Pelajar SMP Tewas Terlindas Dump Truck di Rumbai, Kepala Korban Hancur Mengenaskan
Polisi menunjuk lokasi kecelakaan yang menewaskan seorang pelajar usia 13 tahun di Jalan Sri Palas, Rumbai Barat, Pekanbaru. (ist)
RIAU, SabangMerauke News - Seorang pelajar perempuan berusia 13 tahun tewas mengenaskan usai terlindas dump truck dekat Kantor Camat Rumbai Barat, di Jalan Sri Palas, Rumbai Barat, Pekanbaru, Kamis sore, 14 Mei 2026. Kecelakaan tragis tersebut langsung mengundang kerumunan warga serta membuat arus lalu lintas sekitar mendadak lumpuh total.
Korban diketahui bernama Cilvy Septiliandi, warga Rumbai Barat, Kota Pekanbaru. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Beat BM 4668 ABV sambil membonceng temannya. Rekan korban bernama Azizah Kanzah Azahrah berusia 12 tahun mengalami luka dan langsung dilarikan menuju rumah sakit.
Peristiwa memilukan itu terjadi sekitar pukul 17.10 WIB ketika kondisi jalan masih cukup ramai kendaraan. Cilvy melaju dari arah utara menuju selatan melewati Jalan Sri Palas dengan kecepatan normal. Di depan korban terlihat dump truck Mitsubishi Colt Diesel BM 9872 NU melaju searah perlahan.
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio BW Wicaksana, menjelaskan kronologi kecelakaan maut tersebut kepada wartawan. Menurutnya, korban mencoba mendahului dump truck saat melintas dekat Kantor Camat Rumbai Barat. Namun, motor yang dikendarai korban mendadak kehilangan keseimbangan ketika melintasi badan jalan berpasir.
“Pengendara sepeda motor mencoba mendahului dump truck yang bergerak searah di depannya,” ujar AKP Satrio BW Wicaksana, Jumat, 15 Mei 2026. Situasi mendadak berubah mengerikan ketika sepeda motor korban oleng lalu jatuh ke sisi kanan jalan. Dalam hitungan detik, roda dump truck langsung melindas bagian kepala korban tanpa sempat dihindari.
Benturan keras membuat korban meninggal dunia di lokasi kejadian dengan luka berat pada bagian kepala. Warga sekitar tampak histeris menyaksikan tubuh korban tergeletak di tengah jalan raya tersebut. Sementara rekannya mengalami luka pada bagian bahu setelah ikut terjatuh dari sepeda motor yang dikendarai korban.
“Korban terjatuh ke sisi kanan, kemudian bagian kepala korban terlindas roda dump truck,” kata Satrio. Polisi langsung mendatangi lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara setelah menerima laporan warga. Garis polisi dipasang sementara demi mempermudah proses evakuasi serta penyelidikan lanjutan petugas.
Jenazah Cilvy kemudian dievakuasi menuju kamar jenazah RSUD Arifin Achmad Pekanbaru menggunakan ambulans. Tangis keluarga pecah ketika kabar meninggalnya korban sampai ke rumah duka pada Kamis petang. Suasana haru menyelimuti lokasi karena korban dikenal ramah serta aktif bergaul bersama teman sekolahnya.
Sementara Azizah Kanzah Azahrah langsung mendapat penanganan medis di RS Awal Bros A Yani Pekanbaru. Korban selamat mengalami luka bahu akibat terjatuh saat motor kehilangan kendali di lokasi kejadian. Kondisinya dilaporkan stabil meski masih mengalami trauma berat pascakecelakaan maut tersebut.
Dump truck yang terlibat kecelakaan dikemudikan Jhonson Afriady, berusia 45 tahun, asal Tenayan Raya, Pekanbaru. Sopir dump truck langsung diamankan petugas guna dimintai keterangan terkait insiden memilukan tersebut. Polisi juga memeriksa kondisi kendaraan demi memastikan tidak ada kerusakan teknis sebelum kecelakaan terjadi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kondisi cuaca saat kejadian terlihat cerah tanpa hujan ataupun kabut yang mengganggu pandangan. Arus lalu lintas juga terpantau sedang sehingga kendaraan masih dapat melintas dengan cukup lancar. Namun, polisi menemukan tumpukan pasir di sebagian badan jalan di lokasi kecelakaan tersebut.
Hamparan pasir tipis itu diduga membuat ban sepeda motor kehilangan cengkeraman ketika korban mencoba menyalip dump truck. Situasi semakin berbahaya karena posisi korban terlalu dekat dengan badan kendaraan besar yang berada di sampingnya. Dalam kondisi panik, motor langsung oleng lalu jatuh sebelum terlindas roda dump truck.
Warga sekitar menyebut lokasi Jalan Sri Palas memang cukup rawan kecelakaan terutama saat banyak material berserakan. Truk pengangkut pasir serta tanah sering melintas melewati jalur tersebut hampir setiap hari tanpa henti. Sisa material tercecer di jalan sering membuat pengendara motor kehilangan keseimbangan ketika melintas cepat.
Peristiwa ini langsung menjadi perhatian masyarakat Pekanbaru setelah foto serta video kejadian menyebar luas di media sosial. Banyak warganet mengaku sedih melihat korban masih berusia sangat muda, namun meninggal tragis di jalan raya. Tidak sedikit juga warga yang meminta pemerintah segera membersihkan jalan dari pasir berbahaya tersebut.
Polisi masih mendalami seluruh penyebab kecelakaan guna memastikan unsur kelalaian dalam insiden maut tersebut. Pemeriksaan saksi mata sekitar lokasi turut dilakukan guna memperkuat kronologi kejadian yang sebenarnya. Petugas juga memeriksa rekaman kamera pengawas sekitar Jalan Sri Palas untuk kebutuhan penyelidikan lebih lanjut.
AKP Satrio mengingatkan pengendara sepeda motor agar tidak melakukan manuver berbahaya ketika melintas dekat kendaraan besar. Menurutnya, dump truck memiliki titik buta yang cukup luas sehingga sulit melihat kendaraan kecil di sampingnya. Kondisi jalan yang tidak stabil juga dapat memicu kecelakaan fatal jika pengendara kurang berhati-hati.
“Kami mengimbau pengendara lebih waspada terutama saat mendahului kendaraan besar di jalan raya,” tegas AKP Satrio. Imbauan tersebut kembali disampaikan setelah angka kecelakaan yang melibatkan pelajar di Pekanbaru mengalami peningkatan cukup mengkhawatirkan. Banyak korban masih berusia sekolah, namun kurang memahami risiko berkendara di jalan padat.
Kecelakaan ini meninggalkan luka mendalam bagi keluarga korban serta masyarakat sekitar Rumbai Barat. Jalan Sri Palas yang biasanya ramai aktivitas warga mendadak berubah penuh duka pada Kamis sore kemarin. Banyak warga berharap kejadian serupa tidak kembali terulang akibat kondisi jalan kurang aman tersebut. R-02

