SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Video Viral! Pencuri Kabel Lampu Jalan Ajak Anggota Brimob Duel di Jalanan

      Video Viral! Pencuri Kabel Lampu Jalan Ajak Anggota Brimob Duel di Jalanan

      14/06/2026  ❘  10:50 WIB
    • Polisi Gagalkan Pengiriman 53 Ribu Ekstasi dan 897 Etomidate Asal Bengkalis ke Madura

      Polisi Gagalkan Pengiriman 53 Ribu Ekstasi dan 897 Etomidate Asal Bengkalis ke Madura

      14/06/2026  ❘  09:50 WIB
    • Dijanjikan Rp22 Juta, Tiga Wanita Nekat Bawa 9 Kg Sabu dan 800 Vape Narkoba ke Medan

      Dijanjikan Rp22 Juta, Tiga Wanita Nekat Bawa 9 Kg Sabu dan 800 Vape Narkoba ke Medan

      13/06/2026  ❘  13:14 WIB
    • Niat Bercanda Malah Berujung Sidang Kode Etik, 4 ASN Jambi Kaget Video Gaji Ke-13 Meledak

      Niat Bercanda Malah Berujung Sidang Kode Etik, 4 ASN Jambi Kaget Video Gaji Ke-13 Meledak

      13/06/2026  ❘  11:59 WIB
  • Nasional
    • IPO 2026 Sepi, Inaco Jadi Emiten Kedua Saat Banyak Perusahaan Pilih Menunggu

      IPO 2026 Sepi, Inaco Jadi Emiten Kedua Saat Banyak Perusahaan Pilih Menunggu

      14/06/2026  ❘  20:40 WIB
    • Proyek Gedung DPR-MPR di IKN Terus Berjalan, Basuki: Nusantara Tetap Berprogres!

      Proyek Gedung DPR-MPR di IKN Terus Berjalan, Basuki: Nusantara Tetap Berprogres!

      14/06/2026  ❘  19:38 WIB
    • Noel Ebenezer Terima Vonis 4,5 Tahun, KPK: Hakim Sepakat dengan Dakwaan Jaksa

      Noel Ebenezer Terima Vonis 4,5 Tahun, KPK: Hakim Sepakat dengan Dakwaan Jaksa

      14/06/2026  ❘  19:28 WIB
    • ICW Kritik Praktik Jual Beli Hasil Audit BPK, Opini WTP Jadi Ajang Pencitraan Kepala Daerah

      ICW Kritik Praktik Jual Beli Hasil Audit BPK, Opini WTP Jadi Ajang Pencitraan Kepala Daerah

      14/06/2026  ❘  17:31 WIB
  • Ekonomi
    • DPRD Ingatkan Angka Statistik Pertumbuhan Ekonomi Kota Pekanbaru 7,91 Persen, Apakah Ramah dengan Kantong Rakyat? 

      DPRD Ingatkan Angka Statistik Pertumbuhan Ekonomi Kota Pekanbaru 7,91 Persen, Apakah Ramah dengan Kantong Rakyat? 

      14/06/2026  ❘  11:20 WIB
    • Harga Emas Hari Ini 14 Juni 2026 Melejit, Antam Naik Saat UBS dan Galeri24 Mandek

      Harga Emas Hari Ini 14 Juni 2026 Melejit, Antam Naik Saat UBS dan Galeri24 Mandek

      14/06/2026  ❘  08:36 WIB
    • Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI: 2029 Arena Pertarungan Banteng, Garuda dan Gajah

      Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI: 2029 Arena Pertarungan Banteng, Garuda dan Gajah

      13/06/2026  ❘  17:45 WIB
    • Ekonomi Triwulan I 2026 Tumbuh 7,91 Persen, Wako Pekanbaru Agung Nugroho Sebut Belanja Daerah Efektif dan Tepat Sasaran

      Ekonomi Triwulan I 2026 Tumbuh 7,91 Persen, Wako Pekanbaru Agung Nugroho Sebut Belanja Daerah Efektif dan Tepat Sasaran

      13/06/2026  ❘  08:50 WIB
  • Politik
    • PSI Sebut Jokowi Sudah Jadi Bagian Partai, Penjaketan Tinggal Menunggu Waktu

      PSI Sebut Jokowi Sudah Jadi Bagian Partai, Penjaketan Tinggal Menunggu Waktu

      14/06/2026  ❘  08:26 WIB
    • Panas! PDIP Tegaskan Jokowi Dipecat Desember 2024, Sindir Keras Gabung PSI

      Panas! PDIP Tegaskan Jokowi Dipecat Desember 2024, Sindir Keras Gabung PSI

      14/06/2026  ❘  08:21 WIB
    • Datang ke Istana Bersama Luhut, Chatib Basri Akhirnya Buka Suara Soal Jabatan Menkeu

      Datang ke Istana Bersama Luhut, Chatib Basri Akhirnya Buka Suara Soal Jabatan Menkeu

      09/06/2026  ❘  19:17 WIB
    • Dari Demo Jalanan ke Lingkar Kekuasaan, Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo

      Dari Demo Jalanan ke Lingkar Kekuasaan, Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo

      08/06/2026  ❘  11:49 WIB
  • Hukrim
    • Target Rp250 Ribu Sehari, Pasutri di Pelalawan Paksa 3 Anak Jadi Manusia Silver di Lampu Merah

      Target Rp250 Ribu Sehari, Pasutri di Pelalawan Paksa 3 Anak Jadi Manusia Silver di Lampu Merah

      14/06/2026  ❘  19:19 WIB
    • Polisi Tangkap 1 Tersangka Penyerangan Karyawan PT SBP Inhu, Jadi Pekerja Dok Kapal di Batam

      Polisi Tangkap 1 Tersangka Penyerangan Karyawan PT SBP Inhu, Jadi Pekerja Dok Kapal di Batam

      14/06/2026  ❘  17:21 WIB
    • Terungkap! Vendor Motor Listrik MBG Rp1,1 Triliun Ternyata Tak Punya Dealer

      Terungkap! Vendor Motor Listrik MBG Rp1,1 Triliun Ternyata Tak Punya Dealer

      14/06/2026  ❘  12:58 WIB
    • Umur Sudah 65 Tahun, Kelakuan Kakek MD Cabuli 7 Bocah Bikin Elus Dada

      Umur Sudah 65 Tahun, Kelakuan Kakek MD Cabuli 7 Bocah Bikin Elus Dada

      14/06/2026  ❘  08:44 WIB
  • Umum
    • TikTok Jadi Raja Media Sosial di Indonesia, Ini Daftar Medsos yang Paling Banyak Diakses

      TikTok Jadi Raja Media Sosial di Indonesia, Ini Daftar Medsos yang Paling Banyak Diakses

      14/06/2026  ❘  11:06 WIB
    • Waspada Orang Tua, Anak Kecanduan Media Sosial Terancam Sulit Berempati dan Bersosialisasi

      Waspada Orang Tua, Anak Kecanduan Media Sosial Terancam Sulit Berempati dan Bersosialisasi

      14/06/2026  ❘  07:34 WIB
    • Mengenal ‘Social Battery’, Penyebab Seseorang Tiba-tiba Malas Bersosialisasi dan Mudah Lelah

      Mengenal ‘Social Battery’, Penyebab Seseorang Tiba-tiba Malas Bersosialisasi dan Mudah Lelah

      13/06/2026  ❘  08:22 WIB
    • Komedian Senior Bolot Alami Serangan Jantung, Dokter Ungkap Tanda Nyeri Dada Berbahaya yang Sering Disepelekan

      Komedian Senior Bolot Alami Serangan Jantung, Dokter Ungkap Tanda Nyeri Dada Berbahaya yang Sering Disepelekan

      12/06/2026  ❘  20:09 WIB
  • Riau
    • DPRD Riau Kembali Gulirkan Wacana Perda LGBT, Dinilai Mendesak Karena Mulai Tampil Terbuka

      DPRD Riau Kembali Gulirkan Wacana Perda LGBT, Dinilai Mendesak Karena Mulai Tampil Terbuka

      14/06/2026  ❘  20:07 WIB
    • Tahun Ini, Pemprov Riau Targetkan Penerimaan Sekolah Rakyat Capai 420 Siswa

      Tahun Ini, Pemprov Riau Targetkan Penerimaan Sekolah Rakyat Capai 420 Siswa

      14/06/2026  ❘  19:06 WIB
    • Ketika Tambang Diawasi dari Dekat, Riau Minta Warga Ikut Menjadi Pengawas

      Ketika Tambang Diawasi dari Dekat, Riau Minta Warga Ikut Menjadi Pengawas

      14/06/2026  ❘  17:41 WIB
    • BPS Mulai Memetakan Denyut Ekonomi Riau, Data Jadi Senjata Menentukan Masa Depan

      BPS Mulai Memetakan Denyut Ekonomi Riau, Data Jadi Senjata Menentukan Masa Depan

      14/06/2026  ❘  16:38 WIB
  • Sport
    • Ekuador Sulit Dibobol, Pantai Gading Punya Senjata Rahasia Baru

      Ekuador Sulit Dibobol, Pantai Gading Punya Senjata Rahasia Baru

      14/06/2026  ❘  14:24 WIB
    • Belanda vs Jepang: Duel Raksasa yang Bisa Berakhir Mengejutkan

      Belanda vs Jepang: Duel Raksasa yang Bisa Berakhir Mengejutkan

      14/06/2026  ❘  14:13 WIB
    • Australia Diam-Diam Menggila, Turki Tumbang dengan Cara Menyakitkan

      Australia Diam-Diam Menggila, Turki Tumbang dengan Cara Menyakitkan

      14/06/2026  ❘  14:02 WIB
    • Jerman Datang Bawa Tank, Curaçao Bawa Mimpi! Houston Siap Meledak

      Jerman Datang Bawa Tank, Curaçao Bawa Mimpi! Houston Siap Meledak

      14/06/2026  ❘  10:35 WIB
  • Opini
    • Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      11/06/2026  ❘  08:29 WIB
    • Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      10/06/2026  ❘  19:27 WIB
    • PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      05/06/2026  ❘  12:26 WIB
    • Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      01/06/2026  ❘  15:34 WIB
  • Internasional
    • AS-Iran Teken Kesepakatan Damai Hari Ini, Selat Hormuz Terbuka untuk Semua

      AS-Iran Teken Kesepakatan Damai Hari Ini, Selat Hormuz Terbuka untuk Semua

      14/06/2026  ❘  11:22 WIB
    • Swiss Mau Batasi Penduduk Maksimal 10 Juta Jiwa, Imigran Terancam Dipangkas Besar-besaran!

      Swiss Mau Batasi Penduduk Maksimal 10 Juta Jiwa, Imigran Terancam Dipangkas Besar-besaran!

      14/06/2026  ❘  07:53 WIB
    • Draf Perdamaian Hampir Rampung, Iran Mulai Buka Sinyal Positif ke AS

      Draf Perdamaian Hampir Rampung, Iran Mulai Buka Sinyal Positif ke AS

      13/06/2026  ❘  13:57 WIB
    • Perang Iran-AS Segera Berakhir? Draf Damai Final Disusun, Selat Hormuz Siap Dibuka

      Perang Iran-AS Segera Berakhir? Draf Damai Final Disusun, Selat Hormuz Siap Dibuka

      13/06/2026  ❘  12:11 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Target Rp250 Ribu Sehari, Pasutri di Pelalawan Paksa 3 Anak Jadi Manusia Silver di Lampu Merah

14/06/2026  ❘  19:19 WIB • Hukrim
Bagikan :
Target Rp250 Ribu Sehari, Pasutri di Pelalawan Paksa 3 Anak Jadi Manusia Silver di Lampu Merah

Praktik eksploitasi anak yang terjadi di lampu merah Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. Foto: Dok SM News

Riau, SabangMerauke News – Praktik eksploitasi anak yang terjadi di lampu merah Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, akhirnya terbongkar setelah warga merasa iba melihat kondisi tiga anak yang dipaksa mengemis hingga larut malam. Ironisnya, para korban masih berusia di bawah umur dan dijadikan manusia silver demi memenuhi target setoran ratusan ribu rupiah setiap hari.

Kasus ini menyeret pasangan suami istri, Siska Mariani dan Muhammad Mukmin, yang diduga sengaja memanfaatkan anak-anak untuk mencari uang di persimpangan Jalan Lintas Timur, Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota, Kecamatan Pangkalan Kerinci.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Hasyim Risahondua, mengatakan ketiga korban terdiri dari dua anak laki-laki berusia 11 tahun dan 9 tahun, serta seorang anak perempuan berusia 9 tahun.

“Dua anak laki-laki yang dipaksa mengemis adalah anak kandung pasangan tersebut, sedangkan satu anak perempuan lainnya merupakan cucu tiri pelaku,” ujar Hasyim, Minggu (14/6).

Menurut polisi, motif utama pasangan itu adalah mencari keuntungan ekonomi dengan memanfaatkan anak-anak sebagai pengemis dan manusia silver di lampu merah. Seluruh hasil yang diperoleh korban kemudian harus diserahkan kepada pelaku.

“Anak-anak ditempatkan di tempat umum untuk meminta-minta. Semua hasil yang didapat diserahkan kepada pelaku,” jelasnya.

Kasus ini mulai terungkap setelah seorang warga bernama Hanafi Islami merasa curiga sekaligus prihatin melihat aktivitas ketiga anak tersebut di persimpangan jalan. Warga kemudian mengetahui bahwa anak-anak itu ketakutan untuk pulang karena belum memenuhi target uang yang ditetapkan pelaku.

“Laporan warga menyebutkan anak-anak itu takut pulang karena target yang diminta tidak tercapai,” kata Hasyim.

Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi eksploitasi itu terjadi pada Jumat (12/6) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, Siska Mariani memerintahkan ketiga anak untuk turun ke jalan mengamen dan menjadi manusia silver di lampu merah Pangkalan Kerinci.

Mereka dipaksa bekerja di tengah lalu lintas kendaraan hingga malam hari. Bahkan, ketiganya diberi target yang sangat besar untuk ukuran anak-anak.

“Mereka ditargetkan mendapatkan uang Rp250 ribu per orang setiap hari, mulai pukul 15.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB,” ungkap Hasyim.

Tekanan target itulah yang membuat para korban merasa takut dan tertekan. Jika tidak mencapai jumlah yang ditentukan, mereka khawatir dimarahi saat pulang ke rumah.

Polisi juga mengungkap praktik tersebut ternyata bukan baru berlangsung beberapa hari. Dari hasil pendalaman, pasangan itu sudah menjalankan aksi eksploitasi anak selama sekitar tujuh bulan sejak pindah ke Pangkalan Kerinci.

Selama berbulan-bulan, anak-anak tersebut diduga rutin turun ke jalan untuk mengamen, meminta-minta, hingga menjadi manusia silver demi memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

Kondisi itu memicu keprihatinan warga sekitar. Pada malam kejadian sekitar pukul 22.00 WIB, sejumlah warga akhirnya membawa ketiga anak tersebut ke Polsek Pangkalan Kerinci setelah mendengar pengakuan mereka yang takut pulang.

“Ketiga anak itu dibawa ke kantor polisi karena mereka mengaku takut pulang jika tidak mendapatkan target uang Rp250 ribu,” terang Hasyim.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Pangkalan Kerinci AKP Shilton bersama anggota langsung bergerak cepat mendatangi lokasi dan mengamankan pasangan suami istri yang diduga menjadi pelaku utama eksploitasi anak.

Penangkapan itu sekaligus menghentikan praktik yang dinilai sangat membahayakan keselamatan dan masa depan anak-anak. Selain harus bekerja di jalan raya yang padat kendaraan, para korban juga dipaksa bekerja dalam waktu panjang hingga malam hari.

Kasus ini pun menjadi sorotan karena dinilai sebagai bentuk eksploitasi ekonomi terhadap anak yang melanggar hukum dan hak-hak anak.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 88 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak serta Pasal 76I Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Dalam aturan tersebut ditegaskan bahwa setiap orang dilarang menempatkan, membiarkan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan eksploitasi ekonomi terhadap anak.

Ancaman hukuman terhadap pelaku eksploitasi anak pun tidak ringan karena negara memberikan perlindungan penuh terhadap hak tumbuh kembang anak.

“Saat ini kedua terduga pelaku diamankan di Polsek Pangkalan Kerinci untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” tegas Hasyim.

Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa eksploitasi anak masih terjadi di ruang publik dan sering kali tersembunyi di balik aktivitas mengamen maupun manusia silver di jalanan. Polisi mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan indikasi anak-anak dipaksa bekerja atau dieksploitasi demi keuntungan pihak tertentu.

Keberanian warga melapor dalam kasus ini dinilai menjadi langkah penting menyelamatkan masa depan ketiga anak tersebut dari tekanan dan eksploitasi berkepanjangan. (R-05)

Editor: Raya Desmawanto
Tags :eksploitasi anak Pangkalan Kerincimanusia silver Pelalawanpasutri paksa anak mengemisSabangmerauk

BERITA TERKAIT :

  • Tahun Ini, Pemprov Riau Targetkan Penerimaan Sekolah Rakyat Capai 420 Siswa

    Tahun Ini, Pemprov Riau Targetkan Penerimaan Sekolah Rakyat Capai 420 Siswa

    Riau •
    14/06/2026 ❘ 19:06 WIB
  • ICW Kritik Praktik Jual Beli Hasil Audit BPK, Opini WTP Jadi Ajang Pencitraan Kepala Daerah

    ICW Kritik Praktik Jual Beli Hasil Audit BPK, Opini WTP Jadi Ajang Pencitraan Kepala Daerah

    Nasional •
    14/06/2026 ❘ 17:31 WIB
  • Polisi Tangkap 1 Tersangka Penyerangan Karyawan PT SBP Inhu, Jadi Pekerja Dok Kapal di Batam

    Polisi Tangkap 1 Tersangka Penyerangan Karyawan PT SBP Inhu, Jadi Pekerja Dok Kapal di Batam

    Hukrim •
    14/06/2026 ❘ 17:21 WIB
  • Ironi Kekurangan Dokter, 297 Calon Dokter Justru Kehilangan Hak Lulus

    Ironi Kekurangan Dokter, 297 Calon Dokter Justru Kehilangan Hak Lulus

    Nasional •
    14/06/2026 ❘ 12:59 WIB
  • Terungkap! Vendor Motor Listrik MBG Rp1,1 Triliun Ternyata Tak Punya Dealer

    Terungkap! Vendor Motor Listrik MBG Rp1,1 Triliun Ternyata Tak Punya Dealer

    Hukrim •
    14/06/2026 ❘ 12:58 WIB
Idul adha lindawati HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    10/06/2026  ❘  16:53 WIB
  • Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    31/05/2026  ❘  15:10 WIB
  • Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    03/06/2026  ❘  10:05 WIB
  • Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    03/06/2026  ❘  17:47 WIB
  • Relawan MBG di Rohil Mengaku Diberhentikan karena Nilai Tes Rendah, Padahal Sudah Bekerja Sejak Januari

    Relawan MBG di Rohil Mengaku Diberhentikan karena Nilai Tes Rendah, Padahal Sudah Bekerja Sejak Januari

    30/05/2026  ❘  12:01 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan