeteksi di kawasan Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG). Sementara pada Februari 2026 kembali terpantau sekitar 5.114 titik panas di wilayah yang sama.

Temuan tersebut menjadi indikasi kuat bahwa kebakaran lahan gambut sudah mulai terjadi sejak awal tahun, jauh sebelum puncak musim kemarau biasanya berlangsung pada pertengahan hingga akhir tahun.

Selain faktor kerentanan ekosistem gambut, aktivitas manusia juga disebut turut berperan dalam munculnya hotspot di sejumlah wilayah.

Berdasarkan analisis Pantau Gambut, sebagian titik panas bahkan terdeteksi berada di dalam area konsesi perusahaan. Dari total hotspot yang terpantau, sekitar 1.080 titik panas berada di kawasan konsesi perkebunan kelapa sawit dengan status Hak Guna Usaha (HGU).

Selain itu, sekitar 250 titik panas juga ditemukan di wilayah konsesi hutan tanaman industri (HTI) atau perizinan berusaha pemanfaatan hutan (PBPH-HTI).

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran karena kebakaran di area konsesi berpotensi memperluas dampak kerusakan lingkungan sekaligus memperparah risiko kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat.

Kepala Divisi Kajian dan Kampanye Walhi Kalimantan Barat, Indra Syahnanda, mengatakan bahwa kebakaran lahan yang terjadi di wilayah gambut telah memicu munculnya kabut asap di beberapa daerah.

Ia bahkan menyebutkan bahwa terdapat laporan seorang warga meninggal dunia yang diduga berkaitan dengan dampak kebakaran hutan dan lahan tersebut.

“Dampak karhutla tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berpotensi mengancam keselamatan dan kesehatan masyarakat,” kata Indra.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Walhi Riau, Eko Yunanda, mengungkapkan bahwa sebagian kebakaran lahan di Riau banyak terjadi di kawasan pulau-pulau kecil yang didominasi oleh ekosistem gambut.

Beberapa wilayah yang kerap mengalami karhutla antara lain Pulau Bengkalis, Pulau Rupat, dan Pulau Mendol. Kawasan tersebut selama beberapa dekade terakhir mengalami perubahan lanskap akibat pembukaan lahan dan ekspansi berbagai aktivitas industri.

Menurut Eko, perubahan tata guna lahan yang masif membuat gambut kehilangan kemampuan alaminya dalam menyimpan air. Akibatnya, lahan menjadi lebih kering dan mudah terbakar.

“Dalam beberapa dekade terakhir, pulau-pulau kecil di Riau mengalami perubahan besar akibat pembukaan lahan dan ekspansi konsesi. Hal ini membuat kawasan gambut menjadi semakin rentan terhadap kebakaran,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius pemerintah, mengingat kebakaran lahan gambut dapat menimbulkan kerugian besar, baik dari sisi lingkungan, ekonomi, maupun kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Juru Kampanye Pantau Gambut, Putra Saptian, menilai kemunculan ribuan titik panas sejak awal tahun harus menjadi peringatan penting bagi berbagai pihak.

Menurutnya, jika kebakaran lahan sudah terjadi bahkan saat musim hujan, maka hal itu menunjukkan bahwa kerusakan ekosistem gambut telah berada pada tingkat yang mengkhawatirkan.

Putra mengatakan bahwa perlindungan dan pemulihan gambut yang rusak masih belum berjalan secara optimal. Tanpa langkah yang lebih serius, kebakaran hutan dan lahan berpotensi terus berulang setiap tahun dengan dampak yang semakin besar.

“Jika kebakaran sudah muncul bahkan saat musim hujan, itu berarti kerentanan ekosistem gambut kita sangat tinggi dan perlindungan yang ada belum berjalan efektif,” katanya.

Ia menegaskan bahwa upaya restorasi gambut serta pengawasan terhadap kawasan rawan kebakaran harus diperkuat agar kejadian karhutla tidak terus berulang.

Selain itu, koordinasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat juga dinilai penting untuk mencegah pembukaan lahan dengan cara membakar yang kerap menjadi pemicu utama karhutla.

Dengan jumlah titik panas yang sudah mencapai ribuan sejak awal tahun, berbagai pihak kini berharap langkah mitigasi dapat dilakukan lebih cepat untuk mencegah kebakaran yang lebih luas saat musim kemarau benar-benar tiba.

Jika tidak ditangani secara serius, potensi karhutla di Riau dikhawatirkan kembali memicu bencana kabut asap seperti yang pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. (R-03)

Editor: Raya Desmawanto
Tags :titik panas di Riaukarhutla Riau 2026kebakaran lahan gambut RiauSabangmeraukenews.com

BERITA TERKAIT :

  • Dishub Kota Pekanbaru Jaring 15 Unit Truk dan Angkutan Barang, Masykur Tarmizi langsung Angkat Suara

    Dishub Kota Pekanbaru Jaring 15 Unit Truk dan Angkutan Barang, Masykur Tarmizi langsung Angkat Suara

    Riau •
    12/03/2026 ❘ 14:22 WIB
  • PLN UIP3B Sumatera Siagakan 1.628 Personel Jaga Keandalan Listrik Selama Ramadan dan Idul Fitri 1447 H

    PLN UIP3B Sumatera Siagakan 1.628 Personel Jaga Keandalan Listrik Selama Ramadan dan Idul Fitri 1447 H

    Ekonomi •
    12/03/2026 ❘ 12:24 WIB
  • Komisi XI DPR Tetapkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Baru OJK

    Komisi XI DPR Tetapkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Baru OJK

    Nasional •
    12/03/2026 ❘ 06:22 WIB
  • Mulai Rp500 Ribu, Nikmati Paket Libur Lebaran di KHAS Pekanbaru Hotel

    Mulai Rp500 Ribu, Nikmati Paket Libur Lebaran di KHAS Pekanbaru Hotel

    Ekonomi •
    11/03/2026 ❘ 16:52 WIB
  • Hampir Dua Dekade Berdiri, Gedung RSUD Kepulauan Meranti Kini Dinyatakan Tidak Layak dan Berpotensi Ambruk

    Hampir Dua Dekade Berdiri, Gedung RSUD Kepulauan Meranti Kini Dinyatakan Tidak Layak dan Berpotensi Ambruk

    Riau •
    11/03/2026 ❘ 16:39 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • 35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    10/07/2026  ❘  21:35 WIB
  • KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    09/07/2026  ❘  12:45 WIB
  • Laba Agrinas Palma Nusantara Cuma Rp 2,7 Miliar Padahal Kelola 4 Juta   Hektare Kebun Sawit, Ada Apa?

    Laba Agrinas Palma Nusantara Cuma Rp 2,7 Miliar Padahal Kelola 4 Juta   Hektare Kebun Sawit, Ada Apa?

    06/07/2026  ❘  23:23 WIB
  • Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    14/07/2026  ❘  21:00 WIB
  • Polisi Sita Brangkas dari Cafe de

    Polisi Sita Brangkas dari Cafe de'Clan Signature, Tentara Bersenjata Kawal Rumah Jampidsus

    08/07/2026  ❘  19:56 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan