SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Polda Riau Kembali Mutasi Pejabat di Polres Kepulauan Meranti, Kasatreskrim dan Kasatresnarkoba Berganti

      Polda Riau Kembali Mutasi Pejabat di Polres Kepulauan Meranti, Kasatreskrim dan Kasatresnarkoba Berganti

      19/06/2026  ❘  08:18 WIB
    • Polda Riau Rotasi 11 Perwira Polres Rohil, Sejumlah Kapolsek dan Kasat Berganti

      Polda Riau Rotasi 11 Perwira Polres Rohil, Sejumlah Kapolsek dan Kasat Berganti

      19/06/2026  ❘  08:16 WIB
    • Pasar Parluasan Siantar Jadi Lautan Api, Ratusan Pedagang Menjerit Histeris

      Pasar Parluasan Siantar Jadi Lautan Api, Ratusan Pedagang Menjerit Histeris

      18/06/2026  ❘  11:36 WIB
    • Luis Tewas di Pinggir Jalan, Polisi Tangkap Oknum TNI dan Purnawirawan TNI

      Luis Tewas di Pinggir Jalan, Polisi Tangkap Oknum TNI dan Purnawirawan TNI

      18/06/2026  ❘  08:49 WIB
  • Nasional
    • Anggota DPR Soroti Keras PT Pertamina Hulu Rokan, Singgung Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

      Anggota DPR Soroti Keras PT Pertamina Hulu Rokan, Singgung Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

      19/06/2026  ❘  19:27 WIB
    • Prabowo Kumpulkan Bos Bank BUMN Saat BI Rate Naik, Ada Pesan Khusus Soal Kredit

      Prabowo Kumpulkan Bos Bank BUMN Saat BI Rate Naik, Ada Pesan Khusus Soal Kredit

      19/06/2026  ❘  19:19 WIB
    • Jokowi Siap Hadir di Sidang, Ijazah Asli Akan Dibawa ke Pengadilan

      Jokowi Siap Hadir di Sidang, Ijazah Asli Akan Dibawa ke Pengadilan

      19/06/2026  ❘  19:14 WIB
    • MSCI Turunkan Penilaian Pasar Modal Indonesia, Airlangga Ungkap Respons Pemerintah

      MSCI Turunkan Penilaian Pasar Modal Indonesia, Airlangga Ungkap Respons Pemerintah

      19/06/2026  ❘  19:13 WIB
  • Ekonomi
    • Rupiah Mulai Menemukan Tenaga, Kebijakan Agresif BI Beri Harapan Baru di Tengah Bayang-Bayang The Fed

      Rupiah Mulai Menemukan Tenaga, Kebijakan Agresif BI Beri Harapan Baru di Tengah Bayang-Bayang The Fed

      19/06/2026  ❘  20:39 WIB
    • IHSG Melawan Arus Asia, Bangkit dari Zona Merah dan Ditutup Hijau di Tengah Tekanan The Fed

      IHSG Melawan Arus Asia, Bangkit dari Zona Merah dan Ditutup Hijau di Tengah Tekanan The Fed

      19/06/2026  ❘  20:21 WIB
    • Belajar Etika Makan di Hotel Berbintang, Tjokro Hotel Pekanbaru Tawarkan Promo Table Manner

      Belajar Etika Makan di Hotel Berbintang, Tjokro Hotel Pekanbaru Tawarkan Promo Table Manner

      19/06/2026  ❘  13:36 WIB
    • KHAS Pekanbaru Hotel Hadirkan Promo Happy School Holiday, Staycation dengan Harga Hemat

      KHAS Pekanbaru Hotel Hadirkan Promo Happy School Holiday, Staycation dengan Harga Hemat

      19/06/2026  ❘  13:31 WIB
  • Politik
    • Jokowi Titip Pesan ke PSI, Prabowo-Gibran Diminta Dikawal hingga Dua Periode

      Jokowi Titip Pesan ke PSI, Prabowo-Gibran Diminta Dikawal hingga Dua Periode

      19/06/2026  ❘  08:08 WIB
    • Elit PKB Sentil Kejelasan Sikap Politik PDI Perjuangan Terhadap Pemerintahan Prabowo: Jangan Abu-abu!

      Elit PKB Sentil Kejelasan Sikap Politik PDI Perjuangan Terhadap Pemerintahan Prabowo: Jangan Abu-abu!

      19/06/2026  ❘  01:00 WIB
    • Datangi Rumah Jokowi, Rismon Sianipar Bawa Buku 800 Halaman dan Permintaan Maaf

      Datangi Rumah Jokowi, Rismon Sianipar Bawa Buku 800 Halaman dan Permintaan Maaf

      17/06/2026  ❘  11:45 WIB
    • PSI Balas PDIP soal Jokowi, Bestari: Belum Move On dan Terus Membicarakan

      PSI Balas PDIP soal Jokowi, Bestari: Belum Move On dan Terus Membicarakan

      15/06/2026  ❘  21:06 WIB
  • Hukrim
    • Nekat Lawan Polisi, Kaki Kiri Rampok Kantor PT MPT Bolong Ditembus Pelor!

      Nekat Lawan Polisi, Kaki Kiri Rampok Kantor PT MPT Bolong Ditembus Pelor!

      19/06/2026  ❘  09:13 WIB
    • Bareskrim Polri Buru Dua Warga Bengkalis Buronan Kasus 64 Kg Sabu Asal Malaysia

      Bareskrim Polri Buru Dua Warga Bengkalis Buronan Kasus 64 Kg Sabu Asal Malaysia

      19/06/2026  ❘  08:46 WIB
    • Pria 54 Tahun Jadi Tersangka Karhutla 180 Hektare di Bengkalis, Polisi Lengkapi Berkas Perkara

      Pria 54 Tahun Jadi Tersangka Karhutla 180 Hektare di Bengkalis, Polisi Lengkapi Berkas Perkara

      19/06/2026  ❘  08:31 WIB
    • Skandal Korupsi MBG, Glory Harimas Sihombing Disebut Setor Uang ke Dadan Hasil Jual Titik SPPG

      Skandal Korupsi MBG, Glory Harimas Sihombing Disebut Setor Uang ke Dadan Hasil Jual Titik SPPG

      19/06/2026  ❘  00:47 WIB
  • Umum
    • Rapat Senat Unri Tetapkan 8 Bakal Calon Rektor 2026-2030, Terbanyak Dalam Sejarah Universitas Riau

      Rapat Senat Unri Tetapkan 8 Bakal Calon Rektor 2026-2030, Terbanyak Dalam Sejarah Universitas Riau

      17/06/2026  ❘  18:03 WIB
    • Panduan Membuat Cold Brew yang Halus, Segar, dan Minim Rasa Pahit

      Panduan Membuat Cold Brew yang Halus, Segar, dan Minim Rasa Pahit

      17/06/2026  ❘  07:53 WIB
    • Piagam Madinah Berusia 1.400 Tahun, Rahasia Nabi Muhammad Menyatukan Umat yang Masih Relevan hingga Kini

      Piagam Madinah Berusia 1.400 Tahun, Rahasia Nabi Muhammad Menyatukan Umat yang Masih Relevan hingga Kini

      16/06/2026  ❘  07:18 WIB
    • Shock! Sayur dan Buah Favorit Masyarakat RI Disebut Paling Banyak Mengandung Mikroplastik

      Shock! Sayur dan Buah Favorit Masyarakat RI Disebut Paling Banyak Mengandung Mikroplastik

      15/06/2026  ❘  11:39 WIB
  • Riau
    • SF Hariyanto Optimis Sinergitas PT Agrinas Palma Nusantara Bisa Dorong Perekonomian Riau

      SF Hariyanto Optimis Sinergitas PT Agrinas Palma Nusantara Bisa Dorong Perekonomian Riau

      19/06/2026  ❘  19:34 WIB
    • Tapir Tewas Diduga Ditabrak Kendaraan di Areal Konsesi Hutan di Kuansing

      Tapir Tewas Diduga Ditabrak Kendaraan di Areal Konsesi Hutan di Kuansing

      19/06/2026  ❘  19:33 WIB
    • SPMB SMA dan SMK Negeri Riau Resmi Ditutup, 79.350 Siswa Berebut Kursi Sekolah Favorit

      SPMB SMA dan SMK Negeri Riau Resmi Ditutup, 79.350 Siswa Berebut Kursi Sekolah Favorit

      19/06/2026  ❘  19:30 WIB
    • Empat Komoditas Unggulan Meranti Diperkenalkan kepada Investor Delegasi Grisek Jaya Malaysia

      Empat Komoditas Unggulan Meranti Diperkenalkan kepada Investor Delegasi Grisek Jaya Malaysia

      19/06/2026  ❘  19:25 WIB
  • Sport
    • Kanada Mengamuk! Jonathan David Hattrick, Qatar Dibantai 6-0 dengan Sembilan Pemain

      Kanada Mengamuk! Jonathan David Hattrick, Qatar Dibantai 6-0 dengan Sembilan Pemain

      19/06/2026  ❘  08:11 WIB
    • Harry Kane Cetak Dua Gol, Inggris Taklukkan Kroasia 4-2 di Piala Dunia 2026

      Harry Kane Cetak Dua Gol, Inggris Taklukkan Kroasia 4-2 di Piala Dunia 2026

      18/06/2026  ❘  07:41 WIB
    • Portugal Gagal Menang, RD Kongo Paksa Selecao Bermain Imbang 1-1

      Portugal Gagal Menang, RD Kongo Paksa Selecao Bermain Imbang 1-1

      18/06/2026  ❘  07:39 WIB
    • Mewakili Riau, Kampar Junior FA Siap Berlaga di Piala Garuda Anak Indonesia 2026

      Mewakili Riau, Kampar Junior FA Siap Berlaga di Piala Garuda Anak Indonesia 2026

      18/06/2026  ❘  07:06 WIB
  • Opini
    • Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      Kebangkitan Polandia Menjadi Kekuatan Baru Eropa

      11/06/2026  ❘  08:29 WIB
    • Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      Proses Remedy Framework FSC: APP Group Bergerak dalam Senyap, APRIL Group Tenggelam dalam Ketidakjelasan

      10/06/2026  ❘  19:27 WIB
    • PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      PHR Raup Laba Rp 16 Triliun, Alokasi Dana PI Blok Rokan Harus Jelas dan Transparan: Jangan Lagi Rp 18 Ribu per Bulan! 

      05/06/2026  ❘  12:26 WIB
    • Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      01/06/2026  ❘  15:34 WIB
  • Internasional
    • Pertamina Mempersiapkan Pemulangan Dua Kapal Tanker Dari Selat Hormuz

      Pertamina Mempersiapkan Pemulangan Dua Kapal Tanker Dari Selat Hormuz

      19/06/2026  ❘  09:51 WIB
    • Perang Dagang Memanas, China Siap Hajar Balik Amerika Usai Raksasa Teknologinya Masuk Daftar Hitam

      Perang Dagang Memanas, China Siap Hajar Balik Amerika Usai Raksasa Teknologinya Masuk Daftar Hitam

      18/06/2026  ❘  20:48 WIB
    • India Tiba-Tiba Blokir Telegram! Pemerintah Bertindak Keras Usai Skandal Bocornya Soal Ujian Kedokteran

      India Tiba-Tiba Blokir Telegram! Pemerintah Bertindak Keras Usai Skandal Bocornya Soal Ujian Kedokteran

      16/06/2026  ❘  15:23 WIB
    • Kesepakatan AS-Iran Buka Harapan Baru, Selat Hormuz Jadi Kunci Perhatian Dunia

      Kesepakatan AS-Iran Buka Harapan Baru, Selat Hormuz Jadi Kunci Perhatian Dunia

      16/06/2026  ❘  10:18 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Rupiah Mulai Menemukan Tenaga, Kebijakan Agresif BI Beri Harapan Baru di Tengah Bayang-Bayang The Fed

19/06/2026  ❘  20:39 WIB • Ekonomi
Bagikan :
Rupiah Mulai Menemukan Tenaga, Kebijakan Agresif BI Beri Harapan Baru di Tengah Bayang-Bayang The Fed

Ilustrasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. (sumber: istimewa)

JAKARTA, SabangMerauke News – Perjalanan rupiah sepanjang tahun 2026 belum bisa disebut mudah. Mata uang Indonesia itu berkali-kali harus menghadapi tekanan kuat dari dolar Amerika Serikat yang terus mendapat dukungan dari tingginya suku bunga global dan ketidakpastian ekonomi dunia.

Namun memasuki pertengahan Juni, arah angin mulai sedikit berubah. Rupiah menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah Bank Indonesia mengambil langkah yang tergolong agresif dengan kembali menaikkan suku bunga acuan.

Sinyal positif itu terlihat dari pasar Non-Deliverable Forward (NDF) atau pasar rupiah offshore. Pada pembukaan perdagangan Jumat, 19 Juni 2026, rupiah sempat bergerak stabil di kisaran Rp17.840 per dolar Amerika Serikat sebelum menguat sekitar 0,25 persen ke level Rp17.795 per dolar AS.

Pergerakan tersebut memperpanjang tren penguatan yang mulai terbentuk dalam beberapa hari terakhir. Pelaku pasar mulai melihat adanya keseriusan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar di tengah gejolak global yang masih berlangsung.

Kebijakan terbaru Bank Indonesia menjadi faktor utama yang mendorong perubahan sentimen tersebut. Dalam rapat Dewan Gubernur terbaru, bank sentral kembali menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen.

Kenaikan itu membuat total pengetatan moneter sejak Mei 2026 mencapai 100 basis poin. Angka tersebut menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan langkah pengetatan suku bunga paling agresif di kawasan Asia sepanjang tahun ini.

Langkah tersebut bukan sekadar keputusan teknis. Kenaikan suku bunga juga menjadi pesan yang ingin disampaikan Bank Indonesia kepada pasar bahwa stabilitas rupiah tetap menjadi prioritas utama.

Perlahan tetapi pasti, pesan itu mulai diterima investor. Rupiah yang sebelumnya terus berada dalam tekanan kini mulai mendapatkan ruang untuk bernapas lebih lega.

Salah satu alasan yang membuat rupiah terlihat lebih menarik adalah meningkatnya selisih suku bunga antara Indonesia dan Amerika Serikat. Saat ini jarak antara BI Rate dan Federal Funds Rate berada di kisaran 200 basis poin.

Selisih tersebut membuat instrumen keuangan berbasis rupiah menjadi lebih kompetitif dibandingkan beberapa aset di negara berkembang lainnya. Investor global yang mencari imbal hasil lebih tinggi mulai kembali melirik pasar Indonesia.

Selain itu, konsistensi Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas pasar juga menjadi faktor pendukung. Kenaikan suku bunga yang dilakukan dalam beberapa tahap sejak Mei dinilai memberikan kepastian bahwa bank sentral siap bertindak ketika tekanan terhadap rupiah meningkat.

"Pasar selalu menghargai konsistensi kebijakan. Ketika bank sentral menunjukkan komitmen yang jelas, pelaku pasar akan lebih percaya terhadap arah stabilisasi yang sedang dibangun," ujar seorang analis pasar keuangan.

 

Faktor lain yang turut membantu datang dari meredanya tekanan harga energi dunia. Harga minyak mentah yang sebelumnya melonjak akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah kini bergerak lebih terkendali.

Minyak yang kembali berada di bawah level 80 dolar AS per barel membantu mengurangi risiko inflasi impor. Kondisi tersebut sekaligus memberikan ruang yang lebih nyaman bagi neraca perdagangan Indonesia.

Meski demikian, jalan rupiah menuju penguatan yang lebih kuat masih jauh dari kata mulus. Faktor eksternal tetap menjadi penentu utama arah pergerakan mata uang dalam jangka pendek.

Sorotan terbesar masih tertuju kepada Bank Sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve. Meski dalam pertemuan terakhir The Fed memutuskan mempertahankan suku bunga di kisaran 3,5 persen hingga 3,75 persen, pasar justru menangkap sinyal yang lebih agresif.

Proyeksi terbaru menunjukkan sembilan dari sembilan belas pejabat The Fed memperkirakan setidaknya masih ada satu kali kenaikan suku bunga tambahan pada tahun ini. Sinyal tersebut membuat dolar AS kembali mendapatkan dukungan.

Akibatnya, indeks dolar AS tetap bertahan di atas level psikologis 100. Kondisi ini membuat arus modal global menjadi lebih selektif dalam memilih aset negara berkembang.

Ketika imbal hasil obligasi Amerika Serikat tetap tinggi, investor cenderung berhati-hati untuk menempatkan dana pada aset berisiko. Situasi inilah yang membuat penguatan rupiah masih berpotensi berlangsung secara bertahap.

Fixed Income and Macro Strategist Mega Capital Sekuritas, Lionel Priyadi, menilai pekerjaan Bank Indonesia kemungkinan belum selesai. Menurutnya, ruang kenaikan suku bunga masih terbuka jika tekanan global kembali meningkat.

"Selisih suku bunga yang lebih lebar akan memberikan bantalan tambahan bagi stabilitas rupiah ketika volatilitas global kembali meningkat," ujar Lionel.

Ia memperkirakan BI Rate masih berpeluang naik hingga mencapai 6,25 persen apabila tekanan dari dolar AS terus berlanjut. Langkah tersebut dinilai perlu untuk memperkuat daya tarik aset rupiah.

Pandangan serupa juga muncul dari kalangan analis pasar lainnya. Mereka melihat penguatan rupiah yang terjadi saat ini masih relatif terbatas jika dibandingkan dengan pelemahan yang telah terjadi sejak awal tahun.

Data menunjukkan bahwa sepanjang 2026 rupiah masih mencatat pelemahan sekitar 5,76 persen. Meski demikian, kinerja tersebut masih lebih baik dibanding won Korea Selatan yang menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di kawasan Asia.

Ekonom PT Bank Permata Tbk, Faisal Rachman, menilai arah kebijakan Bank Indonesia berikutnya akan sangat dipengaruhi perkembangan global. Menurutnya, berbagai faktor eksternal masih memiliki peran besar terhadap stabilitas pasar keuangan domestik.

 

Ia menyebut ketegangan geopolitik Timur Tengah, arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat, hingga sentimen investor global menjadi faktor yang harus terus dipantau. Selain itu, tinjauan MSCI dan evaluasi lembaga pemeringkat internasional juga akan memengaruhi persepsi pasar terhadap Indonesia.

"Investor saat ini tidak hanya melihat kondisi ekonomi domestik. Mereka juga mempertimbangkan berbagai risiko global sebelum mengambil keputusan investasi," kata Faisal.

Dalam skenario dasar yang disusun Bank Permata, BI Rate diperkirakan akan bertahan di level 5,75 persen hingga akhir tahun 2026 apabila tekanan eksternal mulai mereda pada semester kedua.

Pada saat yang sama, nilai tukar rupiah diproyeksikan bergerak di rentang Rp17.800 hingga Rp18.000 per dolar AS pada akhir tahun. Sementara imbal hasil obligasi pemerintah tenor sepuluh tahun diperkirakan berada di kisaran 7,2 persen hingga 7,4 persen.

Dari sisi teknikal, perjalanan rupiah dalam waktu dekat masih dipenuhi tantangan. Sejumlah analis melihat area Rp17.740 per dolar AS menjadi batas penting yang perlu dijaga pasar.

Jika tekanan kembali meningkat, rupiah berpotensi bergerak menuju kisaran Rp17.850 per dolar AS. Namun apabila sentimen positif terus berlanjut, peluang penguatan ke level Rp17.700 bahkan Rp17.600 per dolar AS masih terbuka.

Saat ini pasar sedang berada dalam fase menunggu. Investor mengamati apakah langkah agresif Bank Indonesia cukup kuat untuk menjaga momentum penguatan atau justru perlu didukung kebijakan tambahan dalam beberapa bulan mendatang.

Yang pasti, setelah sekian lama bergerak dalam tekanan, rupiah mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Meski jalannya masih panjang dan penuh tantangan, setidaknya pasar kini memiliki alasan baru untuk kembali optimistis terhadap masa depan mata uang Garuda. R-02 

Editor: Krisman
Tags :RupiahDolar ASKurs Hari iniNilai tukarBI rateThe FedBank Indonesia

BERITA TERKAIT :

  • IHSG Melawan Arus Asia, Bangkit dari Zona Merah dan Ditutup Hijau di Tengah Tekanan The Fed

    IHSG Melawan Arus Asia, Bangkit dari Zona Merah dan Ditutup Hijau di Tengah Tekanan The Fed

    Ekonomi •
    19/06/2026 ❘ 20:21 WIB
  • Bos Baru The Fed Mengamuk, Kurs Rupiah Sengklek Nyaris Tembus Delapan Belas Ribu!

    Bos Baru The Fed Mengamuk, Kurs Rupiah Sengklek Nyaris Tembus Delapan Belas Ribu!

    Ekonomi •
    19/06/2026 ❘ 09:41 WIB
  • Bursa Efek Merah Membara, IHSG Terjun ke 6.172 Setelah BI Naikkan Suku Bunga

    Bursa Efek Merah Membara, IHSG Terjun ke 6.172 Setelah BI Naikkan Suku Bunga

    Ekonomi •
    18/06/2026 ❘ 17:34 WIB
  • Gubernur BI Kembali Tekan Tombol Darurat, Rupiah Langsung Berbalik Arah

    Gubernur BI Kembali Tekan Tombol Darurat, Rupiah Langsung Berbalik Arah

    Ekonomi •
    18/06/2026 ❘ 16:13 WIB
  • Dolar AS Tak Lagi Perkasa? Ini 4 Mata Uang Peserta Piala Dunia 2026 yang Nilainya Lebih Tinggi

    Dolar AS Tak Lagi Perkasa? Ini 4 Mata Uang Peserta Piala Dunia 2026 yang Nilainya Lebih Tinggi

    Ekonomi •
    18/06/2026 ❘ 11:34 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    Ini Daftar 22 PKS di Riau yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Diduga Mainkan Harga TBS Kelapa Sawit

    10/06/2026  ❘  16:53 WIB
  • Nama Bupati Inhu Terseret! Dani Nursalam Bongkar Misteri Handphone dan CCTV Jelang OTT KPK

    Nama Bupati Inhu Terseret! Dani Nursalam Bongkar Misteri Handphone dan CCTV Jelang OTT KPK

    04/06/2026  ❘  18:23 WIB
  • Lengkap! Ini Daftar 280 PKS di 15 Provinsi yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Dugaan Permainan Harga TBS Kelapa Sawit Petani

    Lengkap! Ini Daftar 280 PKS di 15 Provinsi yang Dilaporkan Mentan ke Kapolri Dugaan Permainan Harga TBS Kelapa Sawit Petani

    12/06/2026  ❘  12:05 WIB
  • Drama Baru Kasus Dugaan Korupsi Jatah Preman! Kesaksian Dani Nursalam Memberatkan Gubernur Abdul Wahid, Ini Pengakuannya

    Drama Baru Kasus Dugaan Korupsi Jatah Preman! Kesaksian Dani Nursalam Memberatkan Gubernur Abdul Wahid, Ini Pengakuannya

    04/06/2026  ❘  19:54 WIB
  • Jaksa KPK Tuding Abdul Wahid Lakukan Kejahatan Kerah Putih yang Tertutup dan Terorganisir

    Jaksa KPK Tuding Abdul Wahid Lakukan Kejahatan Kerah Putih yang Tertutup dan Terorganisir

    05/06/2026  ❘  09:21 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan