Pencuri Motor di Pekanbaru Babak Belur Dihajar Warga, Satu Pelaku Ditangkap Satu Lagi Masuk DPO
Ilustrasi
RIAU, SabangMerauke News – Aksi pencurian sepeda motor yang terjadi di wilayah Kecamatan Binawidya, Pekanbaru, berhasil digagalkan warga. Seorang pelaku berinisial AH berhasil diamankan bersama barang bukti sepeda motor hasil curian, sementara seorang rekannya yang diketahui bernama Gusti berhasil melarikan diri dan kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (24/6/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Aksi cepat warga yang curiga terhadap gerak-gerik kedua pelaku menjadi kunci gagalnya pencurian sepeda motor Honda Scoopy milik seorang warga yang terparkir di garasi rumah.
Korban baru menyadari motornya hilang saat melihat sepeda motor Honda Scoopy warna hitam tahun 2019 dengan nomor polisi BM 6124 ZAA yang sebelumnya diparkir di garasi rumah sudah tidak berada di tempat. Saat diparkir, kendaraan tersebut dalam kondisi stang terkunci. Namun, motor tidak dilengkapi pengaman tambahan berupa kunci ganda sehingga diduga memudahkan pelaku menjalankan aksinya.
Mengetahui motornya hilang, korban bersama keluarga langsung berupaya mencari kendaraan tersebut di sekitar lokasi. Upaya pencarian itu membuahkan hasil setelah seorang warga memberi informasi bahwa sepeda motor yang hilang telah ditemukan dan seorang pria yang diduga sebagai pelaku pencurian berhasil diamankan warga.
Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Binawidya Kompol Nusirwan segera memerintahkan Ps Kanit Reskrim Polsek Binawidya Ipda Herman Zamroni bersama personel piket Reskrim menuju lokasi untuk mengamankan pelaku beserta barang bukti.
Pelaku AH kemudian dibawa ke Polsek Binawidya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil interogasi awal, AH mengaku tidak beraksi seorang diri. Ia melakukan pencurian bersama rekannya, Gusti, yang kini masih dalam pengejaran polisi.
Ipda Herman Zamroni menjelaskan, sebelum melakukan pencurian, kedua pelaku lebih dahulu berkeliling menggunakan sepeda motor Honda Beat milik Gusti untuk mencari sasaran yang dianggap mudah.
"Setibanya di lokasi, pelaku melihat satu unit sepeda motor Honda Scoopy yang terparkir di halaman rumah dengan kondisi pagar terbuka. Salah satu pelaku kemudian masuk ke halaman rumah dan mengambil sepeda motor tersebut lalu mendorongnya keluar," ujar Herman.
Menurutnya, setelah berhasil membawa motor keluar dari halaman rumah, AH kemudian menaiki sepeda motor hasil curian tersebut. Sementara Gusti tetap mengendarai sepeda motor miliknya sambil membantu mendorong menggunakan kaki agar kendaraan hasil curian dapat segera dibawa pergi dari lokasi.
Namun, aksi keduanya tidak berlangsung lama. Beberapa warga yang melihat gerak-gerik mencurigakan kedua pelaku langsung melakukan pengejaran. Warga berhasil menghadang AH yang sedang membawa motor curian. Sementara Gusti berhasil meloloskan diri dari kepungan warga dan hingga kini masih diburu aparat kepolisian.
"Begitu mendapat informasi, anggota langsung menuju lokasi untuk mengamankan pelaku beserta barang bukti. Saat ini satu pelaku sudah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut, sedangkan satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran dan telah kami tetapkan sebagai DPO," jelas Herman.
Keberhasilan warga menggagalkan aksi pencurian tersebut mendapat apresiasi dari pihak kepolisian. Namun, polisi juga mengingatkan masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan dan segera menghubungi aparat apabila menemukan tindak kejahatan di lingkungan sekitar.
Selain itu, polisi mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor yang masih kerap terjadi, terutama pada malam hingga dini hari. Penggunaan pengaman tambahan seperti kunci ganda dinilai sangat penting untuk mempersulit pelaku saat menjalankan aksinya.
"Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat memarkirkan kendaraan. Gunakan kunci ganda atau pengaman tambahan agar kendaraan tidak mudah menjadi sasaran pelaku curanmor," tegas Herman.
Ia juga mengimbau warga untuk memastikan pagar rumah dalam keadaan tertutup dan mengaktifkan sistem keamanan lingkungan, terutama pada jam-jam rawan kejahatan. Menurutnya, peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan menjadi salah satu faktor penting dalam menekan angka kriminalitas.
Saat ini, AH telah resmi ditahan di Polsek Binawidya dan akan menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara itu, tim Reskrim masih terus melakukan pengejaran terhadap Gusti yang melarikan diri usai aksi pencurian tersebut.
Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa kewaspadaan masyarakat dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar mampu menjadi benteng pertama dalam mencegah tindak kejahatan. Berkat aksi cepat warga, satu pelaku berhasil diamankan dan sepeda motor milik korban dapat kembali diselamatkan. (R-05)

