Selandia Baru Nyaris Bikin Kejutan, Harry Kane Muncul Selamatkan Muka The Three Lions
Seleberasi pemain Inggris ketika Harry Kane membobol gawang Selandia Baru dalam laga ujicoba di di Stadion Raymond James, Minggu (7/6/2026) dini hari WIB. (sumber: Getty Images)
JAKARTA, SabangMerauke News - Timnas Inggris sukses mengalahkan Selandia Baru dengan skor 1-0 pada laga uji coba internasional menjelang Piala Dunia 2026 di Raymond James Stadium, Tampa, Florida, Amerika Serikat, Minggu, 7 Juni 2026. Gol tunggal Harry Kane memastikan kemenangan Three Lions.
Sejak awal pertandingan, Inggris langsung mengambil kendali permainan. Penguasaan bola didominasi para pemain berbaju putih. Marcus Rashford dan Djed Spence aktif menyerang dari sisi lapangan. Selandia Baru lebih banyak bertahan di wilayahnya sendiri.
Meski mendominasi, Inggris kesulitan menciptakan peluang bersih. Pertahanan Selandia Baru tampil disiplin sepanjang babak pertama. Setiap celah segera ditutup rapat. Situasi itu membuat Harry Kane sering terisolasi di depan.
Rashford menjadi pemain paling hidup dalam skema serangan Inggris. Penyerang tersebut berkali-kali menusuk dari sisi kiri. Kecepatannya membuat lini belakang lawan bekerja keras. Beberapa peluang lahir dari kaki pemain berusia 28 tahun itu.
Selandia Baru tidak hanya bertahan sepanjang laga. Tim racikan Darren Bazeley sesekali melancarkan serangan balik cepat. Matthew Garbett dan Chris Wood berusaha memanfaatkan ruang kosong. Salah satu peluang bahkan memaksa Jordan Pickford melakukan penyelamatan penting.
Cuaca panas dan lembap turut memengaruhi jalannya pertandingan. Tempo permainan beberapa kali melambat. Pemain kedua tim terlihat lebih cepat menguras energi. Kondisi tersebut menjadi simulasi berharga menjelang Piala Dunia musim panas nanti.
Ketika laga tampak akan berakhir tanpa gol pada babak pertama, Inggris akhirnya menemukan jalan keluar. Djed Spence bergerak cepat dari sisi kiri pertahanan lawan. Bek sayap tersebut melepaskan umpan silang akurat ke jantung kotak penalti. Bola kemudian disambut Harry Kane dengan sundulan terarah.
Gol tercipta pada menit 45+3. Bola meluncur ke pojok bawah gawang tanpa mampu dijangkau Max Crocombe. Stadion langsung bergemuruh menyambut keunggulan Inggris. Kane kembali membuktikan statusnya sebagai mesin gol utama Three Lions.
"Harry selalu tahu cara muncul pada momen penting," ujar Thomas Tuchel, pelatih Timnas Inggris. "Gol itu sangat membantu tim."
Keunggulan 1-0 bertahan hingga turun minum. Inggris menguasai pertandingan secara statistik. Selandia Baru tetap menunjukkan organisasi permainan yang cukup rapi. Pertandingan masih menyisakan banyak cerita pada babak kedua.
Usai jeda, Thomas Tuchel membuat keputusan yang menarik perhatian. Seluruh sebelas pemain diganti sekaligus. Pergantian total itu jarang terjadi dalam sepak bola internasional. Langkah tersebut dilakukan untuk mengukur kesiapan seluruh anggota skuad.
Sebanyak 22 pemain Inggris akhirnya mendapat kesempatan tampil. Tuchel ingin melihat kondisi tim secara menyeluruh. Setiap pemain memperoleh menit bermain yang cukup. Strategi itu memberi banyak bahan evaluasi sebelum Piala Dunia dimulai.
"Semua pemain perlu merasakan atmosfer pertandingan," kata Thomas Tuchel. "Saat ini setiap detail sangat penting."
Meski berganti total, dominasi Inggris tidak berubah. Jude Bellingham langsung memberi warna berbeda di lini tengah. Dan Burn hampir menggandakan keunggulan melalui sundulan keras. Sayang, bola hanya membentur tiang gawang.
Inggris sempat meminta hadiah penalti ketika Ivan Toney terjatuh di area terlarang. Wasit menghentikan pertandingan untuk menunggu pemeriksaan VAR. Setelah meninjau tayangan ulang, keputusan penalti dibatalkan. Toney lebih dulu terjebak posisi offside.
Di tengah banyaknya pergantian pemain, Rashford tetap menjadi salah satu sorotan utama pertandingan. Penampilannya pada babak pertama terlihat paling menonjol. Ia menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Pergerakannya juga membuat pertahanan lawan kesulitan menjaga posisi.
Rashford tercatat paling sering menyentuh bola di area penalti lawan. Statistik tersebut memperlihatkan besarnya pengaruh sang pemain. Penampilannya membuka peluang menjadi pilihan utama di sisi kiri serangan Inggris. Persaingan menuju susunan inti semakin menarik.
Selain Rashford, Djed Spence juga tampil menjanjikan. Bek sayap tersebut bermain agresif sepanjang babak pertama. Umpan silangnya melahirkan gol kemenangan Harry Kane. Kontribusi itu menjadi nilai tambah menjelang pemilihan skuad utama.
Di kubu Selandia Baru, hasil ini memang berakhir dengan kekalahan. Meski begitu, performa mereka tetap layak mendapat apresiasi. Tim berjuluk All Whites mampu membuat Inggris bekerja keras. Selisih satu gol menjadi bukti daya juang mereka.
Pelatih Darren Bazeley menilai timnya memperoleh banyak pelajaran berharga. Bermain melawan salah satu kandidat juara dunia memberi pengalaman penting. Para pemain juga mendapat gambaran mengenai intensitas pertandingan level tertinggi. Modal tersebut akan dibawa menuju Piala Dunia.
"Kami menunjukkan semangat yang baik sepanjang pertandingan," ujar Darren Bazeley, pelatih Timnas Selandia Baru. "Masih banyak hal positif yang bisa dibawa pulang."
Bagi Inggris, kemenangan ini terasa penting setelah hasil kurang memuaskan pada jeda internasional sebelumnya. Three Lions sempat kesulitan menemukan konsistensi permainan. Laga melawan Selandia Baru memberi sedikit ketenangan. Meski begitu, pekerjaan rumah masih cukup banyak.
Ketergantungan terhadap Harry Kane masih terlihat jelas. Saat sang kapten berada di lapangan, serangan Inggris terasa lebih berbahaya. Setelah Kane keluar, efektivitas penyelesaian akhir menurun cukup drastis. Situasi itu menjadi perhatian serius bagi tim pelatih.
Tuchel juga masih mencari kombinasi terbaik di lini serang. Beberapa pemain tampil cukup baik. Beberapa nama lain belum menunjukkan performa maksimal. Waktu menuju Piala Dunia semakin pendek.
Inggris masih memiliki satu pertandingan pemanasan terakhir menghadapi Kosta Rika. Laga tersebut bakal menjadi kesempatan terakhir untuk menyempurnakan strategi. Tuchel diperkirakan kembali mencoba beberapa kombinasi pemain. Semua keputusan penting akan segera diambil.
Pada Piala Dunia 2026 nanti, Inggris tergabung di Grup L bersama Kroasia, Ghana, dan Panama. Grup tersebut tidak bisa dianggap mudah. Kroasia memiliki pengalaman besar di level internasional. Ghana dan Panama juga berpotensi menciptakan kejutan.
Sementara itu, Selandia Baru akan bersaing di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Iran. Tantangan berat sudah menanti sejak pertandingan pertama. Meski kalah di Tampa, kepercayaan diri mereka tetap terjaga. Penampilan melawan Inggris menunjukkan mereka tidak datang sekadar meramaikan turnamen.
Malam di Tampa akhirnya ditutup dengan kemenangan Inggris. Skornya memang hanya 1-0. Ceritanya jauh lebih panjang dibanding angka di papan skor. Di tengah cuaca panas, rotasi besar, dan permainan yang belum sempurna, Harry Kane kembali menjadi jawaban ketika timnya membutuhkan penyelamat. R-02

