Dokter Ungkap Rahasia Pijat Perut 5 Menit Saat Bangun Tidur, Mood Bisa Lebih Baik dan Pencernaan Lancar
Ilustrasi
JAKARTA, SabangMerauke News – Kebiasaan sederhana memijat perut selama beberapa menit setelah bangun tidur disebut dapat membantu melancarkan sistem pencernaan sekaligus membuat suasana hati menjadi lebih baik. Cara ini bahkan bisa dilakukan tanpa harus turun dari tempat tidur dan dinilai bermanfaat untuk mempersiapkan tubuh menjalani aktivitas sepanjang hari.
Penjelasan tersebut disampaikan dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Cecep Hermawan, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Ia mengatakan banyak orang kerap bangun tidur dengan kondisi perut yang terasa penuh, kembung, atau tidak nyaman. Kondisi itu dapat memengaruhi kenyamanan dan produktivitas sejak pagi.
Menurut dr. Cecep, salah satu cara yang dapat dicoba adalah melakukan pijatan ringan pada area perut dengan mengikuti jalur usus besar. Teknik ini dipercaya dapat merangsang pergerakan usus sehingga membantu proses pencernaan berlangsung lebih optimal.
"Kalau tiap pagi kita pijat perut kayak gini di kasur, sebenarnya apa sih yang terjadi? Usus besar punya jalur pasti dari kanan bawah, naik, nyebrang, terus turun ke kiri. Arah pijatnya wajib ngikutin jalur ini buat bantu dorongan alami usus. Kalau kebalik, ya malah ngelawan arus kotorannya," jelas dr. Cecep.
Ia menjelaskan, teknik pijatan tersebut cukup sederhana. Langkah pertama dilakukan dengan memijat area kanan bawah perut menuju kanan atas secara perlahan. Gerakan ini dilakukan sekitar 10 kali, kemudian diulang sebanyak tiga hingga lima putaran selama kurang lebih lima menit.
Setelah itu, pijatan dilanjutkan dari bagian kanan atas menuju kiri atas perut dengan jumlah gerakan dan durasi yang sama. Tahap terakhir dilakukan dari kiri atas menuju kiri bawah perut mengikuti arah alami usus besar.
Menurut dr. Cecep, pijatan tersebut berfungsi membantu merangsang usus untuk mengeluarkan sisa makanan yang masih tertinggal dari proses pencernaan malam sebelumnya. Dengan demikian, sistem pencernaan menjadi lebih siap menerima asupan makanan saat sarapan.
Selain membantu kerja usus, pijatan ringan pada perut juga diyakini dapat mengaktifkan sistem saraf parasimpatis atau sistem yang berperan dalam menciptakan kondisi tubuh lebih rileks.
"Pijatan ini ibarat ngebangunin usus buat bersih-bersih sisa semalaman, sekaligus ngaktifin saraf parasimpatis, alias mode rileks. Enzim pencernaan diproduksi, usus otomatis siap sebelum sarapan masuk," ujarnya.
Dr. Cecep menambahkan, manfaat pijat perut bukan hanya dirasakan pada sistem pencernaan. Kondisi perut yang terasa nyaman sejak pagi juga berpotensi memberikan dampak positif terhadap kesehatan mental melalui hubungan antara saluran pencernaan dan otak yang dikenal sebagai gut-brain axis.
Menurutnya, komunikasi antara usus dan otak memiliki peran penting dalam mengatur suasana hati. Ketika sistem pencernaan bekerja dengan baik dan tubuh merasa lebih nyaman, otak juga menerima sinyal yang mendukung rasa tenang.
"Penelitian awal juga ngelihat potensi gut-brain axis. Perut yang nyaman dari pagi secara nggak langsung ngirim sinyal tenang ke otak. Mood lebih enak, istirahat malam pun lebih gampang," katanya.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa pijatan perut bukanlah pengganti pengobatan apabila seseorang mengalami gangguan pencernaan yang serius. Teknik ini hanya dapat dijadikan sebagai kebiasaan sehat untuk membantu menjaga fungsi pencernaan sehari-hari.
Selain memijat perut, menjaga pola makan yang seimbang, memenuhi kebutuhan cairan, mengonsumsi makanan kaya serat, rutin berolahraga, dan tidur yang cukup tetap menjadi langkah utama dalam menjaga kesehatan saluran cerna.
Apabila keluhan seperti nyeri perut hebat, sembelit berkepanjangan, muntah, atau gangguan pencernaan lain terus berulang, masyarakat dianjurkan segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.
Dengan teknik yang benar dan dilakukan secara perlahan, pijat perut selama beberapa menit setelah bangun tidur dapat menjadi rutinitas sederhana yang membantu tubuh terasa lebih nyaman. Perut yang lebih rileks di pagi hari bukan hanya mendukung kelancaran pencernaan, tetapi juga berpotensi menciptakan suasana hati yang lebih baik sehingga aktivitas sehari-hari dapat dijalani dengan lebih optimal. (R-05)

