SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • OTK Bersamurai Bacok Dua Polisi Lalulintas, Pasar Angso Duo Mendadak Mencekam

      OTK Bersamurai Bacok Dua Polisi Lalulintas, Pasar Angso Duo Mendadak Mencekam

      23/06/2026  ❘  08:30 WIB
    • Undangan Tawuran Maut via WhatsApp, Remaja Ini Meregang Nyawa di Parit

      Undangan Tawuran Maut via WhatsApp, Remaja Ini Meregang Nyawa di Parit

      22/06/2026  ❘  19:28 WIB
    • Kompak Siksa Anak Sembilan Tahun, Ayah Kandung Susul Ibu Tiri ke Sel

      Kompak Siksa Anak Sembilan Tahun, Ayah Kandung Susul Ibu Tiri ke Sel

      22/06/2026  ❘  19:14 WIB
    • Main Hujan Berujung Hilang, Bocah 2 Tahun Hanyut Terseret Arus Masuk Gorong-gorong

      Main Hujan Berujung Hilang, Bocah 2 Tahun Hanyut Terseret Arus Masuk Gorong-gorong

      22/06/2026  ❘  19:04 WIB
  • Nasional
    • Listrik Sempat Padam Bergilir, Bahlil Bongkar 3 Penyebab Utama yang Bikin Pasokan Terganggu

      Listrik Sempat Padam Bergilir, Bahlil Bongkar 3 Penyebab Utama yang Bikin Pasokan Terganggu

      23/06/2026  ❘  09:35 WIB
    • Menhub Sebut Perpres Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Masih Tahap Finalisasi

      Menhub Sebut Perpres Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Masih Tahap Finalisasi

      23/06/2026  ❘  09:18 WIB
    • MT Gamkonora Bawa 450 Ribu Barel Minyak Mentah, Pasokan BBM Nasional Makin Kuat

      MT Gamkonora Bawa 450 Ribu Barel Minyak Mentah, Pasokan BBM Nasional Makin Kuat

      23/06/2026  ❘  09:16 WIB
    • Resmi! Pemerintah Kucurkan Stimulus Rp26,34 Triliun, Ada Diskon Tiket dan Beras Gratis

      Resmi! Pemerintah Kucurkan Stimulus Rp26,34 Triliun, Ada Diskon Tiket dan Beras Gratis

      22/06/2026  ❘  22:26 WIB
  • Ekonomi
    • Damai AS-Iran dan Minyak Dunia Turun Belum Mampu Selamatkan Rupiah, Ada Apa?

      Damai AS-Iran dan Minyak Dunia Turun Belum Mampu Selamatkan Rupiah, Ada Apa?

      23/06/2026  ❘  09:34 WIB
    • IHSG Tersandung di Awal Perdagangan, Pasar Menunggu Keputusan Besar MSCI

      IHSG Tersandung di Awal Perdagangan, Pasar Menunggu Keputusan Besar MSCI

      23/06/2026  ❘  09:18 WIB
    • Harga Emas Antam Hari Ini 23 Juni 2026 Bertahan di Rp 2,668 Juta per Gram, Wajib Cek Sebelum Beli!

      Harga Emas Antam Hari Ini 23 Juni 2026 Bertahan di Rp 2,668 Juta per Gram, Wajib Cek Sebelum Beli!

      23/06/2026  ❘  08:11 WIB
    • BPS Ungkap Alarm Harga Pangan! 32 Provinsi Alami Kenaikan IPH, Cabai dan Bawang Merah Jadi Biang Kerok

      BPS Ungkap Alarm Harga Pangan! 32 Provinsi Alami Kenaikan IPH, Cabai dan Bawang Merah Jadi Biang Kerok

      22/06/2026  ❘  19:59 WIB
  • Politik
    • Anak Riau Dilarang Menangis Sendiri, Aturan Baru Mulai Bergerak!

      Anak Riau Dilarang Menangis Sendiri, Aturan Baru Mulai Bergerak!

      22/06/2026  ❘  19:36 WIB
    • Ahmad Doli Sebut Pesan Jokowi Menepis Narasi Dua Matahari

      Ahmad Doli Sebut Pesan Jokowi Menepis Narasi Dua Matahari

      20/06/2026  ❘  12:05 WIB
    • Jokowi Titip Pesan ke PSI, Prabowo-Gibran Diminta Dikawal hingga Dua Periode

      Jokowi Titip Pesan ke PSI, Prabowo-Gibran Diminta Dikawal hingga Dua Periode

      19/06/2026  ❘  08:08 WIB
    • Elit PKB Sentil Kejelasan Sikap Politik PDI Perjuangan Terhadap Pemerintahan Prabowo: Jangan Abu-abu!

      Elit PKB Sentil Kejelasan Sikap Politik PDI Perjuangan Terhadap Pemerintahan Prabowo: Jangan Abu-abu!

      19/06/2026  ❘  01:00 WIB
  • Hukrim
    • Terbongkar! Penambang Emas Ilegal di Kuansing Nyambi Edarkan Sabu, Polisi Sita Hampir 37 Gram

      Terbongkar! Penambang Emas Ilegal di Kuansing Nyambi Edarkan Sabu, Polisi Sita Hampir 37 Gram

      23/06/2026  ❘  08:18 WIB
    • Kejaksaan Tak Tahan Roy Suryo dan dr Tifa, Keluarga Jadi Penjamin

      Kejaksaan Tak Tahan Roy Suryo dan dr Tifa, Keluarga Jadi Penjamin

      22/06/2026  ❘  22:19 WIB
    • Hampir Tiga Tahun Menghilang, Dalang Sabu 15 Kilogram Akhirnya Tertangkap

      Hampir Tiga Tahun Menghilang, Dalang Sabu 15 Kilogram Akhirnya Tertangkap

      22/06/2026  ❘  22:11 WIB
    • TPP Ribuan Guru PPPK Diduga Digelapkan, Kejari Rohil Tahan PPTK dan Bendahara Dinas Pendidikan

      TPP Ribuan Guru PPPK Diduga Digelapkan, Kejari Rohil Tahan PPTK dan Bendahara Dinas Pendidikan

      22/06/2026  ❘  21:50 WIB
  • Umum
    • Terungkap! Orang Jepang Tetap Langsing Meski Makan Nasi Tiap Hari, Ini 4 Rahasia Dietnya

      Terungkap! Orang Jepang Tetap Langsing Meski Makan Nasi Tiap Hari, Ini 4 Rahasia Dietnya

      23/06/2026  ❘  08:02 WIB
    • 23 Juni 1868: Hari Bersejarah! Mesin Ketik Pertama Dipatenkan, Awal Revolusi Teknologi Sebelum Komputer

      23 Juni 1868: Hari Bersejarah! Mesin Ketik Pertama Dipatenkan, Awal Revolusi Teknologi Sebelum Komputer

      23/06/2026  ❘  07:33 WIB
    • Heboh! Parasit Jamur Zombi Pembunuh Ditemukan di Kalimantan, Ilmuwan Ungkap Fakta Mengejutkan

      Heboh! Parasit Jamur Zombi Pembunuh Ditemukan di Kalimantan, Ilmuwan Ungkap Fakta Mengejutkan

      22/06/2026  ❘  21:00 WIB
    • Bikin Kaget! 8 Garam Paling Mahal di Dunia, Ada yang Harganya Nyaris Setara Emas

      Bikin Kaget! 8 Garam Paling Mahal di Dunia, Ada yang Harganya Nyaris Setara Emas

      21/06/2026  ❘  07:42 WIB
  • Riau
    • Warga Riau Wajib Waspada! Kampar, Bengkalis, Siak dan Pelalawan Diprediksi Diguyur Hujan Lebat

      Warga Riau Wajib Waspada! Kampar, Bengkalis, Siak dan Pelalawan Diprediksi Diguyur Hujan Lebat

      23/06/2026  ❘  09:22 WIB
    • Pemprov Riau Segera Lebarkan Dua U-Turn di Jalan Tuanku Tambusai untuk Urai Kemacetan Simpang SKA

      Pemprov Riau Segera Lebarkan Dua U-Turn di Jalan Tuanku Tambusai untuk Urai Kemacetan Simpang SKA

      23/06/2026  ❘  09:12 WIB
    • Tiga Pekan Menunggu, Beruang Madu yang Resahkan Warga Kerumutan Akhirnya Dievakuasi

      Tiga Pekan Menunggu, Beruang Madu yang Resahkan Warga Kerumutan Akhirnya Dievakuasi

      23/06/2026  ❘  08:03 WIB
    • Pemprov Riau dan PT Tempo Inti Media Bangun Narasi Positif untuk Perkenalkan Potensi Daerah

      Pemprov Riau dan PT Tempo Inti Media Bangun Narasi Positif untuk Perkenalkan Potensi Daerah

      23/06/2026  ❘  07:41 WIB
  • Sport
    • Mbappe Menggila! Prancis Hajar Irak 3-0 dan Amankan Tiket 32 Besar

      Mbappe Menggila! Prancis Hajar Irak 3-0 dan Amankan Tiket 32 Besar

      23/06/2026  ❘  09:21 WIB
    • NPC Riau Buka Penjaringan Calon Ketua, Cek Tanggalnya

      NPC Riau Buka Penjaringan Calon Ketua, Cek Tanggalnya

      22/06/2026  ❘  17:27 WIB
    • Bupati Ahmad Tegaskan Kejurkab 2026 Jadi Batu Loncatan Kampar Menuju Juara Porprov Riau 2027

      Bupati Ahmad Tegaskan Kejurkab 2026 Jadi Batu Loncatan Kampar Menuju Juara Porprov Riau 2027

      22/06/2026  ❘  16:20 WIB
    • Atlet Muda Berkuda Pekanbaru Alvina Darma Putri Sabet Juara 1 Show Jumping Championship Wali Kota Pekanbaru Cup 2026

      Atlet Muda Berkuda Pekanbaru Alvina Darma Putri Sabet Juara 1 Show Jumping Championship Wali Kota Pekanbaru Cup 2026

      22/06/2026  ❘  10:33 WIB
  • Opini
    • Koridor Satwa Menjadi Lorong Maut Kematian Tapir di Konsesi RAPP, Menguji Ketegasan FSC

      Koridor Satwa Menjadi Lorong Maut Kematian Tapir di Konsesi RAPP, Menguji Ketegasan FSC

      21/06/2026  ❘  15:12 WIB
    • Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      11/06/2026  ❘  08:29 WIB
    • Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      10/06/2026  ❘  19:27 WIB
    • PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      05/06/2026  ❘  12:26 WIB
  • Internasional
    • Mantan Menteri Kehakiman Korea Selatan Divonis 25 Tahun Penjara dalam Kasus Darurat Militer

      Mantan Menteri Kehakiman Korea Selatan Divonis 25 Tahun Penjara dalam Kasus Darurat Militer

      22/06/2026  ❘  17:16 WIB
    • Panas! China Blokir Puluhan Produk AS dan Sanksi 10 Perusahaan, Hubungan Trump-Xi Kembali Memanas

      Panas! China Blokir Puluhan Produk AS dan Sanksi 10 Perusahaan, Hubungan Trump-Xi Kembali Memanas

      22/06/2026  ❘  13:41 WIB
    • Hasil Resmi Pembicaraan AS-Iran di Swiss Terungkap! Ada Peta Jalan 60 Hari, Dunia Kini Menanti Langkah Berikutnya

      Hasil Resmi Pembicaraan AS-Iran di Swiss Terungkap! Ada Peta Jalan 60 Hari, Dunia Kini Menanti Langkah Berikutnya

      22/06/2026  ❘  12:50 WIB
    • Raja Inggris Bikin Kejutan! Pajak Pribadi Akan Diungkap ke Publik, Transparansi Kerajaan Masuk Babak Baru

      Raja Inggris Bikin Kejutan! Pajak Pribadi Akan Diungkap ke Publik, Transparansi Kerajaan Masuk Babak Baru

      22/06/2026  ❘  11:51 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Damai AS-Iran dan Minyak Dunia Turun Belum Mampu Selamatkan Rupiah, Ada Apa?

23/06/2026  ❘  09:34 WIB • Ekonomi
Bagikan :
Damai AS-Iran dan Minyak Dunia Turun Belum Mampu Selamatkan Rupiah, Ada Apa?

Ilustrasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. (sumber: istimewa)

JAKARTA, SabangMerauke News – Rupiah kembali membuka perdagangan dengan langkah berat. Mata uang Indonesia itu berada di level Rp17.855 per dolar AS pada Selasa pagi, 23 Juni 2026. Posisi tersebut melemah 12 poin dibanding penutupan sebelumnya.

Pergerakan itu sebenarnya bukan cerita yang berdiri sendiri. Sejumlah mata uang Asia juga terlihat kehilangan tenaga. Pasar masih memilih berhati-hati menghadapi berbagai ketidakpastian global.

Di layar perdagangan, peso Filipina mengalami pelemahan cukup dalam. Yen Jepang juga bergerak turun meski tipis. Dolar Hong Kong ikut terseret tekanan serupa.

Namun tidak semua mata uang Asia bernasib sama. Yuan China justru bergerak menguat terhadap dolar AS. Ringgit Malaysia bahkan mencatat kenaikan lebih solid.

Di kelompok negara maju, arah pergerakan juga beragam. Euro Eropa terkoreksi tipis sepanjang perdagangan pagi. Poundsterling Inggris dan dolar Australia ikut melemah.

Situasi ini menunjukkan satu hal penting. Dolar AS masih menjadi tempat berlindung favorit investor. Ketika ketidakpastian meningkat, arus dana biasanya bergerak ke aset aman.

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai tekanan terhadap rupiah belum sepenuhnya berakhir. Menurutnya, pasar masih memantau perkembangan global dengan sangat ketat. Faktor eksternal masih menjadi penggerak utama nilai tukar saat ini.

"Pelaku pasar global sedang mengukur risiko dengan sangat hati-hati. Sentimen internasional masih mendominasi arah perdagangan mata uang," ujar Lukman.

Ia memperkirakan rupiah bergerak dalam rentang Rp17.800 hingga Rp17.900 per dolar AS. Rentang tersebut menjadi area yang banyak diperhatikan pelaku pasar. Perubahan sentimen dapat menggeser posisi rupiah dengan cepat.

Sorotan terbesar datang dari perkembangan hubungan Amerika Serikat dan Iran. Beberapa hari terakhir muncul sinyal kemajuan dalam proses perundingan damai. Pemerintah AS bahkan memberikan kelonggaran ekspor minyak bagi Iran selama 60 hari.

Kabar itu sempat disambut positif pasar energi dunia. Harga minyak mentah langsung mengalami koreksi. Brent bergerak di kisaran US$78 per barel, sementara WTI berada di sekitar US$74 per barel.

Bagi Indonesia, kondisi tersebut sebenarnya membawa angin segar. Indonesia masih berstatus net importir minyak dunia. Harga minyak yang lebih rendah dapat mengurangi tekanan inflasi dan beban impor energi.

Meski begitu, pasar belum sepenuhnya percaya situasi akan membaik. Investor masih menunggu bukti nyata dari proses diplomasi tersebut. Ketidakpastian membuat dolar tetap bertahan kuat.

Indeks dolar AS masih bercokol di level 101. Angka itu menunjukkan permintaan terhadap aset aman belum mereda. Pelaku pasar masih menyimpan banyak keraguan.

"Kondisi sekarang menunjukkan investor belum melihat alasan kuat untuk meninggalkan dolar. Mereka masih membutuhkan kepastian yang lebih jelas," kata Lukman.

Di kawasan Asia, won Korea Selatan menjadi mata uang yang mengalami tekanan paling besar. Mata uang Negeri Ginseng itu kembali melemah setelah sempat terkoreksi pada sesi sebelumnya. Dolar Singapura juga bergerak negatif meski terbatas.

Sementara itu, posisi rupiah di pasar Non-Deliverable Forward atau NDF relatif stabil. Nilainya bergerak di kisaran Rp17.870 per dolar AS. Angka tersebut menunjukkan belum ada tekanan jual besar yang masuk.

Meski demikian, ruang penguatan rupiah juga masih sempit. Investor global masih menunggu arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat. Sikap bank sentral AS menjadi faktor yang sangat menentukan.

Pasar saat ini masih melihat kemungkinan kebijakan moneter ketat bertahan lebih lama. Harapan pemangkasan suku bunga belum sepenuhnya menguat. Kondisi tersebut membuat dolar tetap memiliki daya tarik tinggi.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia masih menjadi benteng utama stabilitas rupiah. Langkah kenaikan suku bunga acuan sebelumnya membantu menjaga kepercayaan pasar.

Instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia juga masih menarik perhatian investor.
Yield SRBI tenor 12 bulan bahkan berada pada level tertinggi sejak diterbitkan. Kondisi itu memperkuat daya saing instrumen keuangan domestik. Aliran dana asing masih memiliki alasan untuk bertahan.

Di sisi teknikal, sejumlah analis melihat risiko pelemahan belum sepenuhnya hilang. Area Rp17.850 menjadi titik perhatian pertama pasar. Jika tekanan meningkat, level Rp17.900 berpotensi diuji kembali.

Bahkan skenario lebih pesimistis masih diperhitungkan. Rupiah berpotensi mendekati Rp18.000 per dolar AS apabila tekanan global membesar. Namun skenario tersebut masih bergantung pada sentimen pasar berikutnya.

Sebaliknya, jika rupiah mampu bangkit, area Rp17.800 menjadi target awal penguatan. Setelah itu, level Rp17.740 menjadi batas berikutnya yang diperhatikan. Semua bergantung pada arah dolar dan perkembangan geopolitik dunia.

Untuk saat ini, pasar masih memilih menunggu. Damai di Timur Tengah memang memberi harapan baru. Namun dolar yang tetap kuat membuat perjalanan rupiah masih penuh tantangan. R-02 

Editor: Krisman
Tags :RupiahDolar ASNilai tukarKurs Hari iniBI ratePasar keuanganEkonomi Indonesia

BERITA TERKAIT :

  • IHSG Tersandung di Awal Perdagangan, Pasar Menunggu Keputusan Besar MSCI

    IHSG Tersandung di Awal Perdagangan, Pasar Menunggu Keputusan Besar MSCI

    Ekonomi •
    23/06/2026 ❘ 09:18 WIB
  • Rupiah Terseret Badai Timur Tengah, Dolar Makin Garang Dekati Rp18.000

    Rupiah Terseret Badai Timur Tengah, Dolar Makin Garang Dekati Rp18.000

    Ekonomi •
    22/06/2026 ❘ 18:48 WIB
  • Rupiah Mulai Menemukan Tenaga, Kebijakan Agresif BI Beri Harapan Baru di Tengah Bayang-Bayang The Fed

    Rupiah Mulai Menemukan Tenaga, Kebijakan Agresif BI Beri Harapan Baru di Tengah Bayang-Bayang The Fed

    Ekonomi •
    19/06/2026 ❘ 20:39 WIB
  • Bos Baru The Fed Mengamuk, Kurs Rupiah Sengklek Nyaris Tembus Delapan Belas Ribu!

    Bos Baru The Fed Mengamuk, Kurs Rupiah Sengklek Nyaris Tembus Delapan Belas Ribu!

    Ekonomi •
    19/06/2026 ❘ 09:41 WIB
  • IHSG Mengawali Perdagangan Akhir Pekan Dengan Fluktuasi Tinggi Di Zona Hijau

    IHSG Mengawali Perdagangan Akhir Pekan Dengan Fluktuasi Tinggi Di Zona Hijau

    Ekonomi •
    19/06/2026 ❘ 09:32 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    10/06/2026  ❘  16:53 WIB
  • Tragis, Pelajar SMP di Selatpanjang Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Saat Mengejar Layang-Layang Putus

    Tragis, Pelajar SMP di Selatpanjang Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Saat Mengejar Layang-Layang Putus

    22/06/2026  ❘  18:06 WIB
  • Lengkap! Ini Daftar 280 PKS di 15 Provinsi yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Dugaan Permainan Harga TBS Kelapa Sawit Petani

    Lengkap! Ini Daftar 280 PKS di 15 Provinsi yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Dugaan Permainan Harga TBS Kelapa Sawit Petani

    12/06/2026  ❘  12:05 WIB
  • Nahkoda Baru RSUD Kepulauan Meranti Tancap Gas, Romy Haris Bergerak Cepat Atasi Berbagai Persoalan 

    Nahkoda Baru RSUD Kepulauan Meranti Tancap Gas, Romy Haris Bergerak Cepat Atasi Berbagai Persoalan 

    21/06/2026  ❘  21:17 WIB
  • Tak Ada Ruang bagi Predator Anak, Polres Meranti Ringkus Dua Terduga Pelaku di Tebing Tinggi Timur

    Tak Ada Ruang bagi Predator Anak, Polres Meranti Ringkus Dua Terduga Pelaku di Tebing Tinggi Timur

    20/06/2026  ❘  15:43 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan