Juru Bicara IKN Troy Pantouw Meninggal Dunia, Riwayat Kariernya Jadi Sorotan
Otorita Ibu Kota Nusantara berduka setelah Juru Bicara IKN, Troy Harold Yohanes Pantouw, meninggal dunia Sabtu siang. Foto : Istimewa
KALIMANTAN TIMUR, SabangMerauke News - Otorita Ibu Kota Nusantara berduka setelah Juru Bicara IKN, Troy Harold Yohanes Pantouw, meninggal dunia Sabtu siang. Troy mengembuskan napas terakhir di rumah susun ASN 3 Tower 6, Kota Nusantara. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi jajaran Otorita IKN serta kalangan komunikasi publik Indonesia.
Juru Bicara Otorita Ibu Kota Nusantara, Troy Harold Yohanes Pantouw, dinyatakan meninggal dunia Sabtu pukul 14.25 Wita. Tim medis memastikan kondisi tersebut setelah pemeriksaan intensif di rumah sakit setempat. Informasi resmi langsung disampaikan jajaran Otorita IKN kepada publik setelah proses pemeriksaan selesai.
Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN, Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi, menjelaskan kronologi penanganan medis Troy. Troy dibawa menuju rumah sakit sekitar pukul 12.45 Wita untuk mendapatkan pemeriksaan menyeluruh. Dokter kemudian memastikan kondisi Troy sekitar dua jam setelah tiba di rumah sakit.
“Beliau dibawa ke RS sekitar pukul 12.45 Wita dan segera diperiksa tim dokter. Pada pukul 14.25 Wita, dokter memastikan beliau meninggal dunia karena sebab alami,” kata Thomas. Penjelasan tersebut sekaligus memastikan tidak ditemukan indikasi penyebab lain berdasarkan pemeriksaan medis awal.
Kepergian Troy mengejutkan banyak kalangan karena selama ini dikenal aktif menjalankan tugas komunikasi publik. Ia menjadi wajah resmi Otorita IKN dalam menyampaikan berbagai perkembangan pembangunan nasional. Rekam jejak profesionalnya juga mendapat penghormatan dari banyak praktisi hubungan masyarakat Indonesia.
Berdasarkan riwayat profesionalnya, Troy memiliki pengalaman lebih dari dua puluh tahun pada bidang komunikasi strategis. Kariernya dimulai sebagai penyiar radio sekaligus reporter Suara Surabaya sejak 1988 hingga 1992. Pengalaman tersebut membentuk kemampuan komunikasi sebelum memasuki dunia korporasi nasional.
Selepas dunia radio, Troy melanjutkan perjalanan profesional menjadi Executive Producer SCTV selama hampir delapan tahun. Setelah itu, ia beralih menuju bidang komunikasi perusahaan pada berbagai institusi nasional. Perjalanan karier tersebut memperkuat reputasinya sebagai praktisi public relations berpengalaman.
Sejumlah perusahaan besar pernah mempercayakan posisi komunikasi strategis kepada Troy selama bertahun-tahun. Ia menjabat Marketing Communication Manager Cahaya Bagi Negeri Indonesia serta PT Jamu Air Mancur Solo. Troy juga pernah mengisi posisi penting pada Kabelvision dan Standard Chartered Bank.
Karier Troy semakin dikenal setelah dipercaya menjadi Corporate Communications Director Danone AQUA selama periode 2009 hingga 2015. Pengalaman tersebut memperluas kiprahnya dalam membangun komunikasi perusahaan berskala nasional. Namanya kemudian semakin dikenal sebagai praktisi komunikasi berpengaruh Indonesia.
Sebelum bergabung bersama Otorita IKN, Troy mengemban tugas sebagai Head of Public Communications Satgas Khusus Covid-19 Indonesia. Peran tersebut menempatkannya pada garis depan komunikasi publik selama masa pandemi nasional. Pengalaman itu memperkuat kapasitasnya menangani informasi berskala strategis.
Kontribusi Troy juga mendapat apresiasi melalui penghargaan Inspirator CSR Communication Award 2015 bersama Prof. Dr. Emil Salim. Ia turut aktif memajukan profesi kehumasan sebagai Wakil Ketua Perhumas periode 2011 hingga 2014. Kiprah tersebut memperlihatkan dedikasi panjang membangun komunikasi profesional Indonesia.
Kepergian Troy menjadi kehilangan besar bagi Otorita IKN serta komunitas komunikasi nasional. Rekam jejak panjangnya meninggalkan warisan penting dalam pengelolaan komunikasi publik Indonesia. Dedikasi, pengalaman, serta integritasnya akan terus dikenang banyak pihak.(R-04)

