SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Pasar Parluasan Siantar Jadi Lautan Api, Ratusan Pedagang Menjerit Histeris

      Pasar Parluasan Siantar Jadi Lautan Api, Ratusan Pedagang Menjerit Histeris

      18/06/2026  ❘  11:36 WIB
    • Luis Tewas di Pinggir Jalan, Polisi Tangkap Oknum TNI dan Purnawirawan TNI

      Luis Tewas di Pinggir Jalan, Polisi Tangkap Oknum TNI dan Purnawirawan TNI

      18/06/2026  ❘  08:49 WIB
    • Diduga Minta Jatah Uang Proyek, Kepala Kejaksaan Negeri Ini Diamankan Kejagung

      Diduga Minta Jatah Uang Proyek, Kepala Kejaksaan Negeri Ini Diamankan Kejagung

      18/06/2026  ❘  08:36 WIB
    • Tangis Bocah 11 Tahun Pecah di Tengah Gelap, Ibunya Tewas Tersambar Petir

      Tangis Bocah 11 Tahun Pecah di Tengah Gelap, Ibunya Tewas Tersambar Petir

      17/06/2026  ❘  19:34 WIB
  • Nasional
    • Prabowo Kaget Harga Sawit Anjlok, Amran Langsung Laporkan 274 Perusahaan

      Prabowo Kaget Harga Sawit Anjlok, Amran Langsung Laporkan 274 Perusahaan

      18/06/2026  ❘  17:14 WIB
    • Kuota Magang Nasional 2026 Naik Jadi 150 Ribu, Uang Saku Tetap Ditanggung Penuh

      Kuota Magang Nasional 2026 Naik Jadi 150 Ribu, Uang Saku Tetap Ditanggung Penuh

      18/06/2026  ❘  16:32 WIB
    • Anggaran Prioritas Nasional 2027 Tembus Rp635 Triliun, Pendidikan Jadi Penerima Terbesar

      Anggaran Prioritas Nasional 2027 Tembus Rp635 Triliun, Pendidikan Jadi Penerima Terbesar

      18/06/2026  ❘  16:30 WIB
    • Selat Hormuz Siap Dibuka Lagi, ESDM Ungkap Strategi RI Jaga Pasokan Minyak Meski Timur Tengah Masih Bergejolak

      Selat Hormuz Siap Dibuka Lagi, ESDM Ungkap Strategi RI Jaga Pasokan Minyak Meski Timur Tengah Masih Bergejolak

      18/06/2026  ❘  12:00 WIB
  • Ekonomi
    • Bursa Efek Merah Membara, IHSG Terjun ke 6.172 Setelah BI Naikkan Suku Bunga

      Bursa Efek Merah Membara, IHSG Terjun ke 6.172 Setelah BI Naikkan Suku Bunga

      18/06/2026  ❘  17:34 WIB
    • BRK Syariah Perkuat Digitalisasi Layanan Kesehatan, Integrasikan SIPD E-BLUD dan CMS untuk Seluruh Puskesmas di Inhil

      BRK Syariah Perkuat Digitalisasi Layanan Kesehatan, Integrasikan SIPD E-BLUD dan CMS untuk Seluruh Puskesmas di Inhil

      18/06/2026  ❘  16:35 WIB
    • Gubernur BI Kembali Tekan Tombol Darurat, Rupiah Langsung Berbalik Arah

      Gubernur BI Kembali Tekan Tombol Darurat, Rupiah Langsung Berbalik Arah

      18/06/2026  ❘  16:13 WIB
    • Resmikan Layanan Rahn Gadai Emas di Kota Batam, BRK Syariah Perluas Akses Pembiayaan Syariah bagi Masyarakat

      Resmikan Layanan Rahn Gadai Emas di Kota Batam, BRK Syariah Perluas Akses Pembiayaan Syariah bagi Masyarakat

      18/06/2026  ❘  15:26 WIB
  • Politik
    • Datangi Rumah Jokowi, Rismon Sianipar Bawa Buku 800 Halaman dan Permintaan Maaf

      Datangi Rumah Jokowi, Rismon Sianipar Bawa Buku 800 Halaman dan Permintaan Maaf

      17/06/2026  ❘  11:45 WIB
    • PSI Balas PDIP soal Jokowi, Bestari: Belum Move On dan Terus Membicarakan

      PSI Balas PDIP soal Jokowi, Bestari: Belum Move On dan Terus Membicarakan

      15/06/2026  ❘  21:06 WIB
    • Eks Menpora Adhyaksa Dault Mencak-mencak Tuding Tyo Ardianto Hina Prabowo: Coba Bapakmu Digitukan!

      Eks Menpora Adhyaksa Dault Mencak-mencak Tuding Tyo Ardianto Hina Prabowo: Coba Bapakmu Digitukan!

      15/06/2026  ❘  07:24 WIB
    • Prabowo Diklaim Pemimpin Reformasi Jilid 2, Kepala Bakom Qodari Banggakan Satgas PKH

      Prabowo Diklaim Pemimpin Reformasi Jilid 2, Kepala Bakom Qodari Banggakan Satgas PKH

      14/06/2026  ❘  22:40 WIB
  • Hukrim
    • UAS Meledak di Sidang Abdul Wahid, "Saya Tak Lihat Satu Bukti Pun!"

      UAS Meledak di Sidang Abdul Wahid, "Saya Tak Lihat Satu Bukti Pun!"

      18/06/2026  ❘  16:59 WIB
    • UAS Blak-blakan di Pengadilan, Sebut Abdul Wahid Pernah Diancam Jangan Macam-Macam

      UAS Blak-blakan di Pengadilan, Sebut Abdul Wahid Pernah Diancam Jangan Macam-Macam

      18/06/2026  ❘  16:36 WIB
    • Perampokan Sadis di Pelalawan! Kasir PT MPT Ditusuk 22 Kali, Sempat Kirim Foto Bersimbah Darah Sebelum Pelaku Ditangkap

      Perampokan Sadis di Pelalawan! Kasir PT MPT Ditusuk 22 Kali, Sempat Kirim Foto Bersimbah Darah Sebelum Pelaku Ditangkap

      18/06/2026  ❘  11:46 WIB
    • Jejak Sabu dari Semunai Berakhir di Simpang Pipa Kandis, Tiga Pria Langsung Diciduk

      Jejak Sabu dari Semunai Berakhir di Simpang Pipa Kandis, Tiga Pria Langsung Diciduk

      18/06/2026  ❘  10:38 WIB
  • Umum
    • Rapat Senat Unri Tetapkan 8 Bakal Calon Rektor 2026-2030, Terbanyak Dalam Sejarah Universitas Riau

      Rapat Senat Unri Tetapkan 8 Bakal Calon Rektor 2026-2030, Terbanyak Dalam Sejarah Universitas Riau

      17/06/2026  ❘  18:03 WIB
    • Panduan Membuat Cold Brew yang Halus, Segar, dan Minim Rasa Pahit

      Panduan Membuat Cold Brew yang Halus, Segar, dan Minim Rasa Pahit

      17/06/2026  ❘  07:53 WIB
    • Piagam Madinah Berusia 1.400 Tahun, Rahasia Nabi Muhammad Menyatukan Umat yang Masih Relevan hingga Kini

      Piagam Madinah Berusia 1.400 Tahun, Rahasia Nabi Muhammad Menyatukan Umat yang Masih Relevan hingga Kini

      16/06/2026  ❘  07:18 WIB
    • Shock! Sayur dan Buah Favorit Masyarakat RI Disebut Paling Banyak Mengandung Mikroplastik

      Shock! Sayur dan Buah Favorit Masyarakat RI Disebut Paling Banyak Mengandung Mikroplastik

      15/06/2026  ❘  11:39 WIB
  • Riau
    • Teriakan Warga Kembali Pecah! Deretan Rumah di Kuala Enok Ambruk Masuk Sungai

      Teriakan Warga Kembali Pecah! Deretan Rumah di Kuala Enok Ambruk Masuk Sungai

      18/06/2026  ❘  17:23 WIB
    • RSUD Selatpanjang Pinjam Genset Milik PUPR, Solusi Darurat Antisipasi Pemadaman Listrik

      RSUD Selatpanjang Pinjam Genset Milik PUPR, Solusi Darurat Antisipasi Pemadaman Listrik

      18/06/2026  ❘  17:07 WIB
    • Naik Motor Warga ke Tengah Gambut, Menteri LH Cek Langsung Benteng Lawan Karhutla

      Naik Motor Warga ke Tengah Gambut, Menteri LH Cek Langsung Benteng Lawan Karhutla

      18/06/2026  ❘  16:28 WIB
    • Kadisdik Riau Imbau Orang Tua dan Calon Siswa Realistis Pilih Sekolah di SPMB 2026

      Kadisdik Riau Imbau Orang Tua dan Calon Siswa Realistis Pilih Sekolah di SPMB 2026

      18/06/2026  ❘  11:18 WIB
  • Sport
    • Harry Kane Cetak Dua Gol, Inggris Taklukkan Kroasia 4-2 di Piala Dunia 2026

      Harry Kane Cetak Dua Gol, Inggris Taklukkan Kroasia 4-2 di Piala Dunia 2026

      18/06/2026  ❘  07:41 WIB
    • Portugal Gagal Menang, RD Kongo Paksa Selecao Bermain Imbang 1-1

      Portugal Gagal Menang, RD Kongo Paksa Selecao Bermain Imbang 1-1

      18/06/2026  ❘  07:39 WIB
    • Mewakili Riau, Kampar Junior FA Siap Berlaga di Piala Garuda Anak Indonesia 2026

      Mewakili Riau, Kampar Junior FA Siap Berlaga di Piala Garuda Anak Indonesia 2026

      18/06/2026  ❘  07:06 WIB
    • Messi Borong 3 Gol di Laga Argentina vs Aljazair

      Messi Borong 3 Gol di Laga Argentina vs Aljazair

      17/06/2026  ❘  11:51 WIB
  • Opini
    • Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      11/06/2026  ❘  08:29 WIB
    • Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      10/06/2026  ❘  19:27 WIB
    • PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      05/06/2026  ❘  12:26 WIB
    • Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      01/06/2026  ❘  15:34 WIB
  • Internasional
    • India Tiba-Tiba Blokir Telegram! Pemerintah Bertindak Keras Usai Skandal Bocornya Soal Ujian Kedokteran

      India Tiba-Tiba Blokir Telegram! Pemerintah Bertindak Keras Usai Skandal Bocornya Soal Ujian Kedokteran

      16/06/2026  ❘  15:23 WIB
    • Kesepakatan AS-Iran Buka Harapan Baru, Selat Hormuz Jadi Kunci Perhatian Dunia

      Kesepakatan AS-Iran Buka Harapan Baru, Selat Hormuz Jadi Kunci Perhatian Dunia

      16/06/2026  ❘  10:18 WIB
    • PBB Dukung Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah

      PBB Dukung Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah

      15/06/2026  ❘  07:48 WIB
    • AS-Iran Teken Kesepakatan Damai Hari Ini, Selat Hormuz Terbuka untuk Semua

      AS-Iran Teken Kesepakatan Damai Hari Ini, Selat Hormuz Terbuka untuk Semua

      14/06/2026  ❘  11:22 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Prabowo Kaget Harga Sawit Anjlok, Amran Langsung Laporkan 274 Perusahaan

18/06/2026  ❘  17:14 WIB • Nasional
Bagikan :
Prabowo Kaget Harga Sawit Anjlok, Amran Langsung Laporkan 274 Perusahaan

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. (sumber: istimewa)

JAKARTA, SabangMerauke News - Harga sawit mendadak turun saat harga dunia justru naik. Kondisi itu membuat Presiden Prabowo Subianto turun tangan. Istana pun ikut menyoroti nasib jutaan petani sawit. Isu penurunan harga sawit itu akhirnya masuk meja Presiden, Kamis, 17 Juni 2026.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dipanggil ke Istana. Topik utamanya hanya satu, yakni harga TBS.  TBS merupakan tandan buah segar sawit petani. Komoditas ini menjadi sumber penghasilan jutaan keluarga. Pergerakannya selalu menjadi perhatian besar. 

Amran mengaku mendapat telepon langsung dari presiden. Pertanyaan yang muncul terdengar sederhana. Namun, dampaknya sangat besar bagi petani. "Pak Mentan, kenapa terjadi penurunan?" kata Amran menirukan Prabowo.

Pertanyaan itu muncul karena situasinya dianggap janggal. Harga minyak sawit mentah dunia sedang naik. Nilai tukar dolar Amerika Serikat juga menguat. Biasanya kondisi seperti itu menguntungkan petani. Harga TBS seharusnya ikut terkerek naik. Namun yang terjadi justru sebaliknya.

 Amran menyebut situasi tersebut sebagai anomali. Istilah itu berulang kali disampaikan. Sebab pergerakannya dinilai tidak masuk akal. "Harga CPO dunia naik, dolar menguat, TBS turun," ujarnya. Fenomena itu membuat pemerintah bergerak cepat. Pelaku usaha sawit dari berbagai daerah dikumpulkan. Pertemuan besar pun digelar di Jakarta.

Sekitar 700 pelaku usaha hadir dalam forum tersebut. Mereka mewakili sekitar 1.900 pabrik kelapa sawit. Diskusi berlangsung cukup alot. Pemerintah meminta penjelasan langsung. Pertanyaan yang diajukan sangat sederhana. Mengapa harga sawit petani justru merosot?

Menurut Amran, tidak ada jawaban memuaskan. Tidak ada alasan kuat ditemukan saat itu. Situasi tersebut membuat pemerintah semakin curiga. "Kami tanya, tidak ada yang bisa jawab," katanya.

Di balik angka-angka itu terdapat jutaan keluarga. Petani sawit menjadi kelompok paling terdampak. Pendapatan mereka ikut tertekan. Amran mengingatkan pentingnya menjaga petani plasma. Jumlahnya diperkirakan mencapai 15 juta orang. Angka itu sangat besar.

Jika dihitung bersama anggota keluarga, jumlahnya meningkat. Totalnya bisa mencapai sekitar 30 juta jiwa. Dampaknya jelas tidak kecil. Karena itu pemerintah memilih bergerak cepat. Harga sawit tidak boleh dibiarkan jatuh lama. Petani harus mendapat perlindungan.

Amran meminta pelaku usaha berhati-hati. Jangan sampai keuntungan perusahaan mengorbankan petani. Pesan itu disampaikan secara tegas. "Jangan mengorbankan petani plasma sawit," ujarnya.

 

Setelah berbagai pertemuan dilakukan, hasil mulai terlihat. Banyak perusahaan mulai menaikkan harga pembelian. Kondisinya berangsur membaik. Pemerintah mencatat ada 274 perusahaan terindikasi. Mereka belum menyesuaikan harga saat masalah muncul. Nama-nama tersebut kemudian menjadi perhatian.

Langkah lanjutan segera dilakukan. Surat dikirim kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Tujuannya untuk tindak lanjut.  Amran mengaku surat itu juga ditembuskan. Kapolda dan Direktorat Kriminal Khusus ikut menerima. Pengawasan diperketat di daerah.

Langkah tersebut memberi dampak cukup cepat. Sebagian besar perusahaan mulai mengikuti arahan. Harga TBS perlahan kembali bergerak. "Dari 274, sebagian besar sudah menaikkan," kata Amran.

Kini jumlah perusahaan yang belum menyesuaikan harga berkurang. Tersisa sekitar seratus lebih perusahaan. Persentasenya hanya lima hingga sepuluh persen. Menurut Amran, kondisi sudah jauh membaik. Sekitar 90 persen harga kembali normal. Pemerintah optimistis pemulihan berlanjut.

Ia memperkirakan perbaikan selesai dalam waktu dekat. Satu minggu menjadi target yang disampaikan. Harapan besar disematkan kepada pasar. "Kami yakin satu minggu pulih," ujarnya. Masalah harga sawit sebenarnya sudah muncul sebelumnya. Keluhan datang dari berbagai daerah. Petani dan asosiasi mulai bersuara.

Mereka mengadu kepada Wakil Menteri Pertanian Sudaryono. Pertemuan berlangsung pada Selasa, 26 Mei 2026. Keluhan utama berkaitan dengan harga. Saat itu harga TBS turun cukup dalam. Bahkan melewati batas bawah di beberapa daerah. Petani mulai cemas.

Situasi tersebut muncul setelah pengumuman tertentu. Pemerintah memperkenalkan PT Danantara Sumberdaya Indonesia atau DSI. Perusahaan itu disiapkan untuk ekspor satu pintu. Kebijakan tersebut memicu reaksi pasar. Banyak pelaku usaha menunggu kepastian mekanisme. Ketidakjelasan memunculkan kekhawatiran. 

Sudaryono atau Mas Dar melihat dampak psikologis. Pelaku pasar menjadi ragu mengambil langkah. Akibatnya harga ikut terguncang. "Ada kekhawatiran dan ketidakpastian," kata Sudaryono.

Efek psikologis itu kemudian menyebar cepat. Pasar menjadi lebih hati-hati. Aktivitas pembelian melambat. Dalam dunia komoditas, sentimen sangat berpengaruh. Kadang harga bergerak sebelum kebijakan diterapkan. Persepsi menjadi faktor penting.

Meski demikian pemerintah mencoba meredam gejolak. Komunikasi dengan pelaku usaha terus dilakukan. Tujuannya mengembalikan kepercayaan pasar. Di tengah situasi tersebut, Prabowo ikut memberi perhatian. Isu sawit dianggap penting bagi ekonomi rakyat. Terutama di daerah sentra perkebunan.

 

Riau menjadi salah satu wilayah utama. Sumatera Utara juga sangat bergantung pada sawit. Begitu pula Kalimantan dan daerah lainnya. Ketika harga turun, efeknya langsung terasa. Aktivitas ekonomi desa ikut melambat. Daya beli masyarakat berkurang.

Karena itu perhatian Presiden menjadi penting. Pemerintah ingin memastikan harga tetap sehat. Petani tidak boleh menjadi korban. Amran menegaskan harga saat ini membaik. Sebagian besar perusahaan kembali membeli normal. Situasinya jauh lebih stabil.

Namun pengawasan tetap berjalan. Pemerintah masih memantau perusahaan tersisa. Evaluasi dilakukan setiap hari. Selain membahas sawit, Amran juga menyinggung pangan. Kondisi stok nasional menjadi perhatian. Hilirisasi pertanian ikut dibicarakan.

Program hilirisasi dianggap penting ke depan. Nilai tambah harus dinikmati dalam negeri. Petani diharapkan mendapat manfaat lebih besar. Untuk sektor sawit, harapan tertuju pada DSI. Skema ekspor satu pintu diyakini memberi manfaat. Kebocoran sistem diharapkan berkurang.

Amran optimistis kebijakan itu membantu petani. Kesejahteraan mereka menjadi tujuan utama. Pemerintah ingin rantai perdagangan lebih sehat. "Satu pintu bisa mengangkat kesejahteraan petani," katanya.

Meski demikian, pekerjaan belum selesai. Harga sawit masih terus dipantau. Stabilitas pasar menjadi target utama. Bagi jutaan petani, harga TBS bukan sekadar angka. Di balik angka itu ada biaya sekolah. Ada kebutuhan rumah tangga.

Ada pula harapan untuk masa depan keluarga. Karena itulah gejolak harga selalu menjadi perhatian. Terutama di daerah penghasil sawit. Kini pemerintah memastikan pemulihan berjalan. Mayoritas perusahaan telah mengikuti arahan. Harga mulai mendekati kondisi normal.

Namun, cerita ini memberi pelajaran penting. Pasar sawit sangat sensitif terhadap kebijakan. Komunikasi menjadi kunci utama. Saat harga dunia naik tetapi petani merugi, pertanyaan pasti muncul. Pertanyaan itulah yang akhirnya sampai ke Istana. Dan dari sanalah perhatian terhadap nasib petani sawit kembali menjadi sorotan nasional. R-02

Editor: Krisman
Tags :Harga SawitHarga CPOPresiden PrabowoAmran SulaimanHarga TBSKapolri

BERITA TERKAIT :

  • Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Naik, Petani Dapat Angin Segar

    Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Riau Naik, Petani Dapat Angin Segar

    Ekonomi •
    17/06/2026 ❘ 15:03 WIB
  • Harga Sawit Kembali Menguat, Petani Plasma Riau Nikmati Kenaikan Pendapatan

    Harga Sawit Kembali Menguat, Petani Plasma Riau Nikmati Kenaikan Pendapatan

    Ekonomi •
    17/06/2026 ❘ 14:51 WIB
  • Lengkap! Ini Daftar 280 PKS di 15 Provinsi yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Dugaan Permainan Harga TBS Kelapa Sawit Petani

    Lengkap! Ini Daftar 280 PKS di 15 Provinsi yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Dugaan Permainan Harga TBS Kelapa Sawit Petani

    Ekonomi •
    12/06/2026 ❘ 12:05 WIB
  • POPSI Kritik Langkah Amran Sulaiman Laporkan 300 Pabrik Sawit ke Kapolri

    POPSI Kritik Langkah Amran Sulaiman Laporkan 300 Pabrik Sawit ke Kapolri

    Nasional •
    12/06/2026 ❘ 08:21 WIB
  • Polda Riau Gerebek 43 PKS, Fakta Harga Sawit Riau Akhirnya Terbongkar

    Polda Riau Gerebek 43 PKS, Fakta Harga Sawit Riau Akhirnya Terbongkar

    Hukrim •
    11/06/2026 ❘ 12:56 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    10/06/2026  ❘  16:53 WIB
  • Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    03/06/2026  ❘  10:05 WIB
  • Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    03/06/2026  ❘  17:47 WIB
  • Nama Bupati Inhu Terseret! Dani Nursalam Bongkar Misteri Handphone dan CCTV Jelang OTT KPK

    Nama Bupati Inhu Terseret! Dani Nursalam Bongkar Misteri Handphone dan CCTV Jelang OTT KPK

    04/06/2026  ❘  18:23 WIB
  • Lengkap! Ini Daftar 280 PKS di 15 Provinsi yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Dugaan Permainan Harga TBS Kelapa Sawit Petani

    Lengkap! Ini Daftar 280 PKS di 15 Provinsi yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Dugaan Permainan Harga TBS Kelapa Sawit Petani

    12/06/2026  ❘  12:05 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan