SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Kepala DLH Rohil Datangi Dapur MBG, Ka SPPG Yayasan Harapan Raya Mandiri "Menghilang"

      Kepala DLH Rohil Datangi Dapur MBG, Ka SPPG Yayasan Harapan Raya Mandiri "Menghilang"

      10/06/2026  ❘  19:59 WIB
    • Daftar 18 Pejabat Pemko Pekanbaru yang Dilantik Hari Ini, 3 Orang Kepala Dinas

      Daftar 18 Pejabat Pemko Pekanbaru yang Dilantik Hari Ini, 3 Orang Kepala Dinas

      10/06/2026  ❘  12:46 WIB
    • Kejar PAD dan Cegah Kebocoran, Pemkab Kepulauan Meranti dan BRK Syariah Perkuat Digitalisasi Transaksi Daerah

      Kejar PAD dan Cegah Kebocoran, Pemkab Kepulauan Meranti dan BRK Syariah Perkuat Digitalisasi Transaksi Daerah

      10/06/2026  ❘  12:00 WIB
    • Honda Revo Tergilas Truk Fuso, Tiga Pelajar SMA Panti Tewas Seketika

      Honda Revo Tergilas Truk Fuso, Tiga Pelajar SMA Panti Tewas Seketika

      10/06/2026  ❘  10:57 WIB
  • Nasional
    • Anggota DPD RI Penrad Siagian Nilai DPR Kembali Khianati Semangat Reformasi Lewat UU Polri

      Anggota DPD RI Penrad Siagian Nilai DPR Kembali Khianati Semangat Reformasi Lewat UU Polri

      10/06/2026  ❘  18:40 WIB
    • Anggaran Dinilai Tak Cukup, Amran Usulkan Tambahan Rp22 Triliun untuk Pertanian

      Anggaran Dinilai Tak Cukup, Amran Usulkan Tambahan Rp22 Triliun untuk Pertanian

      10/06/2026  ❘  16:16 WIB
    • AHY Tersengat Isu Dapur MBG, Demokrat Langsung Membantah

      AHY Tersengat Isu Dapur MBG, Demokrat Langsung Membantah

      10/06/2026  ❘  16:13 WIB
    • Motor Listrik MBG Rp1 Triliun yang Diduga Dimark-up Dadan Sudah Dirakit, Kini Mau Dipakai Buat Apa?

      Motor Listrik MBG Rp1 Triliun yang Diduga Dimark-up Dadan Sudah Dirakit, Kini Mau Dipakai Buat Apa?

      10/06/2026  ❘  16:10 WIB
  • Ekonomi
    • Rupiah Menguat ke Rp17.944 per Dolar AS Setelah Langkah Agresif BI

      Rupiah Menguat ke Rp17.944 per Dolar AS Setelah Langkah Agresif BI

      10/06/2026  ❘  20:15 WIB
    • Saat Asia Berdarah, IHSG Justru Mengamuk dan Bikin Bursa Saham Kaget

      Saat Asia Berdarah, IHSG Justru Mengamuk dan Bikin Bursa Saham Kaget

      10/06/2026  ❘  20:02 WIB
    • Pantau Ketersediaan Pangan, Pemko Pekanbaru Dapati Sejumlah Harga Komoditi Turun

      Pantau Ketersediaan Pangan, Pemko Pekanbaru Dapati Sejumlah Harga Komoditi Turun

      10/06/2026  ❘  19:41 WIB
    • Tawarkan Beragam Menu Menarik Dengan Harga Terjangkau,  Kedai Kopi K Tiga Kini Hadir di Pekanbaru

      Tawarkan Beragam Menu Menarik Dengan Harga Terjangkau,  Kedai Kopi K Tiga Kini Hadir di Pekanbaru

      10/06/2026  ❘  12:44 WIB
  • Politik
    • Datang ke Istana Bersama Luhut, Chatib Basri Akhirnya Buka Suara Soal Jabatan Menkeu

      Datang ke Istana Bersama Luhut, Chatib Basri Akhirnya Buka Suara Soal Jabatan Menkeu

      09/06/2026  ❘  19:17 WIB
    • Dari Demo Jalanan ke Lingkar Kekuasaan, Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo

      Dari Demo Jalanan ke Lingkar Kekuasaan, Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo

      08/06/2026  ❘  11:49 WIB
    • Pigai Bikin Geger! Usul Sipil Duduki Jabatan Polri Picu Gelombang Perdebatan Nasional

      Pigai Bikin Geger! Usul Sipil Duduki Jabatan Polri Picu Gelombang Perdebatan Nasional

      06/06/2026  ❘  19:35 WIB
    • Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      03/06/2026  ❘  15:16 WIB
  • Hukrim
    • Jaksa KPK: Kesaksian Dani dan Arief Bikin Dakwaan Makin Tajam, Jalur Setoran Terbuka

      Jaksa KPK: Kesaksian Dani dan Arief Bikin Dakwaan Makin Tajam, Jalur Setoran Terbuka

      10/06/2026  ❘  21:11 WIB
    • Dani Bongkar Aliran Dana Rp1 Miliar Berkode Volcom dan Kembali Sebut Nama Abdul Wahid

      Dani Bongkar Aliran Dana Rp1 Miliar Berkode Volcom dan Kembali Sebut Nama Abdul Wahid

      10/06/2026  ❘  20:37 WIB
    • Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

      Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

      10/06/2026  ❘  16:53 WIB
    • Anak Riza Chalid Tak Lolos Banding, Hukuman Tetap 15 Tahun dengan Beban Rp13,4 Triliun

      Anak Riza Chalid Tak Lolos Banding, Hukuman Tetap 15 Tahun dengan Beban Rp13,4 Triliun

      10/06/2026  ❘  16:22 WIB
  • Umum
    • Terkuak! Ini Daftar SMA-SMK Negeri di Pekanbaru yang Rekrut 953 Siswa di Luar Sistem SPMB 2025

      Terkuak! Ini Daftar SMA-SMK Negeri di Pekanbaru yang Rekrut 953 Siswa di Luar Sistem SPMB 2025

      09/06/2026  ❘  15:04 WIB
    • Hari Ini Penerimaan Murid Baru SMA-SMK Negeri di Riau Dimulai, Ini Jadwal dan Tahapannya

      Hari Ini Penerimaan Murid Baru SMA-SMK Negeri di Riau Dimulai, Ini Jadwal dan Tahapannya

      08/06/2026  ❘  08:32 WIB
    • BPOM Bongkar Kopi Lokal Berbahaya, Bisa Picu Gagal Ginjal hingga Kematian

      BPOM Bongkar Kopi Lokal Berbahaya, Bisa Picu Gagal Ginjal hingga Kematian

      07/06/2026  ❘  18:09 WIB
    • Duduk Terlalu Lama dan Stres Kerja Bisa Bikin Gemuk, Ini Temuan Mengejutkan Peneliti Dunia

      Duduk Terlalu Lama dan Stres Kerja Bisa Bikin Gemuk, Ini Temuan Mengejutkan Peneliti Dunia

      07/06/2026  ❘  08:08 WIB
  • Riau
    • Ibu dan Anak Tabrak ATM BNI di Selatpanjang, Kaca Pecah, Korban Alami Luka Ringan

      Ibu dan Anak Tabrak ATM BNI di Selatpanjang, Kaca Pecah, Korban Alami Luka Ringan

      10/06/2026  ❘  20:03 WIB
    • Plt Gubernur Riau Instruksikan Kadis PUPR dan Kepala UPT Tingkatkan Pengawasan Infrastruktur di Lapangan

      Plt Gubernur Riau Instruksikan Kadis PUPR dan Kepala UPT Tingkatkan Pengawasan Infrastruktur di Lapangan

      10/06/2026  ❘  19:47 WIB
    • Tak Hadir Ujian CAT, Dua Calon Anggota KPID Riau Dipastikan Langsung Gugur

      Tak Hadir Ujian CAT, Dua Calon Anggota KPID Riau Dipastikan Langsung Gugur

      10/06/2026  ❘  15:33 WIB
    • Alami Gangguan Kesehatan, Enam Jemaah Haji Riau Masih Menjalani Perawatan di Batam

      Alami Gangguan Kesehatan, Enam Jemaah Haji Riau Masih Menjalani Perawatan di Batam

      10/06/2026  ❘  15:29 WIB
  • Sport
    • Saat 88 Ribu Orang Memanggil Messi, Argentina Menutup Laga Ujicoba Dengan Pesta

      Saat 88 Ribu Orang Memanggil Messi, Argentina Menutup Laga Ujicoba Dengan Pesta

      10/06/2026  ❘  14:08 WIB
    • Ole Romeny Menggila, Indonesia Bungkam Mozambik dan Bikin Ranking FIFA Merangkak Naik

      Ole Romeny Menggila, Indonesia Bungkam Mozambik dan Bikin Ranking FIFA Merangkak Naik

      10/06/2026  ❘  08:11 WIB
    • John Herdman Pasang Target Gila! Timnas Indonesia Tak Cuma Menang, Mozambik Harus Dibungkam

      John Herdman Pasang Target Gila! Timnas Indonesia Tak Cuma Menang, Mozambik Harus Dibungkam

      09/06/2026  ❘  10:24 WIB
    • Jhon Arias Menggila! Kolombia Hajar Yordania, Alarm Bahaya Piala Dunia 2026 Mulai Berbunyi

      Jhon Arias Menggila! Kolombia Hajar Yordania, Alarm Bahaya Piala Dunia 2026 Mulai Berbunyi

      08/06/2026  ❘  11:20 WIB
  • Opini
    • Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      10/06/2026  ❘  19:27 WIB
    • PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      05/06/2026  ❘  12:26 WIB
    • Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      01/06/2026  ❘  15:34 WIB
    • Magnifica Humanitas sebagai Seruan Moral di Tengah Revolusi AI

      Magnifica Humanitas sebagai Seruan Moral di Tengah Revolusi AI

      29/05/2026  ❘  07:00 WIB
  • Internasional
    • New York Mendadak “Lockdown”, Kedatangan Donald Trump Bikin Manhattan Lumpuh Total

      New York Mendadak “Lockdown”, Kedatangan Donald Trump Bikin Manhattan Lumpuh Total

      09/06/2026  ❘  12:42 WIB
    • Sah! Belgia Resmikan PSK Jadi Pekerja Formal, Kini Bisa Dapat Pesangon dan Asuransi

      Sah! Belgia Resmikan PSK Jadi Pekerja Formal, Kini Bisa Dapat Pesangon dan Asuransi

      08/06/2026  ❘  07:50 WIB
    • Konflik Iran Memanas, Paus Leo XIV Tolak Pembenaran Perang AS

      Konflik Iran Memanas, Paus Leo XIV Tolak Pembenaran Perang AS

      07/06/2026  ❘  13:52 WIB
    • Gila! Pemuda Ini Nginap di Hotel Mewah Rp19 Juta Semalam Cuma Bayar Rp160 Doang

      Gila! Pemuda Ini Nginap di Hotel Mewah Rp19 Juta Semalam Cuma Bayar Rp160 Doang

      05/06/2026  ❘  11:14 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Rupiah Menguat ke Rp17.944 per Dolar AS Setelah Langkah Agresif BI

10/06/2026  ❘  20:15 WIB • Ekonomi
Bagikan :
Rupiah Menguat ke Rp17.944 per Dolar AS Setelah Langkah Agresif BI

Ilustrasi kurs Dolar AS terhadap Rupiah Indonesia. (sumber: istimewa)

JAKARTA, SabangMerauke News - Rupiah berhasil keluar dari tekanan. Mata uang Indonesia ditutup menguat tajam. Penguatan terjadi setelah beberapa hari sulit. Rupiah ditutup di Rp17.944 per dolar AS pada Rabu, 10 Juni 2026. Posisi itu menguat 114 poin. Persentase kenaikan mencapai 0,63 persen.

Sehari sebelumnya, situasi masih berbeda. Rupiah berada di Rp18.058 per dolar AS. Tekanan dolar masih terasa kuat. Pasar bergerak penuh kehati-hatian. 

Penguatan rupiah juga tercermin pada JISDOR. Kurs referensi Bank Indonesia ikut membaik. Nilainya berada di Rp17.971 per dolar AS. Sebelumnya sempat berada di Rp18.141.

Perubahan ini menjadi angin segar. Pelaku pasar mulai melihat harapan baru. Tekanan terhadap mata uang domestik berkurang. Kepercayaan perlahan kembali tumbuh.

Research and Development Indonesia Commodity and Derivatives Exchange, Muhammad Amru Syifa, melihat perubahan signifikan. Menurutnya, titik terburuk mulai terlewati. Sentimen pasar membaik dalam beberapa hari terakhir. Langkah Bank Indonesia ikut membantu. "Rupiah mulai menunjukkan pemulihan," kata Muhammad Amru Syifa.

Perjalanan menuju penguatan tidak mudah. Awal pekan menjadi masa berat. Dolar AS terus menguat terhadap banyak mata uang. Negara berkembang terkena dampaknya.

Indonesia ikut merasakan tekanan tersebut. Rupiah sempat menyentuh titik terlemah. Level Rp18.190 per dolar menjadi perhatian pasar. Kekhawatiran langsung meningkat.

Saat tekanan membesar, Bank Indonesia mengambil langkah cepat. Otoritas moneter menaikkan suku bunga acuan. Kenaikan mencapai 25 basis poin. BI Rate menjadi 5,50 persen.

Keputusan itu mengejutkan banyak pelaku pasar. Langkah diambil di luar jadwal reguler. Respons pasar muncul hampir seketika. Rupiah mulai bergerak naik.

Tidak hanya pasar valuta asing. Pasar obligasi juga bereaksi positif. Investor mulai memburu surat utang negara. Imbal hasil turun di berbagai tenor.

Pasar membaca pesan yang jelas. Bank Indonesia siap menjaga stabilitas. Komitmen itu memberi rasa percaya diri. Investor mulai mengurangi kepanikan.

Muhammad Amru Syifa menilai keputusan tersebut efektif. Investor melihat keseriusan bank sentral. Stabilitas rupiah menjadi prioritas utama. Sentimen positif mulai terbentuk. "Penguatan rupiah muncul setelah pengumuman BI," ujarnya.

Selain kebijakan suku bunga, komunikasi juga berperan. Bank Indonesia aktif berdialog dengan investor. Pesan stabilitas terus disampaikan. Kepercayaan pasar ikut terjaga.

Meski demikian, perjalanan rupiah masih panjang. Tekanan eksternal belum benar-benar hilang. Pasar global masih penuh ketidakpastian. Risiko baru bisa muncul kapan saja.

Perhatian investor saat ini tertuju ke Amerika Serikat. Data inflasi terbaru sedang ditunggu. Angka tersebut sangat menentukan arah pasar. Dampaknya terasa hingga Indonesia.

 

Inflasi menjadi pegangan Federal Reserve. Bank sentral AS menggunakan data tersebut. Keputusan suku bunga akan bergantung padanya. Investor terus memantau perkembangannya.

Jika inflasi tetap tinggi, situasi berubah. Dolar berpotensi kembali menguat. Ekspektasi penurunan bunga akan tertunda. Mata uang berkembang bisa tertekan.

Sebaliknya, inflasi rendah memberi harapan. Tekanan terhadap dolar berkurang. Investor berani mengambil risiko lebih besar. Rupiah bisa memperoleh ruang tambahan. "Tekanan dapat berkurang jika inflasi melemah," kata Muhammad Amru Syifa.

Selain faktor ekonomi, geopolitik ikut berpengaruh. Konflik Timur Tengah masih membayangi pasar. Ketegangan memengaruhi aliran modal global. Investor bergerak dengan sangat hati-hati.

Ketika konflik meningkat, aset aman diburu. Dolar AS menjadi tujuan utama. Mata uang negara berkembang sering tertekan. Rupiah tidak terkecuali.

Di dalam negeri, koordinasi terus diperkuat. Bank Indonesia dan pemerintah bergerak bersama. Fokus utama menjaga stabilitas pasar. Langkah tersebut mendapat perhatian investor.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menjelaskan strategi utama. Fokus pertama adalah meningkatkan daya tarik investasi. Tujuannya menarik kembali modal asing. Arus masuk dana menjadi penting.

Menurut Perry, kenaikan bunga global memicu outflow. Dana asing keluar dari saham. Surat Berharga Negara ikut terkena dampak. Stabilitas pasar menjadi tantangan. "Kami meningkatkan daya tarik imbal hasil," kata Perry Warjiyo.

Langkah itu diharapkan menarik investor kembali. Indonesia menawarkan peluang investasi menarik. Imbal hasil menjadi faktor penting. Modal asing diharapkan masuk lagi.

Strategi kedua menyangkut likuiditas. Pasar uang harus tetap terjaga. Sektor perbankan membutuhkan dukungan. Stabilitas menjadi kunci utama.

Pemerintah tetap menempatkan kasnya di BI. Kebijakan ini membantu operasi moneter. Likuiditas pasar lebih terkontrol. Sistem keuangan menjadi lebih kuat. "Likuiditas pasar harus tetap terjaga," ujar Perry Warjiyo.

Pelaku pasar menyambut langkah tersebut. Koordinasi fiskal dan moneter dinilai positif. Investor melihat arah kebijakan yang jelas. Kepercayaan perlahan meningkat.

Di kawasan Asia, rupiah mencuri perhatian. Penguatannya menjadi yang tertinggi. Mata uang lain bergerak lebih terbatas. Indonesia tampil paling menonjol.

Data Bloomberg menunjukkan kondisi tersebut. Rupiah menjadi mata uang terbaik di Asia. Posisi itu bertahan sejak pembukaan. Hingga penutupan tidak berubah.

Meski mencatat penguatan besar, sejumlah ekonom tetap waspada. Tekanan belum sepenuhnya hilang. Pemulihan masih bersifat jangka pendek. Risiko tetap membayangi.

 

Ekonom UOB, Enrico Tanuwijaya, menilai langkah tambahan mungkin diperlukan. Menurutnya, kenaikan bunga belum cukup. Stabilitas rupiah membutuhkan dukungan lebih besar. Kebijakan lanjutan masih terbuka.

Pandangan serupa datang dari Vincentius Ming Shen. Ia melihat ruang kenaikan bunga berikutnya. Fokus utama tetap menjaga rupiah. Kepercayaan investor harus dipertahankan.

Ekonom Bloomberg Economics, Tamara Henderson, memiliki pandangan berbeda. Ia memperkirakan pengetatan lebih agresif. Tujuannya memperlambat tekanan terhadap rupiah. Pasar masih mencermati kemungkinan itu.

Di sisi lain, Mega Capital Sekuritas lebih optimistis. Fixed Income and Macro Strategist, Lionel Priyadi, melihat peluang stabilisasi. Ia menilai langkah saat ini cukup efektif. Syaratnya, kondisi pasar tetap terkendali.

Menurut Lionel, rentang pergerakan rupiah menjadi penting. Jika berada di kisaran Rp17.500 hingga Rp17.900, tekanan bisa mereda. Bank Indonesia memiliki ruang bernapas. Kebijakan tambahan tidak selalu diperlukan.

Pasar kini menunggu tanggal penting berikutnya. Rapat Dewan Gubernur BI segera berlangsung. Investor menanti arah kebijakan baru. Semua mata tertuju ke sana.

Sementara itu, penguatan rupiah memberi efek psikologis positif. Dunia usaha mulai sedikit lega. Importir memperoleh ruang bernapas. Pelaku pasar menyambut perubahan itu.

Bagi investor, sinyal stabilitas sangat penting. Kepercayaan menjadi modal utama. Tanpa kepercayaan, dana sulit masuk. Pasar akan bergerak lebih lambat.

Saat ini cerita rupiah memasuki babak baru. Tekanan besar belum benar-benar pergi. Dolar masih menjadi lawan tangguh. Ketidakpastian global masih tinggi.

Akan tetapi, langkah cepat Bank Indonesia memberi hasil. Rupiah berhasil bangkit dari tekanan. Investor kembali melihat peluang. Pasar domestik menemukan tenaga baru. R-02

Editor: Krisman
Tags :RupiahDolar ASKurs Hari IniNilai TukarBank IndonesiaBI RateEkonomi Indonesia

BERITA TERKAIT :

  • Saat Asia Berdarah, IHSG Justru Mengamuk dan Bikin Bursa Saham Kaget

    Saat Asia Berdarah, IHSG Justru Mengamuk dan Bikin Bursa Saham Kaget

    Ekonomi •
    10/06/2026 ❘ 20:02 WIB
  • Rupiah Bangkit Lagi, Dolar AS Terseret ke Bawah Rp18.000 Setelah BI Rate Naik

    Rupiah Bangkit Lagi, Dolar AS Terseret ke Bawah Rp18.000 Setelah BI Rate Naik

    Ekonomi •
    10/06/2026 ❘ 10:14 WIB
  • Perdagangan Baru Dibuka, IHSG Langsung Terbang Bikin Investor Tercengang

    Perdagangan Baru Dibuka, IHSG Langsung Terbang Bikin Investor Tercengang

    Ekonomi •
    10/06/2026 ❘ 10:03 WIB
  • BI Naikkan Suku Bunga, Rupiah Langsung Balik Menyerang Dolar AS

    BI Naikkan Suku Bunga, Rupiah Langsung Balik Menyerang Dolar AS

    Ekonomi •
    09/06/2026 ❘ 18:38 WIB
  • Dari Jurang ke Langit, IHSG Terbang 404 Poin dan Bikin Investor Tercengang

    Dari Jurang ke Langit, IHSG Terbang 404 Poin dan Bikin Investor Tercengang

    Ekonomi •
    09/06/2026 ❘ 18:27 WIB
Idul adha lindawati HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • SF Hariyanto Reshuffle Massal 236 Pejabat Pemprov Riau, Ini Daftarnya

    SF Hariyanto Reshuffle Massal 236 Pejabat Pemprov Riau, Ini Daftarnya

    26/05/2026  ❘  19:16 WIB
  • Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    31/05/2026  ❘  15:10 WIB
  • Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    Pengadilan Dikepung Massa, SF Hariyanto Bersaksi di Sidang Panas Dugaan Korupsi Gubernur Abdul Wahid

    03/06/2026  ❘  10:05 WIB
  • SF Hariyanto Mutasi 77 Kepala SMAN, SMKN, dan SLB se-Riau, Ini Daftar Kepsek Baru

    SF Hariyanto Mutasi 77 Kepala SMAN, SMKN, dan SLB se-Riau, Ini Daftar Kepsek Baru

    26/05/2026  ❘  19:40 WIB
  • Kejari Kepulauan Meranti Terus Dalami Kasus Dugaan Korupsi BUMD PT Bumi Meranti, Kerugian Negara Masih Dihitung 

    Kejari Kepulauan Meranti Terus Dalami Kasus Dugaan Korupsi BUMD PT Bumi Meranti, Kerugian Negara Masih Dihitung 

    29/05/2026  ❘  19:14 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan