Karhutla di Indragiri Hulu Hanguskan 9,7 Hektar, Pemadaman Libatkan Dua Helikopter
Kebakaran hutan dan lahan kembali meluas di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, Senin (29/6/2026). Foto : AI
RIAU, SabangMerauke News - Kebakaran hutan dan lahan kembali meluas di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, Senin (29/6/2026). Luas area terbakar mencapai 9,7 hektar. Tim gabungan masih berjibaku memadamkan api menggunakan jalur darat dan udara.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengungkapkan kebakaran terjadi pada dua lokasi berbeda. Titik pertama berada di Kelurahan Sekip Hilir. Titik kedua berada di Desa Sungai Raya, Kecamatan Rengat.
Lahan terbakar di Sekip Hilir mencapai sekitar lima hektar. Kebakaran di Sungai Raya meluas hingga 4,7 hektar. Total area terdampak mencapai 9,7 hektar.
“Total luas hutan dan lahan yang terbakar sudah mencapai 9,7 hektar,” ujar Ferdian Krisnanto, Senin. Data tersebut berasal dari pemantauan lapangan. Petugas terus memperbarui perkembangan kondisi kebakaran.
Operasi pemadaman Sekip Hilir memasuki hari ketiga. Pemadaman Sungai Raya berlangsung hari kedua. Seluruh personel fokus mencegah api meluas menuju kawasan sekitar.
Tim gabungan terdiri dari Manggala Agni Rengat, BPBD, TNI, Polres, serta perusahaan setempat. Personel bekerja memadamkan api di lahan gambut. Dukungan udara mempercepat pengendalian kebakaran.
Dua helikopter Satgas Udara dikerahkan melakukan water bombing. Penyiraman difokuskan menuju titik api aktif. Upaya tersebut membantu mempercepat proses pendinginan lahan.
“Pemadaman hari ini dibantu dua helikopter satgas udara,” kata Ferdian. Dukungan udara berlangsung sepanjang operasi. Koordinasi antarpersonel terus diperkuat.
Asap pekat sempat menyulitkan petugas saat proses pemadaman berlangsung. Jarak pandang menurun sepanjang operasi siang hari. Kondisi tersebut memperlambat akses menuju titik api.
Menjelang sore, kondisi lapangan mulai membaik. Titik api berhasil dikendalikan tim gabungan. Asap tersisa terlihat semakin tipis.
“Kondisi di lapangan sudah kondusif, tinggal asap tipis,” ujar Ferdian. Pendinginan tetap dilanjutkan petugas. Pengawasan dilakukan demi mencegah api muncul kembali.
Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera juga memperkuat langkah pencegahan. Patroli darat dan udara terus dilaksanakan. Pengawasan difokuskan pada wilayah rawan karhutla.(R-04)

