Api Ngamuk Tengah Malam! Rumah Pensiunan BUMN di Bagan Sinembah Ludes Seketika
Petugas damkar Rokan Hilir berjibaku memadamkan api yang melalap sebuah rumah di Jalan Ring Road Sukarame, Bagan Batu, Selasa dini hari, 5 Mei 2026. . Foto: Dok SM News
RIAU, SabangMerauke News - Sebuah rumah permanen ludes terbakar di Kecamatan Bagan Sinembah, Rokan Hilir, Selasa dini hari, 5 Mei 2026. Api muncul saat penghuni terlelap dan langsung melahap bangunan tanpa ampun dalam waktu singkat. Kerugian besar tak terhindari sementara dugaan awal mengarah pada korsleting listrik di dapur rumah.
Peristiwa mencekam terjadi sekitar pukul 02.30 WIB di Jalan Ring Road Sukarame, Bagan Batu. Rumah milik Jurnal Hasibuan (66 tahun) tiba-tiba dilahap api yang membesar cepat. Suasana malam yang sunyi berubah panik ketika suara retakan kayu terbakar terdengar dari belakang rumah.
“Saya dengar bunyi kayu terbakar, langsung cek dapur, api sudah menyala besar,” kata Jurnal Hasibuan. Pensiunan BUMN itu sontak membangunkan seluruh anggota keluarga agar segera menyelamatkan diri keluar dari rumah. Kepanikan tak terelakkan ketika kobaran api semakin tinggi dan sulit dikendalikan dengan alat sederhana.
Upaya pemadaman mandiri dilakukan menggunakan ember air seadanya, namun tidak mampu menahan laju api. Api terus menjalar cepat ke seluruh bagian rumah yang sebagian besar berisi material mudah terbakar. Dalam hitungan menit, kondisi berubah total dari rumah nyaman menjadi lautan api yang mengamuk liar.
Warga sekitar berdatangan membantu proses evakuasi barang dan memastikan seluruh penghuni selamat dari lokasi. Beberapa barang berhasil diselamatkan meski sebagian besar harta benda hangus terbakar tanpa banyak tersisa. Kondisi gelap dan api yang membesar membuat proses penyelamatan berlangsung dramatis, penuh teriakan dan kepanikan.
Sekitar pukul 03.30 WIB, petugas pemadam kebakaran bersama aparat kepolisian tiba di lokasi kejadian. Mereka langsung berjibaku memadamkan api yang sudah menguasai hampir seluruh bagian bangunan rumah tersebut. Perjuangan keras dilakukan hampir satu jam hingga api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.30 WIB.
Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp500 juta. Bangunan rumah beton tersebut mengalami kerusakan total dan tidak lagi bisa ditempati setelah kejadian. Sisa bangunan hanya menyisakan puing hitam dan bau hangus yang masih terasa hingga pagi hari.
Kapolsek Bagan Sinembah, AKP Gian Wiatma Jonimandala, memastikan penyelidikan masih terus dilakukan secara mendalam. “Kami masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran dan melakukan olah tempat kejadian perkara,” ujar Gian. Polisi juga mengumpulkan keterangan saksi guna memastikan sumber api berasal dari korsleting listrik atau faktor lain.
Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik di dapur yang menjadi titik awal munculnya api. Instalasi listrik rumah tangga sering menjadi pemicu kebakaran ketika tidak terawat atau mengalami kerusakan tersembunyi. Kondisi tersebut kerap terjadi saat malam hari ketika aktivitas rendah dan pengawasan minim dilakukan penghuni.
Peristiwa ini menjadi pengingat serius terkait pentingnya pengecekan instalasi listrik secara berkala di rumah. Bahaya korsleting tidak mengenal waktu dan dapat terjadi kapan saja tanpa tanda awal yang jelas. Kerugian besar sering muncul karena api menyebar cepat saat penghuni tidak siap menghadapi situasi darurat.
Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran terutama saat malam hari dan kondisi sepi. Penggunaan alat listrik harus diawasi serta jaringan kabel diperiksa untuk menghindari risiko berbahaya. Langkah pencegahan sederhana dapat mengurangi potensi tragedi serupa terjadi kembali di lingkungan permukiman. R-02

