SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Anggota DPRD Pelalawan Sunardi Banding Usai Divonis 4 Tahun Penjara Kasus Ijazah Palsu

      Anggota DPRD Pelalawan Sunardi Banding Usai Divonis 4 Tahun Penjara Kasus Ijazah Palsu

      21/07/2026  ❘  20:29 WIB
    • Saksi Mata: Teriakan Wanita Hanya Sebentar, Bayi Berlumuran Darah di Atas Rumah

      Saksi Mata: Teriakan Wanita Hanya Sebentar, Bayi Berlumuran Darah di Atas Rumah

      21/07/2026  ❘  17:48 WIB
    • Petani Sawit di Riau Selamat Dari Terkaman Harimau Sumatera

      Petani Sawit di Riau Selamat Dari Terkaman Harimau Sumatera

      21/07/2026  ❘  14:28 WIB
    • Cincin Tersangkut di Alat Kelamin, Pria di Dumai Minta Bantuan Petugas Damkar

      Cincin Tersangkut di Alat Kelamin, Pria di Dumai Minta Bantuan Petugas Damkar

      21/07/2026  ❘  14:12 WIB
  • Nasional
    • Bahlil Pastikan Relaksasi RKAB Batu Bara Tak Ganggu Pasokan PLN, Kebutuhan Dalam Negeri Jadi Prioritas

      Bahlil Pastikan Relaksasi RKAB Batu Bara Tak Ganggu Pasokan PLN, Kebutuhan Dalam Negeri Jadi Prioritas

      21/07/2026  ❘  21:31 WIB
    • BRIN Bongkar Penyebab Menyusutnya Ketinggian Air Danau Toba

      BRIN Bongkar Penyebab Menyusutnya Ketinggian Air Danau Toba

      21/07/2026  ❘  20:31 WIB
    • Kembali Dilaporkan Wartawan, Polda Metrojaya Mulai Proses Kasus Hotman Paris

      Kembali Dilaporkan Wartawan, Polda Metrojaya Mulai Proses Kasus Hotman Paris

      21/07/2026  ❘  19:03 WIB
    • Di Balik Kipas Angin Rp1,8 Triliun, KPK Ungkap Modus Lama yang Terus Berulang

      Di Balik Kipas Angin Rp1,8 Triliun, KPK Ungkap Modus Lama yang Terus Berulang

      21/07/2026  ❘  18:11 WIB
  • Ekonomi
    • Resmi! Pemprov Riau Tetapkan Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Rp3.846 per Kg, Ini Daftar Lengkapnya

      Resmi! Pemprov Riau Tetapkan Harga TBS Sawit Mitra Swadaya Rp3.846 per Kg, Ini Daftar Lengkapnya

      21/07/2026  ❘  21:21 WIB
    • Sembilan Hari Melesat Tanpa Henti, IHSG Kembali Tunjukkan Taringnya

      Sembilan Hari Melesat Tanpa Henti, IHSG Kembali Tunjukkan Taringnya

      21/07/2026  ❘  18:48 WIB
    • BI Rate Dikabarkan Naik Lagi, Rupiah Langsung Jadi Mata Uang Terkuat Asia

      BI Rate Dikabarkan Naik Lagi, Rupiah Langsung Jadi Mata Uang Terkuat Asia

      21/07/2026  ❘  18:28 WIB
    • Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 21 Juli 2026, Cek Semua Kadar dari 24K hingga 5K

      Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 21 Juli 2026, Cek Semua Kadar dari 24K hingga 5K

      21/07/2026  ❘  12:49 WIB
  • Politik
    • Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      17/07/2026  ❘  20:17 WIB
    • Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      17/07/2026  ❘  14:01 WIB
    • KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      12/07/2026  ❘  13:39 WIB
    • PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      10/07/2026  ❘  09:35 WIB
  • Hukrim
    • Polda Riau Bongkar Penyelewengan BBM Subsidi di Rohil, Amankan 3 Tersangka dan 2 Unit Truk Tangki

      Polda Riau Bongkar Penyelewengan BBM Subsidi di Rohil, Amankan 3 Tersangka dan 2 Unit Truk Tangki

      21/07/2026  ❘  20:50 WIB
    • Karyawan Pabrik Sawit PTPN IV di Rokan Hilir Tewas Kecelakaan Kerja, Manajemen Buka Suara

      Karyawan Pabrik Sawit PTPN IV di Rokan Hilir Tewas Kecelakaan Kerja, Manajemen Buka Suara

      21/07/2026  ❘  13:59 WIB
    • Kepala Karyawan Hancur Akibat Kecelakaan Kerja Kemarin, Pihak PTPN IV Regional 3 Riau Baru Melapor Lisan Pagi Tadi, Disnaker Turunkan Tim

      Kepala Karyawan Hancur Akibat Kecelakaan Kerja Kemarin, Pihak PTPN IV Regional 3 Riau Baru Melapor Lisan Pagi Tadi, Disnaker Turunkan Tim

      21/07/2026  ❘  10:02 WIB
    • Bupati Kena OTT KPK Lagi, Terkait Kasus Suap Proyek Pemkab

      Bupati Kena OTT KPK Lagi, Terkait Kasus Suap Proyek Pemkab

      21/07/2026  ❘  08:59 WIB
  • Umum
    • 2 Orang Tewas Dimangsa Harimau Sumatera, Hasil Audit Ini Ungkap Masalah di PT Madukoro Lestari

      2 Orang Tewas Dimangsa Harimau Sumatera, Hasil Audit Ini Ungkap Masalah di PT Madukoro Lestari

      21/07/2026  ❘  16:16 WIB
    • Mulut Terasa Pahit Saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Tanda Asam Lambung hingga Kurang Minum

      Mulut Terasa Pahit Saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Tanda Asam Lambung hingga Kurang Minum

      19/07/2026  ❘  12:29 WIB
    • Jangan Buang Sisa Nasi! Begini Cara Mengubahnya Jadi Kompos yang Bikin Tanaman Subur

      Jangan Buang Sisa Nasi! Begini Cara Mengubahnya Jadi Kompos yang Bikin Tanaman Subur

      19/07/2026  ❘  08:22 WIB
    • AI Mengubah Dunia Kerja, Anak Muda Wajib Kuasai Keterampilan Ini Sebelum Terlambat

      AI Mengubah Dunia Kerja, Anak Muda Wajib Kuasai Keterampilan Ini Sebelum Terlambat

      18/07/2026  ❘  13:30 WIB
  • Riau
    • Catat! Mobil Pak Aman Keliling Pekanbaru Hingga 30 Juli, Sembako Murah Dijual di 6 Kelurahan

      Catat! Mobil Pak Aman Keliling Pekanbaru Hingga 30 Juli, Sembako Murah Dijual di 6 Kelurahan

      21/07/2026  ❘  21:39 WIB
    • Di Balik Ringgit Malaysia, Ada Air Mata Keluarga: Dua Warga Kepulauan Meranti Ditangkap Imigresen, Keberadaannya Masih Misterius

      Di Balik Ringgit Malaysia, Ada Air Mata Keluarga: Dua Warga Kepulauan Meranti Ditangkap Imigresen, Keberadaannya Masih Misterius

      21/07/2026  ❘  20:57 WIB
    • Densus 88 Turun Tangan! Pemprov Riau Siapkan Langkah Besar Cegah Terorisme 2026–2029

      Densus 88 Turun Tangan! Pemprov Riau Siapkan Langkah Besar Cegah Terorisme 2026–2029

      21/07/2026  ❘  20:54 WIB
    • SF Hariyanto Gerak Cepat Bantu Pemko Pekanbaru Atasi Banjir di Jalan Sudirman

      SF Hariyanto Gerak Cepat Bantu Pemko Pekanbaru Atasi Banjir di Jalan Sudirman

      21/07/2026  ❘  19:02 WIB
  • Sport
    • 4 Atlet NPCI Riau Siap Guncang Kapolri Cup 2026, Targetkan Hujan Medali Nasional!

      4 Atlet NPCI Riau Siap Guncang Kapolri Cup 2026, Targetkan Hujan Medali Nasional!

      21/07/2026  ❘  19:22 WIB
    • Spanyol Geser Posisi Argentina, Ini Daftar 25 Besar Ranking FIFA Usai Piala Dunia 2026

      Spanyol Geser Posisi Argentina, Ini Daftar 25 Besar Ranking FIFA Usai Piala Dunia 2026

      21/07/2026  ❘  10:19 WIB
    • 6 Negara Jadi Tuan Rumah FIFA World Cup 2030, Ini Alasannya

      6 Negara Jadi Tuan Rumah FIFA World Cup 2030, Ini Alasannya

      21/07/2026  ❘  09:12 WIB
    • Spanyol Lengkapi Gelar Piala Dunia 2026 Setelah Menjuarai Piala Eropa 2024

      Spanyol Lengkapi Gelar Piala Dunia 2026 Setelah Menjuarai Piala Eropa 2024

      20/07/2026  ❘  09:19 WIB
  • Opini
    • 2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      17/07/2026  ❘  10:49 WIB
    • Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      14/07/2026  ❘  13:51 WIB
    • Republik Amplop

      Republik Amplop

      13/07/2026  ❘  13:17 WIB
    • Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      13/07/2026  ❘  12:14 WIB
  • Internasional
    • Bukan Pelit! Crazy Rich Dunia Warren Buffett Punya Alasan Mengejutkan Tak Wariskan Kekayaan

      Bukan Pelit! Crazy Rich Dunia Warren Buffett Punya Alasan Mengejutkan Tak Wariskan Kekayaan

      21/07/2026  ❘  08:33 WIB
    • Heboh! Walkot New York Tantang Kebijakan Trump, Netanyahu Bisa Ditahan Saat Sidang PBB

      Heboh! Walkot New York Tantang Kebijakan Trump, Netanyahu Bisa Ditahan Saat Sidang PBB

      21/07/2026  ❘  08:14 WIB
    • Tangis Berubah Amarah, Kekalahan Argentina Picu Kerusuhan Besar di Buenos Aires

      Tangis Berubah Amarah, Kekalahan Argentina Picu Kerusuhan Besar di Buenos Aires

      21/07/2026  ❘  07:10 WIB
    • PBB Selidiki Serangan AS ke Proyek Nuklir Iran di Khuzestan

      PBB Selidiki Serangan AS ke Proyek Nuklir Iran di Khuzestan

      20/07/2026  ❘  11:56 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Hancur Lebur Tahura SSH Riau di Tengah Ajang Jambore Karhutla 2025, Potret Otentik Gagalnya Negara Menjaga Kedaulatan Hutan

25/04/2025  ❘  11:21 WIB • Nasional
Bagikan :
Hancur Lebur Tahura SSH Riau di Tengah Ajang Jambore Karhutla 2025, Potret Otentik Gagalnya Negara Menjaga Kedaulatan Hutan

Potret hamparan kondisi Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Syarif Hasyim di Riau yang telah bersalkn rupa menjadi perkebunan kelapa sawit. Foto: SM News

SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Perhelatan akbar bertajuk Jambore Kebakaran Hutan Lahan (Karhutla) 2025 dipusatkan di Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Syarif Hasyim pada Jumat (25/4/2025) sore nanti. Tahura menjadi saksi dan fakta otentik gagalnya negara dalam menjaga dan mengamankan kawasan hutan. Loh, kenapa? 

Jambore Karhutla 2025 diklaim menjadi ajang memperkuat sinergi dan kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang rawan terjadi saat musim kemarau di Riau. Segenap stakeholder lintas institusi dan lintas generasi dikerahkan untuk menyemarakkan acara ini. Bahkan, sosok kritikus Rocky Gerung ikut terlibat. 

"Saya ada di Pekanbaru untuk mempersiapkan satu event nasional atau bahkan event global, karena kita akan mulai satu kampanye serius untuk melindungi bumi ini dari kerusakan," ujar Rocky Gerung dikutip Kamis (24/4/2025).

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Riau mengharapkan pelaksanaan kegiatan Jambore Karhutla diikuti semangat untuk memulihkan Tahura sesuai fungsinya. Diketahui, kondisi Tahura saat ini sudah porak-poranda bersalin rupa menjadi areal perkebunan kelapa sawit. 

“Sehingga kondisi Tahura SHH ke depan jauh lebih baik dibandingkan saat ini, punya keanekaragaman hayati yang lebih baik. Sesuai dengan fungsi kawasan pelestarian alam,” ujar Direktur Eksekutif Walhi Riau, Boy Jerry Even, kepada SabangMerauke News, Kamis (24/4/2025) malam.

Walhi Riau, kata Boy, berharap kegiatan ini bukan hanya sekedar kegiatan seremoni, akan tetapi diharapkan melahirkan kelompok orang muda yang sadar penyebab langgengnya Karhutla di Riau.

“Sehingga orang muda dapat menjadi motor untuk menggerakkan penegak hukum melakukan penegakan hukum yang lebih kuat dan adil. Menyasar kepada para penjahat karhutla dan kehutanan lebih besar dan tidak sekedar menyasar orang-orang atau masyarakat kecil,” tegas Boy. 

Kondisi Existing Tahura SSH

Aksi perambahan sepihak secara ilegal Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Syarif Hasyim (SSH) di Provinsi Riau telah berada pada titik krisis terparah. Saat ini, luasan hutan yang tersisa hanya sekitar 29 persen. Sementara, 71 persen areal Tahura sudah mengalami perambahan dan alih fungsi tanpa izin, didominasi perkebunan kelapa sawit. 

Total luasan Tahura SSH ditetapkan mencapai 6.172 hektare. Itu artinya, areal yang telah menjadi objek perambahan sudah seluas 4.382 hektare, hanya tersisa sekitar 1.790 hektare, itu pun terus terancam oleh aktivitas perambahan. 

Tahura SSH Riau telah bersalin rupa menjadi areal perkebunan kepala sawit. Diduga sejumlah korporasi dan afiliasinya ikut menggerogoti Tahura dengan dalih dan tameng sampul kelompok masyarakat. Penguasaan Tahura secara individual untuk kepentingan kebun sawit dalam areal yang luas juga marak terjadi. 

Upaya pengamanan Tahura SSH terbatas pada jumlah personel dan tingkat kedaruratan yang kadung sangat parah. Diksi atau nomenklatur 'keterlanjuran' lebih menyulitkan ketimbang dilakukannya upaya penegakan pedang hukum yang terukur dan konsisten.

"Berdasarkan hasil inventarisasi yang dilakukan oleh tim dari Universitas Riau, sekitar 71 persen kawasan Tahura SSH ini sudah dilakukan perambahan yang didominasi kebun kelapa sawit, kemudian ada juga pemukiman, fasilitas sosial, fasilitas umum dan juga termasuk jalan desa," kata Kepala UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Minas-Tahura, Dr Matnuril kepada media, Rabu (30/8/2023) silam.

Pengelola Tahura SSH dari tahun ke tahun selalu mendapat warisan permasalahan yang kompleks. Peta jalan (road map) penyelesaian masalah kian garing seiring makin massifnya aksi pendudukan sepihak di Tahura. 

Berdasarkan ketentuan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang Pemerintahan Daerah disebutkan, penyelenggaraan pengelolaan Taman Hutan Raya (Tahura) menjadi kewenangan Pemerintah Daerah yang dilakukan oleh unit pengelola yang dibentuk oleh gubenur atau bupati/ walikota berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh Menteri Kehutanan, yaitu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) yang merupakan UPT dari Dinas Kehutanan setempat. Itu artinya, kewenangan pengelolaan Tahura SSH menjadi ranah Pemprov Riau melalui UPT Tahura SSH. 

Sejarah Tahura SSH

Tahura SSH di Provinsi Riau merupakan kawasan pelestarian alam yang ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan No. 348/Kpts-II/1999 tanggal 26 Mei 1999 seluas 6.172 seluas.

Wilayahnya meliputi 3 kabupaten/ kota yaitu Kabupaten Kampar seluas 3.041,81 hektare, Kabupaten Siak seluas 2.323,33 hektare dan Kota Pekanbaru seluas 806,86 hektare. 

Berdasarkan SK Menteri Kehutanan Nomor : SK.765/Menhut-II/2012 tanggal 26 Desember 2012 tentang pembentukan KPHP Model Minas Tahura, Tahura SSH menjadi bagian dari KPHP Model Minas-Tahura yang wilayah kerjanya seluas 146.734 hektare. Terdiri dari wilayah Hutan Produksi Terbatas (HPT) seluas 140.562 hektare dan Tahura Sultan Syarif Hasyim seluas 6.172 hektare.

Dilansir dinaskehutanan.riau.go.id, sejak tahun 1985, Taman Hutan Raya telah dirintis pembentukannya dengan melakukan persiapan pembuatan hutan wisata. Melalui Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Riau nomor: 367/IV/1985 tanggal 24 April 1985 ditetapkan hutan wisata seluas 1.000 hektare di daerah Minas.

Selanjutnya dengan dana APBD dan IHH telah dilakukan pembuatan sarana wisata dan beberapa sarana penunjang menuju terbentuknya Taman Hutan Raya.

 

Sejak tahun 1986 Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Riau telah mengupayakan pengukuhan kawasan menjadi seluas 5.000 hektare dan bahkan lebih luas lagi menjadi 40.000 hektare. Namun akibat adanya kepentingan pemakaian dan tumpang tindih areal, maka hal tersebut belum dapat diwujudkan.

Baru pada 16 Agustus 1994 , Gubernur Riau saat itu merekomendasikan pembentukan Tahura seluas 5.920 hektare kepada Menteri Kehutanan. Rekomendasi kemudian ditindaklanjuti oleh Menteri Kehutanan dengan Surat Keputusan No. 349/Kpts-II/1996 tanggal 5 Juli 1996. Substansinya, Kelompok Hutan Takuana Minas ditunjuk sebagai Taman Hutan Raya Sultan Syarif Hasyim seluas 5.920 hektare.

Setelah dilakukan tata batas, Menteri Kehutanan dan Perkebunan menetapkannya menjadi Taman Hutan Raya Sultan Syarif Hasyim dengan SK Nomor 348/Kpts-II/1999 tanggal 26 Mei 1999 seluas 6.172 Ha.

Atas sumbang saran dari tokoh-tokoh budayawan, sejarawan, pemuka masyarakat dan Pemerintah Provinsi Riau, maka ditetapkanlah Taman Hutan Raya dengan nama Tahura Sultan Syarif Hasyim (Tahura SSH).

Nama kawasan Taman Hutan Raya Sultan Syarif Hasyim diambil dari nama ayahanda Sultan Syarif Qasim yang dikenal sebagai pahlawan nasional asal Riau.

Penggunaan nama ini untuk mengabadikan jasa pahlawan yang diharapkan semangat dan nasionalisme kepahlawanannya menjadi teladan bagi generasi sesudahnya.

Berdasarkan SK Menhut Nomor: 107/Kpts-II/2003 tanggal 24 Maret 2003, Gubernur Riau mendapat tugas pembantuan dalam pengelolaan Taman Hutan Raya. Menindaklanjuti peraturan tersebut, Gubernur Riau membentuk UPT Tahura sebagai pengelola Tahura SSH melalui Peraturan Gubernur Riau Nomor 44 tahun 2008 tanggal 24 Desember 2008. Institusi ini berada di bawah naungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau.

Kemudian, pada tahun 2012 sesuai SK Menteri Kehutanan Nomor: SK.765/Menhut-II/2012 tanggal 26 Desember 2012 ditetapkan kawasan jutan seluas 146.734 hektare menjadi KPHP Model Minas-Tahura yang dikelola Unit Pelaksana Teknis Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi Minas-Tahura. Di dalamnya terdapat Tahura SSH Provinsi Riau.

Kekayaan Flora dan Fauna

Tahura SSH merupakan satu-satunya kawasan hutan tersisa yang paling dekat dengan Kota Pekanbaru, ibukota Provinsi Riau. Jaraknya hanya sekitar 20 kilometer atau bisa ditempuh perjalanan darat selama 25 menit. 

Potensi keanekaragaman flora dan fauna cukup besar. Tahura SSH mewakili suatu kondisi hutan dengan tipe hutan hujan dataran rendah.

Tercatat sekitar 127 jenis flora yang merupakan tumbuhan asli hutan Tahura SSH didominasi dari family Dipterocarpaceae, Lauraceae, Euphorpeaceae, Anacardiaceae, Guttiferae, Sapotaceae, Myrtaceae dan lainnya. Namun, beberapa tumbuhan itu saat ini sudah sulit dijumpai sebagai akibat pembalakan liar yang marak terjadi di Provinsi Riau sejak puluhan tahun silam.

Kawasan Tahura SSH juga memiliki keanekaragaman jenis fauna yang cukup tinggi. Sedikitnya dapat dijumpai 42 jenis burung, 4 jenis reptilia dan 16 jenis mamalia.

Di antara 42 jenis burung terdapat satu jenis burung yang hanya ada di Sumatera yaitu burung Serindit Melayu (Loriculus galgulus). Sedangkan jenis burung lain yang dapat dijumpai di antaranya jenis burung Elang (Halicetus sp), Enggang (Buceros rhinoceros), Beo (Gracul refiigiosa) dan lainnya.

Adapun jenis reptilia yang ada antara lain yakni ular (Sanca sp), Biawak (Salvator sp), Tokek, bunglon terbang dan lainnya.

Jenis mamalia yang terdapat di Tahura SSH yaknk Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatrensis), Harimau Loreng Sumatera (Panthera tigris sumatrensis), Tapir (Tapirus indicus), Babi Hutan (Sus scrofa), Ungko Hylobates agifis), Beruk (Macaca nemestrina), Siamang (Symphalangus syndactylus), Beruang Madu (Helarctos malaya-nus), Kijang (Mun-tiacus muntjak), Landak (Hystrix brachyura) dan lainnya. 

 

Namun, keberadaan flora dan fauna tersebut kini makin terancam. Secara khusus, habitat gajah dan harimau sumatera telah terusik secara parah memicu eksodus satwa liar dilindungi itu.

Bukan tak mungkin, para penguasa hutan Riau tersebut akan punah, jika ekspansi massif Tahura SSH Riau dan kawasan hutan lainnya tak bisa dibendung. (KB-01/Rachdinal)

Editor: Raya Desmawanto
Tags :Tahura SSH RiauJambore Karhutla 2025Kebun SawitSabangMeraukeNews

BERITA TERKAIT :

  • 2 Bocah Tewas di Kolam Lumpur Limbah Minyak, Pengamat Migas: PT Pertamina Hulu Rokan Harus Bertanggung Jawab!

    2 Bocah Tewas di Kolam Lumpur Limbah Minyak, Pengamat Migas: PT Pertamina Hulu Rokan Harus Bertanggung Jawab!

    Umum •
    25/04/2025 ❘ 07:48 WIB
  • Terkurung di Lahan Sendiri : Kepulauan Meranti dan Dilema Gambut Tanpa Kepastian, Bupati Lapor Langsung ke Menteri

    Terkurung di Lahan Sendiri : Kepulauan Meranti dan Dilema Gambut Tanpa Kepastian, Bupati Lapor Langsung ke Menteri

    Riau •
    24/04/2025 ❘ 21:54 WIB
  • Delegasi Pramuka Mulai Berdatangan ke Tahura Jelang Jambore Karhutla

    Delegasi Pramuka Mulai Berdatangan ke Tahura Jelang Jambore Karhutla

    Riau •
    24/04/2025 ❘ 20:17 WIB
  • Diduga Diterkam Buaya, Kakek di Rohil Ditemukan Hanya Tinggal Kepala dan Hati

    Diduga Diterkam Buaya, Kakek di Rohil Ditemukan Hanya Tinggal Kepala dan Hati

    Riau •
    24/04/2025 ❘ 18:10 WIB
  • Langkah Tegas Kepala Desa Bagan Melibur: Wajah Akan Dicetak di Baliho Kalau Buang Sampah Sembarangan

    Langkah Tegas Kepala Desa Bagan Melibur: Wajah Akan Dicetak di Baliho Kalau Buang Sampah Sembarangan

    Riau •
    24/04/2025 ❘ 17:00 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • 35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    10/07/2026  ❘  21:35 WIB
  • KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    09/07/2026  ❘  12:45 WIB
  • Kuasa Hukum Don Ritto Klaim Uang Sitaan Berasal dari Proyek Pelabuhan Kalimantan Timur

    Kuasa Hukum Don Ritto Klaim Uang Sitaan Berasal dari Proyek Pelabuhan Kalimantan Timur

    14/07/2026  ❘  17:07 WIB
  • Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    14/07/2026  ❘  21:00 WIB
  • Dana Asing Kabur, IHSG Tetap Bertahan! Ini Fakta yang Mengejutkan Investor

    Dana Asing Kabur, IHSG Tetap Bertahan! Ini Fakta yang Mengejutkan Investor

    13/07/2026  ❘  09:49 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan