Tatap Musim 2026-2027, Ini Tim Pelatih Lengkap PSPS Pekanbaru
Akhyar Ilyas Pelatih PSPS Pekanbaru. Foto : Istimewa
PEKANBARU, SabangMerauke News - PSPS Pekanbaru mulai mematangkan persiapan menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026-2027, ditandai dengan manajemen resmi melengkapi jajaran staf kepelatihan yang akan mendampingi pelatih kepala Akhyar Ilyas dalam mengarungi musim baru.
Dua mantan pemain PSPS, Ambrizal dan Roffy Sinaryo, dipercaya mengisi posisi asisten pelatih.
Sementara itu, Abdul Rohman ditunjuk sebagai pelatih kiper dan Abda Akief mengemban tugas sebagai pelatih fisik.
Keempat nama tersebut akan menjadi bagian dari tim kepelatihan yang dipimpin Akhyar Ilyas.
Sebelumnya, Akhyar telah resmi ditunjuk manajemen PSPS Pekanbaru untuk menggantikan Aji Santoso sebagai pelatih kepala.
Akhyar diharapkan mampu membawa Asykar Bertuah kembali ke jalur prestasi setelah hasil yang belum memuaskan pada musim lalu.
Target besar yang dibebankan kepadanya adalah membawa PSPS bersaing di papan atas Liga 2 sekaligus membuka peluang promosi ke kasta tertinggi atau Super League pada musim 2027-2028.
Dengan komposisi staf kepelatihan yang kini telah lengkap, PSPS diperkirakan segera menggelar latihan perdana dan memulai pemusatan latihan guna membangun kekompakan tim.
Selain membenahi komposisi pemain, persiapan fisik dan taktik akan menjadi fokus utama menjelang bergulirnya kompetisi.
Kompetisi Liga 2 atau Championship Indonesia musim 2026-2027 dijadwalkan mulai bergulir pada 18 September 2026 dan berlangsung hingga 9 Mei 2027.
Format kompetisi masih menggunakan sistem yang sama seperti musim sebelumnya dengan diikuti 20 klub yang terbagi ke dalam dua grup.
Adapun 20 tim peserta Liga 2 musim 2026-2027 adalah Persipura Jayapura, Barito Putera, Kendal Tornado FC, FC Bekasi City, Deltras FC, Sumsel United, Persela Lamongan, Persiraja Banda Aceh, PSPS Pekanbaru, PSMS Medan, Persikad Depok, Persiku Kudus, PSIS Semarang, Persiba Balikpapan, Persis Solo, Semen Padang FC, PSBS Biak, RANS Nusantara FC, Dejan FC, dan PSGC Ciamis.
Sementara itu, jadwal pertandingan resmi Liga 2 musim 2026-2027, termasuk lawan dan tanggal laga perdana PSPS Pekanbaru, hingga kini masih menunggu pengumuman operator kompetisi.
Akhyar Ilyas Resmi Latih PSPS Pekanbaru
Keputusan Akhyar Ilyas menjadi pelatih PSPS Pekanbaru mendapatkan respon positif dari berbagai pihak.
Termasuk dukungan dari Ade Suhendra pelatih Adhyaksa FC yang sempat dirumorkan akan menukangi Asykar Bertuah untuk musim 2026/2026.
Pada kolom komentar di postingan foto Akhyar Ilyas di IG PSPS Pekanbaru, Ade Suhendra ikut menyaksikan ucapan selamat
"Sukses coach idola"
Komentar Ade tersebut mendapat balasan sebanyak 29 kali. Tentu saja isinya dukungan pada Akhyar Ilyas.
Komentar lainya juga hadir dari pemain tengah Persiraja Banda Aceh yang juga pernah bermain untuk PSPS Pekanbaru yakni Omid Popalzay.
"Beautiful" tulisnya.
Sosok Akhyar Ilyas yang ditunjuk menjadi pelatih kepala PSPS Pekanbaru. Mantan pelatih Persiraja Banda Aceh ini resmi menggantikan Aji Santoso bagi tim Asykar Bertuah (julukan PSPS Pekanbaru).
Kepastian Akhyar Ilyas melatih PSPS Pekanbaru diumumkan manajemen lewat Instagram PSPS Pekanbaru. Dalam postingan Senin 22 Juni 2026.
" Visi dan Misi telah disatukan, Target telah diberikan, Kesanggupan telah dinyatakan, Saatnya berikan sambutan.
Selamat Datang, Coach Akhyar Ilyas"
Demikian bunyi pada postingan terbaru di IG PSPS Pekanbaru.
Dengan kepastian tersebut, Asir Asiz dan kawan-kawan akan melanjutkan kiprahnya di Liga 2 untuk musim 2026/2027 bersama Akhyar Ilyas.
Fans PSPS tentu saja berharap banyak pada sosok pelatih yang terbilang sukses bersama Persiraja Banda Aceh. Klub yang ia dampingi dua musim.
Berikut ini profil Akhyar Ilyas
Nama : Akhyar Ilyas
Tanggal lahir / Usia: 1 Desember 1983 (42)
Tempat kelahiran: Banda Aceh Indonesia
Kewarganegaraan: Indonesia Indonesia
Periode rerata sebagai pelatih: 0,69 Tahun
Lisensi Kepelatihan: Lisensi A - AFC
Formasi yang disukai: 4-3-3 Defending.
Tentang PSPS Pekanbaru
PSPS Pekanbaru adalah klub sepak bola profesional legendaris asal Pekanbaru, Riau, salah satu klub tertua dan paling berpengaruh di Pulau Sumatra.
Identitas Lengkap
Nama resmi: Persatuan Sepakbola Pekanbaru dan Sekitarnya
Berdiri: 1 Januari 1955
Julukan: Askar Bertuah
Warna kebanggaan: Merah dan Kuning
Stadion kandang: Stadion Kaharudin Nasution (Rumbai) dan Stadion Utama Riau, kapasitas ±25.000–30.000 penonton
Kompetisi saat ini: Pegadaian Championship (kasta kedua Liga Indonesia, musim 2025/2026)
Nama sebelumnya: Sempat bernama PSPS Riau (2021–2024), kembali ke nama asli mulai 2024/2025
Sejarah Singkat
Berawal dari penggabungan 5 klub lokal: PS IPP, PS Pelayaran, PS Caltex, PS PU, dan PS Elektra
Tahun 1961: Tampil pertama kali di ajang nasional pada PON Bandung
1999: Sukses promosi ke Divisi Utama (kasta tertinggi saat itu)
2000: Runner-up Piala Galatama (cikal bakal Piala Indonesia)
2002: Juara Divisi Utama, promosi ke Liga Super Indonesia
2003: Mewakili Indonesia di Piala AFC (turnamen tingkat Asia)
2009: Promosi lagi ke Liga Super, bertahan hingga 2013
2021: Diakuisisi pengusaha asal Malaysia, menjadi salah satu klub pertama dengan investor asing di Indonesia
Prestasi Utama
Juara Divisi Utama Liga Indonesia: 2001–2002
Runner-up Piala Galatama: 2000
Runner-up Piala Menpora: 1994/1995
Peringkat 3 Divisi Utama: 2008/2009 --> promosi ke Liga Super
Peserta Piala AFC: 2003
Suporter dan Filosofi
Basis pendukung fanatik: Curva Nord 1955, Asykar The King, Pekanbaru Finest, East Gate
Julukan Askar Bertuah mencerminkan semangat masyarakat Pekanbaru yang dijuluki “Kota Bertuah”
Menjadi simbol kebanggaan dan identitas olahraga bagi warga Riau secara luas. (R-04)

