PSPS Pantau Talenta Piala Soeratin untuk Perkuat Skuad EPA
PSPS Pekanbaru mulai mematangkan persiapan menghadapi kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-18 dan U-20 musim 2026/2027. Foto: Dok SM News
RIAU, SabangMerauke News - PSPS Pekanbaru mulai mematangkan persiapan menghadapi kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-18 dan U-20 musim 2026/2027.
Salah satu langkah yang dilakukan manajemen adalah mengirimkan tim pencari bakat (talent scouting) untuk memantau pemain-pemain potensial yang tampil pada ajang Piala Soeratin Zona Riau 2026.
Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen Asykar Bertuah dalam membangun fondasi pembinaan pemain usia muda sekaligus membuka peluang bagi talenta lokal Riau untuk menembus level sepak bola profesional.
Chief Executive Officer (CEO) PSPS Pekanbaru, Edward Riansyah, mengatakan seluruh pertandingan penting di Piala Soeratin menjadi perhatian tim pemandu bakat yang telah ditugaskan oleh manajemen.
Menurutnya, para pemain terbaik yang tampil pada kompetisi tersebut berpeluang diproyeksikan memperkuat tim Elite Pro Academy PSPS Pekanbaru musim ini.
"Kami mengirimkan tim talent scouting untuk memantau bakat-bakat muda di Piala Soeratin Riau 2026. Semua pertandingan semifinal dan final kategori U-13, U-15, dan U-17 dipantau oleh tim pelatih lokal Riau yang telah kami tunjuk," ujar Edward Riansyah, Senin (27/7).
Edward yang juga menjabat sebagai Ketua Asprov PSSI Riau menilai Piala Soeratin merupakan kompetisi strategis dalam melihat perkembangan pesepak bola usia muda di daerah.
Dari ajang tersebut, para pemain tidak hanya mendapatkan pengalaman bertanding, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan kualitas mereka di hadapan tim pencari bakat.
Ia berharap proses pemantauan itu mampu melahirkan pemain-pemain muda berkualitas yang nantinya menjadi bagian dari regenerasi PSPS Pekanbaru.
"Melalui Piala Soeratin, kami ingin memastikan pemain-pemain terbaik Riau memiliki kesempatan untuk berkembang ke jenjang yang lebih tinggi melalui Elite Pro Academy. Ini merupakan bagian dari pembinaan jangka panjang PSPS," katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Piala Soeratin Zona Riau 2026, Muhammad Teza, menyambut baik keterlibatan PSPS dalam proses pencarian pemain muda. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bukti keseriusan klub kebanggaan masyarakat Riau itu dalam memberikan ruang bagi talenta lokal.
"Sebagai Ketua Umum PSSI Riau, beliau merasa bertanggung jawab agar bakat-bakat muda di Riau memiliki jalan untuk bermain bersama PSPS Pekanbaru yang akan berpartisipasi di Elite Pro Academy," ujar Teza.
Ia menilai kehadiran tim talent scouting memberikan motivasi tersendiri bagi para peserta Piala Soeratin untuk tampil maksimal. Selain memperebutkan gelar juara, para pemain juga memiliki peluang dilirik untuk bergabung bersama akademi PSPS.
Saat ini, kompetisi Piala Soeratin Zona Riau 2026 masih berlangsung di berbagai kategori usia. Untuk kelompok U-13, pertandingan telah memasuki partai final yang mempertemukan Energi Bintang Riau (EBR) FC melawan Sinar Sakti Soccer School di Stadion Gelora Hangtuah Sport Center, Tenayan Raya.
Sementara itu, kategori U-15 masih menjalani fase 12 besar, sedangkan kelompok U-17 dijadwalkan mulai bergulir pada 28 Juli 2026 di Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu.
Melalui proses seleksi yang dilakukan selama kompetisi berlangsung, PSPS Pekanbaru berharap mampu menemukan pemain-pemain muda terbaik asal Riau untuk memperkuat skuad Elite Pro Academy U-18 dan U-20 musim 2026/2027. Kehadiran pemain lokal berkualitas diharapkan menjadi fondasi regenerasi klub sekaligus memperkuat masa depan sepak bola Riau di level nasional. (R-05)

