Nilai Rata-rata TKA Pelajaran Matematika Siswa Riau 2026: SD 41,74 - SMP 39,97
Ilustrasi Tes Kemampuan Akademik (TKA). Foto: Dok SM News
JAKARTA, SabangMerauke News - Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk mata pelajaran Matematika kembali menjadi perhatian publik. Data terbaru yang dirilis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menunjukkan kemampuan numerasi siswa Indonesia masih menghadapi tantangan besar, meski beberapa daerah berhasil mencatatkan capaian yang cukup membanggakan.
Secara nasional, rerata nilai Matematika siswa jenjang SD berada di angka 43,41. Sementara pada jenjang SMP, rerata nasional tercatat 40,34. Angka tersebut masih berada di bawah capaian mata pelajaran Bahasa Indonesia yang reratanya menembus angka 60.
Data ini memperlihatkan bahwa kemampuan numerasi atau keterampilan berhitung, bernalar, dan memecahkan masalah matematis masih menjadi pekerjaan rumah besar dalam sistem pendidikan nasional.
Di tengah tantangan tersebut, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali membuktikan diri sebagai provinsi dengan capaian tertinggi untuk mata pelajaran Matematika baik di tingkat SD maupun SMP.
DIY mencatat rerata nilai Matematika SD sebesar 61,64 dan SMP sebesar 51,65. Capaian ini menjadikan DIY sebagai satu-satunya provinsi yang berhasil menembus angka 50 pada jenjang SMP dan di atas 60 pada jenjang SD.
Posisi berikutnya ditempati DKI Jakarta dengan rerata nilai SD 51,38 dan SMP 45,31. Kepulauan Riau menyusul di peringkat ketiga dengan nilai SD 48,78 dan SMP 43,44.
Jawa Tengah dan Jawa Timur juga masuk dalam kelompok provinsi dengan performa terbaik. Jawa Tengah mencatat rerata nilai SD 47,05 dan SMP 42,65, sementara Jawa Timur memperoleh nilai SD 46,77 dan SMP 41,36.
Selain itu, sejumlah provinsi lain seperti Sumatera Barat, Bali, Bangka Belitung, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan juga berhasil mencatatkan nilai di atas rerata nasional.
Kesenjangan Antarwilayah Masih Terlihat
Meski sejumlah daerah menunjukkan performa positif, data TKA juga mengungkap masih adanya kesenjangan capaian numerasi antarprovinsi.
Beberapa provinsi di kawasan timur Indonesia masih mencatatkan rerata nilai yang relatif rendah. Papua Pegunungan misalnya hanya memperoleh rerata nilai SMP 34,46, terendah secara nasional. Sementara Papua Selatan mencatat nilai SMP 35,44 dan Maluku Utara 36,15.
Untuk jenjang SD, nilai terendah tercatat di Maluku Utara dengan 35,69, disusul Nusa Tenggara Timur 36,01 dan Papua Selatan 36,92.
Perbedaan capaian ini menunjukkan bahwa akses pendidikan, kualitas pembelajaran, ketersediaan tenaga pendidik, hingga sarana pendidikan masih menjadi faktor yang memengaruhi hasil belajar siswa di berbagai daerah.
Kemendikdasmen menegaskan bahwa hasil TKA bukan untuk memberi label atau peringkat semata, melainkan menjadi alat pemetaan kualitas pendidikan nasional. Dengan data tersebut, pemerintah dapat merancang intervensi yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa.
Daftar Lengkap Rerata Nilai TKA Matematika SD-SMP Per Provinsi
DI Yogyakarta
SD: 61,64
SMP: 51,65
DKI Jakarta
SD: 51,38
SMP: 45,31
Kepulauan Riau
SD: 48,78
SMP: 43,44
Jawa Tengah
SD: 47,05
SMP: 42,65
Jawa Timur
SD: 46,77
SMP: 41,36
Bali
SD: 46,24
SMP: 40,86
Sumatera Barat
SD: 46,01
SMP: 41,59
Bangka Belitung
SD: 45,27
SMP: 41,61
Kalimantan Timur
SD: 44,70
SMP: 41,46
Kalimantan Selatan
SD: 43,89
SMP: 40,77
Kalimantan Utara
SD: 43,73
SMP: 39,76
Jawa Barat
SD: 43,47
SMP: 39,87
Riau
SD: 41,74
SMP: 39,97
Banten
SD: 41,44
SMP: 39,90
Kalimantan Tengah
SD: 41,43
SMP: 39,99
Bengkulu
SD: 41,23
SMP: 39,38
Jambi
SD: 41,20
SMP: 39,03
Sumatera Utara
SD: 40,48
SMP: 39,24
Lampung
SD: 40,39
SMP: 38,72
Sumatera Selatan
SD: 40,19
SMP: 38,92
Sulawesi Selatan
SD: 40,19
SMP: 38,88
Kalimantan Barat
SD: 39,98
SMP: 38,80
Sekolah Indonesia di Luar Negeri
SD: 39,81
SMP: 38,72
Nusa Tenggara Barat
SD: 39,76
SMP: 37,18
Sulawesi Utara
SD: 39,66
SMP: 38,39
Papua Tengah
SD: 39,28
SMP: 37,02
Papua
SD: 38,93
SMP: 36,69
Papua Barat Daya
SD: 38,89
SMP: 36,30
Papua Pegunungan
SD: 38,86
SMP: 34,46
Sulawesi Tenggara
SD: 38,37
SMP: 37,10
Sulawesi Tengah
SD: 38,06
SMP: 37,54
Aceh
SD: 37,68
SMP: 37,19
Papua Barat
SD: 37,66
SMP: 36,32
Gorontalo
SD: 37,59
SMP: 37,79
Sulawesi Barat
SD: 37,52
SMP: 37,02
Maluku
SD: 37,30
SMP: 37,60
Papua Selatan
SD: 36,92
SMP: 35,44
Nusa Tenggara Timur
SD:36,01
SMP: 36,17
Maluku Utara
SD: 35,69
SMP: 36,15
Hasil TKA 2026 memperlihatkan bahwa kemampuan matematika siswa Indonesia masih perlu ditingkatkan secara signifikan. Jika kemampuan literasi Bahasa Indonesia sudah mampu mencapai rerata di atas 60 poin, kemampuan numerasi masih berkisar di angka 40-an.
Padahal, numerasi menjadi salah satu keterampilan penting yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja masa depan. Kemampuan berpikir logis, analitis, dan menyelesaikan persoalan berbasis data sangat bergantung pada penguasaan matematika yang baik.
Karena itu, hasil TKA ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah, sekolah, guru, serta orang tua untuk memperkuat pembelajaran matematika sejak dini. Daerah dengan capaian tinggi dapat menjadi contoh praktik pendidikan yang berhasil, sementara daerah dengan nilai rendah dapat memperoleh perhatian dan dukungan lebih besar.
Dengan adanya pemetaan yang lebih rinci melalui TKA, upaya meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia diharapkan dapat dilakukan secara lebih terarah sehingga kesenjangan kemampuan numerasi antarwilayah dapat semakin diperkecil pada tahun-tahun mendatang. (R-03)

