Roma Wangi Kemenangan, Lazio Tertekan Jelang Derby della Capitale
Selebrasi pemain Roma, Mario Hermoso usai mencetak gol ke gawang Fiorentina, 5 Mei 2026 pada laga lanjutan Serie A di Olimpico. (AP Photo)
ITALIA, SabangMerauke News - AS Roma bersiap menghadapi Lazio dalam Derby della Capitale pekan ke-37 Serie A, Minggu, 17 Mei 2026 malam WIB. Duel panas tersebut digelar di Stadio Olimpico dengan tensi tinggi serta aroma persaingan panjang di kota Roma. Giallorossi datang membawa ambisi besar untuk menjaga peluang menuju Liga Champions musim depan, kompetisi elit Eropa.
Roma tampil cukup stabil menjelang akhir musim Serie A Italia tahun ini berjalan ketat dan panas kompetitif. Pasukan Gian Piero Gasperini menempati posisi kelima klasemen sementara dengan koleksi enam puluh tujuh poin musim ini. Kemenangan dramatis tiga dua atas Parma pekan lalu ikut menjaga kepercayaan diri Roma menjelang derby.
Performa Roma juga terlihat semakin tajam dalam beberapa pertandingan terakhir kompetisi domestik Italia musim ini, yang berjalan sengit. Giallorossi meraih empat kemenangan dan satu hasil imbang dari lima pertandingan terakhir Serie A musim ini. Catatan tersebut membuat publik Olimpico semakin yakin menghadapi Lazio pada laga penuh gengsi akhir pekan.
Roma juga memiliki rekor cukup bagus ketika menghadapi Lazio dalam beberapa musim terakhir Serie A Italia berjalan panas. Giallorossi tidak terkalahkan dalam lima derby terakhir dengan catatan tiga kemenangan penting atas rival sekotanya tersebut. Pertemuan terakhir bahkan dimenangkan Roma lewat skor tipis satu kosong pada September tahun lalu.
Hasil tersebut membuat tekanan semakin besar menuju kubu Lazio menjelang derby panas akhir pekan nanti malam di Olimpico. Roma diprediksi kembali tampil agresif demi mengontrol permainan sejak menit awal pertandingan nanti malam. Dukungan penuh publik Olimpico juga menjadi modal penting pasukan Gian Piero Gasperini menghadapi rival sekota.
“Derby selalu menghadirkan emosi besar dan pemain memahami pentingnya pertandingan ini,” ujar Gian Piero Gasperini tegas. Pelatih AS Roma tersebut meminta pemain tetap fokus demi menjaga peluang finis di papan atas Serie A musim ini. Gasperini juga menilai konsistensi permainan menjadi modal penting untuk menghadapi tekanan derby penuh gengsi tersebut.
Meski begitu, Roma datang menuju laga tanpa beberapa penyerang penting lini depan pertandingan akhir pekan nanti malam. Evan Ferguson dan Artem Dovbyk dipastikan absen saat Roma memainkan laga kandang terakhir musim ini yang berjalan sengit. Bryan Zaragoza juga belum diperkirakan pulih tepat waktu untuk menghadapi duel panas kontra Lazio pekan ini.
Absennya beberapa pemain membuat Paulo Dybala kembali menjadi pusat kreativitas serangan Roma pada pertandingan nanti malam di Olimpico. Penyerang Argentina tersebut tampil cukup tajam bersama Donyell Malen dalam beberapa pertandingan terakhir Serie A musim ini. Kombinasi keduanya mulai terlihat padu dan memberi warna baru pada lini depan Giallorossi musim ini.
Donyell Malen juga tampil percaya diri setelah mencetak sejumlah gol penting penghujung musim kompetisi domestik Italia berjalan. Kecepatan serta pergerakan tanpa bola pemain Belanda tersebut menjadi ancaman serius bagi pertahanan Lazio nanti malam. Roma berharap Malen kembali tampil tajam demi menjaga dominasi derby kota akhir pekan nanti.
Di lini tengah, Bryan Cristante dan Manu Kone diperkirakan memegang peran penting mengatur tempo permainan Roma nanti. Duet tersebut tampil disiplin menjaga keseimbangan permainan sekaligus membantu serangan sepanjang beberapa pertandingan terakhir Serie A musim ini. Roma terlihat lebih tenang dalam mengontrol pertandingan ketika keduanya tampil bersama di lini tengah musim ini.
Sementara itu, Lazio datang menuju derby dengan kondisi kurang meyakinkan menjelang akhir musim kompetisi Serie A Italia. Tim racikan Maurizio Sarri masih tertahan di peringkat kesembilan klasemen sementara dengan koleksi lima puluh satu poin musim ini. Posisi tersebut membuat peluang Lazio menuju kompetisi Eropa semakin berat di penghujung musim yang berjalan panas.
Kondisi mental Lazio juga sedang terguncang setelah menelan dua kekalahan beruntun menghadapi Inter Milan beberapa hari terakhir. Lazio kalah dua kosong pada Coppa Italia setelah sebelumnya dihajar 3-0 di kompetisi Serie A domestik Italia. Hasil buruk tersebut membuat tekanan terhadap Maurizio Sarri semakin terasa menjelang derby kota Roma.
Masalah Lazio musim ini muncul pada sektor pertahanan yang sering kehilangan fokus sepanjang pertandingan berjalan ketat kompetitif. Mereka juga terlalu bergantung pada momen individu ketika menghadapi lawan dengan tekanan permainan agresif dan cepat. Situasi tersebut membuat Lazio kesulitan menjaga konsistensi permainan sepanjang sembilan puluh menit pertandingan musim ini.
Meski begitu, Lazio tetap memiliki pemain berpengalaman yang mampu memberi ancaman serius bagi pertahanan Roma nanti malam. Pedro Rodríguez masih menjadi tumpuan penting berkat pengalaman panjang menghadapi pertandingan besar sepanjang karier profesionalnya tersebut. Matteo Cancellieri dan Tijjani Noslin juga memiliki kecepatan berbahaya saat melakukan serangan balik cepat dalam pertandingan.
Maurizio Sarri meminta pemain tampil disiplin dan tidak kehilangan fokus sepanjang pertandingan menghadapi tekanan derby nanti malam. “Derby sering ditentukan oleh detail kecil dan konsentrasi sepanjang pertandingan,” ujar Maurizio Sarri jelang laga panas tersebut. Pelatih Lazio itu berharap timnya mampu bangkit setelah beberapa hasil buruk terakhir di kompetisi domestik Italia.
Roma tetap lebih diunggulkan melihat performa stabil serta kepercayaan diri tinggi menjelang Derby della Capitale akhir pekan ini. Giallorossi tampil lebih rapi mengatur permainan sekaligus memiliki pertahanan cukup solid menghadapi laga besar musim ini. Lazio justru terlihat mudah kehilangan ritme ketika menerima tekanan cepat dari lawan sepanjang pertandingan berjalan.
Statistik lima pertandingan terakhir juga memperlihatkan Roma lebih konsisten dibandingkan dengan rival sekotanya menjelang laga derby nanti malam. Roma sukses mencetak dua belas gol dari lima pertandingan terakhir Serie A musim ini, yang berjalan panas dan kompetitif. Lazio malah masih kesulitan menjaga pertahanan setelah kebobolan sembilan gol dalam periode pertandingan terakhir mereka.
Paulo Dybala diperkirakan kembali menjadi pembeda lewat kreativitas serta kemampuan membuka ruang pertahanan lawan pada pertandingan nanti malam. Penyerang Argentina tersebut sering tampil menentukan ketika menghadapi laga besar bersama Roma beberapa musim terakhir kompetisi domestik. Publik Olimpico berharap Dybala kembali menghadirkan sihir pada derby panas akhir pekan nanti malam.
Lazio kemungkinan akan mencoba bermain lebih rapat demi menahan tekanan Roma sejak awal pertandingan nanti malam di Olimpico. Strategi serangan balik cepat bakal menjadi senjata utama Maurizio Sarri untuk mencuri peluang di depan gawang Giallorossi dalam pertandingan. Namun, pertahanan Lazio diprediksi tetap kesulitan meredam agresivitas permainan Roma sepanjang pertandingan berjalan sengit nanti.
Jika mampu meraih kemenangan, Roma bakal menjaga peluang finis empat besar Serie A musim ini berjalan panas kompetitif. Hasil positif juga membuat Giallorossi memperpanjang dominasi atas Lazio dalam Derby della Capitale beberapa musim terakhir kompetisi. Roma diprediksi mampu menutup laga penuh gengsi tersebut lewat kemenangan tipis dengan skor akhir 2-1. R-02
BERITA TERKAIT :
-
BRI Super League 2025/2026
Semen Padang Sudah Turun Kasta, Imran Nahumarury Tetap Ngotot Hajar Persebaya

