Dibuka Merah, IHSG Berbalik Menguat Meski Saham Perbankan Tertekan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat pada pembukaan perdagangan Senin, 22 Juni 2026. Foto : Istimewa
JAKARTA, SabangMerauke News - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat pada pembukaan perdagangan Senin, 22 Juni 2026. Setelah sempat turun ke level 6.156,34, indeks berhasil naik 0,47 persen menuju 6.206,47 hingga pukul 09.10 WIB. Pergerakan tersebut terjadi di tengah tekanan saham perbankan berkapitalisasi besar.
IHSG bergerak fluktuatif sejak awal sesi perdagangan pagi. Data RTI Business menunjukkan indeks naik 0,47 persen ke level 6.206,47. Sebelumnya, indeks sempat menyentuh level terendah harian di posisi 6.156,34.
Volume transaksi mencapai 1,83 miliar saham pada perdagangan pagi. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp1,39 triliun dengan 164.308 kali frekuensi. Aktivitas pasar menunjukkan minat transaksi tetap tinggi meski volatilitas meningkat.
Pergerakan serupa terlihat pada indeks LQ45 sepanjang pembukaan perdagangan. Indeks saham unggulan tersebut turun 0,17 persen ke level 608,364. Sebanyak 285 saham menguat, 251 saham melemah, serta 183 saham bergerak stagnan.
Tekanan terbesar datang dari kelompok saham perbankan utama. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 1,19 persen menjadi Rp6.225. Saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) melemah 1,09 persen menuju Rp3.630.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) ikut terkoreksi 0,46 persen menjadi Rp4.290. Sementara saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) bertahan di Rp2.930. “IHSG berhasil berbalik ke zona hijau meski saham perbankan besar masih tertekan,” berdasarkan data perdagangan RTI Business.(R-03)

