Rumah Kosong di Batam Dibobol Maling Kabel, Warga Kejar Pelaku Sampai Tertangkap
Ilustrasi penangkapan pelaku pencurian di rumah kosong di Batam. . Foto: SM News/Created by Al
KEPRI, SabangMerauke News - Aksi pencurian kabel dan instalasi listrik kembali bikin resah warga perumahan di Kota Batam. Pelaku menyasar rumah kosong yang lama ditinggal pemilik dan membongkar kabel hingga meteran listrik rumah. Kerugian warga pun cukup besar karena banyak instalasi masih aktif saat dicuri.
Kasus terbaru terjadi di kawasan Tiban Koperasi, Kelurahan Tiban Baru, Kecamatan Sekupang, Rabu, 13 Mei 2026. Dua pria diduga masuk ke rumah kosong lalu mencabut kabel instalasi listrik dari dalam bangunan tersebut. Gerak-gerik keduanya akhirnya memancing kecurigaan warga sekitar.
Rio, warga sekitar lokasi kejadian, mengatakan masyarakat mulai curiga saat melihat pelaku keluar-masuk rumah kosong. “Warga curiga karena mereka masuk ke rumah kosong dan mencabut kabel instalasi listrik,” ujar Rio. Warga kemudian mendekat dan memeriksa kondisi rumah tersebut.
Saat aksinya diketahui, kedua pelaku langsung kabur sambil membawa kabel hasil curian dari dalam rumah. Warga mengejar keduanya sambil meminta bantuan Bhabinkamtibmas Kelurahan Tiban Baru yang berada dekat lokasi. Suasana kompleks mendadak ramai setelah teriakan warga terdengar siang itu.
Satu pelaku berinisial OSH, 29 tahun, akhirnya berhasil diamankan warga bersama polisi di lokasi kejadian. Rekannya berinisial BR, 30 tahun, berhasil melarikan diri dan masih dalam pencarian petugas kepolisian. Pelaku yang tertangkap langsung dibawa menuju Polsek untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Pelaku langsung diserahkan ke polisi setelah berhasil diamankan warga,” kata Rio, menjelaskan proses penangkapan tersebut. Warga sekitar mengaku mulai khawatir karena pencurian rumah kosong semakin sering terjadi belakangan ini. Banyak rumah sepi menjadi sasaran empuk para pelaku pencurian kabel listrik.
Kapolsek Sekupang, Kompol Hippal Tua Sirait, mengapresiasi warga yang cepat membantu pengungkapan kasus tersebut. “Sinergi masyarakat dan kepolisian penting untuk menjaga keamanan lingkungan tetap kondusif,” ujar Hippal Tua. Informasi cepat dari warga dinilai sangat membantu mempersempit gerak pelaku.
Polisi juga meminta masyarakat segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan perumahan sekitar mereka. Orang asing yang keluar-masuk rumah kosong tanpa izin diminta segera dipantau warga dan petugas keamanan. Langkah sederhana itu dinilai efektif untuk mencegah aksi pencurian semakin meluas.
Kapolsek Sagulung, Kompol Husnul Afkar, mengingatkan warga agar lebih waspada saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. “Pastikan pintu dan pagar rumah terkunci sebelum ditinggalkan,” kata Husnul Afkar, Jumat, 15 Mei 2026. Warga juga disarankan menitipkan pengawasan rumah kepada tetangga terdekat.
Menurut Husnul Afkar, pelaku memanfaatkan situasi rumah kosong dengan pengawasan minim dari lingkungan sekitar. Kondisi sepi membuat pencurian kabel dan meteran listrik mudah dilakukan tanpa perhatian warga sekitar. Karena itu, keamanan lingkungan dinilai penting untuk menekan angka kriminalitas perumahan.
Polsek Sagulung kini meningkatkan patroli malam menuju kawasan yang dianggap rawan pencurian rumah kosong. Patroli dilakukan hingga dini hari untuk memantau aktivitas mencurigakan dalam lingkungan permukiman warga. Langkah itu diharapkan memberi rasa aman bagi masyarakat Batam.
Kapolsek Sei Beduk, AKP Alex Yasra, menilai ronda malam masih efektif mencegah tindak kriminalitas di kawasan perumahan. “Dengan ronda malam, aktivitas mencurigakan bisa cepat diketahui warga,” ujar Alex Yasra. Sistem satu pintu atau one-gate system juga dinilai membantu pengawasan lingkungan.
Warga Batam mulai mengaktifkan kembali ronda malam setelah kasus pencurian rumah kosong semakin marak beberapa waktu terakhir. Banyak pelaku memanfaatkan rumah yang ditinggal pemilik dalam waktu cukup lama untuk beraksi leluasa. Polisi berharap kerja sama warga terus diperkuat demi menjaga keamanan lingkungan. R-02

