Serie A Italia
Giuseppe Meazza Membeku! Verona Hancurkan Kemenangan Inter pada Injury Time
Pemain Inter Milan, Henrikh Mkhitaryan, mencoba mencetak gol dalam pertandingan Serie A melawan Hellas Verona, Minggu malam WIB, 17 Mei 2026. (AP Photo)
ITALIA, SabangMerauke News - Giuseppe Meazza mendadak sunyi ketika papan skor berubah pada menit akhir pertandingan, Minggu, 17 Mei 2026 malam WIB. Inter Milan yang sudah bersiap merayakan kemenangan justru dipukul gol telat Hellas Verona. Skor 1-1 menutup duel panas pekan ke-37 Serie A dengan rasa pahit bagi publik tuan rumah.
Inter sebenarnya tampil dominan hampir sepanjang pertandingan melawan Verona di kandang sendiri. Tim racikan Cristian Chivu menguasai permainan sambil menekan pertahanan lawan tanpa henti. Namun, satu momen liar pada injury time membuyarkan kemenangan yang sudah berada di depan mata.
“Kami kehilangan fokus pada menit akhir,” ujar Cristian Chivu selepas pertandingan di Giuseppe Meazza. Pelatih Inter itu menyebut timnya seharusnya mampu mengunci laga lebih cepat sejak babak kedua. Chivu tetap memuji kerja keras para pemain meski hasil akhir terasa mengecewakan.
Hasil imbang tersebut tidak mengubah posisi Inter di puncak klasemen Serie A musim ini. Nerazzurri tetap mengoleksi 86 poin dari 37 pertandingan dan telah memastikan gelar juara lebih awal. Verona masih terjebak di zona degradasi dengan koleksi 19 angka.
Meski sudah menggenggam trofi Serie A, Inter tetap tampil serius sejak awal pertandingan dimulai. Lautaro Martinez dan Ange-Yoan Bonny langsung menekan lini belakang Verona lewat pergerakan agresif. Namun, tim tamu justru memberi kejutan lebih dulu melalui serangan cepat.
Verona memperoleh peluang pertama pada menit ke-16 lewat sepakan keras Martin Frese dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras menuju sudut gawang Inter sebelum ditepis Yann Sommer dengan penyelamatan gemilang. Publik stadion langsung bertepuk tangan melihat reaksi cepat sang kiper.
Inter merespons dua menit kemudian melalui Henrikh Mkhitaryan yang menerima umpan di dalam kotak penalti. Gelandang Armenia itu melepaskan tembakan keras memakai kaki kanan menuju sisi kiri gawang. Bola justru melayang jauh dan membuat peluang emas terbuang sia-sia.
Verona kembali mengancam pada menit ke-22 melalui sundulan jarak dekat Sandi Lovric di depan gawang. Yann Sommer lagi-lagi muncul sebagai penyelamat lewat refleks cepat menggunakan tangan kirinya. Inter mulai terlihat kesulitan menghadapi keberanian tim tamu.
“Malam ini kami bermain tanpa rasa takut,” kata pelatih Verona, Paolo Sammarco. Ia menyebut para pemainnya tampil disiplin meski menghadapi juara Serie A musim ini. Verona memang datang ke Giuseppe Meazza sambil membawa tekanan besar menghindari degradasi.
Mkhitaryan kembali mencoba peruntungan pada menit ke-24 melalui tembakan jarak jauh dari depan kotak penalti. Bola melayang tipis di atas mistar gawang Verona dan membuat penonton menarik napas kecewa. Inter terus menekan sambil menjaga dominasi penguasaan bola.
Lautaro Martinez bergerak aktif sepanjang babak pertama demi membongkar pertahanan Verona yang sangat rapat. Penyerang Argentina tersebut beberapa kali turun lebih dalam untuk membantu aliran serangan Inter. Namun, Verona bertahan disiplin sambil menunggu peluang serangan balik.
Peluang emas Inter hadir menjelang turun minum melalui aksi Mkhitaryan pada menit ke-43 pertandingan. Gelandang veteran itu lolos sendirian dan tinggal berhadapan dengan Lorenzo Montipo di depan gawang. Namun, kiper Verona melakukan penyelamatan penting yang menjaga skor tetap imbang.
Babak pertama berakhir tanpa gol meski Inter tampil dominan sepanjang 45 menit permainan. Verona bertahan rapi sambil sesekali mencuri serangan cepat ke area pertahanan tuan rumah. Giuseppe Meazza mulai gelisah karena Inter gagal memanfaatkan sejumlah peluang besar.
Inter akhirnya memecah kebuntuan hanya dua menit selepas babak kedua dimulai. Gol lahir melalui situasi sepak pojok yang menciptakan kepanikan di depan gawang Verona. Sundulan Ange-Yoan Bonny mengenai tubuh Andrias Edmundsson sebelum masuk ke gawang sendiri.
Giuseppe Meazza langsung bergemuruh setelah Inter unggul 1-0 atas Verona pada menit ke-47. Para pemain Nerazzurri merayakan gol tersebut sambil berlari menuju tribun penonton. Verona tampak terpukul akibat gol bunuh diri yang datang terlalu cepat.
Inter semakin percaya diri selepas unggul dan mulai memainkan ritme lebih santai. Bola terus mengalir dari kaki ke kaki sambil memancing Verona keluar dari area pertahanan. Tim tamu dipaksa bekerja ekstra keras menghadapi dominasi tuan rumah.
Peluang besar kembali hadir pada menit ke-57 lewat aksi Lautaro Martinez di dalam kotak penalti. Penyerang Argentina itu menerima umpan pendek sebelum melepaskan tembakan keras jarak dekat. Lorenzo Montipo lagi-lagi tampil gemilang menggagalkan peluang emas Inter.
Verona tidak menyerah meski terus ditekan sepanjang babak kedua pertandingan berjalan. Amin Sarr hampir menyamakan skor pada menit ke-80 lewat tembakan keras dari sisi kiri lapangan. Yann Sommer kembali melakukan penyelamatan penting demi menjaga keunggulan Inter.
“Mereka terus menekan hingga akhir pertandingan,” ujar Yann Sommer selepas laga. Kiper Swiss tersebut mengaku Verona tampil sangat berani meski datang sebagai tim papan bawah. Sommer terlihat kecewa karena Inter gagal menjaga keunggulan sampai peluit akhir.
Inter sebenarnya hampir menggandakan skor pada menit ke-83 melalui Mattia Mosconi di depan gawang. Pemain muda tersebut menerima bola liar tanpa kawalan di area berbahaya Verona. Namun, tembakannya melebar tipis di sisi kanan gawang dan membuat stadion menjerit kecewa.
Peluang yang terbuang itu ternyata menjadi awal petaka bagi Inter menjelang laga selesai. Verona mulai bermain lebih agresif sambil mengirim banyak pemain ke depan lapangan. Giuseppe Meazza perlahan berubah tegang memasuki masa injury time.
Gol penyeimbang akhirnya datang pada menit 90+1 lewat kaki Kieron Bowie. Penyerang Verona tersebut memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti sebelum menembak keras ke sudut gawang. Yann Sommer gagal menjangkau bola dan stadion langsung mendadak sunyi.
Para pemain Verona berlari liar merayakan gol dramatis tersebut di depan bangku cadangan. Inter terlihat terpaku sambil menatap papan skor dengan wajah frustrasi. Kemenangan yang sudah dekat mendadak menghilang dalam hitungan detik.
Statistik pertandingan memperlihatkan dominasi besar Inter sepanjang laga melawan Verona malam tadi. Nerazzurri mencatat penguasaan bola mencapai 74 persen dengan total 17 tembakan sepanjang pertandingan. Verona tampil lebih efektif melalui serangan cepat dan duel fisik.
Inter menghasilkan enam tembakan tepat sasaran, sedangkan Verona mencatat lima percobaan akurat ke arah gawang. Tim tamu juga tampil disiplin menghadapi tekanan sambil menjaga pertahanan tetap rapat sepanjang laga. Verona akhirnya pulang membawa satu poin penting dari markas juara Serie A.
Mkhitaryan tampil menonjol meski gagal mencetak gol maupun assist sepanjang pertandingan. Gelandang Armenia tersebut mengatur ritme permainan sambil menjadi motor utama serangan Inter dari lini tengah. Ia mencatat akurasi umpan mencapai 89 persen selama bermain.
Mkhitaryan juga menghasilkan expected goals sebesar 1,02 sepanjang pertandingan melawan Verona. Angka itu memperlihatkan betapa aktif pergerakan sang gelandang saat membantu lini serang Inter. Penampilannya membuat lini tengah Nerazzurri tetap hidup sepanjang laga.
Inter masih menyisakan satu pertandingan menghadapi Bologna pada pekan terakhir Serie A musim ini. Verona juga masih berjuang menyelamatkan diri dari ancaman degradasi menjelang akhir kompetisi. Namun, malam liar di Giuseppe Meazza sudah meninggalkan luka panjang bagi Inter Milan. R-02

