SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Cuma Untung Rp15 Ribu, Warga Medan Malah Terancam Denda Rp60 Miliar

      Cuma Untung Rp15 Ribu, Warga Medan Malah Terancam Denda Rp60 Miliar

      11/06/2026  ❘  19:34 WIB
    • Medan Krisis Air, Emak-Emak Mengamuk Melihat Damkar Masuk Rumah Kadis

      Medan Krisis Air, Emak-Emak Mengamuk Melihat Damkar Masuk Rumah Kadis

      11/06/2026  ❘  19:22 WIB
    • 2 Kg Sabu Asal Riau Nyaris Lolos ke Jakarta, Dua Kurir Keburu Disergap

      2 Kg Sabu Asal Riau Nyaris Lolos ke Jakarta, Dua Kurir Keburu Disergap

      11/06/2026  ❘  18:43 WIB
    • Guru Tak Kunjung Datang, Anak Suku Akit di Meranti Kembali Terancam Putus Sekolah, Dinas Pendidikan Dituding Berbohong

      Guru Tak Kunjung Datang, Anak Suku Akit di Meranti Kembali Terancam Putus Sekolah, Dinas Pendidikan Dituding Berbohong

      11/06/2026  ❘  18:22 WIB
  • Nasional
    • KSP Dudung Buka Suara Namanya Terseret MBG, Klaim Cuma Jembatani Ponpes Bertemu Dadan

      KSP Dudung Buka Suara Namanya Terseret MBG, Klaim Cuma Jembatani Ponpes Bertemu Dadan

      11/06/2026  ❘  20:34 WIB
    • Ketum HIPMI Kini Dipegang Politisi Partai Gerindra Ade Jona Prasetyo

      Ketum HIPMI Kini Dipegang Politisi Partai Gerindra Ade Jona Prasetyo

      11/06/2026  ❘  18:06 WIB
    • BBM Non Subsidi Melonjak, ESDM Pastikan Pertalite dan Solar Tetap Bertahan

      BBM Non Subsidi Melonjak, ESDM Pastikan Pertalite dan Solar Tetap Bertahan

      11/06/2026  ❘  12:15 WIB
    • Tower Emergency 275 kV Galang–Simangkuk Berhasil Energize, Masyarakat Kembali Nikmati Listrik Andal PLN

      Tower Emergency 275 kV Galang–Simangkuk Berhasil Energize, Masyarakat Kembali Nikmati Listrik Andal PLN

      11/06/2026  ❘  11:58 WIB
  • Ekonomi
    • Timur Tengah Memanas, Rupiah Ikut Gemetar Ketakutan di Ujung Rp18.000

      Timur Tengah Memanas, Rupiah Ikut Gemetar Ketakutan di Ujung Rp18.000

      11/06/2026  ❘  19:08 WIB
    • BBCA Diborong Besar-Besaran, IHSG Malah Masuk Jurang Merah

      BBCA Diborong Besar-Besaran, IHSG Malah Masuk Jurang Merah

      11/06/2026  ❘  19:00 WIB
    • Harga Emas Antam Hari Ini 11 Juni 2026 Masih Bertahan di Rp 2,7 Juta per Gram, Waktu Tepat untuk Beli?

      Harga Emas Antam Hari Ini 11 Juni 2026 Masih Bertahan di Rp 2,7 Juta per Gram, Waktu Tepat untuk Beli?

      11/06/2026  ❘  11:45 WIB
    • Butuh Modal Cepat? Gadai Emas BRK Syariah Jadi Andalan Pelaku UMKM

      Butuh Modal Cepat? Gadai Emas BRK Syariah Jadi Andalan Pelaku UMKM

      11/06/2026  ❘  11:41 WIB
  • Politik
    • Datang ke Istana Bersama Luhut, Chatib Basri Akhirnya Buka Suara Soal Jabatan Menkeu

      Datang ke Istana Bersama Luhut, Chatib Basri Akhirnya Buka Suara Soal Jabatan Menkeu

      09/06/2026  ❘  19:17 WIB
    • Dari Demo Jalanan ke Lingkar Kekuasaan, Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo

      Dari Demo Jalanan ke Lingkar Kekuasaan, Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo

      08/06/2026  ❘  11:49 WIB
    • Pigai Bikin Geger! Usul Sipil Duduki Jabatan Polri Picu Gelombang Perdebatan Nasional

      Pigai Bikin Geger! Usul Sipil Duduki Jabatan Polri Picu Gelombang Perdebatan Nasional

      06/06/2026  ❘  19:35 WIB
    • Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      03/06/2026  ❘  15:16 WIB
  • Hukrim
    • Habib Palsu Ditangkap Cabuli 8 Santriwati, Sebut Persetubuhan Bisa Hapus Dosa

      Habib Palsu Ditangkap Cabuli 8 Santriwati, Sebut Persetubuhan Bisa Hapus Dosa

      11/06/2026  ❘  20:25 WIB
    • Saksi Ahli Hukum UGM Buka-Bukaan: Pengangkatan Staf Ahli Non-ASN Langgar Aturan!

      Saksi Ahli Hukum UGM Buka-Bukaan: Pengangkatan Staf Ahli Non-ASN Langgar Aturan!

      11/06/2026  ❘  20:18 WIB
    • Gading Gajah Jadi Ekskavator, Polda Riau Bongkar Jejak Uang Rp1,8 Miliar

      Gading Gajah Jadi Ekskavator, Polda Riau Bongkar Jejak Uang Rp1,8 Miliar

      11/06/2026  ❘  19:46 WIB
    • Demi Dapatkan Opini WTP dari BPK, Bupati Ini Berujung Tersangka Suap

      Demi Dapatkan Opini WTP dari BPK, Bupati Ini Berujung Tersangka Suap

      11/06/2026  ❘  18:10 WIB
  • Umum
    • IKA FISIP Selenggarakan Diskusi Jelang Momentum Pemilihan Rektor Baru: Quo Vadis Universitas Riau?

      IKA FISIP Selenggarakan Diskusi Jelang Momentum Pemilihan Rektor Baru: Quo Vadis Universitas Riau?

      11/06/2026  ❘  20:26 WIB
    • Terkuak! Ini Daftar SMA-SMK Negeri di Pekanbaru yang Rekrut 953 Siswa di Luar Sistem SPMB 2025

      Terkuak! Ini Daftar SMA-SMK Negeri di Pekanbaru yang Rekrut 953 Siswa di Luar Sistem SPMB 2025

      09/06/2026  ❘  15:04 WIB
    • Hari Ini Penerimaan Murid Baru SMA-SMK Negeri di Riau Dimulai, Ini Jadwal dan Tahapannya

      Hari Ini Penerimaan Murid Baru SMA-SMK Negeri di Riau Dimulai, Ini Jadwal dan Tahapannya

      08/06/2026  ❘  08:32 WIB
    • BPOM Bongkar Kopi Lokal Berbahaya, Bisa Picu Gagal Ginjal hingga Kematian

      BPOM Bongkar Kopi Lokal Berbahaya, Bisa Picu Gagal Ginjal hingga Kematian

      07/06/2026  ❘  18:09 WIB
  • Riau
    • Kabar Duka, Jemaah Haji Asal Rokan Hilir Wafat di Batam

      Kabar Duka, Jemaah Haji Asal Rokan Hilir Wafat di Batam

      11/06/2026  ❘  20:01 WIB
    • Dua Hari Dibuka, Pendaftar SPMB SMA dan SMK Negeri di Riau Tembus 61 Ribu

      Dua Hari Dibuka, Pendaftar SPMB SMA dan SMK Negeri di Riau Tembus 61 Ribu

      11/06/2026  ❘  20:00 WIB
    • Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polsek Tebing Tinggi Barat Turun Langsung Bina Petani Cabai

      Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polsek Tebing Tinggi Barat Turun Langsung Bina Petani Cabai

      11/06/2026  ❘  19:52 WIB
    • 9.830 Pengunjung Datangi Museum Sang Nila Utama Riau dari Januari-Mei 2026

      9.830 Pengunjung Datangi Museum Sang Nila Utama Riau dari Januari-Mei 2026

      11/06/2026  ❘  19:22 WIB
  • Sport
    • Azteca Bergelegar! Meksiko Buka Piala Dunia, Afrika Selatan Datang Bawa Dendam Lama

      Azteca Bergelegar! Meksiko Buka Piala Dunia, Afrika Selatan Datang Bawa Dendam Lama

      11/06/2026  ❘  14:10 WIB
    • Korea Selatan Bawa Modal Besar, Ceko Datang Dengan Ancaman

      Korea Selatan Bawa Modal Besar, Ceko Datang Dengan Ancaman

      11/06/2026  ❘  13:57 WIB
    • Malam Penentuan! Garuda Muda Siap Patahkan Kesombongan Australia di Sumut

      Malam Penentuan! Garuda Muda Siap Patahkan Kesombongan Australia di Sumut

      11/06/2026  ❘  09:50 WIB
    • Ini Jadwal Lengkap Pertandingan Fase Grup Piala Dunia 2026

      Ini Jadwal Lengkap Pertandingan Fase Grup Piala Dunia 2026

      11/06/2026  ❘  08:55 WIB
  • Opini
    • Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      11/06/2026  ❘  08:29 WIB
    • Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      10/06/2026  ❘  19:27 WIB
    • PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      05/06/2026  ❘  12:26 WIB
    • Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      01/06/2026  ❘  15:34 WIB
  • Internasional
    • Iran Kunci Selat Hormuz dan Serang Yordania, AS Langsung Buka Suara

      Iran Kunci Selat Hormuz dan Serang Yordania, AS Langsung Buka Suara

      11/06/2026  ❘  11:29 WIB
    • Perang AS vs Iran Kembali Dimulai, Trump: Hantam Lebih Keras!

      Perang AS vs Iran Kembali Dimulai, Trump: Hantam Lebih Keras!

      11/06/2026  ❘  08:42 WIB
    • New York Mendadak “Lockdown”, Kedatangan Donald Trump Bikin Manhattan Lumpuh Total

      New York Mendadak “Lockdown”, Kedatangan Donald Trump Bikin Manhattan Lumpuh Total

      09/06/2026  ❘  12:42 WIB
    • Sah! Belgia Resmikan PSK Jadi Pekerja Formal, Kini Bisa Dapat Pesangon dan Asuransi

      Sah! Belgia Resmikan PSK Jadi Pekerja Formal, Kini Bisa Dapat Pesangon dan Asuransi

      08/06/2026  ❘  07:50 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Timur Tengah Memanas, Rupiah Ikut Gemetar Ketakutan di Ujung Rp18.000

11/06/2026  ❘  19:08 WIB • Ekonomi
Bagikan :
Timur Tengah Memanas, Rupiah Ikut Gemetar Ketakutan di Ujung Rp18.000

Ilustrasi kurs Dolar AS terhadap Rupiah Indonesia. (sumber: istimewa)

JAKARTA, SabangMerauke News - Nilai tukar ditutup melemah cukup tajam pada Kamis sore, 11 Juni 2026. Rupiah turun 45 poin atau berada pada posisi akhir Rp17.989 per dolar. Pergerakan tersebut mempersempit jarak psikologis penting. Level Rp18.000 kembali terlihat jelas. Angka itu sempat disentuh awal Juni.  

Kondisi pasar global sedang tidak tenang. Konflik Timur Tengah kembali memanas. Investor memilih aset lebih aman. Dolar AS kembali menjadi tujuan utama. Kurs referensi Bank Indonesia ikut melemah. JISDOR tercatat Rp17.981 per dolar. Posisi sebelumnya berada di Rp17.971. Pelemahan terjadi seiring tekanan pasar.

Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, menjelaskan faktor utama. Menurutnya, konflik geopolitik memicu ketidakpastian besar. Situasi itu memengaruhi arus modal global. Rupiah ikut menerima dampaknya. "Pelemahan rupiah dipengaruhi oleh risiko geopolitik yang meningkat," kata Rully Nova, Kamis, 11 Juni 2026.

Gelombang ketegangan berasal dari Timur Tengah. Sejumlah wilayah Iran dilaporkan terkena serangan. Ledakan terdengar di beberapa kawasan strategis. Situasi tersebut memicu respons berantai. 

Komando Pusat Amerika Serikat mengumumkan operasi militer tambahan. Operasi disebut sebagai tindakan pertahanan. Langkah itu memperbesar kekhawatiran pasar global. Investor langsung merespons cepat.

Situasi bertambah panas setelah balasan muncul. Korps Garda Revolusi Islam Iran mengklaim menyerang aset militer AS. Sejumlah pangkalan disebut menjadi sasaran. Ketegangan meningkat dalam waktu singkat. 

Pasar keuangan global langsung berubah arah. Investor menghindari instrumen berisiko tinggi. Dana mengalir menuju dolar AS. Mata uang negara berkembang ikut tertekan. Indeks dolar kembali naik. Posisinya menembus level 100. Penguatan dolar memperbesar tekanan eksternal. Rupiah ikut kehilangan ruang penguatan.

Tekanan tidak datang dari luar saja. Faktor domestik ikut memperberat kondisi. Minat investor terhadap obligasi pemerintah mulai berkurang. Indikasinya terlihat dari kenaikan imbal hasil. Yield obligasi tenor 10 tahun naik. Angkanya mencapai 7,45 persen. Yield tenor 8 tahun meningkat lebih tinggi. Tenor 5 tahun ikut bergerak naik.

Rully Nova menjelaskan makna kenaikan tersebut. Investor meminta imbal hasil lebih besar. Risiko dianggap meningkat. Kehati-hatian mulai mendominasi pasar. "Yield obligasi naik di berbagai tenor," ujar Rully Nova.

Kenaikan yield sering menjadi sinyal penting. Investor mulai menimbang ulang risiko. Dana asing menjadi lebih selektif. Tekanan terhadap rupiah makin terasa.

Pasar juga menyoroti kebijakan moneter Indonesia. Dalam dua bulan terakhir, BI Rate naik signifikan. Langkah tersebut dilakukan menjaga stabilitas. Meski begitu tekanan eksternal masih dominan.

Pelaku pasar mulai memperkirakan langkah berikutnya. Kemungkinan kenaikan suku bunga kembali muncul. Ekspektasi tersebut memengaruhi perdagangan harian. Pasar bergerak lebih hati-hati.

 

Data ekonomi domestik ikut menjadi perhatian. Penjualan ritel mengalami kontraksi cukup dalam. Angka tersebut memperlihatkan perlambatan konsumsi. Sentimen pasar menjadi semakin sensitif.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, melihat kombinasi faktor. Penguatan dolar menjadi tekanan utama. Konflik Timur Tengah memperburuk situasi. Arus keluar dana asing ikut berperan. "Rupiah tertekan penguatan dolar AS," kata Lukman Leong.

Menurut Lukman, sentimen risk-off sedang mendominasi. Investor mengurangi eksposur aset berisiko. Pasar saham dan mata uang terkena dampak. Rupiah bergerak melemah sepanjang sesi. 

Pergerakan mata uang Asia menunjukkan pola serupa. Won Korea Selatan mengalami pelemahan terdalam. Rupee India ikut tertekan cukup besar. Yuan China bergerak turun tipis.

Dolar Singapura juga kehilangan tenaga. Ringgit Malaysia ikut melemah. Sebagian besar mata uang kawasan berada zona merah. Tekanan dolar terasa merata. Di sisi lain ada pengecualian. Dolar Taiwan mencatat penguatan tertinggi. Baht Thailand bergerak positif. Peso Filipina ikut naik.

Yen Jepang bertahan menguat tipis. Dolar Hong Kong bergerak stabil. Pergerakan tersebut menunjukkan pasar regional tidak seragam. Sentimen global menjadi faktor dominan.

Perhatian pasar kini tertuju ke level Rp18.000. Angka tersebut menjadi batas psikologis penting. Setiap pergerakan rupiah terus diawasi. Investor memantau perkembangan harian.

Jika tekanan global berlanjut, volatilitas berpotensi meningkat. Konflik Timur Tengah masih berkembang. Arah kebijakan The Fed juga ditunggu. Dua faktor itu menjadi penentu utama.

Pasar menanti pertemuan Federal Open Market Committee. Keputusan suku bunga AS menjadi fokus. Investor mencari petunjuk kebijakan berikutnya. Dolar dapat bergerak lebih kuat.

Di dalam negeri, perhatian tertuju ke Bank Indonesia. Keputusan BI Rate akan diumumkan pekan depan. Pelaku pasar berharap stabilitas terjaga. Langkah bank sentral sangat dinantikan.

Untuk saat ini, rupiah masih bertahan. Angka Rp17.989 menjadi penutupan terbaru. Meski belum menembus Rp18.000, jaraknya sangat tipis. Pasar memasuki fase penuh kewaspadaan.

Pergerakan beberapa hari mendatang akan menentukan arah. Jika tensi geopolitik mereda, tekanan bisa berkurang. Jika konflik melebar, dolar berpotensi makin perkasa. Rupiah kembali menghadapi ujian berat. R-02

Editor: Krisman
Tags :RupiahDolar ASKurs Hari IniNilai TukarKonflik AS IranEkonomi Indonesia

BERITA TERKAIT :

  • Iran Kunci Selat Hormuz dan Serang Yordania, AS Langsung Buka Suara

    Iran Kunci Selat Hormuz dan Serang Yordania, AS Langsung Buka Suara

    Internasional •
    11/06/2026 ❘ 11:29 WIB
  • Bursa Dunia Goyang, IHSG Malah Ngegas Menuju Angka Keramat 6.000

    Bursa Dunia Goyang, IHSG Malah Ngegas Menuju Angka Keramat 6.000

    Ekonomi •
    11/06/2026 ❘ 09:35 WIB
  • Rupiah Baru Bangun Sehari, Rudal Iran Langsung Bikin Dolar AS Perkasa Lagi

    Rupiah Baru Bangun Sehari, Rudal Iran Langsung Bikin Dolar AS Perkasa Lagi

    Ekonomi •
    11/06/2026 ❘ 09:26 WIB
  • Rupiah Diprediksi Menguat Semester II 2026, Pemerintah Ungkap Faktor Pendorongnya

    Rupiah Diprediksi Menguat Semester II 2026, Pemerintah Ungkap Faktor Pendorongnya

    Nasional •
    11/06/2026 ❘ 08:21 WIB
  • Rupiah Menguat ke Rp17.944 per Dolar AS Setelah Langkah Agresif BI

    Rupiah Menguat ke Rp17.944 per Dolar AS Setelah Langkah Agresif BI

    Ekonomi •
    10/06/2026 ❘ 20:15 WIB
Idul adha lindawati HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    31/05/2026  ❘  15:10 WIB
  • Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    03/06/2026  ❘  10:05 WIB
  • Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    10/06/2026  ❘  16:53 WIB
  • Kejari Kepulauan Meranti Terus Dalami Kasus Dugaan Korupsi BUMD PT Bumi Meranti, Kerugian Negara Masih Dihitung 

    Kejari Kepulauan Meranti Terus Dalami Kasus Dugaan Korupsi BUMD PT Bumi Meranti, Kerugian Negara Masih Dihitung 

    29/05/2026  ❘  19:14 WIB
  • Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Irjen Sony Sonjaya dan Mayjen Lodewyk Pusung! 

    03/06/2026  ❘  17:47 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan