Kapolda Riau Marah Besar! Perintahkan Tangkap Mantan Menantu Pembunuh Lansia Rumbai Sekarang
Momen ketika Dumaris Deniwati Boru Sitio dipukul dengan balok kayu hingga tewas. (ist)
RIAU, SabangMerauke News - Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, memberikan atensi sangat khusus terhadap kasus pembunuhan wanita lansia di Rumbai, Pekanbaru. Peristiwa tragis yang menimpa Dumaris Deniwati Boru Sitio membuat sang jenderal geram dan marah. Herry memerintahkan jajaran segera menangkap pelaku sebagai bentuk kewajiban moral.
Perintah tegas ini mengalir langsung kepada Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah. Irjen Herry menekankan bahwa kerja keras anggota mengungkap pidana sangat memengaruhi tingkat kepercayaan publik. Masyarakat Pekanbaru butuh bukti nyata bahwa polisi hadir melindungi nyawa warga dari aksi biadab.
"Setiap tetes keringat anggota Polri itu membuat perubahan kepercayaan publik masyarakat kepada Polri," tegas Herry, Sabtu pagi, 2 Mei 2026. Jenderal lulusan Akpol 1996 ini berjanji akan memantau langsung proses pengejaran komplotan yang terekam kamera pengawas.
Sikap Kapolda Riau menunjukkan bahwa pengungkapan kasus bukan sekadar rutinitas penegakan hukum semata. Beliau memandang penangkapan pelaku merupakan sebuah kewajiban moral imperatif kategoris bagi setiap personel. Prinsip dasar ini harus tertanam kuat dalam batin anggota polisi sebagai pelayan masyarakat sejati.
Pembunuhan keji pada Rabu, 29 April 2026, lalu memang terekam sangat jelas. Korban meninggal dunia mengenaskan setelah menerima hantaman balok kayu berkali-kali di bagian kepala. Hasil analisis CCTV mengarah kuat kepada mantan menantu korban berinisial AF sebagai otak aksi.
Kapolda Riau mendoakan agar seluruh personel di lapangan berhasil membawa pelaku kembali ke Pekanbaru. "Bawa orangnya dengan baik sampai ke Pekanbaru," pungkas Irjen Pol Herry Heryawan penuh optimisme. Dukungan moril pimpinan menjadi vitamin bagi tim gabungan yang tengah bekerja tanpa kenal lelah.
Direktur Reskrimum Polda Riau, Kombes Pol Hasyim Risahondua, juga telah melakukan olah TKP kedua. Langkah teknis ini dilakukan Jumat, 1 Mei 2026, guna memperkuat alat bukti. Tim Inafis menyisir setiap sudut rumah di Jalan Kurnia 2 demi mengungkap kronologi kejadian sesungguhnya.
Empat orang saksi kunci sudah memberikan keterangan penting guna menelusuri jejak pelarian para pelaku. Pelaku perempuan terekam masuk rumah bersama tiga orang pria sebelum aksi pemukulan brutal terjadi. Komplotan ini sempat merusak kamera CCTV setelah memastikan korban terkulai bersimbah darah di dapur.
Kapolda menegaskan tidak ada ruang sedikit pun bagi pelaku kejahatan di wilayah hukum Polda Riau. Penjahat yang berani menghilangkan nyawa orang lain dipastikan akan menerima tindakan hukum yang sangat tegas. Komitmen ini menjadi jaminan rasa aman bagi warga Kota Bertuah yang sempat merasa resah.
Suami korban Salmon Meha menemukan istrinya pertama kali dalam posisi tertelungkup sekitar pukul sebelas. Kondisi kamar sudah berantakan dan sejumlah perhiasan berharga serta uang asing raib dibawa kabur. Tragedi memilukan ini memicu simpati luas sekaligus kemarahan publik atas tindakan tidak manusiawi tersebut.
Kewajiban moral Polri kini sedang diuji lewat kecepatan mengungkap tabir gelap di balik perampokan. Irjen Herry Heryawan terus memberikan semangat agar anggota tidak kendor mengejar pelaku sampai tertangkap. Keadilan bagi mendiang Dumaris br Sitio harus segera ditegakkan tanpa ada celah bagi pelaku.
Seluruh jajaran kepolisian dari Polsek hingga Polda bersinergi melakukan pengejaran intensif lintas wilayah. Kapolda Riau meminta doa restu masyarakat agar kasus ini bisa terungkap dalam waktu dekat. Sijago merah hukum siap menjerat siapa saja yang terlibat dalam konspirasi pembunuhan berencana ini. R-02
BERITA TERKAIT :
-
Liga 2 Championship Pegadaian
Rekor Buruk Menghantui! PSPS Pekanbaru Siap Hancurkan Dominasi Bekasi City

