Unri Butuh Sosok Rektor Enerjik yang Pro Keberlanjutan dan Selaras dengan Visi Asta Cita
Calon Rektor Unri periode 2026-2030, Dr. Mexsasai Indra SH, MH. Foto: Istimewa
RIAU, SabangMerauke News - Suksesi kepemimpinan Universitas Riau (Unri) lewat Pemilihan Rektor Unri periode 2026-2030 menjadi titik krusial menuju lompatan baru di tengah tantangan global saat ini. Oleh karena itu, sosok Rektor Unri mestinya memiliki spirit kuat, enerjik, memastikan keberlanjutan dan selaras dengan kebijakan pemerintahan pusat.
"Rektor Unri yang segera akan terpilih harus dapat memastikan keberlanjutan positif yang sudah diraih dan diletakkan oleh para rektor sebelumnya. Sehingga, kampus kita tidak lagi kembali ke titik awal. Namun, harus melakukan lompatan jauh ke depan," kata alumnus Fakultas Hukum Universitas Riau, Muhammad Rustam kepada media, Rabu (15/7/2026).
Rustam menegaskan, kepemimpinan Rektor Unri yang baru juga mestinya bisa menyerap visi pemerintahan pusat. Kampus menjadi kawacandradimuka peradaban yang memberikan masukan dan turut mengawal konsep dan program Asta Cita yang pro rakyat untuk Indonesia berkemajuan.
Ia menilai, kriteria calon Rektor Unri tersebut dimiliki oleh Dr. Mexsasai Indra SH, MH. Karena faktanya, Mexsasai menjadi satu-satunya calon Rektor Unri yang secara gamblang dan berani mengaitkan Asta Cita saat pemaparan visi, misi dan program kerjanya di hadapan Senat Unri lewat slogan BERBUDI.
BERBUDI merupakan akronim dari Berdampak, Elaboratif, Responsif, Bereputasi, Unggul, Daya Saing dan Inovatif.
Menurut Rustam, Dr. Mexsasai Indra telah menunjukkan dedikasi, integritas, serta memiliki rekam jejak pengalaman kepemimpinan di Unri. Hal ini merupakan modal berharga untuk membawa Universitas Riau semakin maju dan berdaya saing.
Rustam menilai, selama mengabdikan diri di Universitas Riau, Dr. Mexsasai dikenal sebagai akademisi yang konsisten mendorong peningkatan mutu pendidikan, penguatan tata kelola perguruan tinggi, serta pengembangan kualitas sivitas akademika.
“Beliau telah mengabdikan diri dalam waktu yang panjang untuk kemajuan UNRI. Pengalaman beliau sebagai Wakil Rektor I memberikan pemahaman yang sangat baik mengenai tata kelola universitas, sehingga memiliki bekal yang matang untuk memimpin UNRI ke arah yang lebih maju,” Rustam.
Dr. Mexsasai membangun karirnya secara berjenjang. Sebelum menjabat sebagai Wakil Rektor I, Dr. Mexsasai mengemban amanah sebagai Ketua Program Studi, Wakil Dekan, Dekan Fakultas Hukum Universitas Riau.
“Pengalaman yang lengkap ini menunjukkan bahwa beliau memahami kebutuhan universitas dari level akademik paling dasar hingga kebijakan strategis di tingkat pimpinan universitas. Tidak banyak figur yang memiliki rekam jejak kepemimpinan selengkap itu,” katanya.
Rustam juga menilai Dr. Mexsasai memiliki kemampuan membangun komunikasi dan kolaborasi, baik di lingkungan internal maupun dengan berbagai mitra eksternal. Menurutnya, jejaring yang luas menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat posisi Universitas Riau di tingkat nasional maupun internasional.
Selain itu, ia menilai visi dan misi yang diusung Dr. Mexsasai sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam pengembangan pendidikan tinggi, khususnya peningkatan kualitas pendidikan, penguatan riset dan inovasi, tata kelola perguruan tinggi yang baik, serta pengembangan sumber daya manusia yang unggul.
“Visi serta misi yang beliau tawarkan juga selaras dengan arah kebijakan pemerintah dalam membangun perguruan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing. Hal itu menjadi modal penting untuk membawa Universitas Riau semakin maju,” tambahnya.
Rustam berharap proses pemilihan Rektor Universitas Riau dapat berlangsung secara demokratis, objektif, transparan, dan mengedepankan kepentingan institusi. Ia berharap sosok Rektor Unri yang baru mampu merangkul seluruh elemen kampus serta memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Universitas Riau membutuhkan pemimpin yang mampu menjaga persatuan sivitas akademika, meningkatkan reputasi kampus, serta menghadirkan inovasi dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi di masa depan," pungkas Rustam.
Puncak pemilihan Rektor Unri periode 2026-2030 dijadwalkan berlangsung pada 8 Agustus mendatang. Terdapat tiga calon rektor yang telah ditetapkan oleh Senat Unri. Yakni Dr Mexsasai Indra, SH, MH, Prof. Ahmad Fadli, S.T., M.T., Ph.D dan Prof. Dr. Jimmi Copriady, M.Si. (R-04)

